Presiden Dinilai Sepelekan Covid-19, RS Brasil Kewalahan Tangani Pasien

Presiden Dinilai Sepelekan Covid-19, RS Brasil Kewalahan Tangani Pasien

BRASIL (Jurnalislam.com)–Jumlah orang yang meninggal dunia dalam sehari karena wabah corona di Brasil meningkat di atas 600 untuk pertama kalinya, kata Departemen Kesehatan Brasil hari Rabu (6/5).

Departemen Kesehatan memperingatkan bahwa tingkat penularan virus belum menunjukkan tanda-tanda melambat.

Pada hari Selasa (5/5) tercatat angka kematian mencapai 615 dan menjadi hari yang paling mematikan sejak penyebaran Covid-19 mulai terdeteksi di Brasil. Secara keseluruhan, hingga saat ini tercatat 8536 orang meninggal karena virus corona.

Angka resmi juga menunjukkan bahwa lebih 125 ribu orang telah terinfeksi virus corona. Namun jumlah kasus yang sebenarnya kemungkinan besar jauh lebih tinggi karena banyak kasus yang tidak terdeteksi. Para pengamat menilai, jumlah tes di brasil masih terlalu kecil.

Juru bicara presiden dikonfirmasi positif Covid-19

Juru bicara Presiden Jair Bolsonaro, Jenderal Angkatan Darat Otavio Rego Barros, dinyatakan positif tertular Covid-19, kata kantornya hari Rabu.

Selanjutnya disebutkan, pria berusia 59 tahun itu harus menjalani karantina di rumah. Barros menambah daftar tertular Covid-19 di lingkungan dekat Presiden Jair Bolsonaro. Sejauh ini tercatat ada 23 anggota delegasi dalam rombongan presiden yang berkunjung ke Florida, AS, bulan Maret lalu yang dinyatakan positif Covid-19.

Pejabat tinggi pemerintahan yang mengidap Covid-19 antara lain Kepala Komunikasi Fabio Wajngarten dan Menteri Keamanan Nasional Augusto Heleno. Jair Bolsonaro sendiri menyatakan dia sudah dites negatif.

Rumah sakit kewalahan

Presiden Bolsonaro selama ini menyepelekan ancaman Covid-19 dan menyatakan dia tidak percaya pada pembatasan sosial.

Dia menyerukan agar kehidupan kembali ke situasi normal. Namun Kementerian Kesehatan tetap mengeluarkan peringatan kepada pembatasan sosial kepada publik.

Menurut data dari John Hopkins University, Brasil memiliki jumlah infeksi keenam tertinggi di dunia. Brasil adalah negara pertama di Amerika Selatan yang mencatatkan kasus Covid-19 pada tanggal 26 Februari lalu.

Rumah sakit dan tempat pemakaman di berbagai kota dan negara bagian Brasil kini diberitakan sudah mencapai batas kapasitasnya dan kewalahan menghadapi wabah corona, karena infeksi terus meningkat dengan cepat.

Sumber: republika.co.id

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X