Selain Diusut, JAS Minta Pelaku Penganiayaan Ulama Juga Harus Dihukum

Selain Diusut, JAS Minta Pelaku Penganiayaan Ulama Juga Harus Dihukum

SURABAYA (Jurnalislam.com)—Ketua Jamaah Ansharusy Syariah Jawa Timur Hamzah Baya mengatakan bahwa pelaku penyerangan terhadap ulama baru-baru ini harus dihukum. Jagan sampai katanya, pelaku lolos begitu saja, apalagi dengan alasan pelaku diduga gila.

Menurutnya, bila diperhatika, belum ada satu pekan sudah terjadi tiga modus penyerangan yang terjadi di Lamongan, Madiun dan Surabaya.

Lagi, Kali Ini Teror Menimpa Ketua Dewan Dakwah Jabar

Hal ini menurutnya hampir serupa dengan di Jawa Barat atau boleh diambil lebih jauh seperti kejadian tahun 1998 dimana para ulama dan kyai NU di Banyuwangi banyak yang dibantai oleh mereka orang gila.

“Penyerangan terhadap ulama, ustaz dan teror ke pondok pesantren juga masjid ini merupakan tindakan yang sudah sangat mencederai umat islam. Siapapun pelakunya dia harus diproses hukum. Pelaku merupakan orang yang anti agama menginginkan konflik dan menimbulkan ketakutan serta ketidak nyamanan bagi ulama, santri dan umat islam”, kata Ustaz Hamzah Baya kepada Jurnalislam.com, Kamis (22/2/2017).

Amien Rais: Penyerangan Ulama Ada Dalangnya!

Menurutnya, kasus ini harus membuat umat Islam bersatu dan jangan mau diadu domba.

” Pertolongan Allah akan datang manakala kita senantiasa sabar dan istiqamah membela agama Allah. Maka jangan takut dan gentar terus maju berjuang membela agama Allah dari segala bentuk kezaliman bersabar dan istiqamah sampai Allah wafatkan kita dalam keadaan khusnul khatimah”, pesan Ustaz Hamzah Baya kepada umat islam indonesia.

Bagikan
Close X