Kamis, 14 Rabi'ul Awwal 1448 / 27 Agustus 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Berita Terkini

Rusia Diskusi Kerja Sama Militer dengan Mesir di Kairo

30 Nov 2017 10:03:37
Rusia Diskusi Kerja Sama Militer dengan Mesir di Kairo

KAIRO (Jurnalislam.com) – Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu akan berdiskusi dengan pejabat militer Mesir untuk kerja sama teknis dan situasi di wilayah tersebut, menurut Kementerian Pertahanan Rusia.

“Sergey Shoigu telah tiba di Kairo untuk ambil bagian dalam sesi ke-4 Komisi Kerjasama Teknik Militer Rusia-Mesir,” kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (29/11/2017), World Bulletin melaporkan..

Shoigu juga akan bertemu dengan rekannya dari Mesir, Jenderal Kolonel Sedki Sobhy untuk membahas kerja sama militer bilateral.

Mesir dan Rusia Tanda Tangani Kesepakatan Pembangunan Pembangkit Nuklir

Menurut kementerian tersebut, Shoigu diperkirakan akan bertemu dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi untuk bertukar pandangan mengenai keamanan internasional dan regional.

“Pada bulan Mei, dalam perundingan dengan Sedki Sobhy di Kairo, Sergey Shoigu menyatakan bahwa Rusia menyatakan ketertarikannya dengan proyek kerja sama teknik,” pernyataan tersebut mengatakan.

Hubungan Mesir-Rusia telah membaik sejak al-Sisi berkuasa pada tahun 2014 menyusul penggulingan pendahulunya Muhammad Mursi dalam sebuah kudeta militer satu tahun sebelumnya.

Kategori : Internasional

Tags : mesir Rusia

Nahkodai Badan Wakaf Indonesia, M Nuh Siap Majukan Dunia Wakaf

30 Nov 2017 09:57:28
Nahkodai Badan Wakaf Indonesia, M Nuh Siap Majukan Dunia Wakaf

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Mantan Menteri Komunikasi dan Informasi Prof. Dr. Mohammad Nuh terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Badan Pelaksana Badan Wakaf Indonesia (BWI) menggantikan Dr. Slamet Riyanto dalam rapat pleno pertama anggota BWI baru, Rabu (29/11/2017) di Jakarta.

Dalam rapat tersebut, dengan pengalamannya sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan Rektor Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, ia dinilai paling layak untuk menjadi ketua.

Seperti dilansir dari rilis BWI yang diterima redaksi Jurnalislam.com, dalam sambutannya sebagai ketua baru, Mohammad Nuh menyampaikan beberapa hal, di antaranya sebagai berikut:

  1. Kita semua pasti menyadari bahwa potensi wakaf luar biasa besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam berbagai bidang dan mendukung perekonomian nasional. Namun, kita tidak boleh hanya berhenti sampai potensi. Tugas pengurus BWI yang baru adalah mentransformasi potensi itu menjadi kekuatan riil.

 

  1. Kalau kita punya danau yang luas dan debit airnya jutaan meter kubik, itu adalah suatu potensi yang sangat besar. Tapi kalau air sebanyak itu tidak dialirkan untuk menggerakkan turbin, maka tidak akan menjadi energi listrik yang bisa menerangi kehidupan. Demikian juga wakaf jika masih berupa potensi.

 

  1. Tidak semua orang bisa mendapat kesempatan untuk berkhidmat di dunia wakaf. Amanat yang sekarang kita terima, sebagai anggota BWI, harus kita tunaikan dengan kinerja sebaik-baiknya untuk memajukan wakaf nasional sehingga wakaf bisa berkontribusi lebih besar untuk kesejahteraan masyarakat, bangsa, dan negara.

 

  1. Langkah pertama yang akan kita lakukan adalah pemetaan potensi itu, lalu menetapkan langkah-langkah untuk mentransformasikannya menjadi kekuatan riil. Kita akan perbesar input wakaf dan kita perkuat tata kelolanya.

