SURAKARTA (Jurnalislam.com) – Komite Dakwah Khusus MUI Pusat, Alfian Tanjung mengatakan, aparat tidak tegas dalam menghadapi gerakan Neo PKI. Pernyataan itu ia sampaikan dalam orasinya pada acara Apel Siaga Umat Islam Soloraya Waspada Komunis, di Bundaran Gladak, Jalan Slate Riyadi, Solo, Ahad (5/6/2016).
“Jadi kalau kita mau buka satu-satu silahkan jawab sendiri, siapa Gubernur Jawa Timur, silahkan priksa ayahnya! Siapa Okki Asetawati anggota DPR RI dari PPP ayahnya Brigadir Jendral Anwas PKI golongan A,” tegasnya.
Pengamat Gerakan Komunis itu menyampaikan, pada tahun 2003, Makkamah Konstitusi merubah Undang-undang Pemilu No 12 Pasal 60 G yang membolehkan kader-kader PKI menjadi anggota DPR RI, DPD, Gubernur, Bupati dan pejabat instansional. Dan saat ini, lanjutnya, mereka telah menduduki posisi-posisi pemerintahan termasuk pada tubuh TNI dan Polri.
“Hari ini saya bicara PKI sudah ada di DPR RI, PKI sudah ada di Gubernur, sudah ada jadi Bupati, sudah ada di Polisi, sudah ada di Tentara. Jadi jangan heran kalau sekarang Polisi dan Tentara tidak tegas menghadapi PKI, Allahu akhbar!” tegasnya.
Menurutnya, kenyataan itulah yang saat ini menjadi kekhawatiran bagi para veteran TNI dan pesiunan POLRI. Sebab, menurutnya, mereka sangat memahami betul kekejaman PKI. Sejarah mencatat bahwa yang menumpas gerakan PKI bukan dari Brawijaya ataupun Diponegoro namun dari Siliwangi Jawa Barat.
“Peristiwa G30S PKI, Jawa Tengah lebih dari 70 persen tentara-tentaranya terlibat dan menjadi anggota PKI. Artinya kebangkitan mereka hari ini bukan kebangkitan gurau, bukan kebangkitan dongeng, walaupun sering para pakar, ahli sejarah, ahli ideologi bilang Hei Alfian anda sedang mimpi, tidak. PKI hari ini bangkit,” pungkasnya.
Reporter: Dyo | Editor: Deddy
THAILAND (Jurnalislam.com) – Pada hari Selasa lalu kelompok yang mengaku mewakili lebih dari 70 muslim Uighur yang ditahan di Pusat Penahanan Imigrasi di Bangkok dan tempat lainnya di Thailand mengatakan mereka telah memulai mogok makan karena mereka lebih baik mati di sana daripada dikirim kembali ke China, World Bulletin melaporkan, Senin (06/06/2016).

YORDANIA (Jurnalislam.com) – Lima perwira intelijen Yordania tewas dalam serangan terhadap kantor keamanan di luar kamp pengungsi Palestina dekat Amman, seorang pejabat pemerintah mengatakan kepada media nasional.
SURIAH (Jurnalislam.com) – Tiga anggota Garda Revolusi Iran tewas dalam serangan koalisi mujahidin Suriah, di provinsi Aleppo, media Iran melaporkan Senin (6/6/2016), lansir Anadolu Agency.
KABUL (Jurnalislam.com) – Reporter freelance Anadolu Agency Zabihullah Tamanna tewas bersama seorang wartawan Amerika dalam serangan Taliban terhadap konvoi militer di Afghanistan selatan pada hari Ahad (05/06/2016), menurut juru bicara militer Afghanistan, lansir Anadolu Agency, Senin (06/06/2016).
SURAKARTA (Jurnalislam.com) – Bertema Waspada! Selamatkan Indonesia dari Bahaya Komunisme, Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) mengajak Elemen Umat Islam Soloraya untuk menghadiri Apel Siaga dalam menyambut Ramadhan 1437 H, di lapangan Kota Barat lalu longmach menuju Bundaran Gladak, jl Slamet Riyadi, Solo, Ahad (05/06/2016).
SITUBONDO (Jurnalislam.com) – Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Situbondo bersama anggota Forum Pimpinan Daerah sepakat untuk menyurati semua pemilik toko dan rumah makan agar mengimbau karyawannya menggunakan busana Islami selama bulan Ramadhan.
TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Kembali ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Aktifis dan masyarakat Muslim Tasikmalaya (ALMUMTAZ) gelar Targhib dan Tarhib Ramadhan dengan Long march dan Tausyiah On the Street, Sabtu (04/06/2016)