Pasukan Irak Temukan Kuburan Massal di Wilayah yang Dikuasai IS di Fallujah

Pasukan Irak Temukan Kuburan Massal di Wilayah yang Dikuasai IS di Fallujah

thumbs_b_c_d52d1b97a9bd083ccc3ed76cb31dc196FALLUJAH (Jurnalislam.com) – Sebuah kuburan massal yang berisi sisa-sisa jasad 400 orang ditemukan di lingkungan kota Fallujah, seorang petugas Irak mengatakan.

“Kuburan massal itu ditemukan di Fallujah utara saat pasukan Irak membersihkan ranjau darat dan bahan peledak di daerah tersebut,” kata kolonel Walid al-Duleimi kepada Anadolu Agency, Senin (06/06/2016).

Dia mengatakan sisa-sisa jasad 400 warga sipil dan personel militer tersebut ditemukan di makam di distrik utara al-Saqlawya.

“Mayat-mayat tersebut memiliki luka tembak di kepala,” katanya.

Petugas Irak percaya bahwa korban dibunuh oleh kelompok IS selama periode antara tahun 2014 dan 2015.

Fallujah adalah kota pertama yang dikuasai IS di awal 2014.

“Sisa-sisa jasad telah dipindahkan ke kamar mayat untuk mengidentifikasi para korban,” kata al-Duleimi.

Pemerintah Irak dan kelompok hak asasi manusia menuduh IS membunuh ribuan warga Irak ketika kelompok tersebut merebut wilayah luas di Irak barat dan utara pada pertengahan 2014.

Bulan lalu, tentara Irak, yang didukung oleh serangan udara koalisi pimpinan AS, melancarkan serangan untuk merebut kembali Fallujah, yang mayoritas dihuni warga Sunni.

Para pejabat militer Irak mengatakan bahwa pasukan Irak telah mengamankan tepi selatan Fallujah.

“Pasukan Irak telah membebaskan distrik Bohwey di pinggiran selatan Fallujah,” kata komandan operasi Anbar Mayjen Ismail Mahlawi kepada Anadolu Agency.

Pasukan Irak juga merebut distrik Shuhadaa dan Jubail di Fallujah selatan dari IS, kata komandan operasi Fallujah Letnan Jenderal Abdul-Wahab al-Saadi.

Sementara itu, seorang komandan milisi Syiah mengklaim bahwa sekitar 4.000 warga sipil telah dievakuasi dari Fallujah utara.

“Kami telah mengevakuasi 4.000 orang dari distrik al-Saqlawya ke tempat-tempat yang aman,” kata Hadi al-Amiri, seorang pemimpin pasukan Syiah Hashd al-Shaabi.

Milisi Syiah sebelumnya telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia, dengan mengesekusi 17 warga sipil Muslim Sunni ketika merebut kembali wilayah Muslim Sunni dan politisi Sunni telah menyuarakan kekhawatiran mereka bahwa kehadiran pasukan Syiah dapat menyebabkan kekerasan Sunni-Syah di Fallujah.

Terletak di sepanjang Sungai Efrat sekitar 50 kilometer sebelah barat ibukota Irak, Baghdad, Fallujah diyakini menjadi rumah bagi sekitar 90.000 warga.

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

 

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X