 

  1. Dalam melaksanakan kerja-kerja wakaf di BWI, kita harus mengedepankan kebersamaan dan menjauhi pertengkaran. Karena dengan kebersamaan kita bisa kuat, tetapi dengan pertengkaran kita akan kehilangan tiga hal, yaitu keberkahan, energi, dan kesempatan.

 

  1. Jika transformasi potensi wakaf menjadi kekuatan riil berhasil kita lakukan bersama para nazhir, dampaknya besar sekali untuk mengangkat marwah Islam dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai bidang.

 

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah menetapkan Keputusan Presiden Nomor 74/M Tahun 2017 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Keanggotaan Badan Wakaf Indonesia. Melalui Keppres tersebut Presiden mengangkat 27 orang warga negara Indonesia menjadi anggota Badan Wakaf Indonesia (BWI) masa jabatan tahun 2017-2020.

 

Kategori : Nasional

Tags : badan wakaf indonesia bwi m nuh mohammad nuh wakaf

Sedang Diadili di Pengadilan Internasional, Penjahat Perang Bosnia Tewas Habisi Nyawanya

30 Nov 2017 09:20:13
Sedang Diadili di Pengadilan Internasional, Penjahat Perang Bosnia Tewas Habisi Nyawanya

BELGRADE (Jurnalislam.com) – Seorang mantan jenderal Bosnia Kroasia yang dihukum karena kejahatan perang tewas di rumah sakit setelah minum racun di pengadilan PBB pada hari Rabu (29/11/2017), sebuah pengadilan PBB mengkonfirmasi, lansir Anadolu Agency.

Kasus di Pengadilan Pidana Internasional untuk bekas Negara Yugoslavia (the International Criminal Tribunal for the former Yugoslavia-ICTY) di Den Haag tiba-tiba berhenti saat Slobodan Praljak berdiri, menolak putusan tersebut, dan meminum cairan dalam botol kecil yang dia sebut sebagai racun.

“Slobodan Praljak bukan penjahat perang. Saya menolak putusan ini dengan perasaan terhina,” teriaknya. Pengacaranya juga mengatakan Praljak menghabisi nyawanya sendiri, dan hakim ketua mengakhiri persidangan.

Sebuah ambulans terlihat di luar gedung Pengadilan setelah mantan Jenderal Kroasia Slobodan Praljak diduga ‘minum racun’ di pengadilan di Den Haag, Belanda pada tanggal 29 November 2017.

Kantor berita resmi Kroasia HINA mengumumkan, berdasarkan informasi yang dikumpulkan dari keluarga dekat, Praljak meninggal di rumah sakit tersebut.

Berita terbaru juga dipublikasikan di banyak media lokal Kroasia dan Bosnia lainnya.

Informasi resmi tentang kematian Praljak dikonfirmasi oleh Nenad Golcevski, juru bicara Pengadilan Den Haag.

“Praljak diangkut ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan bantuan medis lebih lanjut dan meninggal di sana. Menurut prosedur standar, pihak berwenang Belanda akan melakukan penyelidikan independen,” kata Golcevski.

Praljak adalah satu dari enam mantan pemimpin politik dan militer Bosnia Kroasia dari Republik Kroasia Herzeg-Bosnia yang memproklamirkan diri sendiri selama Perang Bosnia 1992-1995.

Bunuh 8.000 Warga Muslim, Penjahat Perang Ini Hanya Dipenjara Seumur Hidup

Praljak, 72, telah mengajukan banding atas putusan tahun 2013 terhadap tokoh perang Kroasia tersebut yang dijatuhi hukuman 111 tahun penjara karena kejahatan yang dilakukan dalam konflik Bosnia.

Bakir Izetbegovic, seorang anggota kepresidenan tripartit Bosnia dari Bosnia, mengatakan bahwa putusan tersebut seharusnya diterima.

“Kami tidak akan pernah melupakan para korban dan penjahat. Kami akan selalu mengingat kejahatan dan para pelaku kejahatan, tapi kami ingin kerja sama demi sisi terang politik Kroasia,” kata Izetbegovic.

Dia ingat bahwa warga Kroasia melakukan agresi melawan Bosnia dan Herzegovina.

“Ini adalah masa lalu, namun kami siap untuk memperkuat sisi terang dari hubungan ini dan mencoba membuat hubungan yang menguntungkan bagi Bosnia dan Kroasia,” kata Izetbegovic.

Sementara itu, Perdana Menteri Kroasia Andrej Plenkovic mengungkapkan simpatinya terhadap keluarga Praljak dalam sebuah konferensi pers di ibukota Kroasia, Zagreb.

“Atas nama Pemerintah Republik Kroasia, dan saya pribadi ingin mengungkapkan duka cita yang paling dalam terhadap keluarga Slobodan Praljak. Tindakannya, yang sayangnya kita semua saksikan hari ini, berbicara tentang ketidakadilan moral yang dalam terhadap enam warga Kroasia dari Bosnia dan Herzegovina dan rakyat Kroasia. Kami juga mengungkapkan ketidakpuasan dan penyesalan atas putusan yang diumumkan untuk enam orang tersebut,” kata Plenkovic.

Kemudian di hari Rabu, para hakim melanjutkan membacakan putusan akhir.

Kelompok enam orang tersebut dihukum karena melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dan pelanggaran hukum serta kebiasaan mereka selama perang di Bosnia dan Herzegovina selama tahun 1990an.

Tidak ada perubahan dalam hukuman yang dijatuhkan kepada pemimpin militer dan politik Kroasia dari keputusan tahun 2013. Keenam warga Kroasia yang dituntut tersebut dinyatakan bersalah atas kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan pada perang Bosnia tahun 1990an serta pelanggaran hukum perang dan konvensi Jenewa.

Keenam terpidana tersebut pada tahun 2013 dihukum karena menghancurkan Jembatan Tua di Mostar, namun dalam keputusan Rabu mereka ditetapkan tidak bertanggung jawab.

Dewan Banding memutuskan bahwa Jembatan Mostar adalah “target militer” dan penghancuran jembatan tersebut bukanlah sebuah kejahatan, tapi juga tidak mengurangi keseluruhan hukuman mereka.

Dewan Banding juga sekali lagi menegaskan bahwa Franjo Tudjman yang kemudian menjadi Presiden Kroasia bergabung dengan pasukan Kroasia di negara tersebut selama perang Bosnia dalam sebuah “usaha kriminal bersama”.

Dalam putusan pertamanya di tahun 2013, Prlic dijatuhi hukuman 25 tahun penjara, Stojic, Praljak dan Petkovic mendapat hukuman sampai 20 tahun, Coric sampai 16 tahun, dan Pusic sampai 10 tahun.

Dakwaan pertama terhadap Prlic dan yang lainnya dirancang pada tahun 2004, dan terakhir diubah pada tahun 2008. Enam warga Kroasia tersebut, atas kemauan sendiri, menyerah ke pengadilan Den Haag pada tahun 2004.

Kategori : Internasional

Departemen Pendidikan Afghanistan Senang Taliban Kendalikan 219 Sekolah di Provinsi Herat

30 Nov 2017 09:00:57
Departemen Pendidikan Afghanistan Senang Taliban Kendalikan 219 Sekolah di Provinsi Herat

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Imarah Islam Afghanistan (Taliban) saat ini menguasai lebih dari 20 persen sekolah di Herat, dan ketua departemen pendidikan provinsi Afghanistan barat “bahagia” dengan hasil ini.

Ahmad Razaq Ahmadi, ketua departemen pendidikan Herat, melaporkan bahwa Taliban menguasai 219 dari 969 sekolah di provinsi tersebut, atau hampir 23 persen, menurut Tolon. Ahmadi mengatakan bahwa departemen pendidikan yang dipimpinnya tidak dapat mengelola sekolah di distrik Adraskan, Ghoryan, Koshki Kohna, Obe, dan Shindand “karena tingginya tingkat ancaman keamanan.”

“Di daerah di mana ada ancaman keamanan pegawai kami tidak dapat memantau sekolah-sekolah di sana. Taliban melakukan pemantauan terhadap sekolah-sekolah di wilayah yang berada di bawah kendali mereka,” kata Ahmadi. Dia kemudian memuji Taliban karena mengelola sekolah-sekolah tersebut dengan baik.

“Kami senang dengan pemantauan oleh Taliban, karena sedikitnya mereka memantau sekolah-sekolah. Menurut informasi yang kami dapatkan dari masyarakat di distrik Koshki Kohna, misalnya, Taliban memantau sekolah-sekolah di sana dan mereka mengendalikan sekolah-sekolah; Kami sangat senang dengan pekerjaan Taliban ini,” tambah Ahmadi.

Kemenangan Taliban Meningkat, NATO Kirim 3.000 Pasukan Tambahan ke Afghanistan

Komentar Ahmadi itu mencerminkan perilaku akomodasi Taliban yang semakin meningkat. Taliban telah meningkatkan pengaruhnya di semua penjuru Afghanistan dan telah mendapat kemenangan yang signifikan dari medan perang selama tiga tahun terakhir.

Laporan tentang status sekolah Herat tersebut menyoroti kesulitan dalam menentukan kontrol terhadap 407 kabupaten di Afghanistan.

Dari lima distrik yang disebutkan oleh Ahmadi, empat distrik, yaitu Adraskan, Ghoryan, Koshki Kohna, dan Shindand, sebelumnya menurut Long War Journal diperebutkan oleh Taliban. Obe, yang sebelumnya dinilai sebagai wilayah yang dikendalikan pemerintah atau statusnya belum ditentukan, saat ini telah berubah statusnya dan dianggap sebagai wilayah yang diperebutkan.

Taliban memantau administrasi sekolah di lima distrik yang saat ini terdaftar sebagai wilayah yang diperebutkan dan mampu mencegahnya agar tidak terjangkau oleh pejabat pemerintah. Hal ini menunjukkan tingkat kontrol Taliban yang tinggi terhadap kabupaten tersebut.

Saat ini, Long War Journal telah menetapkan bahwa Taliban menguasai 45 distrik dan memperebutkan 115 lainnya. Jumlah ini mendekati perkiraan oleh Investigator Khusus AS untuk Rekonstruksi Afghanistan. Taliban mengklaim kontrol terhadap 24 distrik tambahan. Walaupun Klaim ini tidak dapat diverifikasi secara independen, namun Taliban selama ini akurat dalam melaporkan pengendalian distrik di masa lalu. Sisanya 223 kabupaten dikendalikan oleh pemerintah atau, seperti distrik Obe di Herat sampai hari ini, status mereka tidak diketahui.

Kategori : Internasional

Tags : Imarah Islam Afghanistan taliban

Ansharusyariah: Dengan Ukhuwah Allah Akan Tunjukkan Izzah Kaum Muslimin

30 Nov 2017 08:46:44
Ansharusyariah: Dengan Ukhuwah Allah Akan Tunjukkan Izzah Kaum Muslimin

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Acara Reuni Akbar alumni 212 akan digelar beberapa hari ke depan. Beberapa pihak kemudian masih mempertanyakan urgensi acara tersebut bagi Islam dan kaum muslimin. Tak sedikit juga yang mencium adanya kepentingan politik dalam acara tersebut.

Pimpinan Jamaah Ansharusy Syariah, Ustadz Muhammad Achwan mengatakan, acara reuni akbar alumni 212 sangat penting untuk digelar. Menurutnya, acara tersebut untuk menjaga rasa persatuan umat yang telah ditunjukkan umat Islam tahun lalu.

“Peristiwa satu tahun yang lalu sudah sangat luar biasa. Umat Islam bisa bersatu, menanggalkan identitas kelompoknya, meninggalkan egonya masing-masing, dan dengan itu Allah akan menunjukkan izzah kaum muslimin,” katanya saat diwawancarai Jurnalislam.com di Jakarta, Rabu (29/11/2017).

Baca juga: Jamaah Asharusyariah: Reuni 212 adalah Momentum Umat Kembalikan Kedaulatan

Ia menjelaskan, kemuliaan kaum muslimin hanya akan terlihat ketika umat mau bersatu. Oleh sebab itu, kata dia, berkumpulnya umat Islam dalam reuni akbar 212 adalah momen berharga yang patut dibanggakan.

“Maka acara ini sangat penting sekali, karena momen dimana umat Islam mau bersatu dan menanggalkan baju kelompoknya masing-masing dan mereka mau berkorban untuk itu, itu sangat mahal sekali harganya,” imbuhnya.

Ustadz Achwan melanjutkan, bersatunya umat Islam akan sangat diperhitungkan oleh mereka yang memusuhinya. Musuh-musuh Islam sangat takut ketika umat Islam bersatu. Ustadz Achwan mengutip firman Allah SWT dalam Al Qur’an surat Al Hasr (59) ayat 13-14.

“Sesungguhnya kamu dalam hati mereka lebih ditakuti daripada Allah. Yang demikian itu karena mereka adalah kaum yang tidak mengerti. Mereka tidak akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok. Permusuhan antara sesama mereka adalah sangat hebat. Kamu kira mereka itu bersatu, sedang hati mereka berpecah belah. Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang tidak mengerti.”

“Maka acara ini sangat penting sekali, bila perlu ini harus dilakukan setahun sekali, bahkan jika di daerah-daerah bisa itu akan sangat luar biasa,” terangnya.

Hanya untuk kepentingan Islam dan kaum muslimin

Terkait isu adanya kepentingan politik yang menunggangi acara tersebut, Ustadz Achwan menasehatkan kepada para pemimpin umat khususnya panitia penyelenggara untuk meluruskan niat. Kekalahan umat Islam dalam perang Uhud disebabkan oleh kepentingan segelintir orang. Untuk itu ia menegaskan, kepentingan acara reuni 212 harus murni untuk kepentingan Islam dan kaum muslimin.

“Kepentingan lain itu hanya akan menyebabkan kekalahan bagi barisan kaum muslimin, seperti pada peristiwa perang uhud. Karena cepat atau lambat yang punya kepentingan akan ketahuan nanti,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ustadz Achwan mengatakan, urgensi acara reuni 212 juga untuk mengembalikan kedaulatan kaum muslimin di negeri ini. Ia menilai, Islam lah yang melahirkan semangat perlawanan melawan penjajahan hingga mengantarkan Indonesia pada kemerdekaannya.

“Oleh sebab itu, yang berhak memegang kedaulatan adalah kaum muslimin, itu yang sering dilupakan. Dan kami akan mendorong semangat itu kepada massa reuni 212 nanti,” tandasnya.

Kategori : Nasional

Tags : aksi bela islam Jamaah Ansharusy Syariah Monas muhammad achwan reuni 212 spirit 212 ukhuwah islamiyah

Perang Masih Berlanjut 960.000 Lebih Warga Yaman Menderita Kolera

30 Nov 2017 06:50:52
Perang Masih Berlanjut 960.000 Lebih Warga Yaman Menderita Kolera

SANAA (Jurnalislam.com) – Diperkirakan lebih dari 960.000 kasus kolera telah dilaporkan di Yaman yang dilanda perang sejak 27 April, menurut sebuah laporan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization-WHO) yang dirilis pada hari Rabu (29/11/2017).

Menurut laporan tersebut, WHO telah mencatat total 962.536 kasus penyakit yang dicurigai kolera di seluruh negara yang hancur akibat perang itu, Anadolu Agency melaporkan.

