Berita Terkini

DSKS Kawal Kasus Iwan Andranacus, Desak Kejari Surakarta Ajukan Kasasi

SOLO (jurnalislam.com)- Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) mendatangi Kejaksaan Negeri (Kajari) Surakarta guna melakukan audensi terkait putusan 8 bulan oleh Pengadilan Tinggi Semarang dalam kasus bos cat Indaco Iwan Andranacus.

Putusan PT Semarang tersebut lebih ringan 4 bulan dari vonis sebelumnya dari Pengadilan Negeri Surakarta yakni 1 tahun hukuman penjara.

Sebelumnya, JPU mengajukan banding atas vonis 1 tahun penjara ke PT Semarang karena Iwan hanya dikenakan Pasal 311 UU nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas.

Padahal sebelumnya, JPU menuntut 5 tahun penjara dikurangi masa tahanan karena terbukti menghilangkan nyawa Eko Prasetyo sebagaimana diatur sesuai Pasal 338 KUHP.

“Bahwa DSKS menyesalkan atas divonisnya 8 bulan penjara Iwan Adranacus oleh pengadilan tinggi Semarang. Bahwa putusan pldana No.77/Pid/2019/PT.Smg adalah putusan yang dholim dan jauh dari rasa keadilan,” kata humas DSKS Endro Sudarsono kepada jurniscom jum’at, (12/4/2019).

Endro juga mendorong PN Surakarta untuk mengajukan Kasasi atas putusan yang dianggap tidak adil tersebut.

“Bahwa DSKS mendukung penuh Kejaksaan Negeri Surakarta untuk segera mungkin mengajukan KASASi terhadap putusan pidana No. 77/Pid/2019/PT.Smg,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa aksi solidaritas DSKS dan umat Islam dalam mengawal kasus Iwan tersebut sebagai bentuk pengawasan publik agar kasus tersebut berjalan adil dan tidak terintervensi oleh pihak pihak lain.

“Bahwa aksi solidaritas Ini juga bertujuan untuk mengawal penegakan hukum atas perkara Iwan Adranacus agar tidak dikotori dengan tekanan-tekanan pihak manapun,” tandasnya.

Kasus ini bermula dari percekcokan antara Iwan dan Eko di Jalan depan Manahan, Solo pada 22 Agustus 2018 yang lalu. Sempat terjadi insiden pemukulan oleh teman Iwan yang berada satu mobil ke Eko.

Setelah keduanya sempat berpisah, akhirnya mereka kembali bertemu di Jalan KS Tubun Tubun Manahan dan kembali terlibat adu mulut yang akhirnya membuat Iwan mengejar Eko hingga menabraknya hingga meninggal dunia di Jalan KS Tubun timur Polresta Surakarta.

Setelah UAS, Kini Giliran Aa Gym Resmi Dukung Prabowo – Sandi

JAKARTA (Jurnalislam.com), Setelah Ustaz Abdul Somad (UAS) mendukung Prabowo, kini giliran KH Abdullah Gymnastiar yang karib disapa Aa Gym secara resmi mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Hal itu terungkap dalam sebuah video yang beredar.

“Yang tidak punya kepentingan apa-apa. Bismillah saya memilih 02, Pak Prabowo dan Pak Sandi,” kata Aa Gym dalam video berdurasi 17 detik itu.

Dukungan itu disampaikan saat Prabowo-Sandi mendatangi kediaman Aa Gym di Jalan Cipaku, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (13/4).

Dukungan Aa Gym itu pun langsung disambut ucapan hamdalah dari Prabowo dan Sandi.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, kepada CNNIndonesia.com, berkata bahwa Aa Gym yang dalam keadaan diinfus saat bertemu mendoakan Prabowo-Sandi dan menyatakan dukungannya dalam pertemuan tersebut

“Jadi tangan Aa Gym terinfus lagi sakit, Prabowo dan Sandi yang mendatangi Aa Gym. Prabowo dan Sandi sangat menghormati ulama,” ujar dia.

Ia juga mengatakan Aa Gym memutuskan dukungan setelah melakukan istikharah sebab sebelumnya yang bersangkutan masih bersikap netral terkait Pilpres 2019.

“Saya menghormati Pak Prabowo dan Mas Sandi yang tidak menarik-narik ulama untuk ikut memberikan dukungan,” kata Andre meniru ucapan Aa Gym.

Menurut Andre, Aa gym mengaku perih melihat kondisi bangsa Indonesia saat ini di mana korupsi, keadilan sosial, serta ekonomi dalam keadaan sulit.

Aa Gym, lanjutnya, juga menilai Indonesia membutuhkan pemimpin yang tegas, kuat, dan bersih untuk mengatasinya berbagai masalah itu.

Sumber: cnnindonesia.com

Ini Keutamaan dan Keistimewaan Bulan Sya’ban

(Jurnalislam.com). Pembaca, tak terasa kita kini sudah memasuki bulan Sya’ban, dan bulan depan kita akan memasuki bulan Ramadhan.

Bulan Sya’ban adalah bulan ke delapan dari nama-nama bulan kalender Hijriyah, setelah bulan Rajab dan sebelum Ramadhan.

Bulan Sya’ban adalah bulan yang diistimewakan Nabi SAW dan pula diagungkan.

Sehingga selayaknya bagi seluruh kaum muslim untuk turut pula mengagungkan bulan ini.

Dalam sebuah hadis, Nabi Saw bersabda; Sya’ban adalah bulan dimana amal seseorang dilaporkan kepada Allah Swt.dan saya senang bila amalku dilaporkan dalam keadaan saya berpuasa”.

Bulan (kedelapan) hijriyah ini dinamai dengan sebutan ‘Sya‘ban’ karena banyak cabang-cabang kebaikan pada bulan mulai ini.

Sebagian ulama mengatakan, ‘Sya‘ban’ berasal dari ‘Syâ‘a bân yang bermakna terpancarnya keutamaan.

Sementara sebagian ulama lagi mengatakan, ‘Sya‘ban’ berasal dari kata ‘As-sya‘bu’ (dengan fathah pada huruf syin).

Secara harfiah ‘menambal’ di mana Allah menambal (menghibur atau mengobati) patah hati (hamba-Nya) di bulan Sya’ban.

Kenapa Bulan Sya’ban menjadi istimewa?

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda, yang diriwayatkan oleh Imam Nasa’i yang artinya

“Ini adalah bulan yang banyak dilalaikan orang, terletak antara Rajab dan Ramadan.

Padahal Sya’ban adalah bulan diangkatnya amal kepada Tuhan yang mengatur semesta alam. Aku ingin, saat amalku diangkat, aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. Nasa-i no. 2329).

Imam Ibnu Qoyyim Rahimahullah menjelaskan bahwa amalan manusia dalam satu tahun, diangkat pada bulan Sya’ban.

Sebagaimana dikabarkan oleh As-Shodiqul Mashduq (Orang yang jujur lagi dibenarkan.

Yakni Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam) bahwa Sya’ban adalah bulan diangkatnya amal.

Demikian pula amalan dalam sepekan dilaporkan kepada Allah pada hari Senin dan Kamis.

Adapun amalan (pent, harian) siang dilaporkan di penghujung siang sebelum malam tiba.

Dan amalan malam dilaporkan di penghujung malam sebelum tibanya siang.  (Dikutip secara ringkas dari Hasyiyah Ibnul Qayyim ‘alas Sunan Abi Dawud, 12/313).

*Dadang / dbs

Sinergi Kebaikan Masyarakat Perbaiki Alam dengan Tanam 1000 Bambu

GARUT (Jurnalsialm.com)–Tahun 2016 lalu, banjir bandang yang menerjang wilayah Garut tahun 2016 silam.

Derasnya air menggulung kediaman warga dengan membawa beragam material dari gunung. Lumpur, batang pohon, hingga sampah. Berkurangnya jumlah pohon membuat tanah tak lagi mampu menyerap air hujan.

Guna memperbaiki ekosistem alam, Sinergi Foundation kembali melaksanakan aksi penanaman di Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk, Desa Surabaya Limbangan Garut, Rabu (10/4/2019). Tak kurang dari 1000 bibit bambu ditebar pada tahap II ini.

Kali ini tak hanya warga Desa Surabaya saja yang berpartisipasi, tapi juga diikuti 30 anggota Pramuka dari tingkat SMP dan SMA.

Serta beberapa komunitas di Bandung, diantaranya; Komunitas Koalisi Pemuda Hijau Jawa Barat (Kophi), Keluarga Mahasiswa Pelajar Karawang (Kempaka) Bandung Raya, dan BEM Universitas Muhammadiyah Bandung.

Adapun jenis bambu yang ditanam bambu haur koneng, bambu haur hijau, bambu betung, dan bambu tali. “Bambu dipilih karena dinilai cocok memperbaiki kondisi hulu sungai. Jenis tanaman ini memiliki sifat perakaran yang serabut, sehingga mampu mengurangi resiko erosi, banjir, dan longsor,” tutur CEO Sinergi Foundation, Asep Irawan dalam keterangan tertulis yang diterima Jurniscom.

Terlebih, katanya, bambu juga sangat bermanfaat sebagai filter air, sebagai tanaman hidup maupun ketika dibuat arang, sehingga air menjadi jernih.

Asep menuturkan, kegiatan ini dilaksanakan karena sinergi kebaikan masyarakat melalui dana sedekah. Ia menuturkan, Sinergi Foundation berencana menanam 3000 pohon bambu untuk kelestarian alam. Bambu-bambu ini akan ditanam di DAS Cimanuk sebagai tindakan preventif.

“Semoga ikhtiar menghijaukan bumi ini dilancarkan, dan semakin banyak sinergi kebaikan yang terhimpun,” tutupnya.

KPU dan Bawaslu Harusnya Mudah Ungkap Kasus di Malaysia

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Pengamat politik Ray Rangkuti menilai, semestinya, tak butuh waktu yang lama bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengungkap kasus pencoblosan surat suara pemilu di Selangor Malaysia.

Karena, menurut Ray, perkaranya sudah sangat terang dan aktivitasnya semua terekam.

 

“Yang keseluruhan itu bisa jadi pintu untuk membuktikan apakah peristiwa itu sistemik, meluas dan terencana. Dan oleh karena itu pula, KPU dan Bawaslu semestinya dengan mudah dan cepat dapat mengurai kasus ini,” kata Ray dalam keterangannya yang diterima Jurnalislam.com, Jumat (12/04/2019).

 

Ray menyatakan, dalam proses pengungkapannya penyelenggara pemilu bisa memulai dengan pertanyaan sederhana, pertama mengapa surat suara tidak ditempatkan di lokasi yang aman dan terawasi?

 

Kedua, mengapa dan bagaimana bisa surat suara dengan jumlah begitu banyak bisa berpindah tempat bahkan masuk ke tempat yang bukan wilayah yuridiksi Indonesia.

 

“Dua pertanyaan ini, saya kira, menjadi awalan untuk menyusun kronologi kasus ini. Tentu ditambah dengan keterangan berbagai pihak, dan bisa jadi misalnya gambar rekaman dari cctv, maka kasus ini sejatinya dapat diungkap dengan cepat. Bahkan dalam hitungan dua hari,” ungkapnya.

 

Oleh karena itu, Ray mendesak KPU dan Bawaslu segera mengungkap dan dengan sendirinya membawa kasus ini ke ranah hukum.

 

Selain, karena modusnya dapat dengan mudah dibongkar, menyelesaikan kasus ini mungkin juga untuk membendung isu yang tidak sesuai dan akhirnya dapat mendelegitimasi dan memanaskan situasi pelaksanaan pemilu.

 

“Tak sulit membayangkan bahwa kasus ini akan jadi konsumsi publik dengan segala macam asumsi yang jika tidak cepat di atasi dengan mengungkap faktanya akan membuat kericuhan sendiri,” tukasnya.

