Serangan Mematikan Terhadap Polisi Mesir

MESIR (jurnalislam.com) – Seorang petugas polisi dan seorang wajib militer tewas setelah penyerang bersenjata menembaki mobil patroli mereka, Kementerian Dalam Negeri Mesir mengatakan.

Serangan pada hari Minggu (20 April 2014) tersebut terjadi hanya dua hari setelah seorang polisi tewas dalam ledakan bom di Lebanon square, Kairo.

Kementerian mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka yang tewas dalam serangan terbaru tersebut adalah yang berpatroli di jalan antara Kairo dan Suez.

Pejuang telah meningkatkan serangan mereka terhadap pasukan keamanan sejak militer menggulingkan presiden Mohamed Morsi Islam pada Juli tahun lalu.

Sebuah kelompok bersenjata, Ajnad Misr, telah bersumpah bahwa serangan baru terhadap pasukan keamanan tersebut adalah sebagai balasan atas tindakan keras mereka terhadap para pendukung Morsi, yang menurut Amnesty International telah merenggut 1.400 nyawa.

 

Ajnad Misr, atau Tentara Mesir, mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap pos polisi pada Jumat lalu.

Namun serangan paling mematikan telah diklaim oleh kelompok Mujahidin yang terinspirasi oleh al- Qaeda dan bermarkas di Sinai, Ansar Beit al – Maqdis.

Data resmi menunjukkan bahwa lebih dari 500 orang – sebagian besar polisi dan tentara – tewas dalam serangan bom dan tembakan oleh para pejuang sejak Juli 2013.

Kebanyakan serangan bergolak di Semenanjung Sinai, namun dalam beberapa bulan terakhir serangan juga terjadi di lokasi yang lebih jauh yaitu di Delta Nil dan di ibukota.

Pada saat yang sama, lebih dari 15.000 aktivis Islam, sebagian besar dari kelompok Morsi, Ikhwanul Muslimin, telah dipenjara, sementara ratusan lainnya telah dijatuhi hukuman mati.

Pihak berwenang menyalahkan Ikhwanul atas sejumlah serangan dan memasukkannya ke dalam daftar hitam sebagai “organisasi teroris.” (ded412)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.