Berita Terkini

Masalah Ekonomi dan Kemiskinan Dinilai Belum Bisa Dituntaskan Pemerintahan Jokowi

JAKARTA (Jurnalislam.com)–Hasil survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia menunjukkan 43 persen masyarakat Indonesia merasakan pemenuhan kebutuhan pokok semakin berat dibanding tahun lalu. Hanya 18 persen yang merasa pemenuhan kebutuhan pokok semakin ringan.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, masalah paling mendesak yang berkaitan dengan kepentingan warga dimanapun, adalah masalah ekonomi. Pada isu-isu ini, lebih banyak masyarakat yang berpendapat negatif, meski jumlah penilaian positif meningkat dibandingkan tahun lalu

“Pemenuhan kebutuhan pokok, berobat, pendidikan, jumlah pengangguran, jumlah orang miskin, lapangan kerja, dan pemerataan kesejahteraan secara umum masih belum positif,” kata Burhanuddin di Kantor Indikator Jalan Cikini V Jakarta, Rabu (11/10).

Sebanyak 50 persen responden mengatakan, masalah pengangguran semakin banyak, dan hanya 20 persen yang mengatakan semakin berkurang. Sebanyak 42 persen responden juga mengatakan masalah kemiskinan makin banyak, sedangkan 24 persen mengatakan makin berkurang. Selain itu, 54 persen mengaku semakin sulit mencari pekerjaan, dan hanya 14 persen yang mengatakan makin mudah.

Burhan mencatat, prestasi Jokowi dianggap buruk dalam mengurangi jumlah orang miskin, menyediakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran, serta membuat harga kebutuhan pokok terjangkau oleh warga pada umumnya.

Kendati demikian, Burhan mengungkapkan, sejak awal 2016 banyak publik yang menilai kondisi ekonomi nasional membaik. Secara umum, hasil survei ini menunjukkan 43,3 persen responden merasa kondisi ekonomi nasional semakin membaik dibanding tahun lalu.

“Kerja pemerintah Jokowi yang dinilai paling mengalami kemajuan adalah di bidang pembangunan infrastruktur, terutama jalan umum, jalan lintas antarprovinsi di luar Jawa, sarana transportasi umum, dan pembangunan jalan tol di luar pulau Jawa,” kata dia.

Dikatakan Burhan, upaya Jokowi membuat pelayanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit lebih mudah dijangkau, juga diapresiasi. Sebanyak 41 persen merasa pemenuhan kebutuhan berobat makin ringan, begitu pula kebutuhan pendidikan dirasa makin ringan oleh 38 persen publik.

Politisi Partai Gerindra, Nizar Zahro mengatakan, kelemahan pemerintahan Jokowi-JK di bidang ekonomi menjadi celah yang dapat digunakan Partai Gerindra untuk mengambil hati tingkat pemilih pemula di seluruh Indonesia. Ia mengatakan, masih ada waktu dua tahun bagi Partai Gerindra untuk bersiap-siap dan menaikkan elektabilitas.

“Ini masih banyak celah dan masih banyak yang belum ditunaikan oleh pemerintahan Jokowi-JK, terutama tentang lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan dan juga tingkat kebutuhan bahan makanan pokok,” kata Nizar.

Aksi Kemanusian Selamatkan Rohingya: 900.000 Dosis Vaksin untuk Cegah Wabah Kolera

BANGLADESH (Jurnalislam.com) – Pemerintah Bangladesh, badan-badan PBB, dan sejumlah LSM telah meluncurkan kampanye vaksinasi besar-besaran di Cox’s Bazar Bangladesh untuk menyelamatkan ratusan ribu pengungsi Rohingya dari penyebaran wabah kolera.

Departemen Kesehatan Bangladesh, yang didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), UNICEF dan LSM lainnya, membagikan vaksin oral kepada 88.000 orang Rohingya pada hari Selasa dalam sebuah kampanye berskala besar untuk memvaksinasi 650.000 orang dalam tiga setengah pekan ke depan.

Ini adalah kampanye vaksinasi oral terbesar kedua di dunia, setelah kejadian lain di Haiti tahun lalu. Kampanye ini akan melibatkan 900.000 dosis vaksin.

Kampanye Vaksinasi Kolera Terbesar di Dunia Digelar di Kamp Pengungsi Rohingya

Imunisasi tahap kedua, yang diharapkan dimulai November, bertujuan untuk mengimunisasi 250.000 anak-anak berusia antara satu dan lima tahun.

Meskipun tidak ada kasus kolera yang tercatat secara resmi, kampanye vaksinasi merupakan tindakan pencegahan untuk mencegah terjadinya penyebaran penuh.

Namun, sedikitnya WHO telah mendiagnosis 10.292 kasus diare, yang memiliki gejala terhadap kolera, sejauh ini.

“Saya tidak akan terkejut jika kita memiliki beberapa kasus kolera yang masuk di antara semua penyakit diare ini karena hal itu tidak dapat dihindari,” kata Dr Navaratnasamy Paranietharan, perwakilan WHO di Cox’s Bazar, kepada Al Jazeera, Rabu (11/10/2017).

“Dengan kampanye vaksinasi dan berdasarkan analisis kami, kami tidak mengharapkan wabah kolera besar di antara populasi ini. Ini tidak akan seperti Yaman atau tempat lainnya.”

LSM Turki Bangun 20.000 Tenda Dilengkapi Kamar Mandi untuk Pengungsi Rohingya

Paranietharan mengatakan WHO akan mendapatkan hasil laboratorium segera setelah pekan depan, yang kemungkinan akan mengkonfirmasi kehadiran kolera di kamp-kamp pengungsian.

Kondisi di kamp sangat memprihatinkan: basah, berlumpur dan penuh sesak. Di sana juga kekurangan air bersih dan sanitasi.

“Hanya ada sedikit toilet di sini,” kata Gura Banu, seorang pengungsi Rohingya di Cox Bazar. “Dalam kurun waktu tiga sampai lima hari, toilet itu menjadi penuh dan tidak dapat digunakan, sangat busuk, terlalu banyak orang di sini. Kita bisa hidup tanpa makan satu atau dua kali sehari, tapi kita tidak bisa hidup tanpa tidak bisa menggunakan toilet.”

Sebagian besar pengungsi hanya makan satu kali sehari dan diguyur hujan deras, diikuti oleh gelombang panas tanpa henti, semakin memperrumit kondisi mereka.

“Airnya terlalu jauh,” kata Muhamad Shaker, seorang Rohingya lainnya. “Itu yang menjadi masalah, dan orang-orang menderita, terlalu banyak orang di sini, dan karena itulah sangat kotor, semua orang mulai sakit.”

Komisaris Tinggi PBB Urusan Pengungsi (the United Nations High Commissioner for Refugees-UNHCR) telah mendesak tindakan pencegahan untuk menghindari wabah tersebut.

“Air bersih dan air minum yang aman sangat penting dalam mengurangi dan mencegah penyakit semacam ini,” kata Yante Ismail, juru bicara UNHCR, kepada Al Jazeera.

Leonard Doyle, juru bicara Organisasi Internasional untuk Migrasi, juga menggemakan peringatan tersebut.

“Mereka membutuhkan air, mereka butuh tempat berlindung, mereka butuh bantuan, tapi mereka pasti lebih melihat orang yang trauma,” kata Doyle kepada Al Jazeera.

“Seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun mendatangi saya, dan dia meletakkan tangannya di atas tenggorokannya untuk menunjukkan bahwa ayahnya telah meninggal, terbunuh dan dibantai dan dia sendiri baru saja tiba di malam sebelumnya. Rasakan betapa mengerikan keseluruhan situasinya.”

Kolera membunuh 95.000 orang setiap tahun dan mempengaruhi 2.9 juta orang di seluruh dunia. Ini adalah infeksi diare akut yang disebabkan akibat menelan makanan atau air yang terkontaminasi yang menyebabkan gejala ringan termasuk dehidrasi dan diare.

Pemberontak Syiah Houthi Yaman Rebut Kamp Pasukan Garda Republik di Sanaa

YAMAN (Jurnalislam.com) – Pemberontak Syiah Houthi merebut sebuah kamp pasukan Garda Republik di selatan Sanaa yang setia mengawal Presiden Ali Abdullah Saleh, Al Arabiya melaporkan Rabu (11/10/2017).

