Recep Tayyip Erdogan: Rusia Buat Kesalahan Fatal di Suriah

ANKARA (Jurnalislam.com) – Langkah Rusia di Suriah tidak dapat diterima oleh Turki, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan kepada wartawan, Ahad (04/10/2015), lansir Anadolu Agency.

Berbicara di Bandara Internasional Esenboga di Ankara sebelum berangkat ke Perancis, Erdogan mengatakan: "Sayangnya, Rusia sekarang dalam kesalahan serius dan saya memiliki kesan bahwa langkah ini menandakan bahwa itu Rusia akan mengisolasi wilayah tersebut."

Rusia memulai serangan udara pada hari Rabu untuk memperkuat rezim Presiden Bashar al-Assad. Moskow menegaskan bahwa serangan mereka menargetkan Islamic State (IS) dan afiliasi pejuang Suriah, tetapi negara-negara Barat dan sekutu Teluk-nya percaya bahwa kelompok anti rezim Assad dan warga sipil menanggung beban pemboman Rusia.

Erdogan bertanya: "Apa yang akan dicapai Rusia di sini? Hanya ada Assad yang sedang melakukan terorisme di negara dan sayangnya Rusia dan Iran malah mendukung orang ini.

"Negara-negara yang berkolaborasi dengan rezim Assad akan mencetak sejarah (kelam)."

Erdogan bertanya, “Berapa banyak pengungsi yang berlindung di Rusia dan Iran?”

Turki telah menyambut pengungsi Suriah sejak awal perang saudara pada Maret 2011 dan sekarang menjadi rumah bagi sekitar dua juta orang di bawah peraturan perlindungan sementara.

"Hingga kini, kami telah menghabiskan $ 7,5 milyar," kata Erdogan, menambahkan itu adalah "tugas penuh tanggung jawab" yang dilakukan Turki.

Presiden menegaskan perlunya zona aman di Suriah utara sambil menambahkan: ".. wajib untuk memiliki zona larangan terbang, jika tidak, wilayah itu akan menjadi daerah yang terbuka untuk kematian."

Deddy | Anadolu Agency | Jurniscom

 

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses