Tak Bermanfaat, Bupati Probolinggo Akan Tutup Tempat Karaoke

PROBOLINGGO,(Jurnalislam.com) – Bupati Probolinggo, Tantri Hasan Aminuddin akan melarang tempat karaoke berdiri di daerah yang dipimpinnya. Ia menyatakan, Pemkab Probolinggo tidak mau ikut terjebak, walau sejumlah daerah di Jawa Timur memberikan izin untuk mendirikan tempat hiburan serupa.

Tantri menilai tempat hiburan semacam itu tak memiliki banyak manfaat. Seandainya tempat karaoke sudah telanjur berdiri, Tantri berharap, masyarakat melaporkannya kepada Pemkab Probolinggo.

"Kalau ada, laporkan, saya tutup," kata Tantri, Selasa (12/1/2016) lalu.

Tantri menganggap, tempat karaoke dengan ruangan tertutup sulit membawa dampak positif bagi masyarakat.

"Tidak boleh ada tempat hiburan yang aktivitasnya mengandung kemudaratan di Kabupaten Probolinggo. Kami tegas soal itu. Kontroversi akan meluas jika tempat hiburan semacam itu berdiri di Kabupaten Probolinggo," ujar Tantri.

"Karena itu, saya tegaskan lagi, tempat hiburan semacam itu tidak boleh berdiri. Kami tidak akan mengeluarkan izin jika ada pengusaha ingin mendirikannya," sambungnya.

Alasan lain, menurut Tantri, pondok pesantren yang berdiri di Kabupaten Probolinggo cukup banyak, dan masyarakatnya dikenal sangat taat beragama.

"Seiring perkembangan (Kecamatan) Kraksaan dari tahun ke tahun, akan sangat banyak tantangan yang dihadapi. Konsekuensi menjadi kota, akan ada banyak hal-hal berbau kemudaratan yang harus dihadapi dan diantisipasi bersama-sama," tegas dia.

Reporter : Findra | Editor: Ally | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.