Lebih dari 2.249 kematian terkait kolera telah didokumentasikan di 22 dari 23 provinsi di Yaman.

Perang Arab dengan Syiah Houthi, WHO: 300.000 Warga Yaman Terjangkit Kolera

Jumlah tertinggi kasus yang dicurigai (sekitar 140.000) dilaporkan terjadi di provinsi Al-Hudeidah, Yaman barat, sementara jumlah kematian terkait kolera tertinggi (sekitar 417) dilaporkan terjadi di provinsi Hajjah di barat laut.

Satu-satunya bagian negara yang benar-benar tidak terpengaruh oleh kolera – infeksi usus kecil yang berpotensi fatal – adalah provinsi Socotra di Yaman, sebuah kepulauan kecil yang terdiri dari empat pulau di Laut Arab.

Aksi Kemanusian Selamatkan Rohingya: 900.000 Dosis Vaksin untuk Cegah Wabah Kolera

Yaman telah mengalami kekacauan dan kekerasan sejak tahun 2014, ketika pemberontak Syiah Houthi dukungan Iran menguasai sebagian besar wilayah negara tersebut. Konflik meningkat pada tahun 2015 ketika Arab Saudi meluncurkan serangan udara menghancurkan untuk membalikkan kemenangan Houthi.

Menurut Komite Internasional Palang Merah (the International Committee of the Red Cross), lebih dari 3 juta orang Yaman telah dipaksa meninggalkan rumah mereka sejak konflik, sementara lebih dari 20 juta orang lainnya membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Kategori : Internasional

Tags : perang yaman Wabah Kolera

Turki Gelar Perayaan Maulid Nabi Saw di Seluruh Penjuru Negeri

30 Nov 2017 06:22:21
Turki Gelar Perayaan Maulid Nabi Saw di Seluruh Penjuru Negeri

ISTANBUL (Jurnalislam.com) – Turki merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, sebuah hari yang sangat penting dalam Islam, pada hari Rabu malam (29/11/2017), lansir Anadolu Agency.

Umat Muslim dari segala usia berbondong-bondong ke masjid untuk sholat dan mengucapkan pujian yang dipersembahkan kepada Nabi dalam kesempatan yang dikenal dengan nama Maulid Nabi Saw.

Program-program reliji diselenggarakan di seluruh negeri, masjid-masjid Turki, termasuk di Istanbul, Ankara, Bursa, Edirne, Gaziantep, Hatay, Konya, Hakkari dan Sanliurfa.

Di malam yang suci ini, umat Islam mengucapkan doa dan membaca Alquran di rumah dan masjid mereka. Selain berdoa, mereka juga mendengarkan pujian memuji Allah dan Nabi-Nya.

Serangkaian kegiatan, seni dan pameran, juga diselenggarakan di siang hari.

Presiden Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri Binali Yildirim juga merayakan Maulid Nabi di kediaman mereka pada hari Rabu.

Kepala Direktorat Urusan Agama Turki juga menulis sebuah pesan, mengatakan bahwa Nabi Saw dan Alquran adalah kunci kebahagiaan di dunia dan akhirat.

“Nilai, kedamaian dan kepercayaan yang dirindukan orang-orang dan dunia saat ini hanya bisa dicapai dengan kebenaran yang telah disampaikan Nabi Saw kepada umat manusia …,” kata Erbas.

Ibu Negara Emine Erdogan juga memposting pesan di akun Twitter-nya, menyampaikan salamnya untuk hari ini ke dunia Islam dan rakyat Turki.

“Saya berharap kepada Allah bahwa malam yang diberkati ini akan membawa kedamaian, kesehatan dan kelimpahan ke seluruh dunia,” kata Emine Erdogan.

Muslim di seluruh dunia menetapkan 12 Rabi-ul-Awwal sebagai hari kelahiran Nabi Muhammad Saw. Nabi meninggal pada hari yang sama dengan hari kelahirannya, pada usia 63 tahun.

Hari itu merupakan hari libur umum di beberapa negara berpenduduk mayoritas Muslim, termasuk Pakistan, Indonesia, Malaysia, Bangladesh dan beberapa wilayah di India.

Kategori : Internasional

Tags : Maulid Nabi turki

Lokasi Kongres Alumni 212 Pindah ke Cempaka Putih

30 Nov 2017 06:14:46
Lokasi Kongres Alumni 212 Pindah ke Cempaka Putih

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Lokasi kongres Alumni 212 dipastikan dipindah ke Wisma Persaudaraan Haji Indonesia di Cempaka Putih Tengah No. 30, Jakarta Pusat. Keterangan itu disampaikan langsung Ketua Panitia Kongres Alumni 212, Ustadz Bernard Abdul Jabar.

“Ini (kongres-red) jalan terus. Alhamdulillah Allah kasih kita jalan, kita pindahkan di Wisma Persaudaraan Haji Indonesia di Cempaka Putih Tengah, nomor 30 depan Universitas Yarsi,” katanya seperti dilansir Kiblat.net, RAbu (29/11/2017)

Ustadz Bernard juga mempertanyakan alasan pembatalan yang dilakukan dua hari menjelang acara. Pasalnya, undangan kongres sudah terlanjur disebar, dan persiapan sudah 90 persen. Kendati ada perubahan lokasi, kongres tetap akan diadakan pada Kamis (30/11/2017) hingga Jumat (30/11/2017).

“Bahkan mereka (peserta kongres.red) sudah banyak yang sudah datang. Kita berharap apa yang mereka lakukan semoga mereka yang ingin membatalkan kegiatan disadarkan oleh Allah,” terangnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan komplain ke pihak Asrama Haji. Bernard juga akan memastikan apakah ada pemadaman listrik seperti yang diklaimkan.

“Kita akan cek, apakah benar terjadi pemadaman listrik. Kita mau minta pertanggungjawaban mereka. Maka uang muka sudah masuk saya belum ambil mereka suruh ambil, saya gak mau,” tegasnya.

Kategori : Nasional

Tags : kongres alumni 212 reuni 212

‘Yang Sampaikan Bahaya Komunis, Akan Bernasib Seperti Saya’

29 Nov 2017 16:25:56
‘Yang Sampaikan Bahaya Komunis, Akan Bernasib Seperti Saya’

SURABAYA (Jurnalislam.com) – Pegiat anti Komunisme ustaz Alfian Tanjung mengatakan bahwa kasus yang menimpa dirinya penuh dengan keganjilan dan bernuansa ‘pesanan’. Bahkan, menurutnya jika ada orang yang menyampaikan bahaya komunis bisa jadi nasibnya akan seperti dirinya.

“Saya sampaikan barangsiapa yang menyampaikan akan bahaya kebangkitan PKI / Komunis maka akan bernasib saya seperti saya,” lanjut pernyataan Ustaz Alfian Tanjung ketika akan meninggalkan ruang persidangan pada jurnalislam.com, Senin (27/11/2017) di Ruang Persidangan Cakra PN Surabaya.

“Sudah sangat jelas bahwa ini berdasarkan pesenan khusus. Semua sudah mengetahui ketika saksi pelapor datang sangat kebingungan dan saksi-saksi yang sifatnya memberatkan menyerahkan semua kepada penyidik,” tambahnya.

Kuasa Hukum Ustaz Alfian Tanjung, Al Katiri menegaskan bahwa barang bukti yang rusak seperti video tidak layak menjadi barang bukti.

” Sedangkan dalam UU ITE sangat jelas jika barang bukti tidak lengkap dan lain sebagainya. Maka itu tudak dapat dijadikan sebagai barang bukti dalam peridangan. Pastinya kita selaku penasehat hukum dari Usaz Alfian Tanjung akan menyampaikan keberatan terkait tuntutan JPU,” katanya kepada Jurnalislam.com.

Seperti diketahui, pegiat anti Komunisme ustaz Alfian Tanjung sudah dinyatakan bebas dan terbukti tidak bersalah. Namun dirinya malah ditangkap dan dituntut dengan UU ITE dalam ceramah yang membaha bahaya komunisme.

 

 

Kategori : Nasional

Tags : alfian tanjung komunis komunisme kriminalisasi pki ustaz alfian tanjung

Dituntut Tiga Tahun Penjara, Ini Reaksi Ustaz Alfian Tanjung

29 Nov 2017 16:04:48
Dituntut Tiga Tahun Penjara, Ini Reaksi Ustaz Alfian Tanjung

SURABAYA (Jurnalislam.com)—Sidang lanjutan hari Senin (27/11/2017) beragenda pembacaan tuntutan JPU di Ruang Persidangan Cakra PN Surabaya. Dakwaan dengan Nomor Surat Dakwaan PDM-321/Tj.Perak/07/2017 terkait dengan ceramah yang disampaikan Ustaz Alfian Tanjung di Masjid Mujahidin – Perak, Surabaya.

JPU meminta kepada Majelis Hakim untuk menjatuhkan hukum tahanan selama 3 tahun dikurangi masa tahanan.

“Hal ini didasari atas pemeriksaan terdakwa selama persidangan serta keterangan saksi-saksi. Sehingga kami menyimpulkan telah memenuhi tindak pidana dengan mendiskriminasikan ras atau golongan tertentu dengan menyebarkan ujaran kebencian,” kata JPU dalam persidangan dihadapan Majelis Hakim.

Menanggapi tuntutan tersebut, kepada Jurnalislam.com ustaz Alfian Tanjung mengatakan bahwa kasus yang menimpa dirinya dirasa sangat tidak adil.

“Semua sudah mengetahui ketika saksi pelapor datang sangat kebingungan dan saksi-saksi yang sifatnya memberatkan menyerahkan semua kepada penyidik,” katanya.

“Saya dengan sangat ke ksatria menjelaskan bahwa kebangkitan komunis semakin nyata. Meskipun mereka belum secara terang-terangan berbaju PKI ini akan merayap dengan cukup kuat. Saya menekuni masalah kebangkitan Komunis sudah selama 30 tahun. Minggu depan saya akan mengajukan pledoi,” pungkasnya.

Sementara itu, kuasa hukum ustaz Alfian Tanjung, Al Katiri mengatakan bahwa barang bukti yang rusak dan tidak lengkap secara otomatis tidak memenuhi syarat barang bukti di persidangan. Seperti diketahui, pegiat anti Komunisme ustaz Alfian Tanjung sudah dinyatakan bebas dan terbukti tidak bersalah. Namun dirinya malah ditangkap dan dituntut dengan UU ITE dalam ceramah yang membaha bahaya komunisme.

 

Kategori : Nasional

Tags : alfian tanjung komunis kriminalisasi pki sidang

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru
Dukung Kami

Opini

81 Tahun Merdeka: Sudahkah Rakyat Benar-Benar Merasakan Kemerdekaan?

81 Tahun Merdeka: Sudahkah Rakyat Benar-Benar Merasakan Kemerdekaan?

18 Agu 2026 16:31:58
Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

16 Agu 2026 23:26:08
Mega Korupsi, Krisis Kepercayaan, dan Gagalnya Amanah Kekuasaan

Mega Korupsi, Krisis Kepercayaan, dan Gagalnya Amanah Kekuasaan

11 Agu 2026 15:17:18
Dari Barat ke Nusantara: Haruskah Kita Mengadopsi Produk Peradaban Cacat Moral

Dari Barat ke Nusantara: Haruskah Kita Mengadopsi Produk Peradaban Cacat Moral

24 Jul 2026 17:13:53

Internasional

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07
Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

5 Feb 2026 12:35:37
Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

5 Feb 2026 12:33:24

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED