Bom Guncang Apartemen Mesir saat Operasi Penggerebekan, 3 Polisi Tewas

KAIRO (Jurnalislam.com) –  Sebuah ledakan bom menewaskan enam orang termasuk tiga polisi pada hari Kamis saat tim khusus menggerebek sebuah apartemen di ibukota Mesir yang diduga menjadi tempat persembunyian militan Islam, kata polisi, lansir Reuters Kamis (21/01/2016).

Ledakan di dekat jalan yang mengarah ke situs piramida kuno Mesir di Giza, pinggiran Kairo, terjadi menjelang ulang tahun hari revolusi 2011 yang menggulingkan otokrat lama Hosni Mubarak, Senin mendatang.

Serangan bom menewaskan tiga polisi dan tiga orang lainnya, kata sumber-sumber keamanan. Lima belas orang terluka.

"Enam orang tewas dalam ledakan itu, termasuk tiga polisi. Yang lain termasuk warga sipil dan dua orang tak dikenal," kata seorang polisi kepada AFP.

Polisi Mesir mengepung lokasi ledakan, koresponden Al Arabiya melaporkan.

Para pejabat keamanan mengatakan ledakan merusak sebagian bangunan apartemen.

Milisi Islam telah meningkatkan serangan terhadap tentara Mesir dan polisi sejak militer melakukan kudeta berdarah, menggulingkan Presiden Muhammed Mursi dari Ikhwanul Muslimin pada tahun 2013.
 

Deddy |  Reuters | Alarabiya | Jurnalislam

Presiden China Serukan Pembentukan Negara Palestina?

BEIJING (Jurnalislam.com) – Presiden China Xi Jinping pada hari Kamis menyerukan pembentukan negara Palestina dalam perbatasan pra-perang tahun 1967 di tengah upaya Beijing berfokus di Timur Tengah, World Bulletin melaporkan, Kamis (21/01/2016).

"Kami mendukung peletakan mekanisme baru untuk mempromosikan perdamaian Timur Tengah, dan mendukung segala upaya Liga Arab dan Organisasi Kerjasama Islam menuju perdamaian Timur Tengah," tegasnya, seperti dikutip oleh kantor berita Xinhua.

Selain pernyataan ini, Presiden China juga mengumumkan bahwa bantuan sebesar 50 juta yuan ($ 7.600.000) akan diberikan untuk Palestina sebagai pembangunan proyek stasiun tenaga surya di tanah mereka, menurut Xinhua.

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

PM Justin Trudeau: Pengungsi Suriah adalah Masa Depan Ekonomi Kanada

SWISS (Jurnalislam.com) – Ketika pengungsi Suriah tiba di Toronto, Perdana Menteri Kanada menyambut mereka bukan sebagai pencari suaka, tapi sebagai warga negara, PM Justin Trudeau mengatakan pada pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, lansir Al Arabiya News Channel, Kamis (21/01/2016).

"Saya menyambut mereka sebagai warga Kanada yang baru dan sebagai masa depan perekonomian Kanada. Keanekaragaman adalah mesin investasi; Keanekaragaman menghasilkan kreativitas dan memperkaya dunia. Kami memahaminya di Kanada, "kata Trudeau.

Perdana menteri mencatat bahwa masyarakat menanggapi visi masyarakat yang positif dan inklusif. "Hasilnya adalah kreativitas yang memperkaya Kanada dan dunia. Itu membuat saya sangat optimis dan percaya diri. "

Pendahulu Trudeau, Stephen Harper, menginginkan agar Kanada dikenal karena sumber dayanya. "Aku ingin dunia mengenal Kanada karena wawasan dan kepandaian kami," kata Trudeau. "Kami memiliki populasi yang luar biasa beragam dan kreatif, pendidikan dan infrastruktur yang baik, stabilitas sosial dan keuangan dan pemerintah [yang bersedia] untuk berinvestasi di masa depan. Kami memiliki keyakinan yang luar biasa. Kami percaya pada kemajuan dan kami bersedia untuk bekerja keras untuk sampai ke sana," katanya.

Selama pembicaraan di Davos, Trudeau juga memperingatkan bahwa, "Teknologi baru memang selalu mempesona, tapi kita perlu melayani penyebab kemajuan manusia." Dia menunjukkan bahwa teknologi tidak akan menentukan masa depan kita, tetapi pilihan dan kepemimpinan kitalah yang akan menentukan.

"Saya percaya pada kepemimpinan yang positif dan ambisius," katanya. "Revolusi Industri Keempat tidak akan berhasil kecuali menciptakan peluang bagi miliaran yang tidak mampu berada di sini hari ini."

Beralih ke ekonomi Kanada, perdana menteri menyatakan Kanada percaya bahwa ekonomi dan lingkungan adalah satu kesatuan. "Kami adalah ekonomi berbasis sumber daya dan kami percaya ini adalah kesempatan besar bagi kami. Dunia perlu melakukan keduanya," katanya.

Selama kampanye pemilu, Trudeau dan timnya membuat keputusan strategis untuk menyajikan visi positif: "Kami memutuskan bahwa, dengan menghadirkan visi positif, kita tidak hanya akan terpilih, tapi kita sekaligus akan memiliki mandat yang kuat dan inklusif untuk membentuk pemerintahan Kanada. Kami ingin mendahulukan apa yang warga Kanada inginkan, daripada apa yang kita takutkan."

Trudeau mencatat bahwa mudah untuk terpilih menggunakan strategi pecah belah dan negatif. "Setelah Anda terpilih dengan cara membagi-bagi orang, akan sulit untuk mengatur-memerintah," katanya. "Tanggung jawab utama dari setiap pemerintah adalah menjaga warganya aman, sekaligus menjaga mereka bebas dan benar dari sisi nilai-nilai kita. Mendapatkan keseimbangan yang tepat dengan cara yang bertanggung jawab adalah apa yang orang cari. "

Lebih dari 2.500 pemimpin bisnis, pemerintah, organisasi internasional, masyarakat sipil, akademisi, media dan seni berpartisipasi dalam Pertemuan Forum Ekonomi Dunia Tahunan ke-46 di Davos-Klosters, Swiss, pada 20-23 Januari. Dengan tema “Menguasai Revolusi Industri Keempat,” program ini terdiri lebih dari 300 sesi, di mana lebih dari 100 sesi akan disiarkan langsung secara online.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

 

 

Keterangan Jubir Taliban Tentang Serangan Terhadap Jaringan Intelijen TV Tolo

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com)Al Emarah News, Kamis (21/01/2016) merilis pernyataan juru bicara Imarah Islam Afghanistan terkait serangan yang ditujukan pada bus yang mengangkut awak media saluran TV TOLO, sebuah gerai media (alat propaganda) milik penjajah, saat pulang dari kantor mereka di pusat kota Kabul,Rabu.

Pada dasarnya media yang diserang adalah media yang melayani tujuan jahat pasukan invasi Salib dan propaganda terhadap Islam, yang mengolok-olok budaya asli Afghanistan, menghina serta menyebarkan tuduhan palsu tentang eksekusi, penjarahan, penculikan dan pelanggaran lainnya yang dilakukan oleh TV TOLO terhadap Mujahidin Imarah Islam, sebagaimana yang disampaikan jubir  Taliban, Zabihullah Mujahid, sebagai berikut;

Komisi Militer Imarah Islam kemarin melaksanakan janjinya menargetkan Tolo TV, jaringan terbesar di negara itu yang mempublikasikan gambar telanjang, tak beragama, budaya asing dan vulgar.

Imarah Islam ingin memperjelas bahwa serangan terhadap Tolo bukanlah serangan terhadap media, namun pada jaringan intelijen yang menentang keutuhan negri  dan nilai-nilai agama dan bangsa. Imarah Islam meyakinkan media lain bahwa mereka tidak harus membandingkan diri dengan Tolo dan harus menahan membuat pernyataan yang tidak beralasan karena mereka tidak bisa menyakiti kita.

Imarah Islam berusaha dan telah menyelesaikan masalah dengan media melalui logika dan dialog. Namun Tolo tidak mengerti logika, juga tidak mematuhi etika jurnalistik dan tidak memiliki perilaku yang baik. Sebagian besar pekerja mereka anti-Jihad dan anti-elemen Islam yang dilatih oleh intelijen asing dan bekerja keras untuk Amerika selama bertahun-tahun.

Pengutukan oleh kedutaan AS, Ashraf Ghani, Abdullah, Dostum dan tokoh penting dan organisasi lainnya tidak pernah dapat mematahkan tekad Imarah Islam dan propaganda serta peringatan media tidak akan mengubah jalan Imarah Islam. Sebelum membuat deklarasi dan keputusan yang tidak bertanggung jawab dan tidak dipikirkan secara matang, setiap orang harus memahami tanggung jawab mereka.

Juru bicara Imarah Islam Afghanistan

Zabihullah Mujahid

1437/11/03 Hijriah
21/01/2016 Gregorian

Deddy | Al Emarah News | Jurnalislam

Ada “Perang Panah” di SMK Al Furqan Jember

JEMBER (Jurnalislam.com) – Puluhan siswa dari berbagai sekolah menengah di Jember terlibat saling serang menggunakan senjata panah tradisional. Mereka menggunakan helm sebagai pelindung kepala.

Eit, ini bukan perang betulan. Rupanya mereka tengah asyik mengikuti lomba Jamparing Gilig (panahan bulat) yang digelar di SMK Al Furqon Jl. Letjen. Suprapto VI No. 85 kota Jember, Jawa Timur, dari hari Selasa hingga Rabu, 19-20 Januari.

Disebut perang panah Jamparing Gilig karena busur panah menggunakan pipa VPC dan ujung anak panahnya dilapisi spon. Ini bertujuan agar anak panah tidak melukai sasarannya.

Ketua Panitia, Heru Mahendra dalam sambutannya mengatakan, perlombaan itu digelar selain sebagai hiburan juga dalam rangka mengikuti sunnah Nabi SAW.

”Banyak yang bisa diraih dari kegiatan memanah, selain sebagai hiburan yang menyehatkan juga sebagai permainan yang berpahala karena termasuk sunnah nabi,” katanya kepada Jurnalislam, Kamis (20/01/2016).

“Panahan juga bukan termasuk perbuatan teror sebagaimana yang muncul di pemberitaan media akhir-akhir ini. Ini adalah Sunnah,” tambahnya

Senada dengan Heru, Kepala Sekolah SMK Al Furqan Suyanto Purnomo menuturkan event ini sebagai ajang berkompetisi dan berprestasi sekaligus momentum ukhuwah antar peserta yang berasal dari beberapa Sekolah Menengah Pertama di Kota Jember.

“Kita baru bisa berpartisipasi menghidupkan sunnah memanah, ada yang belum yakni berkuda dan berenang,” imbuhnya.

Tim Mulia Archery salah satu tim memanah profesional di Jember ditunjuk sebagai Juri dalam acara yang didukung penuh oleh Indonesia Archery itu.

Tim dari MTs Negeri 2 Jember keluar sebagai juara setelah menaklukkan perlawanan sengit dari SMP Luqmanul Hakim dalam pertandingan puncak.

“Alhamdulillah seru dan membanggakan bisa menang setelah berjuang habis-habisan. semoga lebih sering ada event panahan di Jember,” tegas kapten tim dari MTs negeri 2.

Kontributor: Budi Eko | Editor: Ally | Jurnalislam

Dedi Mulyadi Akan Pekerjakan Waria di Pemkab Purwakarta

PURWAKARTA (Jurnalislam.com) – Pernyataan kontroversial kembali dikeluarkan bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Kali ini, dia berencana akan mempekerjakan waria di lingkungan pemkab.

Sebagaimana dilansir Republika, Dedi mengatakan, para waria itu akan direkrut. Mereka, bisa memilih mau jadi Sat Pol PP atau petugas kebakaran. Menjadi, pegawai di lingkungan pemkab dinilai jauh lebih baik. Ketimbang, mereka berdandan seperti itu lalu kerjanya hanya mengamen.

"Saya prihatin lihat para waria ini. Lebih baik, mereka bekerja di pemkab," ujar Dedi, Kamis (21/1/2016).

Menurutnya bila mereka mau bekerja di sektor formal, pihaknya akan memasilitasi. Yakni, menjadi petugas Sat Pol PP atau petugas Damkar. Dengan cara ini, kebiasaan mereka yang mengamen ataupun mangkal di stasiun akan terganti oleh kegiatan yang lebih positif lagi.

"Selain itu, kami juga menantang para ulama untuk menyadarkan waria yang menjajakan dirinya jadi pekerja seks," jelasnya.

Reporter: Jay | Editor Ally | Jurnalislam

Bus Awak Media Propaganda Sekutu AS Hancur Dihantam Bom Taliban

KABUL (Jurnalislam.com)Al-Emarah News pada hari Rabu (20/01/2016) mengabarkan bahwa Faridullah, mahasiswa dan Mujahid dari Unit Syahid Imarah Islam menabrakkan kendaraan penuh bahan peledak ke dalam bus yang mengangkut karyawan saluran TV TOLO, sebuah gerai media (alat propaganda) milik penjajah, saat pulang dari kantor mereka di pusat kota Kabul Rabu, sekitar pukul 5:10 waktu setempat.

Kendaraan tersebut mengangkut staf TOLO yang telah berada di bawah pengamatan Mujahidin dan ditargetkan dalam serangan syahid yang sukses hari Rabu, menewaskan dan melukai puluhan staf TOLO di pusat kota Kabul.

Ini adalah pembalasan atas propaganda kebencian kantor berita TOLO terhadap Islam, yang mengolok-olok budaya asli Afghanistan, menghina dan tidak menghormati warga Kunduz serta menyebarkan tuduhan palsu tentang eksekusi, penjarahan, penculikan dan pelanggaran lainnya yang dilakukan oleh TOLO terhadap Mujahidin Imarah Islam.

TOLO awalnya berfungsi sebagai alat mekanisme dan propaganda AS dan tentara sekutu salib untuk perang ideologis AS dan konversi umat Islam dari keyakinan mereka telah diancam oleh Mujahidin dan masuk dalam daftar target mereka.

Saluran TV TOLO semakin intensif menargetkan Islam dan meningkatkan kejahatannya.

Karena tidak mampu menahan diri menyebarkan propaganda dan kejahatan, TOLO menjadi target serangan.

Saluran TV TOLO berniat meminta maaf kepada rakyat Afghanistan, Imarah Islam Mujahidin, dan yang terutama kepada warga Kunduz dan menunjukkan pertobatan untuk apa yang telah mereka lakukan.

Imarah Islam mengingatkan TOLO akan mendukung dan menjamin keselamatan mereka selama tidak menyebar propaganda terhadap Islam dan Afghanistan.

“Media yang melayani tujuan jahat pasukan invasi Salib harus mengambil pelajaran dari serangan ini”.

 

Deddy | Al Emarah News | Jurnalislam

 

Perundingan Kerjasama AS dan Rusia Atasi Suriah Segera Dimulai

SURIAH (Jurnalislam.com) – Pembicaraan Suriah diharapkan akan dimulai dalam beberapa hari ke depan, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan pada hari Rabu (20/01/2016), menolak saran agar negosiasi ditunda sampai Februari, World Bulletin melaporkan.

"Kami tidak berpikiran memindahkan awal pembicaraan ke bulan Februari," Lavrov kepada wartawan di Zurich setelah pertemuan dengan timpalannya dari AS, John Kerry.

"Kami yakin bahwa dalam beberapa hari ke depan, pada bulan Januari, pembicaraan ini akan dimulai," tambahnya.

Lavrov juga mengatakan bahwa Rusia siap menjalin kerjasama yang lebih erat dengan AS mengenai permasalahan di Suriah.

"Kami berbicara tentang bagaimana angkatan udara Rusia, dalam merencanakan serangannya, memperhitungkan program yang dilaksanakan organisasi kemanusiaan PBB, Palang Merah dan LSM lainnya. Kami mengatakan bahwa kami siap untuk lebih mengkoordinasikan tindakan kita dengan koalisi Amerika," katanya.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Seorang Bocah Muslim Inggris Dipolisikan akibat Salah Eja Kata "Teroris" di Kelasnya

INGGRIS (Jurnalislam.com) – Sebuah kesalahan ejaan sederhana yang dibuat oleh seorang anak berusia 10 tahun menyebabkan dia diwawancarai oleh polisi Inggris atas dugaan terhubung dengan terorisme.

Seperti yang dilansir World Bulletin, Rabu (20/01/2016), anak yang tinggal di Accrington di Lancashire tersebut membuat kesalahan dalam kelas bahasa Inggris-nya dan menulis bahwa ia tinggal di sebuah "rumah teroris (terrorist house)". Dia bermaksud untuk menulis "rumah bertingkat (terraced house)".

Seiring dengan wawancara, laptop keluarganya juga dicari oleh petugas khusus.

Bukannya fokus pada kesalahan ejaan yang sederhana, guru di sekolahnya malah melaporkan anak itu ke polisi, sesuai dengan Undang-undang Kontra-Terorisme dan Keamanan tahun 2015, yang menyatakan bahwa guru wajib mengingatkan pihak berwenang untuk setiap perilaku tersangka teroris.

Akibatnya, anak diwawancarai oleh polisi pada tanggal 7 Desember lalu.

Menurut laporan di BBC, keluarganya telah menuntut sekolah dan polisi untuk meminta maaf.

Sekolah tersebut tidak dapat berkomentar. Salah satu sepupu anak laki-laki yang tidak disebutkan namanya untuk melindungi identitasnya tersebut mengatakan semula keluarganya berpikir bahwa itu adalah lelucon, tapi dia mengatakan bahwa anak itu mengalami trauma dengan pengalaman itu.

"Anda bisa membayangkan hal itu terjadi pada seorang pria 30-tahun, tetapi tidak untuk seorang anak kecil," katanya kepada BBC. "Jika guru memiliki keprihatinan apapun itu seharusnya mereka prihatin dengan ejaannya.

"Mereka seharusnya tidak menempatkan anak itu melalui situasi ini.

"Dia sekarang menjadi takut menulis, takut menggunakan imajinasinya."

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Israel Bersiap untuk Caplok 150 Hektar Lahan Baru di Tepi Barat

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Penjajah Israel bersiap untuk mengklaim 150 hektar tanah di Tepi Barat sebagai tanah negara, yang akan menjadi pencaplokan tanah terbesar yang pernah terjadi sejak tahun 2014, para pejabat dan media melaporkan pada hari Rabu (20/01/2016), lansir World Bulletin.

Jika disetujui, tindakan ini mungkin akan menarik kecaman internasional seperti pencaplokan wilayah sebelumnya.

Lahan pertanian yang dikatakan terletak di Lembah Yerikho di Yordan selatan, menurut badan pengawas Peace Now, akan menjadi yang terbesar sejak pencaplokan 400 hektar tanah pada tahun 2014.

Unit kementerian pertahanan Israel yang mengawasi urusan sipil di Tepi Barat, yang dikenal sebagai COGAT, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "tanah tersebut berada dalam tahap akhir untuk dinyatakan sebagai tanah negara."

COGAT tidak memberikan rincian lebih lanjut, termasuk informasi tentang pemilik tanah tersebut saat ini. Peace Now mengatakan tanah tersebut telah diambil alih oleh pemukim Israel tahun lalu untuk pertanian.

Media zionis Yahudi melaporkan bahwa tanah tersebut luasnya 150 hektar (370 are) dan terletak di utara pemukiman Almog Israel.

Pencaplokan tanah sebelumnya dikecam keras oleh Palestina, kelompok hak asasi dan banyak masyarakat internasional. Langkah yang mengikis wilayah Palestina dan menjadikannya sebagai bagian dari negara masa depan mereka, dinilai lebih rumit dari upaya perdamaian.

"Lanjutan penyitaan tanah oleh pemerintah (Perdana Menteri Benjamin) Netanyahu adalah bencana diplomatik," Peace Now mengatakan dalam sebuah pernyataan.

"Keputusan pemerintah Netanyahu merupakan langkah untuk menghancurkan kemungkinan terjadinya solusi dua-negara."

Kantor Menteri Pertahanan Moshe Yaalon menolak berkomentar.

Israel menghadapi kecaman internasional setelah penyitaan tanah tahun 2014 di daerah blok pemukiman Gush Etzion dekat Bethlehem.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam