Terkait Penangkapan Sugianto, LUIS Minta Kapolri Kedepankan Pendekatan Manusiawi

SOLO (Jurnalislam.com)  Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) meminta Kapolri untuk mengedepankan pendekatan manusiawi terkait penangkapan Sugianto alias Gianto oleh Densus 88 pada Rabu 12 Agustus 2015 di Pasar Kliwon, Solo. LUIS juga menilai penangkapan tersebut tidak sesuai prosedur karena tidak ada surat penangkapan.

"Kepada Kapolri untuk mengedepankan pendekatan yang lebih manusiawi, proporsional dan prosedural  terkait penangkapan Sugiyanto dengan memberikan surat penangkapan, menghindari kekerasan dan menjunjung tinggi asas praduka tak bersalah," kata Humas LUIS, Endro Sudarsono dalam pernyataan persnya kepada Jurniscom, Kamis (13/8/2015).

LUIS juga meminta Kapolri untuk melindungi hak-hak Sugiyanto. Karena, seringkali ada perlakuan sewenang-wenang berupa penyiksaan terhadap seseorang yang statusnya baru terduga.

"Memberikan hak untuk tetap beribadah, hak mendapatkan bantuan hukum ataupun pendampingan oleh pengacara menurut pilihannya sendiri tanpa adanya ancaman ataupun tekanan," lanjut Endro

Selain itu, LUIS juga meminta Komnas HAM untuk segera melakukan investigasi atas dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan Densus 88 dalam penangkapan Sugiyanto.

Terakhir, LUIS meminta ketu DPR RI untuk memanggil Kapolri untuk dimintai keterangan terkait yang disertai dengan tindakan yang melanggar hukum tersebut.

Dalam pernyataan pers tersebut, LUIS juga merilis hasil investigasi penangkapan Sugiyato.

  1. Sugiyanto ditangkap setelah menunaikan sholat Dzuhur berjamaah di masjid Al-Ikhlas Semanggi, lalu dibuntuti hingga akhirnya ditabrak daerah Semanggi Rt 2 Rw 6 Pasar Kliwon Solo.
  2. Setelah ditabrak dengan menggunakan Motor Gede, Sugiyanto jatuh ke selokan bersama kendaraan maticnya.
  3. Setelah jatuh di selokan, Sugiyanto dipukui oleh 3 orang
  4. Setelah dipukuli Sugianto ditodong oleh seseorang yang mengaku polisi dengan menggunakan pistol
  5. Hingga saat ini, belum ada Surat Penangkapan yang diterima keluarga
  6. Diakui oleh pihak Polresta Solo, bahwa penangkapan dilakukan oleh Tim dari mabes Polri, serta belum ada keterangan resmi tentang keterlibatan Sugiyanto dalam perkara tertentu.

Sugiyanto alias Gianto adalah warga Mojo Rt 06 Rw 05 Semanggi Pasar Kliwon, Solo yang ditangkap oleh Tim dari Mabes Polri atas dugaan terorisme.

LUIS | Editor : Ally | Jurniscom

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.