Berbagai sumber Yaman mengkonfirmasi pada hari Selasa bahwa paasukan Syiah Houthi telah menguasai sepenuhnya kamp Dabwa, kamp Garda Republik terbesar kedua di Sanaa, dan mengangkat seorang pemimpin Houthi baru menggantikan mantan komandan Brigadir Jenderal Ali Mohamed al-Masoudi yang diculik sebulan lalu .

Situs-situs berita Yaman mengutip sumber-sumber di Garda Republik yang mengatakan bahwa pemberontak Syiah Houthi telah memberi puluhan petugas dan personil militer di kamp itu sebuah cuti terbuka sebulan yang lalu, sebelum mengangkat seorang pemimpin Houthi di kamp tersebut.

12 Milisi Syiah Houthi Tewas Dihantam Rudal Koalisi Arab di Sanaa

Sebenarnya, beberapa laporan mengklaim bahwa beberapa perwira telah mengatakan kepada Saleh tentang rencana Houthi untuk mengendalikan kamp tersebut, namun dia mengabaikan laporan Intel tersebut dan tidak melakukan tindakan atau memberi mereka perintah apapun, memaksa mereka untuk menyerah kepada Houthi dan kepemimpinan baru mereka di Camp Dabwa.

Kamp Dabwa di selatan Sana’a berada dalam jangkauan geografis Sanhan (tempat kelahiran Saleh), yang merupakan wilayah yang menampung Komando Pusat Garda Republik dan tiga brigade militer.

Saleh masih memiliki satu kamp tersisa di daerah tersebut, Rima Hameed, benteng terakhirnya dan sekelompok Garda Republik. Selain kamp Pasukan Khusus yang dipimpin oleh keponakannya dan bertanggung jawab atas keamanan pribadinya, Brigadir Jenderal Tariq Saleh

Milisi Syiah Houthi berusaha untuk menonaktifkan “kekuatan” militer dan politik Saleh dan mengintimidasi pendukungnya dengan penangkapan, menurut pengamat setempat.

Jepit IS di Raqqah, Jubir Koalisi AS: Kami Tidak Terima Negosiasi

SURIAH (Jurnalislam.com) – Koalisi pimpinan agresor AS yang memerangi kelompok Islamic State (IS) mengatakan pada hari Rabu (11/10/2017) bahwa mereka tidak akan menerima negosiasi penarikan pasukan yang memerangi ratusan pasukan IS yang bersembunyi di kota Raqqah, Suriah, yang pernah menjadi ibukota de facto kelompok IS.

Ucapan juru bicara koalisi tersebut, Kolonel Ryan Dillon, muncul saat sekutu koalisi sedang berupaya mengevakuasi sekitar 4.000 warga sipil yang tetap terjebak di kota tersebut.

Koalisi tersebut mengatakan bahwa pasukan IS menahan beberapa warga sipil sebagai perisai manusia, mencegah mereka melarikan diri saat pertarungan memasuki tahap akhir untuk merebut wilayah Raqqa tersisa yang masih di tangan milisi. Kota tersebut, yang berada di tepi Sungai Efrat, rusak parah akibat pertempuran, dan para aktivis melaporkan bahwa lebih dari 1.000 warga sipil telah terbunuh di sana sejak bulan Juni.

Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan 8.000 orang terjebak dalam Raqqa, dan telah meminta semua pihak yang terlibat konflik untuk mengambil semua tindakan demi melindungi warga sipil. PBB mengatakan September adalah bulan terburuk di tahun 2017 bagi warga sipil di Suriah.

AS Mulai Lancarkan Serangan Udara dan Artileri Sengit pada Benteng IS di Raqqa

Dillon mengatakan bahwa Majelis Sipil Raqqa, yang merupakan pejabat pemerintah Arab dan Kurdi setempat, memimpin diskusi untuk memastikan evakuasi warga sipil yang aman saat pertarungan merebut Raqqa memasuki tahap akhir. Namun, tidak jelas dengan siapa dewan tersebut berbicara di dalam Raqqa. Pasukan yang dipimpin Kurdi, Pasukan Demokrat Suriah, memimpin pertempuran yang didukung AS di lapangan.

“Kami melihat beberapa kemajuan melihat warga sipil bisa keluar dari Raqqa dengan aman. Tren ini telah berubah menjadi … sebuah upaya yang lebih luas oleh Dewan Sipil Raqqa untuk membantu penduduk sipil yang tersisa keluar dari sana,” kata Dillon kepada The Associated Press. Dia mengatakan sedikitnya 700 warga sipil telah dievakuasi dari kota tersebut sejak Senin.

Namun Dillon menambahkan bahwa diskusi tentang nasib milisi IS yang tersisa di kota telah berfokus pada “penyerahan tanpa syarat.”

Menegosiasikan penarikan pasukan “adalah sesuatu yang tidak akan pernah kita lakukan atau setujui sebagai koalisi,” Dillon menambahkan. Antara 300 dan 400 gerilyawan diyakini bersembunyi di sekitar 4 kilometer persegi (1,5 mil persegi) wilayah Raqqa, termasuk di stadion kota dan sebuah rumah sakit, katanya.

Kuasai 45 Persen Kota, Koalisi AS Terus Bombardir Raqqa, 29 Warga Sipil Tewas

Stadion ini diyakini digunakan oleh IS sebagai gudang senjata dan sebuah penjara sementara rumah sakit tersebut merupakan salah satu markas besar mereka.

Dillon mengatakan bahwa dalam tiga pekan terakhir, hingga 15 milisi IS, termasuk seorang pemimpin senior, telah menyerah di Raqqa, sebuah tren yang juga terlihat di Irak karena kekuatan kelompok IS itu menurun di kedua negara. Dillon mengatakan sedikitnya seorang tokoh terkemuka lainnya ditangkap di antara warga sipil, saat mencoba melarikan diri.

Pertarungan untuk Raqqa dimulai pada bulan Juni tapi setelah awal yang cepat, perlawanan keras dari IS memperlambat kemajuan pasukan yang dipimpin Kurdi.

Sementara itu, serangan udara di kota tersebut tampaknya telah menurun, sepertinya untuk memungkinkan evakuasi dan perundingan. Koalisi tersebut melaporkan lima serangan udara di dekat Raqqa pada hari Selasa.

Pekan Depan, Indonesia Jadi Tuan Rumah International Halal Lifestyle Expo 2017

JAKARTA (Jurnalislam.com)– Indonesia Halal Lifestyle Center kembali akan menggelar The 2nd Indonesia International Halal Lifestyle Expo and Conference (INHALEC) pada 19-21 Oktober 2017 di Balai Kartini, Jakarta. Kegiatan yang kedua kalinya ini didukung oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), Masyarakat Ekonomi Syariah, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pariwisata, dan Kementerian Koperasi dan UKM.

Secara keseluruhan expo akan mendorong 10 sektor yang menjadi bagian dari gaya hidup halal, yakni makanan, pariwisata, fashion, kosmetik, pendidikan, finansial, farmasi, media dan rekreasional, layanan kesehatan dan kebugaran serta seni dan budaya.

INHALEC diselenggarakan sebagai tanggapan atas persaingan global di sektor industri halal. Ajang ini akan membuktikan Indonesia sebagai negara dengan mayoritas Muslim tak sekadar bisa menjadi konsumen industri halal, tapi juga produsen.

Untuk memacu laju pariwisata Halal di Indonesia, pemerintah Indonesia menargetkan pada 2020 kehadiran wisatawan Muslim dunia untuk datang ke Indonesia sebanyak 5 juta orang dari total 168 juta wisatawan Muslim sedunia.

Hal ini tidaklah mudah, mengingat tren persaingan bisnis halal kian ketat di sejumlah negara. Bahkan, di negara-negara yang mayoritas penduduknya bukan Muslim, seperti Jepang, Korea, Thailand dan Chile juga tengah berusaha mempromosikan pariwisata halal.

Hal yang sama sudah selayaknya dilakukan oleh Indonesia, yakni dengan melihat halal bukan hanya sekadar aturan dalam hukum Islam, namun juga sebagai gaya hidup yang komprehensif.

Ketua Halal Lifestyle Center, Sapta Nirwandar mengatakan bahwa beberapa negara di dunia termasuk keempat negara yang disebutkan di atas telah memiliki ajang pameran industri halal tahunan. “Dengan acara ini, Indonesia menjadi salah satu negara yang tercatat eksis jadi penyelenggara Halal Expo dan Conference dan masuk agenda global untuk bulan Oktober,” ujar Sapta kepada wartawan di Jakarta, Selasa (10/10) dilansir Republika.co.id.

INHALEC mencoba untuk mengisi kesenjangan di bidang pengembangan bisnis halal dengan menyelenggarakan sebuah rangkaian acara yang meliputi expo yang memamerkan produk halal, konferensi untuk membahas tren global dan kesempatan bisnis di industri halal serta penampilan seni dan budaya benuansa religi yang dikemas dalam nuansa kolaborasi musik emik dan modern.

Markas Komando Polisi Rezim Assad di Damaskus Dihantam 3 Serangan Bom

SURIAH (Jurnalislam.com) -Sedikitnya dua polisi tewas dan enam lainnya cedera berat setelah penyerang meledakkan diri di markas komando polisi di ibukota Suriah, Damaskus, menurut media rezim Suriah, Aljazeera melaporkan.

Pembom martir mencoba menyerbu gedung polisi utama dan bentrok dengan para penjaga sebelum meledakkan alat peledak mereka di luar pada hari Rabu (11/10/2017), lapor televisi pemerintah Suriah.

Sebuah laporan DPA yang mengutip kantor berita resmi Suriah mengatakan dua pembom meledakkan ikat pinggang mereka di luar kantor polisi di Jalan Khaled bin al-Walid, sementara pembom ketiga meledakkan dirinya di pintu masuk sebuah pasar di jalan yang sama.

Serangan hari Rabu adalah insiden kedua bulan ini setelah sekelompok orang bersenjata membidik sebuah kantor polisi di distrik Al-Midan, Damaskus, pada 2 Oktober.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (the Syrian Observatory for Human Rights-SOHR) mengatakan September adalah bulan paling mematikan dalam konflik tahun ini, dengan sedikitnya 3.000 orang, termasuk 955 warga sipil, terbunuh.

“Lebih dari 70 persen warga sipil terbunuh akibat serangan rezim Assad dan serangan udara brutal Rusia, atau akibat serangan udara koalisi internasional” yang memerangi kelompok Islamic State (IS), menurut Rami Abdel Rahman, kepala SOHR.

Jumlah orang yang terbunuh pada bulan September lebih tinggi bukan hanya karena meningkatnya pertempuran dan “serangan udara intensif dari koalisi internasional dan Rusia terhadap benteng-benteng IS di utara dan timur Suriah, namun juga karena meningkatnya serangan udara Rusia dan rezim di daerah-daerah yang dikuasai oposisi,” Abdel Rahman mengatakan.

Didukung oleh serangan udara Rusia, pasukan rezim Syiah Bashar al-Assad sedang berperang untuk merebut kembali daerah-daerah di provinsi timur Deir Az Zor yang dikendalikan oleh IS.

Sebuah koalisi internasional pimpinan AS telah memberikan dukungan udara kepada aliansi Kurdi-Arab, Pasukan Demokratik Suriah (SDF), yang uga memerangi IS di bekas benteng utara mereka di kota Raqqa dan Deir Az Zor.

Inilah Laporan Terbaru PBB Tentang Serangan Brutal Buddhis Myanmar pada Muslim Rohingya

JENEWA (Jurnalislam.com) – Serangan Myanmar selama berbulan-bulan terhadap Muslim Rohingya telah menjadi operasi terpadu dan terorganisir dengan baik yang secara eksplisit dimaksudkan untuk mendorong mereka keluar dari negara tersebut ke Bangladesh dan menghalangi kembalinya mereka, sebuah laporan terbaru PBB mengatakan pada hari Rabu (11/10/2017), lansir Anadolu Agency.

“Serangan brutal terhadap Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine utara telah terorganisir dengan baik, terkoordinasi dan sistematis, dengan tujuan untuk tidak hanya mengusir penduduk keluar dari Myanmar namun juga mencegah mereka untuk kembali ke rumah mereka,” menurut sebuah laporan PBB baru berdasarkan 65 wawancara dengan individu dan kelompok yang dilakukan di Bangladesh.

“Pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan terhadap penduduk Rohingya dilakukan oleh pasukan militer Myanmar yang sering dibantu dengan orang-orang Buddhis Rakhine bersenjata,” kata laporan tersebut.

