Pemberontak Syiah Houthi Yaman Rebut Kamp Pasukan Garda Republik di Sanaa

12 Oktober 2017
Pemberontak Syiah Houthi Yaman Rebut Kamp Pasukan Garda Republik di Sanaa

YAMAN (Jurnalislam.com) – Pemberontak Syiah Houthi merebut sebuah kamp pasukan Garda Republik di selatan Sanaa yang setia mengawal Presiden Ali Abdullah Saleh, Al Arabiya melaporkan Rabu (11/10/2017).

Berbagai sumber Yaman mengkonfirmasi pada hari Selasa bahwa paasukan Syiah Houthi telah menguasai sepenuhnya kamp Dabwa, kamp Garda Republik terbesar kedua di Sanaa, dan mengangkat seorang pemimpin Houthi baru menggantikan mantan komandan Brigadir Jenderal Ali Mohamed al-Masoudi yang diculik sebulan lalu .

Situs-situs berita Yaman mengutip sumber-sumber di Garda Republik yang mengatakan bahwa pemberontak Syiah Houthi telah memberi puluhan petugas dan personil militer di kamp itu sebuah cuti terbuka sebulan yang lalu, sebelum mengangkat seorang pemimpin Houthi di kamp tersebut.

12 Milisi Syiah Houthi Tewas Dihantam Rudal Koalisi Arab di Sanaa

Sebenarnya, beberapa laporan mengklaim bahwa beberapa perwira telah mengatakan kepada Saleh tentang rencana Houthi untuk mengendalikan kamp tersebut, namun dia mengabaikan laporan Intel tersebut dan tidak melakukan tindakan atau memberi mereka perintah apapun, memaksa mereka untuk menyerah kepada Houthi dan kepemimpinan baru mereka di Camp Dabwa.

Kamp Dabwa di selatan Sana’a berada dalam jangkauan geografis Sanhan (tempat kelahiran Saleh), yang merupakan wilayah yang menampung Komando Pusat Garda Republik dan tiga brigade militer.

Saleh masih memiliki satu kamp tersisa di daerah tersebut, Rima Hameed, benteng terakhirnya dan sekelompok Garda Republik. Selain kamp Pasukan Khusus yang dipimpin oleh keponakannya dan bertanggung jawab atas keamanan pribadinya, Brigadir Jenderal Tariq Saleh

Milisi Syiah Houthi berusaha untuk menonaktifkan “kekuatan” militer dan politik Saleh dan mengintimidasi pendukungnya dengan penangkapan, menurut pengamat setempat.