Biadab, Pasukan Israel Bunuh Gadis Palestina 13 tahun

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Seorang gadis Palestina 13 tahun ditembak mati oleh pasukan zionis di Yerusalem Timur pada hari Sabtu setelah polisi Israel menuduh bahwa dia mencoba menyerang seorang serdadu Israel dengan pisau, lansir World Bulletin Sabtu (23/01/2016).

Menurut polisi zionis, Rokaya Abu Eid ditembak mati di pintu masuk pemukiman Anatot khusus Yahudi di Yerusalem utara.

Sumber-sumber Palestina setempat mengatakan bahwa, setelah kejadian, tentara penjajah Israel menahan ayah Abu Reid dan membawanya ke kantor polisi di pemukiman Ma'ale Adumim khusus Yahudi.

Menurut Departemen Kesehatan Palestina, kematian Abu Eid, Sabtu, membuat jumlah total warga Palestina yang tewas oleh pasukan aggressor Yahudi sejak 1 Oktober tahun lalu menjadi 164, termasuk 31 anak di bawah umur.

Setidaknya 20 anak di bawah umur yang dibunuh oleh pasukan zionis selama periode ini yang tewas "akibat kebiadaban berdarah dingin" di pos pemeriksaan tentara Israel, menurut angka resmi Palestina, sementara jenazah Hasan Manasra – anak Palestina 15 tahun yang tewas Oktober lalu – belum diserahkan kepada keluarganya oleh otoritas Yahudi Israel.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

20 Pasukan Arbaki Menyerah di Provinsi Saripul Utara, Afghanistan

SARIPUL (Jurnalislam.com) – Pejabat melaporkan dari provinsi Saripul utara mengatakan bahwa 20 anggota milisi bersenjata bertobat atas kesalahan mereka dan menyerahkan diri kepada Mujahidin Imarah Islam hari Sabtu di distrik Sayedabad daerah Qala Ejaz. Mereka juga menyerahkan perlengkapan militer, Al-Emarah News mengatakan, Sabtu (23/01/2016).

Mereka menyerah kepada Mujahidin setelah upaya Komisi Khotbah dan Bimbingan memberikan dakwah dan pemahaman kepada masyarakat, dan terus berjuang mempertahankan Islam dan tanah air mereka.

Kemudian di Badakhshan sebanyak 18 tentara musuh tewas dan lebih dari 12 lainnya cedera.

Ada bentrokan antara pejuang Imarah Islam dan pasukan gabungan di distrik Tagab provinsi Badakhshan utara pada Jumat di mana 8 tentara boneka tewas dan 12 lainnya menderita luka-luka, ia menambahkan.

Dua pejuang Mujahidin memeluk kesyahidan dengan lebih dari tiga lainnya terluka, sementara tank lapis baja dan kendaraan militer hancur setelah oleh serangan Mujahidin.

Pada hari Sabtunya, Mujahidin dan musuh terlibat bentrokan lanjutan di provinsi Badakhshan, yang menewaskan 10 tentara musuh dan menghancurkan dua tank lapis baja serta sebuah kendaraan tempur lapis baja.

Jumlah tentara musuh yang menderita luka-luka tidak diketahui.

Demikian pula, tiga pejuang Mujahidin terluka dalam pertempuran itu.

 

Deddy | Shahamat | Jurnalislam

 

 

IPM Tasik Luncurkan Rumah Baca Pelajar

SINGAPARNA (Jurnalislam.com) – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Tasikmalaya menyelenggarakan Student Fair dan meluncurkan Rumah Baca Pelajar, Sabtu (23/1/2015).

Acara yang digelar di Lapangan Kampus Pendidikan Muhammadiyah Singaparna, Jl. Muhammadiyah Cikedokan, Singaparna itu dihadiri oleh Kepala Sekolah dari beberapa institusi pendidikan, Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Organisasi Otonom Muhammadiyah, Majelis Dikdasmen, dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tasikmalaya.

“Aksi nyata ini kami lakukan dalam rangka mengimplementasikan Al Quran Surat Al Alaq ayat satu, dan meretas realitas dengan mirisnya fenomena rendahnya minat baca di kalangan masyarakat,” kata Ketua IPM Kabupaten Tasikmalaya, Gigin Dzulgina.

Gigin mengungkapkan hasil survei UNESCO yang menunjukkan bahwa dari seribu penduduk Indonesia hanya satu orang yang memiliki minat membaca. Karenanya, IPM menaruh harapan besar pada Rumah Baca yang digagasnya itu.

“Besar harapan kami dengan digagasnya gerakkan membaca akan tercipta reading habbit dan gerakkan anti nyontek,” cetusnya.

Selain Rumah Baca, PD IPM juga mengadakan program perpustakaan keliling, bedah buku, bedah film, dan resensi buku yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali. Hal itu disambut antusias oleh para pelajar, mahasiswa, dan satuan pendidikan dengan tersedianya berbagai fasilitas dan aktivitas yang menunjang peningkatan mutu pendidikan.

Dalam sambutannya, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Yane Sriwiganti berharap Rumah Baca Pelajar dapat menjadi fasilitas untuk menunjang terbentuknya generasi yang cerdas.

“Dengan diresmikannya rumah baca ini, semangat dan giroh para pelajar harus lebih berkobar dari sebelumnya dan tidak berhenti berkarya demi terbentuknya generasi yang cerdas,” ujarnya.

Reporter: Feisal | Editor: Ally | Jurnalislam

Mantan Aktifis Gereja: Natal, Tahun Baru dan VD adalah Alat Kristenisasi

SURAKARTA (Jurnalislam.com) – Takmir masjid At Tiin Karang, Sanggrahan, Grogol, Sukoharjo menggelar kajian akbar bertajuk “Mewaspadai Gerakan Kristenisasi 2016”, Sabtu (23/01/2016) malam. Menghadirkan seorang mantan aktivis gereja yang saat ini menjadi penceramah Islam, ustadzah Dewi Purnamawati.

Dalam kajian yang diikuti oleh ratusan jamaah itu, Dewi mengatakan perayaan hari besar yang dilakukan umat Kristen ternyata tidak ada dalam kitab Injil sendiri.

Bahkan, lanjutnya, acara yang digemari anak muda seperti valentine day sengaja disebarkan dan dikemas oleh Yahudi agar generasi muda umat Islam terjerumus ke dalam perzinahan.

"Natal, tahun baru, valentine, adalah alat kristenisasi agar umat Islam mengikuti ajaran atau milah orang kafir," tegasnya.

Dewi juga menjelaskan, tujuan para misionaris Kristen tidak hanya untuk memurtadkan umat Islam. ”Paling tidak mengikuti ajarannya. Makar Kristen itu menjadikan orang iman menjadi kafir, Allah sudah kasih info kepada kita dalam surat Al Baqoroh ayat 120," ungkapnya.

Reporter: Dyo | Editor: Ally | Jurnalislam

 

Tak Bermanfaat, Bupati Probolinggo Akan Tutup Tempat Karaoke

PROBOLINGGO,(Jurnalislam.com) – Bupati Probolinggo, Tantri Hasan Aminuddin akan melarang tempat karaoke berdiri di daerah yang dipimpinnya. Ia menyatakan, Pemkab Probolinggo tidak mau ikut terjebak, walau sejumlah daerah di Jawa Timur memberikan izin untuk mendirikan tempat hiburan serupa.

Tantri menilai tempat hiburan semacam itu tak memiliki banyak manfaat. Seandainya tempat karaoke sudah telanjur berdiri, Tantri berharap, masyarakat melaporkannya kepada Pemkab Probolinggo.

"Kalau ada, laporkan, saya tutup," kata Tantri, Selasa (12/1/2016) lalu.

Tantri menganggap, tempat karaoke dengan ruangan tertutup sulit membawa dampak positif bagi masyarakat.

"Tidak boleh ada tempat hiburan yang aktivitasnya mengandung kemudaratan di Kabupaten Probolinggo. Kami tegas soal itu. Kontroversi akan meluas jika tempat hiburan semacam itu berdiri di Kabupaten Probolinggo," ujar Tantri.

"Karena itu, saya tegaskan lagi, tempat hiburan semacam itu tidak boleh berdiri. Kami tidak akan mengeluarkan izin jika ada pengusaha ingin mendirikannya," sambungnya.

Alasan lain, menurut Tantri, pondok pesantren yang berdiri di Kabupaten Probolinggo cukup banyak, dan masyarakatnya dikenal sangat taat beragama.

"Seiring perkembangan (Kecamatan) Kraksaan dari tahun ke tahun, akan sangat banyak tantangan yang dihadapi. Konsekuensi menjadi kota, akan ada banyak hal-hal berbau kemudaratan yang harus dihadapi dan diantisipasi bersama-sama," tegas dia.

Reporter : Findra | Editor: Ally | Jurnalislam

MUI Sidoarjo Desak Pemda Tutup Tempat Maksiat Berkedok Karaoke Keluarga

SIDOARJO (Jurnalislam.com) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sidoarjo menolak keberadaan tempat-tempat karaoke yang kian menjamur di Sidoarjo. Penolakan itu disampaikan berdasarkan hasil rapat pleno yang dilaksanakan Rabu (20/1/2016) oleh seluruh anggota dan pimpinan MUI.

Tempat-tempat hiburan berkedok karaoke keluarga itu saat menyediakan Pemandu Lagu (PL) yang biasanya dari kaum wanita. Meski berkedok karaoke keluarga, akan tetapi tempat-tempat karaoke itu beroperasi hingga pukul 3 pagi.

"Kami menolak keberadaan rumah karaoke (kafe karaoke) itu. Karena tanpa dilogika saja, jelas aneh. Mana ada keluarga yang mau karaoke pada jam 2 atau 3 dini hari. Keluarga yang mana itu," terang Ketua MUI Kabupaten Sidoarjo, KH A Hambali Z, Rabu (20/01) lansir SurabayaPagi.com

Selain menolak dan mengecam, pihaknya akan mendesak pemerintah daerah untuk melakukan penutupan. Hal itu akan dilaksanakan dengan menggandeng GP Anshor.

"Kalau dalam perizinan kan ada batas-batasannya. Kalau batas izin sudah melewati batas, yang bertindak harusnya Satpol PP Pemkab Sidoarjo. Kalau fatwa penolakan kurang kuat maka akan kami siapkan kajian fatwa haram pada tahap selanjutnya," imbuhnya.

Menurut Kyai Hambali, tempat-tempat karaoke itu dinilai akan mengubah imej Sidoarjo yang dikenal sebagai Kota Santri. Oleh karenanya, pihaknya langsung menyikapinya berdasarkan kajian sosial masyarakat dan Agama Islam.

"Poin-poin penolakan dan dasarnya jelas. Kami menolak karaoke yang makin marak berdiri apalagi sampai berdiri di aset Pemkab Sidoarjo seperti di stand GOR Delta Sidoarjo," ungkapnya.

Sebagian pihak menilai sikap MUI itu lamban, karena tempat-tempat karaoke telah menjamur di Kabupaten Sidoarjo.

"Tak terkesan lamban. Ini para pengurus baru. Makanya penolakan itu formulasi rekomendasinya kami sampaikan ke Bupati Sidoarjo agar segera ditindaklanjuti," tandasnya.

Reporter : Findra | Editor: Ally | Jurnalislam.com

 

Pemimpin Muslim Tatar Ditangkap Pemerintah Moskow dengan 3 Tuduhan

RUSIA (Jurnalislam.com) – Para pejabat di Crimea yang dijajah Moskow mengatakan pada hari Kamis bahwa seorang pemimpin  muslim masyarakat Tatar yang dihormati, telah ditangkap in-absentia dan menghadapi tiga tuduhan yang tidak ditentukan untuk "kejahatan terencana", Al jazeera melaporkan Kamis (22/01/2016).

Tatar adalah minoritas Muslim dengan sejarah panjang penyiksaan oleh Rusia.

Mustafa Jemilev, seorang anggota parlemen Ukraina yang diasingkan dari semenanjung Laut Hitam karena menyerukan seruan "ekstrimis" untuk menentang aneksasi  Rusia tahun 2014, menginspirasi "blokade" sipil Krimea tahun lalu oleh aktivis Tatar dan Ukraina.

Sebuah pengadilan distrik di kota Simferopol  di Crimean selatan menempatkan Jemilev masuk daftar pencarian federal dan internasional pada hari Kamis karena "bersembunyi dari tuntutan dan pengadilan, kemungkinan menekan saksi, dan menghilangkan bukti."

Krimea jaksa penuntut Natalya Poklonskaya mengatakan tuduhan yang belum dipublikasikan untuk mencegah obstruksi keadilan dari serangkaian "gugatan terencana" yang dilakukan oleh Jemilev, kantor berita RIA Novosti mengutip dia yang mengatakan.

Kementerian Luar Negeri Ukraina mengutuk tuduhan tersebut . Juru bicara Kementerian Mariana Betsa mengatakan dalam tweet bahwa mereka adalah bagian dari "represi" Tatar Krimea yang berjumlah sekitar 15 persen dari populasi Crimea yang berjumlah 2 juta.

Jemilev, 72, adalah seorang penentang  era Soviet yang menghabiskan 15 tahun di penjara atau pengasingan karena menganjurkan masyarakat Tatar  cara yang tepat untuk kembali ke Crimea setelah mereka dideportasi massal tahun 1944 atas tuduhan bekerja sama dengan Nazi Jerman selama Perang Dunia II. Hampir 200.000 warga Tatar dideportasi ke Soviet Asia Tengah, hingga setengah dari mereka (100.000 orang) meninggal karena kelaparan dan penyakit.

Warga yang selamat dan keturunan mereka dicap "pengkhianat" sampai pemimpin Soviet Mikhail Gorbachev memperbolehkan mereka kembali ke Crimea di akhir 1980-an. Jemilev menghadap Mejlis, parlemen Tatar informal yang membantu menyelesaikan konflik dengan etnis Rusia dan Ukraina yang mendominasi semenanjung.

Pada bulan November, Ukraina mengakui deportasi tersebut sebagai "genosida."

Meskipun Tatar menyatakan bahwa pemerintah Ukraina diam-diam menghalangi mereka memperoleh pekerjaan di kantor pemerintah dan polisi, banyak dari mereka yang menentang aneksasi 2014 dan munculnya ribuan prajurit Rusia tanpa seragam.

Kremlin menyatakan aneksasi itu "tak berdarah," tapi seorang aktivis etnis Tatar yang memprotes langkah itu diculik oleh pejuang pro-Moskow dan kemudian ditemukan tewas dengan bekas penyiksaan. Beberapa warga Tatar lainnya telah diculik dan diduga dibunuh, keluarga mereka mengatakan kepada Al Jazeera.

Pemerintah Rusia juga mulai melakukan pencarian besar-besaran dan penahanan warga Tatar, khususnya Muslim yang rajin ke masjid. Banyak dari mereka menyamakan penganiayaan tersebut dengan kebijakan represif Moskow di wilayah Kaukasus.

 

Deddy | Al Jazeera | Jurnalislam

Israel akan Bangun Tembok Pemisah di Perbatasan Yordania

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Kementerian Pertahanan zionis mengungkap adanya rencana mulai membangun tembok pemisah  pekan ini antara wilayah jajahan dengan Yordania untuk menjaga penjajah dari ancaman-ancaman, Infopalestina melaporkan, Kamis (21/01/2016).

Kementerian Israel menegaskan dalam keterangannya hari Kamis, tim kontruksi dan arstiek sudah mulai pekan ini membuat maket permulaan tembok keamanan di perbatasan Israel – Yordania. Tembok keamanan itu seperti yang dibangun di perbatasan dengan Mesir dan Golan yang mencakup jalan-jalan, tugu pemantau, sarana teknik canggih lainnya.

Tembok itu akan dibangun sepanjang 30 km antara resort Eilat di ujung selatan wilayah Israel (Palestina jajahan 1948) dan lembaga Arabah (Yordania) dengan biaya dana sebesar 75 juta dolar dan diperkirakan berakhir pada tahun 2016.

Soal faktor pembangunan tembok ini, juru bciara Kemenhan Ariel Havez bahwa itu bertujuan melindungi warga Israel dari ancaman keamanan dari Yordania tanpa menyebut pihak yang ditakuti.

Di sisi lain, koran “Ar-Ro’y” Yordania menegaskan dari sumber pemerintah setempat bahwa tembok keamanan yang mulai dibangun Israel itu berada di sepanjang perbatasan Yordania adalah urusan dalam negeri karena di bangun di perbatasan bagian dalam dan tidak menyentuh kedaulatan Yordania.

Jika dibangun Israel di wilayah Palestina di Tepi Barat yang berbatasan dengan Yordania, maka hal itu ditolak oleh Yordania.

Tembok ini menjadi tembok keempat yang dibangun Israel setelah tembok pemisah Israel dengan wilayah Tepi Barat, tembok di Golan dan tembok elektronik sepanjang 240 km di perbatasan dengan Mesir.

Deddy |  Infopalestina | Jurnalislam

6 Pos Militer di Maiwand Ditinggal Kabur Tentara Arbaki

KANDAHAR (Jurnalislam.com) – Laporan yang datang dari kabupaten Maiwand mengatakan bahwa tentara bayaran (Arbaki) telah melarikan diri dan meninggalkan basis besar mereka serta 6 pos militer lain yang terletak di daerah Shna Sarak selama dua hari terakhir, Al Emarah News melaporkan, Kamis (21/01/2016).

Para pejabat mengatakan bahwa musuh yang melarikan diri dari, menjadikan seluruh daerah jatuh dan saat ini berdaa di bawah kontrol penuh Mujahidin Imarah Islam.

Perlu disebutkan bahwa sekitar 3 pekan sebelumnya sejumlah besar pasukan musuh melancarkan operasi di daerah tersebut tetapi menghadapi penyergapan dan serangan IED Mujahidin, mengakibatkan 5 APC hancur  serta menimbulkan korban lebih dari 50 orang tentara Arbaki.

Deddy | Shahamat | Jurniscom

Al Shabaab Serang Zona Pantai Mogadishu, Somalia

SOMALIA (Jurnalislam.com) – Pembom istisyhad dan pasukan bersenjata Al-Shabab menyerang sebuah hotel dan restoran pinggir laut di ibukota Somalia, Mogadishu, polisi dan saksi mata mengatakan.

Sebuah mobil penuh bahan peledak menabrak Beach View Hotel di pantai Lido pada Kamis malam, setelah beberapa pejuang al-Shabab melepaskan tembakan di hotel, saksi mengatakan kepada Al Jazeera, Kamis (21/01/2016).

Al-Shabab mengaku bertanggung jawab atas serangan melalui sebuah panggilan telepon ke Al Jazeera. Juru bicara Al-Shabaab juga mengatakan serangan masih berlangsung.

Hampir selama satu dekade pertempuran Somalia dengan al-Shabab telah menewaskan ribuan orang.

Pekan lalu, Al-Shabab menyerang pasukan salib Kenya di sebuah pangkalan militer Uni Afrika di desa El-Ade, Somalia selatan.

Al Shabab telah menewaskan sekitar 100 tentara salib Kenya dalam serangan itu.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam