BALI (jurnalislam.com)— Di tengah penanganan dampak gempa bumi yang masih berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT), Forum Medis dan Aksi Kemanusiaan (MeDAN) bersama Aliansi Muslim Bali bergerak mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.
Tim berangkat dari Bali menuju NTT pada Kamis (10/9/2026) pukul 22.00 WITA, membawa sejumlah kebutuhan pokok dan perlengkapan untuk membantu masyarakat terdampak bencana.
Berdasarkan data BNPB per 10 September 2026 pukul 07.00 WIB, gempa yang melanda wilayah Flores, NTT, sejak 15 Agustus 2026 telah menyebabkan 136 orang meninggal dunia dan 1.776 orang mengalami luka-luka. Sebanyak 56.577 warga juga masih mengungsi, sementara kerusakan rumah tercatat mencapai 102.384 unit.
Gempa utama tersebut memiliki magnitudo 7,7. Aktivitas kegempaan di wilayah Flores juga masih berlanjut. BMKG mencatat hingga 9 September 2026 pukul 05.00 WIB telah terjadi 13.863 gempa susulan, dengan magnitudo terbesar mencapai 6,2. Sebanyak 183 gempa susulan di antaranya dirasakan oleh masyarakat.
Dalam situasi tersebut, MeDAN dan Aliansi Muslim Bali membawa sejumlah bantuan yang dihimpun dari para donatur. Bantuan tersebut antara lain abon, biskuit untuk anak-anak, perlengkapan mandi dan cuci (MCK), terpal, roti, serta berbagai kebutuhan lainnya.
Beras secara khusus akan dibeli langsung di wilayah NTT. Selain untuk mengurangi beban muatan selama perjalanan dari Bali, langkah tersebut sekaligus menjadi upaya mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Dengan demikian, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa logistik yang dibawa dari Bali, tetapi juga melibatkan pemenuhan kebutuhan di daerah terdampak.
Menembus Jarak Bali-NTT
Bagi MeDAN dan Aliansi Muslim Bali, keberangkatan menuju NTT merupakan bentuk solidaritas kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
Jarak antara Bali dan NTT yang cukup jauh tidak menjadi penghalang untuk mengantarkan amanah para donatur secara langsung.
“Kami ingin memastikan amanah dari para donatur dapat sampai kepada saudara-saudara kita di NTT yang sedang membutuhkan. Jarak bukan alasan bagi kita untuk tidak peduli. Semoga bantuan yang kami bawa dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Suherman, perwakilan tim.
Ia mengatakan, aksi kemanusiaan tersebut tidak dapat berjalan tanpa dukungan berbagai pihak, baik melalui donasi, tenaga, maupun dukungan lainnya.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur, relawan, komunitas, dan masyarakat yang telah mendukung aksi kemanusiaan ini. Setiap bantuan yang diberikan sangat berarti bagi saudara-saudara kita di NTT. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas setiap kebaikan yang diberikan dengan keberkahan dan pahala yang berlipat,” tuturnya.
Tim berharap perjalanan menuju NTT hingga proses penyaluran bantuan dapat berlangsung lancar dan aman. Kehadiran mereka diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan dukungan moral kepada warga yang masih menghadapi dampak bencana.
Pengiriman bantuan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar MeDAN dan Aliansi Muslim Bali untuk menghadirkan kepedulian di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Dari Bali menuju NTT, bantuan yang dibawa bukan sekadar logistik, tetapi juga pesan solidaritas bahwa masyarakat terdampak gempa tidak menghadapi musibah seorang diri.
Kontributor: Hedy