Berkurangnya Kekuatan Musuh Adalah Pertolongan Allah Bagi Kaum Muslimin

Allah Azza Wa Jalla Berfirman :

غُلِبَتِ الرُّومُ فِي أَدْنَى الْأَرْضِ وَهُمْ مِنْ بَعْدِ غَلَبِهِمْ سَيَغْلِبُونَ
فِي بِضْعِ سِنِينَ ۗلِلَّهِ الْأَمْرُ مِنْ قَبْلُ وَمِنْ بَعْدُ ۚوَيَوْمَئِذٍ يَفْرَحُ الْمُؤْمِنُونَ
بِنَصْرِ الَّهِ ۚيَنْصُرُ مَنْ يَشَاءُ ۖوَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ

Bangsa Romawi telah dikalahkan di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang. Dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang). Dan di hari (kemenangan bangsa Romawi) itu bergembiralah orang-orang yang beriman. Karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang” (QS Ar Ruum 2-5)

Disebutkan dalam surah Ar Ruum 2 – 5 di atas bagaimana kaum muslimin bergembira dengan kekalahan Persia atas Romawi padahal mereka sama-sama kafir, sama-sama memusuhi Islam. Dan Allah Menyebut kekalahan Persia itu sebagai Nashr (pertolongan/kemenangan) bagi orang-orang mukmin. Lalu apa kaitannya dengan Islam?

Berkurangnya musuh atau berkurangnya kekuatan musuh adalah pertolongan Allah bagi kaum muslimin. Apalagi kalau musuh sudah saling berselisih. Bukannya malah kita membuat mereka bersatu untuk memusuhi kita!

Para ulama menyebutkan bahwa Romawi lebih dekat kepada Islam karena dasar agama mereka adalah agama samawi meskipun sudah mengalami perubahan. Terbukti bahwa Kaisar Heraclius sebenarnya sudah mau beriman kepada Rasulullah Shollallohu alaihi wasallam ketika mendapatkan keterangan dari Abu Sufyan yang saat itu masih kafir tentang pribadi Rasulullah shollallohu alaihi wasallam sebagaimana disebutkan di dalam Bibel, namun dilarang oleh para menterinya dan diancam akan dibunuh.

Kisah ini disebutkan dalam shahih Bukhari, bahkan Heraclius mengatakan : “Seandainya ia ada di depanku, pasti akan aku basuh kakinya”.

Sedangkan Persia, mereka terkenal sangat kejam dan anti Islam, terbukti bagaimana Kaisar Persia merobek surat dari Rasulullah shollallohu alaihi wasallam.

Dari surah Ar Ruum ini kita ambil pelajaran, bahwa dalam pertarungan antara kekufuran pun kita diperintahkan untuk meminta kepada Allah agar hasil akhirnya adalah yang menguntungkan Islam dan kaum muslimin. Sedangkan dalam pertarungan di 17 April 2019 nanti adalah pertarungan antara haq dan bathil, meskipun dalam kancah demokrasi yang merupakan sistem kufur. Al haq yang saya maksud di sini adalah keinginan umat Islam untuk diatur dengan syariat Islam dan dipimpin oleh seorang mukmin. Memang harus kita akui bahwa sarana yang dipergunakan adalah sesuatu yang hukum asalnya adalah haram. Namun harus kita sadari bahwa para ulama pun berbeda ijtihad menngeenai hal ini. Pertarungan ini pun mau tidak mau, suka atau tidak suka akan melibatkan ratusan juta umat Islam.

Maka sudah semestinya siapa saja yang tidak sependapat tentang bolehnya menjadikan parlemen sebagai washilah perjuangan pun ikut berdoa semoga Allah memberikan kepada umat Islam Indonesia seorang pemimpin yang lebih mencintai kaum muslimin Indonesia. Walaupun kita tidak harus ikut serta dalam proses Pilpres tersebut karena perbedaan pilihan ijtihad, tapi setidaknya mengarahkan kaum muslimin lainnya yang memiliki ijtihad berbeda dengan kita, utamanya lagi kaum muslimin yang sangat awam dan rawan dimanfaatkan untuk memusuhi Islam agar jangan sampai salah memilih.

Perbedaan pandangan jangan sampai melemahkan perjuangan umat Islam. Ada saatnya kita saling nasehat menasehati dan saling mengingatkan, ada kalanya kita saling menghormati dan menguatkan.

Wallohu A’lam bish showab.

Diasuh oleh: Ustaz Abu Izzudin Al-Hazimi

Dalam Sehari, Penjajah Israel Tangkap 19 Warga Palestina di Tepi Barat

RAMALLAH (Jurnalislam.com) – Tentara penajah Israel telah menangkap 19 warga Palestina pada hari Kamis di berbagai lokasi di Tepi Barat yang diduduki selama serangan besar-besaran.

Juru bicara tentara penjajah Israel mengklaim bahwa tentara Israel menangkap 19 warga Palestina dan menyita senjata di Tepi Barat.

Pasukan Israel melancarkan kampanye penggerebekan malam setiap hari di berbagai wilayah Tepi Barat yang diduduki. Mereka menargetkan rumah dan bangunan perumahan secara acak.

Pendiri Gerakan BDS, Omar Barghouti Ditolak Masuk AS

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Organisasi advokasi Islam di Washington, Arab America Institute (AAI) mengabarkan bahwa Amerika telah melarang kedatangan pendiri gerakan Boycott, Divestment, and Sanction (BDS), Omar Barghouti.

AAI sebagai koordinator kedatangan Omar mengatakan, aktivis Palestina itu dilarang terbang New York pada hari Rabu (10/4/2019) dan ditahan di Bandara Gurion Israel.

“Barghouti adalah salah satu pendiri BDS, dia memiliki visa AS yang valud serta dokumen perjalanan yang benar,” kata Presiden AAI, James Zogby dilansir Anadolu Agency, Kamis (11/4/2019).

“Omar Barghouti memimpin suara rakyat Palestina dalam Hak Asasi Manusia. Penolakan Omar masuk ke AS adalah contoh terbaru dari pengabaian administrasi Trump atas hak-hak itu,” sambung dia.

Barghouti sendiri merilis pernyataan yang diposting di akun medis sosialnya. Ia mengatakan, penolakan tersebut adalah bagian dari pendindasan Israel terhadap rakyat Palestina.

“Larangan masuk AS kepada saya, yang termotivasi secara ideologis dan politis adalah bagian dari meningkatnya penindasan Israel terhadap pembela hak-hak rakyat Palestina, warga Israel, dan dunia internasional dalam gerakan BDS untuk kebebasan, keadilan, dan kesetaraan,” kata Barghouti yang diposting di akun twitter BDS.

“Pendukung apartheid Israel di AS berusaha mati-matian untuk menolak anggota parlemen AS, media, audiensi di universitas, toko buku dan sinagog, hak-hak mereka untuk mendengarkan secara langsung kepada soerang pembela HAM Palestina yang menyeru untuk mengakhiri keterlibatan AS di Israel dan kejahatannya terhadap rakyat kita,” tambahnya.

“Tapi semua pembicaraan saya akan terus berlanjut dengan saya berbicara secara online.”

Larangan masuknya Barghouti terjadi ketika Partai Republik di DPR mendorong sebuah petisi untuk memaksa Senat memberikan suara pada sebuah RUU yang akan memungkinkan pemerintah negara bagian dan koat untuk menghukum entitas yang ingin memboykot, melepaskan atau sanksi negara Israel.

Sebanyak 26 negara bagian di AS telah memberlakukan tindakan anti-BDS

BDS

Gerakan BDS dibentuk pada tahun 2005 oleh 170 rakyat sipil Palestina dan kelompok-kelompok HAM yang menyerukan memboykot perusahaan-perusahaan Israel yang terlibat dalam pelanggaran HAM di Palestina, serta untuk menarik divestasi mereka di perusahaan-perusahaan itu sebagai bentuk tekanan tanpa kekerasan terhadap Israel.

Gerakan ini juga menyerukan kampanye sanksi untuk menekan pemerintah memenuhi kewajiban hukum mereka untuk meminta pertanggujawaban Israel.

Sebagaimana dilansir dari situs resminya, gerakan ini bekerja untuk mengakhiri dukungan internasional bagi penindasan Israel terhadap Palestina dan menekan Israel untuk mematuhi hukum internasional.

Sumber: MiddleEastMonitor

DMI akan Kembangkan Wisata Religi Berbasis Masjid

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesai (PP DMI) pada tahun pertama kepengurusan baru terus melakukan konsolidasi untuk mengembangkan wisata religi berbasis masjid.

Di pertengahan hingga akhir kepengurusan DMI akan menggenjot program pengembangan wisata religi berbasis masjid.

Plt Sekretaris Jenderal PP DMI, Arief Rosyid, mengatakan beberapa bulan yang lalu DMI meresmikan Wisata Religi Berbasis Masjid di Cirebon, Jawa Barat.

Dalam waktu dekat, Insya Allah Ramadhan tahun ini akan kembali menjalankan program pengembangan wisata religi berbasis masjid.

Dia menyampaikan, belum lama ini DMI dan Indonesian Islamic Youth Economic Forum (Isyef) bertemu membicarakan rencana membuat kegiatan khatam festival.

“Jadi khatam festival akan berkeliling di sekitar 10 kabupaten kota di masjid-masjid besar, sekalian beberapa masjid yang kita sasar jadi wisata religi berbasis masjid akan dikunjungi,” kata Arief kepada Republika.co.id, Kamis (11/4).

Dia menjelaskan, Insya Allah masjid-masjid besar yang berpotensi menjadi wisata religi akan dikunjungi mulai Ramadhan nanti sebagai rangkaian acara khatam festival.

Seperti Masjid Raya Baiturrahman di Aceh, Masjid Raya Sumatra Barat yang disebut Masjid Mahligai Minang di Padang, Masjid Raya Al-Fatah di Ambon, dan Masjid Imam Lapeo di Sulawesi Barat.

Dia menyampaikan, masjid yang diresmikan menjadi wisata religi masih sebatas Masjid Agung Sang Cipta Rasa di Cirebon. Sebab pada tahun pertama kepengurusan DMI masih melakukan konsolidasi. “Insya Allah di tengah periode sampai akhir, DMI akan terus menggenjot program Wisata Religi Berbasis Masjid,” kata dia.

Arief menerangkan, kriteria masjid yang berpotensi menjadi wisata religi di antaranya masjid bersejarah atau masjid yang arsitekturnya menarik. Indonesia sebagai negara mayoritas Muslim tentu harus memperhatikan potensi masjid.

“Sehingga kita cari masjid yang mempunyai nilai sejarah yang tinggi, masjid yang dianggap menjadi awal perkembangan Islam di daerah tersebut (untuk dikembangkan jadi wisata religi),” ujarnya.

sumber : republika.co.id

 

Surat Suara di Malaysia Tercoblos untuk Jokowi, Bawaslu: Sangat Sistematis

JAKARTA (Jurnalislam.com)–Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) membenarkan puluhan kantong berisi surat suara Pilpres 2019 yang tercoblos untuk pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin.

Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar mengatakan pihak yang menemukan surat suara tercoblos ini adalah Panwaslu Kuala Lumpur.

“Itu benar, itu benar, itu penemunya adalah panwaslu negeri kita di Kuala Lumpur sebagai penemunya,” kata Fritz saat dikonfirmasi, Kamis, 11 April 2019.

Fritz menegaskan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghentikan seluruh proses pemungutan suara Pemilu 2019 di seluruh malaysia.

Permintaan ini sampai KPU bisa menjelaskan tata cara prosedur yang dilakukan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).

“Sampai dengan KPU mampu menjelaskan bagaimana tata cara prosedur yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) yang benar,” tutur Fritz.

Kemudian, ia menekankan pemungutan suara disetop juga untuk mengetahui pihak yang diduga bermain dalam surat suara tercoblos ini.

Ia mengingatkan surat suara tersebut sebagai kegiatan yang sistematis dan masif.

Yang kedua sampai siapa pihak yang di belakang ini dapat jelas ada kinerja dari PPLN yang sudah ada,

“Ini adalah sebuah kegiatan yang sangat terstruktur, sistematis, masif,” ujarnya.

Sebelumnya, penemuan surat suara tercoblos untuk Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019 ditemukan dalam puluhan kantong berwarna coklat hitam. Tak hanya itu, ada juga surat suara untuk calon legislator dari Partai Nasdem.