Tag: represif
-
Nasional
2 Mahasiswa Tewas, Jaminan Kapolri Tito Tidak Represif Dipertanyakan
JAKARTA(Jurnalislam.com)–Amnesty Internasional mempertanyakan keseriusan jaminan aparat kepolisian tak bakal ada tindakan represif dalam penanganan gelombang protes mahasiswa. Amnesty menyebut korban kekerasan masih ada sekalipun Presiden Joko Widodo menyatakan telah memerintahkan Kapolri Tito Karnavian untuk tak represif. Pernyataan itu diungkapkan Manajer Kampanye Amnesty International Indonesia Puri Kencana Putri merespons kasus mahasiswa Himawan Randi tewas di tengah aksi […]
Selengkapnya: 2 Mahasiswa Tewas, Jaminan Kapolri Tito Tidak Represif Dipertanyakan -
Nasional
Korban Bertambah Lagi, Yusuf Mahasiswa UHO Kendari Meninggal Dunia
Mahassiwa Halu Oleo (UHO) Kendari, dikabarkan meninggal dunia, Jumat (27/9/2019). Yusuf merupakan korban tewas kedua dalam demo di depan Gedung DPRD Sulawesi Tenggara, pada Kamis kemarin, “Iya, pasien Muhammad Yusuf Kardawi (19) yang menjalani perawatan intensif pasca dioperasi di RSU Bahteramas Kendari, Sultra, meninggal dunia sekitar pukul 04.00 Wita,” kata Plt Direktur RSU Bahteramas dr […]
Selengkapnya: Korban Bertambah Lagi, Yusuf Mahasiswa UHO Kendari Meninggal Dunia -
Nasional
Tolak Tindakan Represif Aparat, DSKS Serukan Masyarakat Aksi Besar Ba’da Jumat
SOLO (Jurnalislam.com) – Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) akan menggelar aksi damai bertajuk ‘Solidaritas dan Doa Bersama Menolak Tindakan Represif Aparat Keamaman Terhadap Mahasiswa atau Demonstran’, di depan Mapolresta Surakarta, Jum’at (27/9/2019). Aksi tersebut juga bentuk solidaritas atas meninggalnya salah satu mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo (UHO) Immawan Randi (21) yang tewas […]
Selengkapnya: Tolak Tindakan Represif Aparat, DSKS Serukan Masyarakat Aksi Besar Ba’da Jumat -
Nasional
Amensti Internasional Nilai Polri Gagal Ungkap Fakta Tewasnya 9 Warga pada 22 Mei
JAKARTA — Amnesty International menyebut Penjelasan Kepolisian Republik Indonesia terkait aksi kekerasan 21-22 Mei lalu tidak menyeluruh. Amnesty menilai polisi gagal mengungkap fakta sembilan korban tewas dalam peristiwa tersebut. “Sangat mengecewakan melihat bahwa alih-alih menunjukkan perkembangan penyidikan tentang sebab musabab korban yang tewas dan pelaku yang harus bertanggungjawab, narasi yang dapat berkembang dari konferensi pers […]
Selengkapnya: Amensti Internasional Nilai Polri Gagal Ungkap Fakta Tewasnya 9 Warga pada 22 Mei -
Nasional
Amnesty Internasional Kecewa Polri Sebut Korban Tewas 22 Mei sebagai Perusuh
JAKARTA — Amnesty International menyebut Penjelasan Kepolisian Republik Indonesia terkait aksi kekerasan 21-22 Mei lalu tidak menyeluruh. “Sangat mengecewakan melihat bahwa alih-alih menunjukkan perkembangan penyidikan tentang sebab musabab korban yang tewas dan pelaku yang harus bertanggungjawab, narasi yang dapat berkembang dari konferensi pers hari ini malah mengarah pada wacana ‘perusuh vs polisi’,” kata Direktur Eksekutif […]
Selengkapnya: Amnesty Internasional Kecewa Polri Sebut Korban Tewas 22 Mei sebagai Perusuh -
Nasional
Keluarga Korban Butuh Kejelasan, PKS Dorong Dibentuknya Pansus Tragedi 22 Mei
