Wartawan Afghanistan dan AS Tewas dalam Penyergapan Taliban pada Konvoi Militer

Wartawan Afghanistan dan AS Tewas dalam Penyergapan Taliban pada Konvoi Militer

1465194063_american-journalist-afghan-translator-killed-taliban-attackKABUL (Jurnalislam.com) – Reporter freelance Anadolu Agency Zabihullah Tamanna tewas bersama seorang wartawan Amerika dalam serangan Taliban terhadap konvoi militer di Afghanistan selatan pada hari Ahad (05/06/2016), menurut juru bicara militer Afghanistan, lansir Anadolu Agency, Senin (06/06/2016).

Tamanna dan fotografer NPR David Gilkey bepergian dengan konvoi militer Afghanistan yang diserang dekat Marjah di provinsi Helmand, kata juru bicara militer Shakil Ahmad Tasal.

Kendaraan mereka dihantam roket selama penyergapan Taliban, Ahmad mengatakan, menambahkan bahwa serangan itu juga menewaskan dua tentara Afghanistan.

Tamanna membantu Gilkey sebagai penerjemah untuk NPR, yang mengkonfirmasi kematian dan mengatakan bahwa dua anggota staf lain yang bepergian dengan mereka pada saat itu terluka.

Kematian mereka mengejutkan komunitas wartawan Amerika dan Afghanistan dan rekannya dari Afghanistan menggunakan Facebook untuk meratapi kematian Tamanna.

Haroon Sabawoon, wartawan video yang juga memberikan kontribusi untuk Anadolu Agency, menyesalkan bahwa Tamanna seharusnya bergabung dengannya mengambil cuti puasa mereka bersama di hari pertama Ramadhan, Senin.

Tamanna juga bekerja untuk kantor berita Cina Xinhua dan telah menjadi kontributor tetap untuk layanan bahasa Inggris Anadolu Agency sejak tahun 2014, meliputi pemilihan presiden Afghanistan, perjuangan kepemimpinan Taliban, berita harian dan fitur yang menceritakan kehidupan sehari-hari warga Afghanistan kepada dunia luas.

Gilkey adalah wartawan foto Amerika pemenang penghargaan terkenal untuk cakupan tentang perang dan bencana manusia.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X