“Dalam beberapa kasus, sebelum dan selama serangan, megafon digunakan untuk mengumumkan: ‘Anda tidak berhak di sini – pergilah ke Bangladesh. Jika Anda tidak pergi, kami akan membakar rumah Anda dan membunuh Anda’,” katanya.

Uni Arakan Rohingya: Pembunuhan Terhadap Muslim Rohingya Masih Berlanjut

Laporan ini juga menyoroti sebuah strategi untuk “menanamkan ketakutan dan trauma yang dalam dan meluas – fisik, emosional dan psikologis” di antara populasi Muslim Rohingya.

Laporan tersebut menyebut operasi yang diluncurkan oleh pasukan militer Budha Myanmar menyerang warga Muslim Rohingya sebagai operasi pembersihan.

Memperhatikan keprihatinan serius akan keamanan ratusan ribu orang Rohingya yang tinggal di negara bagian Rakhine utara, PBB meminta pihak berwenang Myanmar untuk “segera mengizinkan petugas kemanusiaan dan hak asasi manusia bebas mengakses wilayah-wilayah yang dilanda bencana.”

Kepala Komisi Komisioner Tinggi Komisaris Hak Asasi Manusia (the Office of the High Commissioner for Human Rights-OHCHR) Thomas Hunecke mengatakan dalam sebuah konferensi pers di Jenewa “Kami telah menerima informasi yang sangat kredibel bahwa ranjau darat ditanam setelah 25 Agustus di perbatasan antara Myanmar dan Bangladesh dan kemungkinan ranjau ini ditanam untuk mencegah populasi Rohingya agar tidak kembali.”

Anggota misi OHCHR Myanmar, Karin Friedrich, memperhatikan bahwa tidak hanya pembersihan etnis tapi juga tempat-tempat religius, dengan ada masjid yang terbakar dan Quran suci yang dirusak.

Kepala HAM PBB Zeid Ra’ad Al Hussein menggambarkan operasi pemerintah Myanmar di Rakhine utara sebagai “contoh buku teks pembersihan etnis.”

Para pengungsi tersebut melarikan diri dari operasi militer di Myanmar dimana militer dan massa Buddhis membunuhi pria, wanita dan anak-anak, menyiksa, menjarah rumah, dan membakar desa Rohingya.

Temuan Advokasi Rohingya: PBB di Myanmar Memiliki Peran dalam Pembersihan Etnis

Sejak 25 Agustus, ketika militer melancarkan tindakan keras terhadap warga Muslim Rohingya, 519.000 warga Rohingya telah menyeberang dari negara bagian Myanmar di Rakhine ke Bangladesh, menurut PBB.

Ini adalah perpindahan populasi sipil Asia yang “terbesar dan tercepat” sejak tahun 1970an, kata PBB.

Turki berada di garis terdepan untuk memberikan bantuan kepada pengungsi Rohingya dan Presiden Recep Tayyip Erdogan telah mengangkat isu tersebut di PBB.

Rohingya, yang digambarkan oleh PBB sebagai kaum Muslim yang paling teraniaya di dunia, telah menghadapi ketakutan yang meningkat atas serangan tersebut sejak ratusan orang terbunuh dalam kekerasan komunal pada tahun 2012.

PBB telah mendokumentasikan pemerkosaan massal, pembunuhan, mutilasi, penyiksaan – termasuk bayi dan anak kecil – pemukulan brutal, dan penghilangan yang dilakukan oleh petugas keamanan. Dalam sebuah laporan, penyidik ​​PBB mengatakan bahwa pelanggaran tersebut mungkin merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Menag Resmikan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Global Islamic Economy Indicator 2017 merilis bahwa Indonesia masuk ke dalam 10 besar negara konsumen industri halal terbesar di dunia. Indonesia menempati peringkat nomor satu di dunia dalam belanja makanan halal. Di sektor pariwisata halal, Indonesia berada di urutan nomor lima di dunia. Sementara untuk obat-obatan dan kosmetika halal serta keuangan syariah, Indonesia menempati peringkat keenam dan kesepuluh di dunia. Dalam proyeksi ke depan pemerintah menginginkan Indonesia bisa masuk kategori 10 besar negara produsen halal dunia.

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sebagai badan yang dibentuk Pemerintah untuk menyelenggarakan Jaminan Produk Halal (JPH) diharapkan menjadi stimulan untuk membangkitkan dan menggairahkan perkembangan industri halal di Tanah Air yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya berharap BPJPH segera mengonsolidasikan tugas dan fungsi badan ini baik menyangkut perangkat kelembagaan, infrastruktur regulasi, prosedur kerja, layanan sertifikasi, sistem pengawasan maupun aspek pengembangan kerja sama domestik dan global,” ujar Menag Lukman Hakim Saifuddin dalam peresmian Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Auditorium HM. Rasjidi Kementerian Agama, Rabu (11/10).

Menag minta pelayanan sertifikasi dan pengawasan Jaminan Produk Halal menerapkan secara konsisten prinsip integritas, transparansi, dan menghindari segala macam pungli dan gratifikasi. Badan yang lahir berdasarkan amanat UU No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal ini juga harus proaktif melakukan penguatan basis kerja sama dan pengembangan diplomasi halal, baik pada level nasional maupun global.

Penguatan kerja sama itu antara lain dilakukan dengan kementerian dan lembaga terkait, serta Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kerja sama dengan LPH, misalnya bisa dilakukan dalam hal pemeriksaan dan/atau pengujian produk. Sedangkan kerja sama BPJPH dengan MUI, dilakukan dalam bentuk sertifikasi auditor halal; penetapan kehalalan produk; dan akreditasi LPH.

“Pasca beroperasinya BPJPH kewenangan MUI tetap penting dan strategis yaitu memberikan fatwa penetapan kehalalan suatu produk yang kemudian disampaikan kepada BPJPH sebagai dasar penerbitan Sertifikat Halal,” ujar Menag Lukman.

Menurut Menag dalam konteks ekonomi global, perkembangan industri halal dewasa ini telah menjadi trend dunia. Bahkan dalam proyeksi ke depan pemerintah menginginkan Indonesia bisa masuk kategori 10 besar negara produsen halal dunia.

“Saya yakin hal itu akan tercapai dengan adanya dukungan, kerja sama, sinergitas dan kebersamaan semua pihak. Pesan Al Quran tentang konsumsi produk halal merupakan pesan universal untuk kemashalatan umat manusia seluruhnya,” tuturnya.

Terungkap, Iklan ‘Naughty Nurse’ Beer Garden Ternyata Belum Mendapat Izin

KARANGANYAR (Jurnalislam.com) – Humas Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) Endro Sudarsono mengatakan bahwa pihaknya menemukan salah satu iklan Baliho ‘Naughty Nurse’ dari Amazon Karaoke yang sempat dipasang di dekat Bandara Adi Sumarmo tersebut, belum mendapatkan izin dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karanganyar.

Endro menjelaskan, keterangan itu ia dapatkan ketika mempertanyakan izin usaha, terkait adanya Garden Beer di Amazon Executive Karaoke pada DPMPTSP Karanganyar, pada Senin,(9/10/2017) lalu. ” Itu dipastikan oleh petugas, mereka bilang, bahwa itu belum ada izinnya mas, tapi karena sudah dicopot, maka dianggap selesai,” katanya pada Jurnalislam.com Rabu, (11/10/2017).

” Sebenarnya yang kita minta izin itu apa saja, baik di Karaoke, ataupun di 11-12 Beer Garden, disitu katanya ada 3 kegiatan, Karaoke, Beer Garden, dan Pijat,” imbuhnya.

Baca juga: Lecehkan Profesi Perawat, PPNI Soloraya Desak Amazon Karaoke Minta Maaf Terbuka

Lebih lanjut, Endro mengatakan, menurut salah satu petugas DPMPTSP Karanganyar, bahwa Amazon Karaoke tersebut sebenarnya adalah Shiatsu dan Spa family, namun, di tempat tersebut terdapat Karaoke dan Beer Garden.

” Amazon itu sebenarnya shiatsu dan pijat, Nah Karaoke itu miliknya Beer Garden, Amazon atau ada lain lagi, ini mereka belum bisa menyampaikan karena pada saat itu petugasnya baru ada acara Ta’ziyah, tapi kalau iklan dipastikan tidak ada izin,”ujarnya.

” Nah kita mengecek perizinannya di komplek itu apa saja, dia menjawab, kalau Amazon itu pijat, nah Karaokenya kita belum cek, tapi bisa dipastikan, bar itu belum ada izinnya, karena belum ada Perda,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Amazon Executive Karaoke sempat memasang iklan baliho visual perawat seksi di beberapa titik Soloraya, setelah mendapat banyak protes karena dianggap melecehkan profesi perawat, baliho tersebut pun akhirnya dicopot oleh pihak manajer Amazon Karaoke.

Ini Jawaban Arifin Ilham Tanggapi Penghujat Praktik Poligaminya

JURNALISLAM.COM – Subhanaallah sahabat shalehku. Sungguh Islam mengajarkan umatnya supaya pernikahan itu dipublikasikan. Rasulullah SAW bersabda, “A’linuu haadzan-nikaaha waj-‘aluuhu fi’l-masaajidi wadh-ribuu ‘alaihid-dufuufa” (Umumkanlah pernikahan, selenggarakanlah di masjid dan bunyikanlah tetabuhan).” (HR Ahmad dan Tirmidzi).

Rasulullah SAW bersabda, “Kumandangkanlah pernikahan dan rahasiakanlah peminangan.” (HR Ummu Salamah ra).

Sebaliknya, sembunyi-sembunyi bukan hanya jauh dari sunnah apalagi syiar, malah justru menimbulkan mudhorot besar dan banyak fitnahnya.

Padahal, dia berjalan dengan istrinya difitnah berzina. Jelas salah yang memfitnah tetapi juga salah yang tidak mengumumkan pernikahannya karena membuka peluang fitnah.

Dakwah terbaik bukan hanya memberi contoh tetapi menjadi contoh nyata. Rasulullah menggendong Sayyidah Aisyah saat menyaksikan perlombaan kuda, mengangkat Sayyidah Shofiyyah naik onta, dan banyak lagi kisah indah Rasulullah.

Dari Zaid bin Tsabit, ia berkata tentang Rasulullahshallallahu ‘alaihi wasallam : “Beliau orang yang suka bercanda dengan istrinya” (HR Bukhari)

Jelas ini tontonan terindah bagi para sahabat yang menyaksikan ini. Tetapi, menjadi tuntunan dakwah dan uswah hasanah terindah, bersikap terbaik kepada keluarga dihadapan umat. Tontonan pun berubah menjadi tuntunan mulia.

Apalagi dakwah di era media sosial, benar-benar tantangan besar bukan lagi “katanya atau kisahnya saja, mana buktinya?!”

Karena itulah, dibutuhkan bukti contoh nyata bahwa syariat Allah itu memang sangat membahagiakan bagi hamba hamba yang beriman kepada-Nya dan Rasul-Nya.

Jangan bermesraan bercumbu rayu dipublikasikan, jelas ini sangat memalukan, tetapi kebahagiaan, kebersamaan dan pendidikan yang menjadi contoh kebaikan hidup berumah tangga.

Khusus untuk poligami, hanya bagi yang mampu dengan syarat-syarat yang sangat berat. Terutama kesiapan istri pertama dan keluarga. Kalau tidak siap dan tidak mampu melakukannya, malah berakibat hancurnya bahtera rumah tangga. Untuk apa poligami kalau hanya berakhir dengan hancurnya rumah tangga? Maka, bersabarlah dan berbahagialah dengan cukup satu istri saja!

Any way, kalau hati itu bersih karena keindahan imannya, maka ia memandang apapun dengan bersih pula, penuh dengan kebaikan, kesantunan bahasa, dan kemuliaan bersikap. Tetapi sebaliknya, kalau hati itu kotor, maka ia memandang apapun denga buruk sangka, bahasa kedengkian, dan penuh hujatan kebencian.

Pepatah arab mengatakan, “Kalau hati sudah ridha disebut namanya saja sudah senyum senang, tetapi kalau hati sudah benci melihat gantungan bajunya saja sudah manyun ingin membuangnya”.

Allahumma ya Allah maafkanlah sahabat hamba yang memfitnah hamba. Maafkan sahabat hamba yang menghujat hamba, hamba yang difitnah dan dihujat ikhlas rela memaafkannya karena cinta sayang hamba pada mereka dan umat Nabi Muhammad SAW karena Engkau…aamiin.

Semoga Allah selalu berkahi persahabatan dan harakah dakwah kita… aamiin.