Pasukan India Tembaki Ribuan Muslim Khasmir Saat akan Shalat Jenazah

Pasukan India Tembaki Ribuan Muslim Khasmir Saat akan Shalat Jenazah

KHASMIR (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 11 orang terluka setelah pasukan India menembaki para pelayat, yang menghadiri pemakaman dua pejuang Islam di Kashmir yang dikendalikan India.

Zeenat ul-Islam terbunuh bersama rekannya pada hari Sabtu dalam pertempuran senjata dengan pasukan India.

Ribuan orang pada hari Ahad (13/1/2019) berbaris menuju desanya, desa Sugan di distrik Shopian, untuk melakukan sholat jenazah meskipun ada barikade dan pengerahan pasukan di sepanjang jalan.

Untuk menghentikan orang-orang bergabung dalam sholat jenazah, pasukan pemerintah menembakkan peluru, pelet senapan dan gas air mata untuk menghentikan para pelayat, yang mengarah ke bentrokan di jalan ketika sekelompok pemuda melempari batu ke arah pasukan, kata polisi dan penduduk.

Menurut Anadolu Agency, enam korban yang terluka dibawa ke rumah sakit kabupaten di Pulwama.

Salah satu yang terluka dalam kondisi kritis, menurut laporan media setempat.

Baik India dan Pakistan mengklaim wilayah Kashmir secara keseluruhan tetapi mereka mengendalikan hanya sebagian dari wilayah Himalaya.

Baca juga: 

Pejuang Islam di Kashmir yang dijajah India telah berperang melawan pemerintahan India sejak 1989. Sebagian besar warga Kashmir mendukung para pejuang untuk bersatu di bawah pemerintahan Pakistan atau sebagai negara merdeka.

Wilayah yang disengketakan itu, yang diperebutkan India dan Pakistan dalam tiga perang, saat ini berada di bawah pemerintahan presiden setelah India membubarkan majelis negara pada bulan November.

India menuduh Pakistan mempersenjatai dan melatih para pejuang Islam. Tuduhan itu disangkal Islamabad.

Hampir 70.000 orang telah terbunuh dalam upaya perjuangan dan penindasan militer India berikutnya.

Menurut kelompok hak asasi, 2018 adalah tahun paling mematikan di negara itu dalam hampir satu dekade.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.