Ternyata 623 Tentara Zionis Cacat Permanen saat Agresi Militer 2014

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Televisi Zionis mengatakan bahwa sebanyak 623 serdadu Zionis didata dan diakui oleh militer Zionis mengalami cacat permanen akibat luka yang dialami selama konfrontasi yang berlangsung dalam agresi yang dilancarkan pasukan Zionis ke Jalur Gaza pada musim panas tahun 2014 lalu.

Seperti yang dilansir Infopalestina, Ahad (29/11/2015) bahwa berdasarkan data resmi yang dikeluarkan oleh Kementrian perang Zionis pada momen peringatan “Hari Penghormatan Korban”, maka jumlah tentara cacat di militer sampai tahun 2015 mencapai sekitar 71 ribu tentara yang cacat.

Televisi Zionis menjelaskan, ada sekitar 6 ribu tentara yang mengakui bahwa mereka sebagai penderita cacat baru. Namun mereka menunggu pemeriksaan terhadap kondisi mereka dari tim medis khusus Zionis yang menangani masalah ini.

Televisi Zionis menerangkan bahwa jumlah korban luka di kalangan militer Zionis mencapai sekitar 45 ribu tentara dan lebih dari 3200 adalah terntara wanita.

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

Serdadu Zionis Tewas Seketika Ditabrak Anak Sekolah

NABLUS (Jurnalislam.com) – Seorang serdadu Zionis jatuh tersungkur dari motor yang dkendarainya di distrik Hawaroh, selatan Nablus, utara Tepi Barat, Infopalestina melaporkan, Ahad (29/11/2015).

Menurut infomasi di lapangan, serdadu tersebut sedang mengendarai sebuah motor lalu ditabrak oleh mobil yang dikendarai anak-anak sekolah di dekat stasiun pemadam kebakaran di jalan utama Hawaroh.

Saksi mata mengatakan, mobil ambulan bintang David datang untuk mengevakuasi korban. Terakhir mereka mengumumkan, bahwa serdadu tersebut sudah tewas ditempat.

Sementara seorang bocah Palestina gugur ditembak pasukan penjajah Zionis pada Ahad malam dalam konfrontasi di kampung Rasul Amud di Silwan, timur al-Quds. Sehingga jumlah anak-anak mencapai 23 anak dari total 106 syuhada yang gugur sejak meletus intifadhah al-Quds awal Oktober lalu.

Kementrian Kesehatan Palestina dalam pernyataan yang dirilis hari Ahad, mengatakan bahwa pasukan penjajah Zionis menembak seorang bocah Palestina bernama Aiman Samih Abbasi berusia 17 tahun mengenai dadanya. Setelah itu korban dibawa ke sebuah klinik dan akhirnya meninggal dunia.

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

 

 

 

Turki Antar Mayat Pilot Su-24 ke Perbatasan

TURKI (Jurnalislam.com) – Mayat pilot Su-24 Rusia telah dikirim ke wilayah Turki di perbatasan Suriah dan diserahkan kepada para pejabat Rusia pada hari Ahad. Pilot tersebut tewas setelah pesawatnya ditembak jatuh oleh F-16 Turki, lansir Aljazeera, Ahad (29/11/2015)

"Proses pemakaman telah dilakukan sesuai dengan tradisi agama dengan kontribusi dari Kristen Ortodoks di Hatay (provinsi selatan Turki)," Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu mengatakan kepada wartawan di ibukota Ankara.

Davutoglu menambahkan Turki menerima mayat tersebut pada hari Sabtu (28/11/2015).

Pilot Rusia Oleg Peshkov keluar dari pesawat dengan kursi lontar lalu ditembak oleh Brigade Turkmen saat ia di parasut dan jatuh di wilayah Suriah.

"Hasil inisiatif kami yang sejalan dengan permintaan Rusia, mayat tersebut akan segera dikirim ke Rusia hari ini di hadapan atase militer Rusia dan seorang pejabat dari staf umum Turki," kata Davutoglu sebelum berangkat menuju pertemuan Uni Eropa di Brussels.

Turki mengatakan pesawat Rusia memasuki wilayah udaranya, meskipun telah diperingatkan berulang kali. Rusia mengatakan pilot tidak menerima peringatan sama sekali.

Ankara mengatakan telah memperingatkan Moskow beberapa kali sebelumnya atas pelanggaran wilayah udara mereka di perbatasan Suriah

Davutoglu mengatakan dengan banyaknya pasukan militer yang berbeda yang beroperasi di Suriah dengan tujuan yang berbeda-beda, kejadian serupa bisa terjadi kecuali kelompok-kelompok militer tersebut saling berbagi informasi dan melakukan koordinasi.

Rusia mendukung rezim Bashar al-Assad dalam perang lima tahun terhadap pasukan koalisi pejuang Suriah. Turki telah lebih menyerukan tindakan militer untuk mengakhiri pemerintahan Assad.

Deddy | Al Jazeera | Jurnalislam

 

 

Pesawat Tempur Rusia Membom Pasar di Idlib, 40 Warga Sipil Tewas

IDLIB (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 40 orang tewas dan puluhan terluka pada Ahad, dalam serangan udara yang dilakukan jet tempur Rusia pada pasar yang ramai di provinsi Idlib, kata aktivis, Aljazeera melaporkan, Ahad (29/11/2015).

Serangan menghantam Kota Ariha, yang dikendalikan oleh Jaysh al Fath” (Tentara Penakluk /Army of Conquest), koalisi mujahidin Suriah, termasuk afiliasi al-Qaeda, Jabhah Nusrah, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris mengatakan.

Selain pasar, beberapa daerah lain di kota tersebut juga terkena, kata kelompok yang berbasis di Inggris tersebut.

Saluran berita lokal Ariha al-Youm melaporkan bom curah digunakan dalam serangan itu oleh jet tempur Rusia.

Orient TV pro-oposisi melaporkan korban tewas setidaknya berjumlah 40 warga sipil.

Rami Abdulrahman, direktur observatorium, menyatakan korban tewas jauh lebih tinggi, yaitu sedikitnya 60 orang tewas dan terluka dalam serangan itu.

Pejabat di kementerian pertahanan Rusia tidak bisa segera dihubungi untuk berkomentar.

Tentara Jaysh al Fath (Army of Conquest) menguasai Ariha bulan Mei setelah pertempuran sengit dengan pasukan yang setia kepada rezim Syiah Assad, dalam sebuah serangan yang mengakibatkan seluruh provinsi jatuh ke tangan Jaysh al Fath.

Angkatan udara Rusia telah melakukan serangan udara dalam mendukung rezim Bashar al-Assad sejak tanggal 30 September.

Moskow mengatakan pihaknya menargetkan kelompok Islamic State (IS) sebagai dalih, tapi kritikus Internasional mengatakan Rusia menargetkan kelompok-kelompok pejuang Suriah.

Serangan udara Rusia sebelumnya telah melanda beberapa posisi Army of Conquest di provinsi Idlib.

Provinsi Idlib bukanlah kubu IS, melainkan kubu koalisi mujahidin Suriah, Jaysh al Fath. IS mengontrol sejumlah wilayah di Suriah timur.

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

 

Warga Turki Menjadi Target di Rusia

RUSIA (Jurnalislam.com) – Setelah jatuhnya pesawat perang Rusia oleh jet Turki pada 24 November, warga Turki yang tinggal di Rusia telah menjadi target pemerintah Rusia, lansir World Bulletin, Ahad (29/11/2015).

Kedutaan Turki di Moskow mengeluarkan seruan untuk pemerintah Rusia pada hari Sabtu (28/11/2015), agar berhenti menargetkan warga Turki yang tinggal di Rusia.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan, kedutaan Turki telah menerima sejumlah telepon dari warga Turki di berbagai belahan Rusia mengeluhkan pelecehan oleh otoritas Rusia.

"Setelah kami memperoleh rincian yang diperlukan tentang insiden tersebut, kami menuntut penjelasan dari pemerintah Rusia mengenai keluhan dan meminta mereka untuk menghentikan tekanan terhadap warga Turki," isi pernyataan itu.

Saksi mata mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa polisi Rusia menggerebek asrama universitas di Saratov, pada Sabtu dini hari dan memeriksa hanya paspor mahasiswa Turki. Saksi mata juga mengatakan siswa tertentu ditahan setelah paspor mereka diambil.

Warga negara Turki yang lain, Cemalettin Yavuz, seorang asisten peneliti di Universitas Trakya di provinsi Edirne, barat laut Turki, ditahan oleh pasukan keamanan Rusia atas tuduhan pelanggaran visa, Sabtu. Menurut pernyataan oleh universitas Turki, Yavuz telah menetap di Republik Federasi Rusia Chuvashia dalam kerangka program pelatihan dan ditahan secara ilegal.

Yavuz dibawa ke pengadilan, didenda 5.000 rubel ($ 75) dan dikenakan perintah pengecualian selama lima tahun.

Setidaknya 26 pengusaha Turki dibawa ke tahanan polisi di kota Krasnodar di Laut Hitam Rusia sejak Rabu malam, menurut sumber-sumber diplomatik Turki.

Lima dari pengusaha tersebut kembali ke Turki pada hari Sabtu pagi.

Kementerian Luar Negeri Turki pada Sabtu dini hari meminta warganya untuk menunda perjalanan ke Rusia yang tidak mendesak dan tidak-signifikan di tengah hubungan yang tegang antara kedua negara.

Jet tempur F-16 Turki saat melakukan patroli udara mencegat pesawat Su-24 Rusia (sesuai aturan mengenai pelanggaran wilayah) yang menerobos ke dalam wilayah udara Turki di perbatasan Suriah pada 24 November.

Pesawat yang mengganggu tersebut telah diberi peringatan tentang pelanggaran sebanyak 10 kali dalam waktu lima menit sebelum ditembak jatuh.

Kementerian Pertahanan Rusia kemudian mengumumkan bahwa salah satu SU-24 mereka telah ditembak jatuh. Pesawat tersebut jatuh di wilayah Suriah Bayirbucak, dekat dengan distrik Yayladagi provinsi Hatay selatan Turki.

NATO mengkonfirmasi keakuratan informasi bersama Turki tentang pelanggaran itu.

Ini bukan pertama kalinya jet tempur Rusia melanggar wilayah udara Turki. Pada awal Oktober, pesawat-pesawat tempur Rusia melanggar wilayah udara Turki.

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

MUI Ajak Umat Islam Jabar Berterimakasih pada Habib Rizieq. Alasannya?

BANDUNG (Jurnalislam.com) – Ucapan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq yang memplesetkan salam sunda Sampurasun menjadi Campuracun dinilai beberapa pihak sebagai bentuk pelecehan terhadap adat sunda. Namun, ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Cholil Ridwan mengajak umat untuk melihat secara keseluruhan pernyataan Habib Rizieq tersebut.

Menurutnya, pernyataan Habib Rizieq tersebut merupakan wujud semangat Habib Rizieq dalam menyelamatkan akidah umat Islam dari upaya bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dalam menghidupkan budaya dan tradisi yang berbau khurafat dan syirik.

"Saya kira itu semangat Habib Rizieq untuk menyelamatkan umat dari kemusyrikan. Kita harus melihat semangatnya itu," kata Kyai Cholil kepada Jurnalislam usai menghadiri acara Mudzakarah Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) di Masjid Al Fajr, Jl Cijagra, Bandung, Ahad (29/11/2015).

Menurut Kyai Cholil, umat Islam justru harus berterimakasih dan mendukung upaya Habib Rizieq dalam meluruskan akidah umat Islam dari kemusyrikan. "Kita harus berterimakasih sama dia (Habib Rizieq-red), karena masih ada orang model Habib Rizieq. Umat harus mendukung Habib Rizieq karena dengan itu (dakwah Habib Rizieq-red) umat akan selamat daripada kemusyrikan," tegasnya.

Seperti diketahui, atas pernyataannya itu Habib Rizieq kemudian dilaporkan ke polisi oleh Aliansi Masyarakat Sunda Menggugat yang diinisiasi oleh Angkatan Muda Siliwangi (AMS) atas tuduhan penghinaan dan pelecehan terhadap budaya sunda. Tidak hanya itu, AMS juga melarang Habib Rizieq masuk ke Jawa Barat.

"Itu berlebihan. Kenapa dilarang, apa hak mereka?" kata Kyai Cholil menanggapi pelaporan itu.

"Dakwah Habib Rizieq itu kan untuk kebaikan orang-orang Jawa Barat juga. Dia punya niat baik, hanya mungkin salah tehnis atau bagaimana, itu harus dimaklumi. Yang terpenting umat Islam selamat daripada kemusyrikan," tuturnya.

Beliau juga menyinggung peran Gubernur Jawa Barat yang seolah mendiamkan "hinduisasi" yang dilakukan bupati Purwakarta di kota yang dikenal dengan kota santri itu, seperti membuat patung-patung pewayangan dan menghiasi kota Purwakarta dengan hiasan-hiasan ala hindu.

"Gubernur bertanggungjawab terhadap terjadinya hinduisasi atau nenekmoyangisasi di Purwakarta, karena gubernur itu atasan daripada bupati. Apalagi dia (gubernur-red) dari partai Islam. Jika tidak, dia akan mendapat dosa sebesar orang yang melakukannya," pungkasnya.

Ally | Jurnalislam

Satu Anggota TNI Tewas Ditembak MIT

POSO (Jurnalislam.com) – Seorang anggota TNI tewas tertembak saat terjadi kontak senjata dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso alias Abu Wardah di Dusun Gayatri, Desa Meranda kecamatan Poso pesisir utara Kabupaten Poso di KM 6-7. Baku tembak terjadi sekitar pukul 09.00 WITA, Ahad (29/11/2015).

Korban tewas dari TNI yakni Serka Sainudin dari satuan Ba Purir kipan C yonif 712 Raider. Sebelum terjadi baku tembak, Serka Sainudin tengah melakukan patroli di wilayah Poso. Korban tewas setelah tertembak di bagian kepala.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Jurnalislam, kejadian berawal pada pukul 07.00 Wita, saat anggota Satgas Camar Maleo yang dipimpin oleh Serka Sainudin melakukan patroli di Dusun Gayatri di KM 6/7. Namun, tiba-tiba diserang oleh kelompok MIT. 

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengaku sudah mendapat informasi baku tembak antara anggota TNI dengan kelompok teroris di Poso. Hasil informasi yang dihimpun diketahui jika pelaku adalah teroris kelompok Santoso.

"Dipastikan itu kelompok Santoso," kata Badrodin dilansir dari merdeka.com, Ahad (29/11/2015).

Saat ini, kata Badrodin anggota sudah merapatkan barisan untuk memburu para pelaku. "Iya tadi kita dapat informasinya TNI kena tembak meninggal di Poso. Polisi juga ikut bantu kejar pelaku penembakan itu," ujarnya.

Untuk situasi saat ini, lanjut Badrodin, dirinya masih menunggu informasi lebih lanjut. "Situasi sekarang ini ya yang tahu kan panglima di sana (Poso), itu kan wilayahnya pegunungan, tanya yang bertugas di sana," tandasnya.

Ally | Jurnalislam | Merdeka

KH Cholil Ridwan Anjurkan Dedi Mulyadi Bertaubat dan Ngaji Tauhid

BANDUNG (Jurnalislam.com) – Terkait upaya bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menghidupkan budaya tradisional berbau kesyirikan, ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Cholil Ridwan meminta Dedi Mulyadi untuk bertaubat dan menganjurkan Dedi untuk mempelajari ilmu tauhid. 

"Saya anjurkan beliau sadar dan bertaubat, kemudian dia ngaji tauhid. Kembangkanlah budaya-budaya yang tidak bertentangan dengan akidah dan syariat," kata Kyai Cholil saat diwawancarai Jurnalislam di Masjid Al Fajr, Bandung, usai menghadiri acara Mudzakarah Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS), Ahad (29/11/2015) sore.

Beliau mengingatkan agar Dedi tidak memanfaatkan jabatannya sebagai bupati untuk menghidupkan budaya-budaya yang mengandung unsur kemusyrikan yang berbahaya bagi akidah umat Islam.

"Jangan hanya karena dia menjadi bupati, kemudian dia menghidupkan kembali budaya-budaya yang padat dengan kemusyrikan. Dosa syirik itu dosa yang sangat besar yang tidak bisa diampuni begitu saja oleh Allah Swt," tegas Kyai Cholil sembari mengutip surat An Nisa ayat 48.

Selain itu, beliau mengingatkan MUI di daerah untuk mengawal kepemimpinan kepala daerahnya agar tidak melenceng dari ketentuan-ketentuan syariat Islam.

"MUI juga bertanggungjawab. MUI setempat wajib mengawal kepemimpinan seorang bupati atau walikota agar tidak menyimpangkan umat kepada tujuan-tujuan yang khurafat atau syirik," pungkasnya.

Ally | Jurnalislam

Ketua MUI Bali : Pernyataan Wedakarna Akan Menggesek Kebersamaan Masyarakat Bali

BALI (Jurnalislam.com) – Menanggapi ucapan anggota DPD utusan Bali, I Gusti Ngurah Arya Wedakarna yang mengatakan Bali bisa menjadi seperti Israel, ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bali, Taufik As’adi menegaskan, ucapan Wedakarna tersebut akan menggesek kebersamaan kelompok masyarakat di Bali, baik umat Islam maupun umat Hindu.

“Berdasarkan pengalaman, saya rasa daya ikat kebersamaan antara umat beragama di Bali jauh lebih kuat, meskipun memang ada saja daya yang sengaja menggesekkan kebersamaan di sana,” ujar As’adi sebagaimana dilansir dari Islampos, Jumat (27/11/15).

“Kondisi umat Islam dan umat Hindu di Bali baik-baik saja, saya juga tadi berkeliling ke masyarakat di sana,” tambahnya.

As’adi menjelaskan, di Bali terdapat kelompok etnis Nusantara, dimana kelompok tersebut sebagai daya ikat antara kelompok masyarakat Bali dan luar Bali.

“Saya pikir semangat persatuan bangsa masyarakat Bali lebih tinggi dari sekadar gesekan permasalahan etnis atau agama. Apalagi Bali memiliki kekuatan industri wisata yang menarik. Sehingga banyak tamu dari orang luar Bali yang datang ke sana,” tandasnya.

Taufi menekankan, warga Bali semuanya bersaudara, sehingga kebersamaan satu sama lain harus ditumbuhkan. Warga Bali juga menghargai keragamanan dan saling tolong menolong satu sama lain.

“Kita tidak membeda-bedakan, karena semua masyarakat ingin Bali tetap aman, nyaman, penuh kebersamaan dan saling pengertian,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Wedakarna mengatakan, saat ini kelompok minoritas lebih kreatif dibandingkan kelompok mayoritas. Dia mencontoh Israel yang hidup di tengah-tengah bangsa Arab.

“Ke depan Bali bisa jadi seperti Israel, karena Bali bisa memenuhi unsur seperti itu,” kata Wedakarna dalam acara dialog terkait isu pembentukan desa wisata syariah di Denpasar, Bali, Kamis (26/11) seperti dikutip Republika Online.

Ally | Jurnalislam | Islampos

Himpunan Mahasiswa Dompu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Bajo Pulo

BIMA (Jurnalislam.com) – Himpunan Mahasiswa Dompu (HIMDOM) yang berdomisili di Kota Bima menggelar aksi penggalangan dana untuk korban kebakaran Bajo Pulo, Sabtu (28/11/2015) di perempatan Pasar Raya, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bima.

Aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas mereka terhadap warga korban kebakaran yang terjadi pada Rabu (25/11/2015) itu. Kebakaran yang berlangsung selama satu jam itu menghanguskan ratusan rumah, masjid, pasar dan fasilitas umum lainnya. 

"Kami melihat keadaan warga yang menjadi korban kebakaran cukup memprihatinkan, maka dibutuhkan bantuan serta perhatian dari kita semua untuk membantu serta menghibur mereka, apalagi untuk memulihkan kembali psikologi warga yang merasa trauma dengan kejadian tersebut,” terang koordinator aksi, Mijwansyah kepada Jurnalislam disela-sela aksi.

Menurut Mijwansyah, penggalangan dana tersebut akan digelar selama beberapa hari ke depan. "Untuk teknis penyerahannya, kita akan jalan sendiri untuk menyerahkan ke lokasi kejadian serta kita akan membantu warga untuk gotong royong pembangunan kembali fasilitas warga," kata Mijwansyah.

Reporter : Sirath | Editor : Ally | Jurnalislam