Izinkan Atlet Israel Main di Indonesia, CIIA : "Pemerintah Langgar UUD!"

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Diizinkannya atlet bulutangkis Israel berlaga dalam Kejuaraan Dunia Bulutangkis yang dihelat di Istora Senayan Jakarta, mengundang pro dan kontra dari sejumlah pihak. Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA), Harits Abu Ulya memandang hal tersebut sebagai tindakan inkonstitusional dan melanggar UUD.

"Dalam perspektif UUD 1945 yang dianggap "suci" itu adalah bentuk tindakan inskonstitusional. Pemerintah jelas- jelas melanggar UUD, dan harus bisa dipertanggungjawabkan oleh pemerintah di hadapan rakyat," tegasnya kepada Jurniscom, Jumat (14/8/2015).

Namun, lanjutnya, delegasi Indonesia yang hendak masuk ke Israel justru ditolak tidak diizinkan. Harits menilai, dari indikasi yang ada sebenarnya hubungan Israel dengan Indonesia juga sering berjalan diam-diam.

"Inilah ironi, sebuah perselingkuhan politik yang inskonstitusional melanggar UUD. Dan rakyat selama ini di doktrin UUD harga mati, tapi para penguasanya sendiri yang berkhianat melanggarnya dengan diam-diam atau terang-terangan," ujar pengamat terorisme itu.

Harits menegaskan umat Islam sangat tersinggung atas sikap pemerintah yang telah mengizinkan atlet Israel tersebut masuk ke Indonesia.

"Satu hal lagi, umat Islam yang melek politik sangat tersinggung dan dilecehkan karena pemerintah membuka pintu lebar-lebar wakil atlet dari negara Israil yang notabene adalah penjajah dan perampok wilayah kaum muslimin," pungkasnya.

Editor : Ally | Jurniscom

Dituduh Tempat Perekrutan Islam Radikal, Pembangunan Masjid di Bucharest Tetap Berlanjut

RUMANIA (Jurnalislam.com) – Rencana pembangunan sebuah masjid baru di ibukota Rumania, Bucharest, telah menyebabkan reaksi anti-Muslim, dengan banyak suara yang menentang pembangunan tempat ibadah Muslim tersebut.

"Ini adalah hak saya, sebagai warga negara Rumania, untuk mendapatkan tanah di mana saya bisa membangun tempat ibadah di ibukota," Mufti Murat Iusuf, pemimpin sekitar 64.000 Muslim Rumania, mengatakan kepada Washington Times.

"Pembangunan ini juga menguntungkan negara Rumania, yang dapat mengontrol kegiatan keagamaan dari dalam. Jika proyek ini akan membahayakan warga Rumania, kami akan membatalkannya."

Rencana pembangunan masjid yang didanai Turki tersebut terungkap akhir bulan lalu setelah para pejabat Rumania menandatangani kesepakatan dengan kantor mufti Rumania untuk membangun sebuah masjid bagi 1.000 jamaah, perpustakaan Islam dan pusat komunitas pada tanah seluas 37.000 kaki persegi milik kota di Bucharest utara .

Tanahnya disediakan untuk proyek tersebut secara gratis, sedangkan Turki membiayai pembangunannya.

Dukungan pemerintah untuk masjid telah memicu reaksi anti-Muslim yang tak terduga di negara yang dulu komunis ini.

"Masjid ini akan menjadi tempat perekrutan bagi Islam radikal, tempat berkembang biak para teroris," kata Tudor Ionescu, pemimpin partai sayap kanan Noua Dreapta.

"Banyak serangan yang terjadi. Bagaimana kita bisa tidak membayangkan bahwa mereka akan terjadi pada kami suatu hari nanti? "

Pengumuman ini telah menimbulkan kebencian dan kegelisahan intens di negara yang merupakan bawahan dari Kekaisaran Ottoman, leluhur Turki, selama lima abad sampai tahun 1800-an.

"Turki mencoba penaklukan simbolis Eropa melalui masjid ini," kata Ionescu, menambahkan bahwa ia dan pendukungnya akan mencoba untuk memblokir proyek melalui proses perencanaan kota.

"Saya tidak tahu mengapa kita menjadi penerima 'berkah' seperti ini."

Saat banyak yang melihat pembangunan masjid tersebut sebagai tes toleransi beragama di negara itu, pembela pembangunan masjid belum banyak berhasil dalam mengubah pikiran masyarakat.

Mufti Iusuf mengatakan dia terkejut dengan reaksi masyarakat.

"Saya berpikir tentang kebaikan negara saya," katanya.

Perdana Menteri Victor Ponta mengatakan masjid adalah simbol penerimaan Rumania terhadap komunitas Muslim.

"Saya minta maaf bahwa di negara kita masih ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab bermain dengan hal-hal yang begitu sensitif dan penting seperti perdamaian, saling menghormati dan solidaritas antar agama," kata Ponta dalam sebuah pernyataan.

Gereja Ortodoks Rumania mendukung proyek masjid, menekankan bahwa pemerintah mencapai kesepakatan dengan Turki untuk membangun sebuah pusat peziarah Ortodoks, termasuk sebuah kapel.

"Negara Rumania adalah pihak yang terlibat dalam negosiasi – gereja tidak terlibat dalam dialog ini," kata juru bicara gereja Constantin Stoica.

Sekitar 10.000 Muslim tinggal di Bucharest, di mana lima masjid beroperasi.

Masjid tertua dibangun pada tahun 1906. Organisasi Islam yang berbeda-beda membangun empat masjid lainnya setelah jatuhnya komunisme di akhir 1980-an.

Deddy | OnIslam | Jurniscom

Pasukannya Terlibat Pelanggaran Seksual, Kepala Penjaga Perdamaian PBB di Afrika Tengah Dipaksa Mundur

AFRIKA TENGAH (Jurnalislam.com) – Kepala misi penjaga perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah dipaksa untuk mengundurkan diri melihat penanganan pasukan itu terhadap serangkaian pelanggaran seksual dan tuduhan lainnya.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengatakan kepada wartawan, Rabu 12 Agustus 2015, bahwa ia telah menerima pengunduran diri Babacar Gaye dari Senegal.

"Saya tidak akan mentolerir tindakan apapun yang menyebabkan orang berubah dari percaya menjadi takut.

"Mereka yang bekerja untuk PBB harus menjunjung tinggi cita-cita tertinggi kami. Namun tindakan keterlaluan dan tidak senonoh dari beberapa orang menodai pekerjaan heroik puluhan ribu pasukan penjaga perdamaian dan personil PBB.

"Setiap tuduhan harus diselidiki secara menyeluruh," kata Ban dalam konferensi pers.

Pernyataan Ban ini muncul sehari setelah Amnesty International menuduh pasukan penjaga perdamaian PBB di ibukota CAR membunuh seorang anak berusia 16 tahun dan ayahnya serta memperkosa seorang gadis berusia 12 tahun dalam insiden terpisah bulan ini. (baca juga: Amnesty Internasional: Muslim di Republik Afrika Tengah Dipaksa Menjadi Kristen).

Reporter Al Jazeera Gabriel Elizondo, melaporkan dari markas PBB, mengatakan bahwa Ban akan menggelar sidang khusus Dewan Keamanan PBB pada hari Kamis atau Jumat.

"Ban juga mengumumkan bahwa ia akan mengadakan konferensi video panggilan darurat dengan semua komandan pasukan dari seluruh 16 misi penjaga perdamaian untuk membahas apa yang terjadi dan untuk mendapatkan informasi yang lebih baik tentang semua ini.

" Ban Ki-Moon jelas-jelas menanggapi masalah ini dengan sangat serius," tambah Elizondo.

Kejahatan ini mengikuti tuduhan bahwa pasukan penjaga perdamaian PBB melakukan pelecehan seksual kepada anak jalanan di Bangui dan juga tuduhan terpisah mengenai pelecehan seksual anak yang dilakukan oleh penjaga perdamaian di bagian timur negara itu.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh PBB pada hari Selasa, Ban menyatakan kekhawatiran nya mengenai banyaknya tuduhan mengenai perilaku penjaga perdamaian PBB yang dikerahkan untuk Republik Afrika Tengah.

Pasukan MINUSCA dikerahkan pada bulan September, mengambil alih tugas dari pasukan AU yang telah dikirim untuk membantu memulihkan ketertiban setelah negara itu meledak ke dalam kekerasan setelah kudeta.

PBB memiliki 125.000 pasukan penjaga perdamaian yang dikerahkan dalam 16 misi di seluruh dunia.

 

Deddy | Aljazeera | Jurniscom
 

Angkat Poster Anti Islam, Klub Sepak Bola Republik Ceko Didenda

PRAHA (Jurnalislam.com) – Dua klub di divisi teratas sepak bola Republik Ceko didenda oleh komite disiplin federasi sepakbola di negara mereka setelah fans mereka mengangkat poster anti-Islam selama pertandingan.

Dalam sebuah pernyataan Kamis, 13 Agustus 2015, komite disiplin federasi mengumumkan bahwa mereka menjatuhkan denda kepada juara Viktoria Plzen dan Jablonec masing-masing sebesar 100.000 koruna ($ 4110), Sportovni Noviny melaporkan.

Dalam pertandingan melawan Bohemia Praha tahun 1905, penggemar Jablonec meluncurkan poster besar bergambar sosok wanita yang dinamakan "Eropa" sedang menendang babi yang mengenakan sorban.

Selama pertandingan dengan Slavia penggemar Pilsen juga menggantung poster yang menggambarkan tokoh Viking sedang berdiri dengan kapak di atas seorang Muslim. Poster tersebut memiliki kata-kata bahasa Inggris: "Eropa, bangun."

Republik Ceko, yang memiliki penduduk lebih dari 10 juta orang, adalah rumah bagi sekitar 15.000 Muslim.

Pada tahun 2004, Praha mengakui Islam sebagai agama resmi, memberikan hak bahwa Muslim sejajar dengan Kristen dan Yahudi.

Pada bulan April 2014, pasukan polisi menggerebek pusat Islam di pinggiran Praha saat shalat Jumat, menahan 20 orang dan menangkap penerbit buku berusia 55 tahun atas tuduhan menghasut Xenofobia dan kekerasan.

Analis memperingatkan bahwa serangan tersebut kemungkinan akan menjadi bahan bakar bagi sentimen anti-Muslim di negara itu pada saat kelompok paling kanan mendapatkan posisi.

Kemudian pada bulan Januari 2015, seorang politisi Republik Ceko kelahiran Jepang mendapat kritik setelah memanggil orang untuk membawa babi dan anjing mereka berjalan di luar masjid di negara itu.

Deddy | OnIslam | Jurniscom

 

Kejahatan Perang Israel Terus Berlanjut, Hamas Himpun Ummat agar Terlibat dalam Perang Palestina

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Laporan bidang hukum menyebutkan, pasukan Israel melanjutkan kejahatan perang di wilayah Palestina, lewat penembakan warga sipil, infiltrasi, penyerbuan kota dan desa, serta proyek pemukiman dan aktifitas yahudisasi yang terus meningkat, Infopalestina melaporkan Kamis (13/08/2015).

Pusat HAM Palestina dalam laporannya menegaskan, penjajah Israel melanjutkan kebijakan sanksi terhadap warga sipil, secara kolektif yang menyalahi segenap hukum internasional dan HAM di Tepi Barat.

Laporan yang disusun dalam rentang tanggal 6-12 Agustus ini menyebutkan, pasukan Israel membunuh warga sipil Palestina di Ramallah Tenggara, dan seorang lainnya Saad Dawabisha meninggal akibat luka bakar yang dideritanya, setelah gerombolan yahudi membakar rumahnya di Maduma, Nablus Tenggara.

Selama pekan lalu, terjadi penembakan yang dilancarkan pasukan Israel ke kawasan perbatasan di Gaza, yang melukai bocah Palestina. Sementara itu pesawat tempur Israel menggempur kawasan latih di Gaza Tengah, yang melukai 4 orang aparat kepolisian Palestina.

Di Tepi Barat, pasukan Israel menggunakan cara represif membubarkan demontrasi damai, dan 47 infiltrasi di kawasan kota dan desa Palestina, serta menangkap 41 orang termasuk 14 anak-anak Palestina.

Sementara itu proyek yahudisasi kota Al-Quds terus berlanjut, Israel terus berupaya mengusir warga Palestina dari rumah-rumah mereka, dua buah gedung pertokoan digusur di kamp Qalandia dan bukit al Thur.

Pasukan Israel memasang puluhan barikade militer di Tepi Barat, dan menghalangi lalu-lalang warga Palestina, dan menangkap 4 orang warga di Tepi Barat.

Pada hari Rabu (12/08/2105), Ketua biro politik gerakan Hamas, Kholid Meshal membantah pihaknya intervensi dalam masalah dalam negeri Mesir dan Suriah.

Dalam pertemuanya dengan perdana menteri Turki bersama para menterinya yang disiarkan juga oleh stasiun BBC Arab, Meshal hubungan kami dengan sejumlah Negara Arab bertujuan menghimpun ummat agar terlibat dalam perang Palestina.

Ia menegaskan, tidak mungkin pihaknya bersepahaman dengan sejumlah Negara untuk terlibat dalam masalah internal Negara tersebut.

Ia mengisyaratkan, Negara Saudi Arabia adalah Negara poros di kaasan Arab. Pihaknya sedang membangun lembaran hubungan baru dengannya.

Deddy | Infopalestina | Jurniscom

Terkait Penangkapan Sugianto, LUIS Minta Kapolri Kedepankan Pendekatan Manusiawi

SOLO (Jurnalislam.com)  Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) meminta Kapolri untuk mengedepankan pendekatan manusiawi terkait penangkapan Sugianto alias Gianto oleh Densus 88 pada Rabu 12 Agustus 2015 di Pasar Kliwon, Solo. LUIS juga menilai penangkapan tersebut tidak sesuai prosedur karena tidak ada surat penangkapan.

"Kepada Kapolri untuk mengedepankan pendekatan yang lebih manusiawi, proporsional dan prosedural  terkait penangkapan Sugiyanto dengan memberikan surat penangkapan, menghindari kekerasan dan menjunjung tinggi asas praduka tak bersalah," kata Humas LUIS, Endro Sudarsono dalam pernyataan persnya kepada Jurniscom, Kamis (13/8/2015).

LUIS juga meminta Kapolri untuk melindungi hak-hak Sugiyanto. Karena, seringkali ada perlakuan sewenang-wenang berupa penyiksaan terhadap seseorang yang statusnya baru terduga.

"Memberikan hak untuk tetap beribadah, hak mendapatkan bantuan hukum ataupun pendampingan oleh pengacara menurut pilihannya sendiri tanpa adanya ancaman ataupun tekanan," lanjut Endro

Selain itu, LUIS juga meminta Komnas HAM untuk segera melakukan investigasi atas dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan Densus 88 dalam penangkapan Sugiyanto.

Terakhir, LUIS meminta ketu DPR RI untuk memanggil Kapolri untuk dimintai keterangan terkait yang disertai dengan tindakan yang melanggar hukum tersebut.

Dalam pernyataan pers tersebut, LUIS juga merilis hasil investigasi penangkapan Sugiyato.

  1. Sugiyanto ditangkap setelah menunaikan sholat Dzuhur berjamaah di masjid Al-Ikhlas Semanggi, lalu dibuntuti hingga akhirnya ditabrak daerah Semanggi Rt 2 Rw 6 Pasar Kliwon Solo.
  2. Setelah ditabrak dengan menggunakan Motor Gede, Sugiyanto jatuh ke selokan bersama kendaraan maticnya.
  3. Setelah jatuh di selokan, Sugiyanto dipukui oleh 3 orang
  4. Setelah dipukuli Sugianto ditodong oleh seseorang yang mengaku polisi dengan menggunakan pistol
  5. Hingga saat ini, belum ada Surat Penangkapan yang diterima keluarga
  6. Diakui oleh pihak Polresta Solo, bahwa penangkapan dilakukan oleh Tim dari mabes Polri, serta belum ada keterangan resmi tentang keterlibatan Sugiyanto dalam perkara tertentu.

Sugiyanto alias Gianto adalah warga Mojo Rt 06 Rw 05 Semanggi Pasar Kliwon, Solo yang ditangkap oleh Tim dari Mabes Polri atas dugaan terorisme.

LUIS | Editor : Ally | Jurniscom

Sekolah Umum di AS Intimidasi Nama dan Pakaian Siswa Muslim

AMERIKA SERIKAT (Jurnalislam.com) – Pengalaman menjadi seorang mahasiswa Muslim di sistem sekolah umum Amerika adalah unik bagi setiap anak muda, menurut sebuah studi oleh Mahasin D. Shamsid-Deen, seorang guru Muslim.

Tiga tantangan utama yang dihadapi siswa Muslim saat menghadiri sekolah umum adalah menu makan siang, hari raya (Muslim dan non-Muslim), dan penerimaan.

Demikian halnya dengan siswa SD, siswa usia SD tampaknya tertekan dengan menu makan siang di sekolah. Jika orang tua tidak mempersiapkan dan mengirim makan siang untuk siswa, mereka dihadapkan dengan pertanyaan tentang mana yang halal dan mana yang tidak. Banyak produk daging babi yang tersembunyi dalam bahan pembuat makanan.

Pekerja kantin mungkin memahami produk daging yang terlihat jelas, tetapi mungkin tidak menyadari bahwa kue-kue yang digoreng dengan lemak babi, atau marshmallow yang terbuat dari gelatin dengan basis hewan, tidak dapat dikonsumsi oleh siswa Muslim.

Untungnya, banyak sekolah yang lebih besar sekarang memberikan deskripsi menu yang rinci sehingga orang tua dan siswa dapat membuat keputusan berdasarkan apa yang tersedia dan akan disajikan saat makan siang. Rincian ini sangat bermanfaat bagi siswa dari populasi umum yang memiliki alergi dan pembatasan diet karena kesehatan. San Antonio, sekolah umum di distrik Texas misalnya, telah mencantumkan kode untuk menu dengan informasi spesifik tentang bahan-bahan.

Sistem GVP mereka mudah dipahami; G (grain) berarti dibuat dengan biji-bijian yang sehat secara keseluruhan; V = vegetarian – tanpa daging, tetapi mungkin mengandung susu atau telur dan P (pork) berarti makanan ini mengandung daging babi.

Siswa Muslim usia SD juga sangat cemas dengan liburan dan perayaan. Ini termasuk perayaan Muslim serta sanksi dan peringatan yang ditetapkan di beberapa distrik sekolah tertentu. Siswa yang lebih muda yang memasuki sistem sekolah umum mungkin tidak tahu apa yang diharapkan bahkan jika mereka memiliki anggota keluarga yang beragama lain.

Faktanya sebagian besar sekolah umum memberi 'topeng' liburan tradisional Amerika yang berakar dengan teologi Kristen dengan istilah 'sekuler'. Misalnya, Halloween dinamai 'Harvest (panen)'; Perayaan Natal diberi label 'winter (musim dingin)' dan program Easter (paskah) sering disebut 'spring (musim semi)'. Siswa Muslim cenderung tidak terbawa ke dalam 'politik' pembenaran terhadap istilah-istilah ini dan mengakui perubahan nama tidak mengubah fokus atau bahkan tujuan dari perayaan tersebut.

Siswa Muslim tampaknya memiliki berbagai perasaan tentang liburan. Seorang anak muda menyatakan kesedihannya karena sekolah telah mengisolasinya dengan mengirim dia ke perpustakaan selama 'pesta' hari raya di kelas. Seorang siswa lainnya marah karena sekolah memberi tanda ‘absent’ saat tidak hadir di sekolah pada hari lebaran. Sementara beberapa siswa mengaku mereka merasa bersalah bahwa mereka merasa ingin ikut serta merayakan hari raya non muslim, sedangkan beberapa siswa lainnya mengakui bahwa mereka merayakan hari raya Muslim dan non-Muslim.

Beberapa siswa bercerita bahwa mereka merasa gugup dan canggung/malu ketika harus menjelaskan atau memperingati hari raya Muslim. Siswa yang lebih tua menyatakan frustrasi, terutama dengan guru olahraga yang tidak tahu bagaimana atau tidak akan mengakomodasi mereka selama Ramadan.

Namun, adanya siswa yang tidak memperingati hari raya Kristen telah membuat sistem sekolah benar-benar memeriksa realitas di balik klaim pemisahan gereja dan negara serta membantu menghasilkan sebuah lingkungan yang lebih inklusif yang sensitif terhadap keragaman siswanya.

Selain itu, dua sekolah umum utama New Jersey, dan juga New York mulai tahun ini, sudah mulai merayakan kedua perayaan Idul Fitri dan Idul Adha. Sebuah keuntungan tambahan bagi sekolah umum memasukkan perayaan Idul Fitri dan Idul Adha adalah membuka dialog dan pemahaman bagi praktik ibadah Muslim yang disalahpahami dan diejek, seperti puasa dalam jangka panjang dan ritual penyembelihan hewan.

Seluruh siswa Muslim menceritakan keprihatinan dan perasaan mereka mengenai penerimaan. Secara umum, keprihatinan ini dipecah menjadi tiga bidang utama – pakaian, nama dan identitas. Siswa Muslim berusia sekolah menengah dan tinggi lebih mungkin berjuang menghadapi masalah ini daripada siswa berusia SD. Untuk anak perempuan, menjalani agama yang mewajibkan kesopanan dan kesederhanaan bisa menimbulkan stres, terutama karena ia sedang berada dalam masa transisi menuju pubertas dan sekarang harus menjelaskan tampilan 'baru'nya.

Memakai jilbab menjadi rumit oleh aturan sekolah umum mengenai penutup rambut, yang biasanya berhubungan dengan aktivitas geng. Anak perempuan juga menghadapi tantangan di kelas olahraga yang mungkin mengharuskan mereka mengenakan celana pendek atau melepas penutup kelapa mereka.

Beberapa siswa menyatakan bahwa gadis-gadis Muslim dengan orang tua imigran lebih disukai dibandingkan Muslim yang lahir di Amerika sehingga mengalami intimidasi ketika mereka menutup rambut mereka. Gadis-gadis Muslim remaja mengaku mereka memiliki perasaan mulai dari kerinduan, kebencian, kemarahan hingga rasa bersalah tentang cara berbusana budaya Pop yang dipakai rekan-rekan mereka dan keinginan mereka sendiri untuk memakai pakaian yang sama.

Namun, karena sebagian besar sekolah umum mengizinkan berbagai pakaian dapat dipakai seorang siswa ke sekolah dan masih dalam aturan, siswa Muslim, terutama anak perempuan bebas untuk mengekspresikan kepribadian mereka dan agama yang mewajibkan pakaian tertentu.

Baik anak laki-laki dan perempuan bergulat dengan nama mereka. Beberapa siswa mengakui bahwa mereka sengaja menggunakan nama panggilan atau meng-inggeris-kan nama mereka. Ada ketakutan jika seorang siswa memiliki nama yang mirip dengan tokoh yang dibenci Amerika seperti 'Osama' atau 'Saddam'.

Anak laki-laki mengatakan bahwa ‘nama’ dapat lebih menyebabkan bullying dan dapat menimbulkan perkelahian antara mereka dan rekan-rekan mereka dibandingkan apa pun. Salah satu siswa muda menyatakan kebenciannya bahwa nama sederhana yang umum bagi umat Islam telah difitnah.

Terlepas dari kesulitan-kesulitan ini, nama-nama Amerika memiliki akar dalam banyak budaya yang berbeda sehingga nama Muslim menawarkan kesempatan untuk memperluas pandangan siswa Amerika mengenai dunia pada umumnya.

Identitas terdaftar sebagai perjuangan nomor satu di kalangan remaja. Siswa harus berurusan dengan stereotip negatif dan 'phobia' terhadap Muslim akibat laporan media mengenai kekejaman di negara-negara dengan populasi Muslim yang besar dan pendapat media dari kantor berita konservatif.

Beberapa siswa Muslim remaja  melaporkan diskusi politik kelas yang penuh dengan informasi yang salah dan permusuhan yang membuat mereka tidak nyaman, takut serta marah. Mengingat tragedi baru-baru ini di North Carolina terhadap tiga pemuda Muslim, beberapa siswa mengaku bahwa mereka merasa rentan.

Namun, ini merupakan masalah keprihatinan kedua yang dihadapi mahasiswa mengenai tekanan teman sebaya. Anak laki-laki Muslim melaporkan bahwa mereka dianggap lemah atau berpotensi gay jika mereka tidak memiliki pacar atau tidak terlihat terbuka mengejar hubungan. Kedua anak laki-laki dan perempuan sama-sama mengatakan bahwa mereka secara otomatis disebut sebagai 'kutu buku' dan dengan demikian terisolasi secara sosial karena mereka tidak berkencan, tidak minum alkohol, tidak merokok, tidak nakal atau mencoba menggunakan obat.

Beberapa siswa SD mengeluh bahwa 'wajah' mereka berbeda dari anak-anak lain, sebuah keluhan yang terlontar dari semua siswa etnis minoritas.

Beberapa siswa Muslim mengatakan bahwa mereka melakukan beberapa hal hanya untuk menyesuaikan diri, sehingga mengorbankan identitas budaya atau agama mereka. Beberapa gadis merasa marah bahwa jika mereka tidak memakai hijab maka rekan-rekan sekolah mereka sering melihat mereka kurang 'Muslim' dibandingkan gadis-gadis yang memakai hijab. Beberapa lainnya menyatakan malu ketika siswa Muslim lainnya yang hadir di sekolah yang sama berperilaku nakal atau mengganggu di kelas atau tidak berperilaku islami.

Seperti yang dikatakan oleh salah satu siswa SLTA, "Jika Anda berada di sekolah umum, apa pun yang Anda lakukan, berlakukah seperti mewakili semua umat Islam! Jadi Anda tidak bisa seenaknya bertindak gila. "

Siswa tersebut juga mengatakan bahwa menjadi seorang mahasiswa Muslim sama dengan mendapatkan penghargaan (respek) dari para guru yang menghargai pengendalian diri Anda dan, "jika Anda terus bersekolah maka siswa lain juga menghormati Anda karena Anda memiliki standar."

Beberapa siswa yang menyukai pergi ke sekolah umum menyatakan adanya kebebasan berekspresi, kesempatan berada dalam kelas yang menarik dan guru yang baik sebagai alasan kesukaan mereka. Yang paling penting, banyak siswa yang lebih dewasa akhirnya mengakui bahwa sekolah menawarkan kesempatan untuk Dakwah dan belajar, melalui trial and error, bagaimana 'mempertahankan' identitas Anda sendiri di lingkungan yang beragam. Sebagaimana salah satu siswa menyatakan, "sekolah umum benar-benar mempersiapkan Anda untuk menghadapi dunia."
 

Deddy | World Bulletin | Jurniscom
 

Serangan Udara Rezim Syiah Assad Bunuh 60 Warga Sipil di Pinggiran Kota Damaskus

DAMASKUS (Jurnalislam.com) – Setidaknya 60 orang warga sipil tewas dan ratusan orang luka-luka pada hari Rabu (12/08/2015) dalam beberapa serangan udara oleh rezim Suriah di pinggiran Damaskus di sebuah kota Ghouta Timur, menurut sumber medis setempat.

Sumber lapangan, yang bekerja di sebuah rumah sakit setempat, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa pesawat tempur Suriah telah menargetkan Douma, kota terbesar di Ghouta Timur.

"Sejumlah bangunan hancur oleh serangan udara", kata dia, sementara sedikitnya 60 orang tewas dan sekitar 200 orang terluka.

Pada hari yang sama Komisi Eropa mengutuk pembunuhan warga sipil yang dilakukan rezim Suriah atas serangan udara tersebut.

Deddy | Anadolu Agency | Jurniscom

30.000 Aktivis Solidaritas Palestina Tuntut Benyamin Netanyahu Segera Ditangkap

INGGRIS (Jurnalislam.com) – Lebih dari 30 ribu aktivis solidaritas masalah Palestina menanda tangani pernyataan menuntut agar polisi Scotlandia di Inggris menangkap perdana menteri Zionis, Benyamin Netanyahu.

Pernyataan ini berkaitan dengan kunjungan Netanyahu ke Inggris yang dijadwalkan akan dilakukan pada bulan September mendatang, dimana rakyat Scotlandia menghendaki agar pelaku kejahatan terhadap hak-hak bangsa Palestina khususnya rakyat sipil segera ditangkap, Infopalestina melaporkan Rabu (12/08/2015).

Penggagas petisi ini yang berkebangsaan Inggris bernama, Damiyan Moran menulis di halaman web sitenya, menurut jadwal Netanyahu akan berbicara di London pada bulan September mendatang dan menurut undang-undang yang berlaku di sana, ia harus ditangkap sesampainya di Inggris kerena terlibat sejumlah kasus kejahatan perang berupa pembantaian rakyat sipil yang mencapai 2000 orang pada tahun 2014 kemarin.

Petisi ini disebarkan Moran dalam situs parlemen Inggris. Ia menyebutkan, harus ada pembicaraan khusus mengenai draft yang akan diusulkan jika Netanyahu jadi berkunjung ke Inggris. Ia mengatakan 100 ribu orang telah menanda tangani petisi yang menghendaki penjahat perang Netanyahu segera ditangkap

Deddy | Infopalestina | Jurniscom

Amir Imarah Islam Kaukasus, Abu Usman Gimrinsky Syahid dalam Pertempuran

DAGESTAN (Jurnalislam.com) – Hanya beberapa bulan setelah masa jabatannya sebagai Amir al Qaeda di Kaukasus, Islamic Emirat Caucasus (ICE) atau disebut Imarah Islam Kaukasus, Magomed Suleimanov, yang juga dikenal sebagai Abu Usman Gimrinsky, Syahid dalam pertempuran dengan pasukan Rusia.

Kabar ini pertama kali diedarkan oleh situs Kavkaz Center di media sosial hari Selasa (11/08/2015), dengan beberapa Twitter memposting gambar Abu Usman setelah ia "mati syahid." Situs web Vilayat Dagestan, yang merupakan salah satu provinsi ICE, merilis pernyataan yang mengumumkan bahwa Abu Usman dan pejabat ICE lainnya telah gugur dalam pertempuran.

Komite Anti-Terorisme Rusia juga telah mengatakan kepada pers bahwa pasukannya membunuh  Abu Usman Gimrinsky dan tiga orang lainnya dalam serangan di Dagestan

Peran Abu Usman sebagai amir ICE telah diumumkan pada tanggal 1 Juli. Namun, pengangkatannya  diduga sebelum tanggal itu. Dia menggantikan Aliaskhab Kebekov, lebih dikenal sebagai Ali Abu Muhammad al Dagestan, yang juga gugur dalam pertempuran dengan pasukan Rusia pada bulan April. Kebekov naik ke atas posisi kepemimpinan ICE setelah pendahulunya, Doku Umarov, Syahid sekitar akhir 2013 atau awal 2014.

Baca juga:

Komandan Chechnya di Suriah Berbaiat kepada Amir Baru Imarah Islam Kaukasus

Amir Imarah Islam Kaukasus Gugur Syahid

Deddy | Jurniscom