Bunuh 8.000 Warga Muslim, Penjahat Perang Ini Hanya Dipenjara Seumur Hidup

23 November 2017
Bunuh 8.000 Warga Muslim, Penjahat Perang Ini Hanya Dipenjara Seumur Hidup

BELGRADE (Jurnalislam.com) – Mantan komandan Serbia Bosnia Ratko Mladic dipenjara seumur hidup oleh hakim PBB pada hari Rabu (22/11/2017) setelah dinyatakan bersalah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan, termasuk genosida.

Dia juga dinyatakan “bertanggung jawab secara penuh” atas genosida lebih dari 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim di Srebrenica pada tahun 1995, Anadolu Agency melaporkan.

Hakim Pengadilan Pidana Internasional untuk Bekas Yugoslavia (the International Criminal Tribunal for the Former Yugoslavia-ICTY) yang bersidang di Den Haag dengan suara bulat menemukan Mladic bersalah karena melakukan kejahatan dalam pembunuhan warga Muslim Srebrenica menjelang akhir perang sipil tiga tahun yang brutal tersebut.

Keterlibatannya meluas hingga genosida dan penganiayaan, pemusnahan, pembunuhan, dan tindakan pemindahan paksa yang tidak manusiawi di Srebrenica.

Mladic menghadapi dua tuduhan genosida, di antara kejahatan lainnya, namun walaupun pengadilan menetapkan dia bersalah atas perannya di Srebrenica, dia dinyatakan bersalah melakukan genosida di enam kota Bosnia lainnya: Foca, Kljuc, Kotor-Varos, Prijedor, Sanski Most dan Vlasenica.

Dia juga dihukum karena serangkaian kejahatan terhadap kemanusiaan, termasuk penganiayaan, pemusnahan, pembunuhan, pembunuhan sebagai pelanggaran hukum perang dan deportasi paksa.

Duduk mengenakan jas hitam dan dasi merah, jenderal berusia 74 tahun itu menggelengkan kepalanya saat ringkasan panjang dan rinci temuan tribunal mulai dibacakan.

Proses peradilan diinterupsi saat Mladic pertama kali menuntut istirahat ke kamar kecil. Tuntutan ini dikabulkan namun kemudian diikuti dengan permintaan dari tim pembela untuk tes darah.

Ketua Ruang Pengadilan, Alphons Orie, lalu memerintahkan Mladic untuk dikeluarkan dari ruang sidang karena mengutuk dan berteriak.

Ringkasan terus berlanjut dan deskripsi tentang kejahatan dirinci dalam ringkasan hakim yang bersifat grafis, dengan rincian eksekusi singkat, pemisahan paksa dan penyiksaan terhadap tahanan.

Tokoh Intelektual Pembunuh 800 Muslim Bosnia Hanya Dihukum 11 Tahun

Hakim juga mengatakan pasukan Serbia Bosnia di bawah komando Mladic turut berperan dalam berbagai kejahatan perang.

Pasukan ini juga dinyatakan bersalah menyebarkan teror di kalangan penduduk sipil di ibukota Sarajevo dan di bagian lain Bosnia, dalam upaya untuk membebaskan orang-orang non-Serbia dari wilayah-wilayah tertentu.

Ada kejadian tegang saat kerabat orang-orang yang terbunuh dalam genosida Srebrenica menyaksikan persidangan melalui hubungan video dari Bosnia.

Mladic, sekarang berusia 74 tahun, pernah menjadi pria paling dicari di Eropa setelah perannya dalam Perang Bosnia 1992-1995.

Dia adalah komandan Angkatan Darat Republika Srpska yang didirikan di Bosnia-Herzegovina pada awal perang sipil di tengah pecahnya Yugoslavia.

Dia dan pasukan di bawah komandonya terkait dengan genosida yang dilakukan di Bosnia, terutama di Srebrenica, yang merupakan kekejaman terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II, setelah pasukan Serbia menyerbu sebuah area yang seharusnya berada di bawah perlindungan penjaga perdamaian PBB.

Mladic juga dikenal karena pengepungan berdarah 1.425 hari di Sarajevo, pengepungan ibukota terpanjang dalam sejarah perang modern. Keputusan Rabu kemarin mengatakan bahwa Mladic mengawasi pembunuhan, teror dan serangan yang tidak sah terhadap warga sipil di kota tersebut, juga melakukan serangan mortir terhadap pejuang non-tempur, dan juga tembakan penembak jitu pada warga.

Pengadilan Kejahatan Perang PBB Bebaskan Komandan Pembantai 8000 Muslim Bosnia

Pemburuan atas dirinya selama 15 tahun berakhir pada 2011 ketika Mladic ditemukan dan diserahkan ke pengadilan Den Haag untuk diadili pada 31 Mei tahun itu.

Peradilan yang berlangsung lebih dari 500 hari tersebut memanggil 591 saksi dan melibatkan 9.914 bukti yang diterima oleh pengadilan.

Ratko Mladic lahir pada tanggal 12 Maret 1942 di daerah Kalinovik Bosnia-Herzegovina.

Mladic, dilatih di Akademi Militer Rakyat Yugoslavia (JNA) di Beograd. Dia pertama kali bertugas di JNA, lalu di Angkatan Darat Republika Srpska (VRS) yang didirikan di Bosnia-Herzegovina saat Yugoslavia terpecah belah.

VRS didirikan pada awal perang di Bosnia, pada tanggal 12 Mei 1992, dan Mladic adalah komandannya. Pasukan JNA di Bosnia juga dikonversi menjadi unit VRS.

Setelah perang diakhiri dengan Persetujuan Dayton sampai pada 21 November 1995, Mladic menjadi buronan selama lebih dari satu dekade.

Pengadilan Mladic dimulai pada 16 Mei 2012 dan berakhir dengan kesimpulan antara 5-15 Desember 2016. Pengadilan yang berjalan lebih dari 500 hari tersebut memanggil 591 saksi dan melibatkan 9.914 bukti yang diterima oleh pengadilan.