Bentrokan Al Quds: 2 Orang Rabi Yahudi Tewas dan 3 Lainnya Terluka oleh Seorang Pemuda Palestina

AL QUDS (Jurnalislam.com) – Dua orang rabi Yahudi, salah satunya seorang tentara Zionis, tewas dan tiga lainnya terluka dalam aksi penikaman dan penembakan yang dilakukan seorang pemuda Palestina pada Sabtu (03/10/2015) malam di Kota Tua di al Quds. Sebelum akhirnya pelaku ditembak dan kemudian gugur karena kehabisan darah.

Seperti dikutip dalam situs reuter.net berbahasa Ibrani, kedua orang yang tewas dalam aksi di al Quds adalah dua orang rabi. Yang pertama adalah seorang tentara bernama Aharon Benita berusia 24 tahun, tinggal di permukiman Yahudi Bitar Elite di al Quds. Yang kedua adalah seorang rabi senior dari kelompok radikal ekstrim Zionis di al Quds "Ateret Cohanim" bernama Nahamih Levi berusia 41 tahun.

Sebelumnya jurubicara kepolisian Zionis mengatakan bahwa pelaku aksi pertama-tama menikam salah seorang pemukim Yahudi dan berhasil merampas senjatanya kemudian menembak sekelompok pemukim Yahudi dari dekat pintu Asbat di Kota Tua sehingga melukai 4 orang lainnya.

Surat kabar Zionis Yedeot Aharonot di halaman situs internetnya menyebutkan, seorang pemukim Yahudi tewas setelah tiba di rumah sakit. Yang kedua adalah seorang wanita berusia 22 tahun juga dalam keadaan parah. Demikian juga korban yang yang ketiga, yang kemudian dinyatakan tewas akibat luka yang dialaminya sangat serius.

Polisi Zionis mengatakan bahwa pelaku aksi adalah Muhannad Syafiq Halabi berusia 19 tahun dari Ramallah. Sebelumnya media Zionis mengatakan bahwa seorang pemuda menyerang 4 pemukim Yahudi dan melukai mereka di kampung Elwad di Kota Tua al Quds, sebelum kemudian pelaku ditembak dan dipastikan gugur oleh pihak medis Palestina.

Saluran TV10 Zionis mengatakan, pelaku aksi berhasil merampas pistol salah seorang pemukim Yahudi setelah melakukan penikaman dan menembak ke sekelompok orang Yahudi yang ada.

Para saksi mata mengatakan, pasukan penjajah Zionis melakukan serangan luas terhadap warga al Quds dan menghancurkan sejumlah toko warga Palestina di daerah tersebut. Pasukan Zionis mengerahkan pasukan dalam jumlah besar ke lokasi dan menutup jalan.

Deddy | Infopalestina | Jurniscom

 

Serangan Udara NATO Hantam Rumah Sakit di Kunduz

KUNDUZ (Jurnalislam.com) – Dokter Lintas Perbatasan (Doctors Without Borders/MSF) mengatakan bahwa sedikitnya sembilan dari stafnya telah tewas dalam pemboman semalam di rumah sakit di kota Kunduz, Afghanistan, Aljazeera melaporkan, Kamis (03/10/2015).

37 orang lainnya terluka dalam serangan itu, termasuk 19 staf MSF, sebuah organisasi medis amal mengatakan kepada Al Jazeera.

NATO mengatakan pada hari Jumat malam bahwa serangan udara AS “kemungkinan” menghantam rumah sakit, yang dijalankan oleh badan medis amal, menambahkan bahwa serangan itu kemungkinan juga mengakibatkan kerusakan.

Seorang juru bicara MSF mengatakan kepada Al Jazeera bahwa jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat, karena situasi di rumah sakit yang rusak menghambat pengumpulan informasi.

“Pengeboman terjadi di asrama rumah sakit, yang menjelaskan mengapa sejauh ini hanya menemukan korban meninggal adalah staf kami bukan pasien,” kata juru bicara MSF, Dalila Mahdawi.

Rumah sakit MSF dipandang sebagai penyelamat medis utama di wilayah ini, dan sudah beroperasi “melebihi kapasitas” dalam beberapa hari terakhir saat pertempuran  di Kunduz meningkat selama beberapa hari.

“Pada pukul 02:10 (20:40 GMT) waktu setempat … pusat trauma MSF di Kunduz dihantam pengeboman beberapa kali dan menimbulkan kerusakan yang sangat buruk,” kata MSF dalam sebuah pernyataan, Jumat.

Pada saat pengeboman, 105 pasien dan perawat mereka dan lebih dari 80 staf internasional dan nasional MSF berada di rumah sakit, kata badan amal itu.

NATO mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pasukan AS melakukan serangan udara di Kunduz pada pukul 2:15 pagi waktu setempat “terhadap individu yang mengancam kekuatan”.

“Serangan mungkin telah mengakibatkan kerusakan pada fasilitas medis terdekat. Kejadian ini sedang diselidiki,” kata pernyataan itu.

MSF mengatakan bahwa mereka berulang kali memberi koordinat rumah sakit kepada pasukan Afghanistan dan AS untuk menghindari ditargetkan dalam baku tembak.

“Kami selalu mengkomunikasikan lokasi rumah sakit Kunduz yang tepat kepada semua pihak di beberapa kesempatan selama bulan terakhir,” seperti juga awal pekan ini, MSF mengatakan di Twitter.

Dalam sebuah pernyataan, Taliban mengatakan “pasukan barbar Amerika” sengaja melakukan serangan hari Sabtu, yang “membunuh dan melukai puluhan dokter, perawat dan pasien”.

Trauma center MSF di Kunduz adalah satu-satunya fasilitas medis di wilayah tersebut yang dapat menangani luka berat.

Reporter Al Jazeera Qais Azimy, melaporkan dari Puli Khumri, sekitar 130 km dari Kunduz, bahwa pemboman itu melukai sedikitnya 50 orang.

Setelah serangan itu, badan amal medis mendesak semua pihak yang terlibat dalam pertempuran untuk menghormati keselamatan fasilitas kesehatan, pasien dan staf.

Serangan itu terjadi sehari setelah pemerintah Afghanistan mengklaim telah berhasil merebut kembali sebagian wilayah Kunduz dari mujahidin  Taliban yang menguasai kota tersebut sejak Senin.

Namun Taliban tetap mengendalikan Kunduz, kata wartawan kami.

Kerugian dalam pertempuran itu tidak diketahui tepat, namun otoritas kesehatan mengatakan pada hari Jumat bahwa setidaknya 60 orang tewas dan 400 lainnya terluka.

Saat pertempuran menyebar di provinsi tetangga Badakhshan, Takhar dan Baghlan, bahwa dikuasainya Kunduz hanyalah langkah pembukaan pertama dalam strategi baru Taliban yang berani untuk membebaskan wilayah Afghanistan utara dari cengkraman NATO.

Serangan Taliban di Kunduz, merupakan keberhasilan taktis terbesar sejak tahun 2001, menandai pukulan besar bagi pasukan Afghanistan yang dilatih Barat, yang sebagian besar telah berperang tanpa bantuan pasukan NATO sejak Desember lalu.

Korban sipil dan militer yang disebabkan oleh pasukan NATO telah menjadi salah satu isu yang paling diperdebatkan dalam serangan selama 14  tahun terhadap Taliban, sehingga kritik publik dan pemerintah mulai keras terhadap NATO.

Pasukan NATO pimpinan AS mengakhiri misi tempur mereka di Afghanistan Desember lalu, meskipun menyisakan kekuatan 13.000 pasukan untuk pelatihan dan operasi melawan mujahidin Taliban.

Meskipun ada penarikan pasukannya, tapi telah terjadi eskalasi serangan udara oleh pasukan NATO dalam beberapa bulan terakhir di Afghanistan.

Deddy | Aljazeera | Jurniscom

 

Mujahidin IIA Rebut 12 Pangkalan Militer di Distrik Baghlan dan Bersihkan 45 Desa dari Musuh

BAGHALAN (Jurnalislam.com) – Mujahidin Imarah Islam telah membersihkan 45 desa dari musuh di sebagian besar wilayah kabupaten Pol-e-Khomri provinsi Baghalan, menurut laporan El Emarah News, Jumat (02/10/2015).

Mujahidin juga menguasai 12 pangkalan militer di daerah tersebut, membersihkan sejumlah besar wilayah setelah mengejar musuh keluar jauh dari Pol-e-Khomri.

Sejumlah besar pasukan musuh dikatakan tewas atau terluka dalam operasi itu.

Kemudian di distrik Parwan, mujahidin Imarah Islam memblokir rute antara distrik Sheikh Ali dan lembah Torikh dan rute Syagard dan QamChaq yang terkemuka.

Demikian pula, jalan utama yang mengarah dari Bamiyan ke Kabul tetap tertutup. Warga sipil diizinkan untuk lewat hanya setelah identitas mereka diperiksa oleh mujahidin.

Dalam laporan lain, seorang komandan pasukan boneka terluka parah menyusul serangan mujahidin di pos musuh di distrik Syagard provinsi Parwan pada hari Jumat.

Deddy | Shahamat | Jurniscom

 

 

Presiden Turki: Israel Harus Bayar atas Kejahatannya di Al Aqsha

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa Israel akan membayar harga kejahatan yang dilakukan terhadap Masjid al Aqsha di al Quds. Erdogan mengecam berlanjutnya blokade atas Jalur Gaza.

Hal tersebut disampaikan Erdogan dalam wawancara dengan televisi aljazeera, Jum’at (02/10/2015) malam. Dia mengatakan, “Israel harus tahu betul bahwa apa yang dilakukan di Masjid al Aqsha adalah kejahatan yang menambah kejahatan-kejahatan Israel sebelumnya. Israel sedang bermain api. Israel akan membayar harga kejahatan yang dilakukannya.” Dia menegaskan bahwa Masjid al Aqsha tidak hanya persoalan khusus bagi orang Palestina saja, namun persoalan semua kaum muslimin.

Beberapa hari yang lalu, aksi penyerbuan tiap hari dilakukan pasukan penjajah Zionis dan para pemukim pendatang Yahudi ke Masjid al Aqsha dan areanya. Bersamaan dengan pemberlakukan prosedur ketat terhadap kaum muslimin yang akan masuk ke masjid dan mencegah mereka memasukinya di waktu-waktu tertentu, sebagai bentuk pelaksanaan pembagian Masjid al Aqsha secara waktu.

Erdogan mengatakan, “Israel tidak jujur dan tidak konsisten. Inilah yang selalu kami tahu tentangnya. Pelanggaran seringkali dilakukan terhadap Masjid al Aqsha adalah kejahatan yang tidak mungkin didiamkan.”

Erdogan juga mengecam berlanjutnya blokade Jalur Gaza. “Sayangnya, sikap Liga Arab terhadap Jalur Gaza mengadopsi sikap resim Mesir, tidak adil. Rezim Mesir meninggalkan warga Gaza,” terang Erdogan.

Hampir seteiap hari, otoritas Mesir menutup gerbang Rafah dan hanya dibuka sebagian dalam kasus-kasus kemanusiaan. Belakang ini Mesir juga menggenangi daerah sepanjang perbatasan antara Rafah dan Mesir dengan air laut dengan tujuan untuk menghancurkan dan menenggelamkan terowongan-terowongan Palestina, tanpa peduli dengan kerusakan besar yang mengancam air tanah dan kondisi tanah di daerah tersebut.

Deddy | Infopalestina | Jurniscom

 

Ternyata Politisi Anti Islam Belanda Geert Wilders Disokong Dana dari AS

BELANDA (Jurnalislam.com) – Politisi Belanda anti-Islam yang terkenal jahat, Geert Wilders, telah dipaksa untuk mengungkapkan bahwa ia menerima dana dari pemain kunci di industri Islamophobia AS, menurut laporan di Electronic Intifada, sebagaimana yang telah dilansir oleh World Bulletin, Jumat (02/10/2015).

Anggota parlemen itu sering menghasut kebencian dan kekerasan terhadap warga Belanda keturunan Maroko selama kampanye pemilu tahun lalu.

Telah lama diduga bahwa Wilders menerima dana dari AS.

Sejak tahun 2013, perubahan hukum di Belanda mengharuskan semua partai politik untuk mengungkapkan sumbangan yang berjumlah lebih dari $ 5.000. PVV sangat menentang langkah tersebut pada saat itu.

Sebuah laporan yang dirilis oleh kementerian dalam negeri Belanda pada tanggal 23 September mengungkapkan bahwa Partai Wilders untuk Kebebasan – dikenal dengan inisial PVV Belanda – menerima € 18.110 ($ 20.000) dari the David Horowitz Freedom centre. Organisasi nirlaba yang berbasis di California itu dijalankan oleh David Horowitz.

Seiring dengan Pamela Geller dan Daniel Pipes, David Horowitz adalah salah satu pemasok Islamophobia paling berpengaruh di Amerika Serikat.

Menurut laporan CAP, pendonor anti-Muslim dan pro-Israel telah menyumbangkan puluhan juta dolar kepada kelompok kebencian (anti-Muslim) di AS dalam beberapa tahun terakhir.

Pendanaan Horowitz kepada Wilders adalah indikasi nyata pertama bahwa jaringan Islamophobia tersebut mencakup seluruh dunia.

Deddy | World Bulletin | Jurniscom

Sebelumnya Ada 80 Ponpes di Jakarta, di Masa Ahok Tinggal 15

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Ketua Taruna Muslim, Alfian Tandjung menyatakan bahwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) adalah orang yang sangat terobsesi akan bangkitnya Partai Komunis Indonesia (PKI). Ahok juga, menurut Alfian, telah menyebabkan menurunnya jumlah pondok pesantren di Jakarta karena menaikkan nilai pajak tanah-tanah wakaf.

"Ahok merupakan orang yang menurut saya adalah orang yang mengalami pshyco PKI yang luar biasa di batok kepalanya," kata aktifis PII itu dalam acara Ziara dan Doa untuk korban pengkhianatan PKI di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2015).

Menurut Alfian, Ahok tengah menyusun rencana untuk mengusir seluruh warga pribumi di Jakarta pada tahun 2024.

"Dia telah menggusur habis warga Kampung Pulo. Dia juga telah menyiapkan dalam pidato dan rapat rahasia dengan teman-temannya semua jaringan untuk mengusir seluruh warga pribumi dari Jakarta pada tahun 2024," ungkapnya.

Dan yang paling mencengangkan adalah menurunnya jumlah pondok pesantren di Jakarta selama kepemimpinan Ahok yang hanya tersisa 15 pesantren. Padahal sebelumnya, pada masa Fauzi Bowo, pesantren di Jakarta ada 80 pesantren.

"Sekarang jumlah pesantren di Jakarta tinggal 15 buah, padahal di akhir kepemimpinan Fauzi Bowo jumlah pesantren ada 80. Itulah luar biasanya Ahok, punya infestasi komunis di batok kepalanya. Karena dia mempertinggi nilai pajak tanah-tanah wakaf," tandasnya.