JAKARTA (Jurnalislam.com)–Fraksi PKS Aboe Bakar Al-Habsyi saat Rapat Paripurna DPR pada Selasa (11/6) mengusulkan dibentuknya Pansus Tragedi 22 Mei. Ia mengusulkan pembentukan pansus karena keluarga korban mengalami kebuntuan proses hukum serta akses dan informasi. “Berapa sih sebenarnya jumlah korban yang ada, kita bisa mendorong proses hukum serta membantu memberikan akses hukum dan informasi kepada masyarkat terkait […]
Selengkapnya: Keluarga Korban Butuh Kejelasan, PKS Dorong Dibentuknya Pansus Tragedi 22 Mei -
Nasional
DPR Minta Penjelasan Kapolri Kenapa Ada Korban Tewas 22 Mei dengan Peluru Tajam
JAKARTA (Jurnalislam.com) — Komisi III (Hukum, HAM, dan Keamanan) DPR RI mendesak Polri segera mengungkap penyebab tewasnya sembilan orang dan puluhan orang yang dianggap hilang dalam kerusuhan seputar 22 Mei 2019. Polri didesak bekerja sama dengan Komisi Nasional (Komnas) HAM. Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PPP Arsul Sani menilai, dalam upaya pengungkapan korban meninggal […]
Selengkapnya: DPR Minta Penjelasan Kapolri Kenapa Ada Korban Tewas 22 Mei dengan Peluru Tajam -
Nasional
Forum Advokat Muda Solo Desak Komnas HAM Serius Ungkap Tragedi Kemanusiaan 22 Mei
SOLO (Jurnalislam.com)- Ketua Forum Advokat Muda Solo (FAMS) Ibnu Sahidin mengutuk keras tindakan refresif aparat kepolisian dalam melakukan pembubaran massa aksi tolak kecurangan pemilu 2019 depan Bawaslu RI Jakarta, 21-22 Mei 2019. “Mengutuk keras tindakan kekerasan yang dilakukan secara brutal dan tak bermoral terhadap demonstran yang menimbulkan korban jiwa dan Iuka-Iuka,” katanya kepada jurniscom di […]
Selengkapnya: Forum Advokat Muda Solo Desak Komnas HAM Serius Ungkap Tragedi Kemanusiaan 22 Mei -
Nasional
FPI Benarkan Ada Anggotanya Gugur Ditembak Polisi
JAKARTA(Jurnalislam.com)–Panglima Laskar Pembela Islam (LPI) Maman Suratman membenarkan ada anggota Front Pembela Islam (FPI) meninggal dunia. Maman menjelaskan anggota FPI yang meninggal tersebut berasal dari daerah Pandeglang. Kepada INA News Agency, Maman tidak bisa memastikan jumlah anggota FPI yang terluka karena tembakan aparat kepolisian. “Kalau yang terluka banyak, yang meninggal satu laskar,” jelas Maman di […]
Selengkapnya: FPI Benarkan Ada Anggotanya Gugur Ditembak Polisi -
Nasional
Anwar Abbas: Tindakan Represif Polisi Berdampak Buruk terhadap Kehidupan Bangsa
JAKARTA (Jurnalislam.com)—Ketua PP Muhammadiyah Dr. Anwar Abbas meminta pemerintah tak diam dan harus mampu meminta polisi agar tidak bertindak represif. Karena menurutnya, tindakan brutal polisi dalam menangani pengunjuk rasa tolak kecurangan malah memperburuk keadaan bangsa. “..Semakin represif dan brutal tentu saja masalah ini akan berdampak sangat buruk terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Anwar Abbas, […]
Selengkapnya: Anwar Abbas: Tindakan Represif Polisi Berdampak Buruk terhadap Kehidupan Bangsa -
Nasional
Aliansi BEM Seluruh Indonesia Kecam Sikap Represif Pemerintah
BOGOR (Jurnalislam.com)—Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia menggelar Kongres Kebangkitan Mahasiswa. Acara dihelat tanggal 18-19 Mei 2019 di Auditorium Andi Hakim Nasution, Institut Pertanian Bogor (IPB). Kongres ini dihadiri oleh 115 perwakilan Mahasiswa dari 46 perguruan tinggi yang tergabung dalam Aliansi BEM Seluruh Indonesia. Dalam keputusannya, BEM SI melihat masih adanya upaya-upaya represif dari […]
