Ulama Turki Beri Peringatan tentang Agama Star Wars "Jediisme"

TURKI (Jurnalislam.com) – Lembaga tinggi agama Turki telah memperingatkan penyebaran agama "jediisme," mengikuti prajurit Jedi dalam seri Star Wars, mengatakan bahwa ribuan orang Barat saat ini memeluk agama yang "mempromosikan-perang" tersebut, lansir OnIslam Rabu (26/08/2015).

"Jediisme … menyebar saat ini dalam masyarakat Kristen. Sekitar 70.000 orang di Australia dan 390.000 orang di Inggris saat ini mendefinisikan diri mereka sebagai Jedis," tulis Asisten Profesor Universitas Marmara, Bilal Yorulmaz, di majalah bulanan Direktorat Urusan Agama “Diyanet”, Hurriyet Daily News melaporkan.

Yorulmaz membicarakan tentang gerakan nonteistik Jeddism yang terutama didasarkan pada penggambaran Jedi di Star Wars.

Hampir 180.000 orang mengklaim sebagai pengikut agama Jedi yang terdapat dalam film Star Wars – mencatat bahwa pada tahun 2001, sekitar 400.000 orang bergurau dengan menyatakan menganut agama Jedi  saat sensus.

Tanpa adanya doktrin resmi kitab Kristen, gereja Jedi mencatat di situsnya bahwa mereka "mengakui semua makhluk hidup berbagi kekuatan hidup dan bahwa semua orang memiliki pengetahuan bawaan tentang apa yang benar dan salah, dan gereja Jedi merayakan masalah ini tidak seperti agama yang lain."

Menekankan bahwa mereka tidak kompatibel dengan Islam, Yorulmaz memperingatkan bahwa jediisme tumbuh di antara masyarakat Kristen.

Peringatan profesor tersebut dinyatakan empat bulan setelah ribuan mahasiswa Turki meluncurkan kampanye online menyerukan untuk membangun candi Jedi dan Buddha di kampus.

Pada saat itu, para mahasiswa mengutip keputusan pemerintah yang akan membangun masjid di 80 kampus, termasuk "landmark masjid" di Istanbul Technical University.

Peringatan Yorulmaz ini diabaikan oleh para ulama Muslim lainnya yang percaya bahwa Star Wars tidak mempromosikan kekerasan.

Menurut mereka "wajar untuk memiliki film seperti itu selama mereka tidak mendorong kekerasan," theologist Abdulaziz Bayindir, mengatakan kepada harian Haberturk.

Beberapa bulan yang lalu, sebuah studi menemukan bahwa jumlah umat Islam diperkirakan akan melampaui jumlah Kristen di dunia.

Menurut penelitian, orang-orang Muslim akan sama dengan Kristen di pertengahan abad ini, dengan peningkatan pengikut Islam 30%.

Islam dan Kristen, kelompok agama terbesar di dunia, Islam akan membuat lebih dari 69% dari populasi global pada tahun 2100, naik dari 61% pada tahun 2050 dan 55% pada tahun 2010, menurut penelitian.

Deddy | OnIslam | Jurniscom

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X