Reporter : Irfan | Editor : Ally | Jurniscom

Inilah Armada Perang Rusia di Suriah

SURIAH (Jurnalislam.com) – Pangkalan Udara The Bassel al-Assad di barat laut provinsi Lattakia Suriah, diyakini menjadi basis bagi 32 pesawat, 16 helikopter, sembilan tank, dua sistem pertahanan rudal land-to-air dan 2.000 pasukan Rusia yang merupakan aset militer Rusia yang paling signifikan di Suriah, lansir Anadolu Agency, Jumat (02/10/2015).

Rusia kini terlibat langsung dalam perang Suriah, dengan tujuan nyata yaitu untuk menghadapi koalisi mujahidin Suriah yang sejak tahun lalu secara signifikan telah menguasai  beberapa wilayah di Suriah.

Pesawat-pesawat tempur Rusia pada hari Rabu menyerang target dalam Suriah untuk pertama kalinya, menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, yang mengatakan serangan itu menargetkan depot amunisi, kendaraan dan pusat komunikasi pejuang oposisi rezim Assad, namum menurut berita yang beredar di berbagai media, wilayah tersebut adalah pemukiman warga sipil.

Suriah adalah sekutu Moskow yang signifikan di daerah Mediterania.

Dalam sebagian besar konflik Suriah yang sekarang memasuki tahun kelima, Moskow telah memberikan senjata kepada rezim Suriah.

Berita tentara Rusia secara aktif mengambil bagian dalam perang melawan koalisi mujahidin Suriah baru-baru ini muncul di media Barat dan Rusia.

Pangkalan udara itu mewakili tulang punggung kehadiran militer Rusia di Suriah. Rusia juga memiliki pangkalan angkatan laut di Tartus, yang masih berperan penting dalam hal logistik, namun tidak dianggap sepenting dulu.

Menurut sebuah laporan tahun 2012 oleh Institute for the Study of War (ISW) yang berbasis di Washington mengatakan bahwa Rusia menggunakan Pelabuhan Tartus – yang tidak memiliki kapasitas perintah-dan-kontrol apapun – hanya untuk memasok senjata dan amunisi bagi rezim Suriah.

Pada pertengahan 2013, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Bogdanov mengatakan bahwa pangkalan militer Tartus tidak lagi punya arti strategis, dan bermaksud mengumumkan rencana untuk mengurangi jumlah personil yang dikerahkan di sana.

Tetapi sebuah pernyataan berikutnya oleh Departemen Pertahanan Rusia menyangkal pernyataan ini, mengatakan bahwa pangkalan militer Tartus masih dipertahankan.

Menurut surat kabar Rusia Kommersant, 1.700 pasukan Rusia tetap dikerahkan di pangkalan itu.

Dukungan Rusia bagi rezim Suriah sekarang tidak hanya memasok senjata dan dukungan teknis. Saat ini tentara Rusia secara langsung terlibat pertempuran melawan  mujahidin Suriah.

Menurut sepotong analisis yang dipublikasikan pada 17 September oleh ISW yang berbasis di Washington, Rusia telah memperkuat kekuatannya di Lattakia sejak Juli tahun ini.

Analisis ISW mengatakan bahwa gambaran dari satelit telah memverifikasi bahwa tank Rusia BTR-82A telah dibawa ke Suriah dan telah digunakan untuk melawan mujahidin Suriah.

Analisis menyatakan bahwa Rusia berharap untuk memperluas kapasitas pangkalan udara Bassel al-Assad dan membangun unit perumahan yang cukup untuk menampung ribuan pasukannya, bersama dengan sebuah menara kontrol-udara.

Analisis mengutip sumber-sumber AS mengatakan bahwa tank, artileri berat, kendaraan lapis baja dan rumah prefabrikasi – bersama dengan pesawat, helikopter dan kendaraan udara tak berawak – akan terus dibawa ke pangkalan dalam waktu jangka pendek.

Rusia dilaporkan telah melakukan peningkatan kekuatan yang serupa di pangkalan udara Al-Hamidiyah dekat Tartus, menurut Institute for the Study of War.

Deddy | Jurniscom

 

Nurdiati Akma : Tidak Ada Maaf Bagi PKI

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Ketua Pimpinan Pusat Forum Silaturahim antar Pengajian (PP FORSAP), Hj. Nurdiati Akma menegaskan tidak ada maaf bagi Partai Komunis Indonesia (PKI). Bukan karena dendam, bagi Nurdiati, tindakan tersebut lebih merupakan sikap tegasnya terhadap kaum kafir. Pernyataan itu ia sampaikan dalam acara Ziarah dan Doa untuk korban pembantaian PKI di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2015).

Nurdiati menjelaskan, pada tahun 1948 PKI telah menumpahkan darah umat Islam termasuk para kyai di Madura, Magetan dan di daerah lainnya.

"Apakah ini bisa kita maafkan?" Kenangan kita kepada kejahatan PKI tidak mungkin kita bisa kita maafkan, sampai kapan pun, bukan karena dendam, akan tetapi tindak tegas terhadap kaum kafir," tegasnya.

Dalam orasi singkatnya, Nurdiati menasehatka kepada para pengurus ormas, parpol, yayasan, dan perguruan agar tidak menerima anak cucu PKI karena akan menghancurkan dari dalam. "Ini sudah saya rasakan dibeberapa kepanitiaan. Ketika mereka berada di dalamnya, kita dipecah sesama kita," pungkasnya.

Reporter : Irfan | Editor : Ally | Jurniscom

Ahrar al Syam Serang Pangkalan Udara Rusia di Latakia dengan Roket

SURIAH (Jurnalislam.com) – Ahrar al Syam, sebuah faksi  jihad al Qaeda yang berjuang bersama dengan Jabhah Nusrah di seluruh Suriah, mengatakan telah meluncurkan roket ke pangkalan udara Hmeimim (atau Hamim) di provinsi Latakia dimana pasukan Rusia berbasis, the Long War Journal melaporkan, Jumat (02/10/2015).

Dalam pernyataan terbaru di Twitter sebelumnya hari ini, Ahrar al Syam menindaklanjuti dengan foto roket yang diluncurkan dari belakang sebuah truk dan sebuah video pendek yang menunjukkan operasi tersebut.

Ini bukan pertama kalinya Ahrar al Syam melakukan serangan terhadap pangkalan udara Rusia di Suriah.

Pada tanggal 28 September, Ahrar al Syam memposting video roket yang ditembakkan di Hmeimim di situsnya. Seorang anggotanya, yang dikenal sebagai komandan bernama "Omar," mengatakan kepada pers bahwa roket tersebut merupakan roket pertama yang ditembakkan.

"Omar menjelaskan kepada Al-souria Net (dilaporkan ulang oleh NOW) bahwa Ahrar al Syam telah menyita roket Grad milik Rusia dari pangkalan militer Assad. "Ini adalah barang-barang Anda. Kami kembalikan kepada Anda," kata Omar. Komandan Ahrar al Syam berjanji bahwa "setiap tempat atau lokasi di mana pesawat tempur lepas landas untuk (menyerang) warga sipil secara langsung atau tidak langsung akan ditargetkan."

Faksi jihad lain telah meluncurkan roket ke arah Hmeimim juga, pada 29 September, faksi jihad Uzbek, Katibat al Tawhid wal Jihad (KTJ) mengaku bertanggung jawab atas "serangan roket" terhadap "kafir Rusia" yang ditempatkan di pangkalan. KTJ mengumumkan bahwa pada hari yang sama mereka telah resmi bersumpah setia kepada Jabhah Nusrah, cabang resmi al Qaeda di Suriah.

.

Deddy | TLWJ | Jurniscom

Perwira Militer Israel Tewas, Bentrokan Kembali Memanas di Tepi Barat

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Sejumlah wilayah di Tepi Barat diwarnai bentrokan sengit sepanjang malam kemarin hingga pagi dini hari antara pemuda Palestina dan warga pemukim Yahudi yang mendatangi wilayah-wilayah di Tepi Barat. Ini terjadi setelah tewasnya dua warga pemukim Yahudi dekat Nablus, utara Tepi Barat pada Kamis kemarin, Infopalestina melaporkan, Jumat (02/10/2015).

Saksi mata menyebutkan, ratusan warga pemukim yahudi menyerang wilayah-wilayah Palestina di sekitar kota Nablus, Ramallah, Qalqiliah, Selfit sehingga menimbulkan kerusakan dan kerugian materi dan fisik.

Bentrokan paling sengit meletus di baldah Purin dan Hawarah, selatan Nablus. Warga pemukim Yahudi menyerang tempat tinggal warga Palestina dan melakukan kekerasan terhadap mereka serta menyerang kendaraan dan asset milik warga.

Warga pemukim Yahudi pagi dini hari (Jumat) berkerumun di perempatan Betainun, gerbang Sair, Hebron dalam rangka melakukan serangan ke rumah-rumah warga Palestina.

Warga pemukim Yahudi juga menutup jalan utama penghubungan antara kota Nablus – Qalqiliah.

Di tenggara Nablus, utara Tepi Barat warga pemukim Yahudi meningkatkan serangannya terhadap warga Palestina dan berusaha membakar salah satu resort Palestina namun berhasil dihadang oleh warga Palestina. Pada saat yang sama, warga pemukim Yahudi berusaha menghancurkan sebagian besar kendaraan Palestina di jalan utama, selatan Nablus disamping berusaha menutup perlintasan Hawarah, Betfourik, Betdajan.

Kekerasan warga pemukim Yahudi itu dilakukan dengan pengamanan penuh pasukan penjajah Israel.

Sebelumnya, seorang perwira Israel dari kesatuan elit militer Israel dan isterinya tewas dalam operasi perlawanan, dengan pelajaran berharga menghindarkan serangan terhadap anak-anak, Kamis (1/10) di perlintasan Bet Furik, Nablus Timur, Tepi Barat Utara.

Media online Israel, Yediot Aharonot mengatakan, seorang pemukim zionis dan isterinya (30) tewas setelah mobil yang dikendarainya menjadi sasaran tembakan di kawasan antara Itamar dan Alon, Tepi Barat.

Beberapa saat kemudian diketahui bahwa pemukim yang tewas tersebut adalah perwira Israel di komando cadangan strategis Itam Hankin.

Jubir militer Israel, Avkhoi Ardai menegaskan, dua warga Israel tewas dalam operasi penembakan.

Brigade Izudin Al-Qassam Puji Serangan di Nablus

Brigade Izudin Al-Qassam, sayap militer Hamas mengapresiasi operasi perlawanan di Nablus, yang menewaskan dua pemukim yahudi, Kamis (01/10) dan menegaskan operasi perlawanan tersebut bukan yang terakhir.

Jubir Al-Qassam, Abu Ubaidah dalam tweetnya mengatakan, “Al-Qassam mengapresiasi operasi perlawanan ke sasaran zionis, hal itu sebagai respon alami atas kejahatan zionis dan para pemukimnya di Al-Quds dan Tepi Barat.”

Abu Ubaidah menegaskan, operasi perlawanan ini tak akan menjadi yang terakhir dengan ijin Allah.

Seorang pemukim zionis dan isterinya tewas, dan 4 lainnya terluka setelah kendaraan yang mereka tumpangi menjadi sasaran penembakan oleh dua orang pejuang perlawanan Palestina, di dekat perlintasan Bet Furik, Nablus Timur, dalam operasi serangan yang disebut sejumlah media Israel sebagai serangan yang sangat berani.

 

Deddy | Isnfopalestina | Jurniscom