Selengkapnya: Aliansi BEM Seluruh Indonesia Kecam Sikap Represif Pemerintah -
Nasional
Mahasiswa dan Alumni Universitas Brawijaya Bersatu Tolak Rezim Represif
MALANG (Jurnalislam.com) – Mahasiswa dan Alumni Universitas Brawijaya Malang lintas generasi mengecam tindakan represif aparat kepada sejumlah mahasiswa yang melakukan aksi evaluasi tiga tahun pemerintahan rezim Jokowi. Dalam pernyataan sikap yang diterima redaksi Jurnalislam.com, mahasiswa dan alumni menegaskan dukungannya kepada mahasiswa yang melakukan aksi dan meminta agar polisi mencabut status tersangka para mahasiswa yang melakukan […]
Selengkapnya: Mahasiswa dan Alumni Universitas Brawijaya Bersatu Tolak Rezim Represif -
Nasional
Presiden BEM UNS Tersangka, Alumni Tegaskan Tolak Rezim Represif Jokowi
SOLO (Jurnalislam.com)- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sebelas Maret (UNS) bersama Keluarga Alumni BEM UNS menggelar Konfrensi Pers di Gedung Rektorat UNS, Selasa (24/10/2017) terkait ditangkap dan ditetapkan tersangkanya Presiden BEM UNS cum Koordinator BEM Seluruh Indonesia (BEM) Wildan Wahyu Nugroho. Alumni BEM UNS, Ikhlas Tamrin yang pernah menjabat Presiden BEM UNS 2005 ini menegaskan […]
Selengkapnya: Presiden BEM UNS Tersangka, Alumni Tegaskan Tolak Rezim Represif Jokowi -
Nasional
Tolak Perppu Ormas, APMS: Bukti Rezim Semakin Represif
SOLO (Jurnalislam.com) – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Soloraya (APMS) menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Gladak, Jalan Slamet Riyadi, Solo, Ahad (16/7/2107). Mereka menolak diterbitkannya Perppu No. 2 tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat (Ormas). Salah satu orator, Yusuf Santoso dari Unversitas Sebelas Maret (UNS) mengatakan, Perppu tersebut dapat digunakan pemerintah […]
Selengkapnya: Tolak Perppu Ormas, APMS: Bukti Rezim Semakin Represif -
Nasional
Kriminalisasi Ulama, Dosen Hukum Unpad : Tuduh Dulu, Bukti Hukum Urusan Lain
BANDUNG (Jurnalislam.com) – Dosen Fakultas Hukum Universitas Padjajaran (Unpad) Atif Latiful Hayat, Ph. D menyebut adanya anggapan masyarakat bahwa terjadi kriminalisasi ulama adalah hal yang wajar, bahkan sulit dibantah. Menurutnya, kasus-kasus yang disangkakan kepada para ulama merupakan tuduhan yang dipaksakan. Baca juga: Tolak Kriminalisasi Ulama, API Jabar Sebut Aparat Bertindak Di Luar Kaidah Hukum “Terkesan, […]
Selengkapnya: Kriminalisasi Ulama, Dosen Hukum Unpad : Tuduh Dulu, Bukti Hukum Urusan Lain -
Nasional
‘Demo Malam Hari, Pendukung Ahok Dibiarkan, Mahasiswa KAMMI Ditindak’
SOLO (Jurnalislam.com)- Aksi reprensif pihak aparat kepolisian terhadap unjuk rasa yang dilakukan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) didepan Istana Negara, Jakarta (24/5/2017) menuai keprihatinan banyak pihak. Aksi ini sendiri berakhir dibubarkan dan polisi menangkap 7 peserta aksi. Ketua Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) Ustadz Muinudinillah Basri mengatakan bahwa tindakan pihak aparat terhadap KAMMI ini […]
Selengkapnya: ‘Demo Malam Hari, Pendukung Ahok Dibiarkan, Mahasiswa KAMMI Ditindak’