Jafar Sidik Sesalkan Buruknya Pelayanan Bareskrim Polri

JAKARTA (Jurnalislam.com)-Sekretaris DPRD Fraksi Geridra Jafar Sidik, kecewa lantaran ditolaknya laporan penistaan agama Ahok oleh Bareskrim Mabes Polri beberapa waktu lalu. Menurutnya, ucapan petahana Ahok dianggap melecehkan ayat suci Al-Quran dengan menyebut surat Al Maidah ayat 51sebagai ayat yang digunakan untuk membodohi umat.

“Saya sebagai warga negara Republik Indonesia seharusnya mendapatkan pelayanan hukum. Tetapi, kemarin ketika saya melaporkan saudara Basuki Tjahja Purnama (Ahok -red) ternyata ditolak karena tidak membawa bukti dan fatwa dari MUI,” ujar adik kandung Ustadz Jeffri al Buchori dihadapan para tokoh umat Islam yang beraudiensi di gedung DPRD Jakarta, Jum’at (7/10/2016).

Jafar menilai, aparat penegak hukum tidak netral dan berimbang menanggapi kasus Ahok.

“Saya melapor atas nama diri sendiri secara personal, sebagai orang yang beragama Islam, seharusnya Polisi ini netral. Sampai ini loh saya bawa bukti flasdisk (penyimpan data -red) yang berisi video langsung dari kemkominfo DKI. Ini asli rekaman DKI bukan dari hasil copy dan copy dan video yang kedua potongan video selama 30 detik yang itu intinya juga saya copy,” ujarnya.

Jafar mengecam akan melaporkan penolakan ini kepada para Ulama dan Habaib. Sebab, ia membawa bukti dan atas nama pribadi bukan atas nama Anggota Dewan.

“Saya rasa kalau laporan atas nama pribadi ini sudah cukup tetapi kenapa saya ditolak. Tapi penolakan ini akan saya sampaikan kepada guru saya para ulama dan habaib bahwasannya saya disini tidak diterima. Mohon maaf jika ini sampai bunyi ke berbagai media, jangan salahkan saya, dan sampai kedepan akan terjadi sesuatu jangan salahkan juga,” tegasnya.

Jafar mengatakan, kejadian ini sungguh luar biasa, apalagi sudah ada fatwa ulama, Ahok sudah berkali-kali melakukan kesalahan atau memasuki ranah yang bukan tempatnya.

“Ketika aqidah saya yang disentuh maaf ini karna umi saja masih melarang saya nahan-nahan, kita samalah pak orang lapangan, maunya main tangan sajalah. Kalau saya ga lihat umi nahan saya Bismillah dah, saya tetanggaan kok,” cetusnya.

Untuk itu, ia mendesak kepolisian bertindak profesional menuntaskan kasus penistaan agama Ahok. Namun demikan ia tetap merasa kecewa dengan buruknya pelayanan masyarakat itu.

“Maka saya sungguh menyanyangkan ketika sikap dari Bareskrim khususnya pelayanan masyarakat ketika menolak saya. Saya minta kepada pihak Mabes Polri khususnya untuk menyidik secara tuntas dan tolong diundang dan dilibatkan jangan ini disidik dengan penyidikan yang tidak kita ketahui tiba-tiba hilang,” pungkasnya.

Hadirilah! Tabligh Akbar MADINA 2016 ‘Menuju Bengkulu Bersyariah’

#TABLIGH AKBAR MADINA 2016

KITA AMALKAN SYARIAT ISLAM (MENUJU BENGKULU BERSYARIAH)

HIDUP MULIA DENGAN SYARIAT ISLAM

Menerapkan syari’at Islam di dalam kehidupan bukanlah hal yang patut untuk ditakuti. Ada pun beberapa kalangan yang akhirnya merasa takut ketika syari’at Islam tegak adalah mereka yang sudah termakan isu yang tidak pada tempatnya. Syari’at Islam telah dibuktikan oleh generasi terdahulu akan keunggulannya dibandingkan dengan sistem yang lain.

Menuju Bengkulu Bersyariah

Bengkulu memiliki potensi besar penegakan syari’at. Umat Islam yang merupakan mayoritas di Bengkulu adalah potensi terbesar untuk menciptakan masyarakat yang mendukung penerapan syari’at Islam sebagai pedoman hidup di Bengkulu.

Mari hadiri tabligh akbar MADINA (Majlis Dakwah Islam Indonesia)

Tema : Kita Amalkan Syariat Islam, Menuju Bengkulu Selatan Emas

Pembicara : Ustadz Farid Ahmad Okbah MA

Waktu : Senin, 10 Oktober 2016 Pukul 08.30 – Zhuhur

Tempat : Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kota Manna Bengkulu Selatan

DISELENGGARAKAN OLEH MADINA Cab. BENGKULU

 

Ditengah Kecamuk Operasi Omari, Taliban Publikasi Kamp Latihan Militer Baru

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Serangan militer Imarah Islam Afghanistan (Taliban) di utara dan selatan Afghanistan, khususnya di Kunduz, Baghlan, dan provinsi Helmand, selama ini didukung oleh kampanye media yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Taliban secara teratur memberitakan operasinya yang berlangsung di seluruh Afghanistan, Taliban baru-baru ini kembali merilis sebuah video yang diproduksi dengan sangat baik yang menyoroti Abdullah bin Mubarak Jihad Training Camp milik mereka. Video yang diproduksi dalam beberapa bahasa tersebut, termasuk Inggris, berjudul “Real Men“, dan diarahkan untuk mendorong umat Islam dari semua negara untuk melakukan jihad.

Sebagaimana yang dilansir The Long War Journal Sabtu (08/10/2016) video berdurasi 19-menit itu diproduksi oleh Manba al Jihad Media divisi “Komisi Urusan Kebudayaan, Audio dan Sektor Visual Taliban.” Video itu dipublikasikan pada Twitter feed juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid.

Manba al Jihad Media adalah media milik Jaringan Haqqani, subkelompok Taliban yang bersekutu erat dengan al Qaeda. Pemimpin operasional Haqqani Network, Sirajuddin Haqqani, berfungsi sebagai salah satu dari dua wakil amir untuk Taliban serta kepala cabang militer kelompok.

Manba al Jihad Studio telah merilis produksi Jaringan Haqqani lain pada Voice of Jihad di masa lalu, termasuk video kamp pelatihan Haqqani pada tahun 2011, video lain yang merinci serangan 2012 di Forward Operating Base Salerno, konfirmasi kematian Badruddin Haqqani pada tahun 2013, dan video “Caravan of Heroes” pada tahun 2015.

Video terbaru “Real Men (Lelaki Sejati)” dari Taliban ini menjelaskan bahwa Taliban sebagai pembela Islam yang gigih dan merupakan bagian dari jihad global. Ini tidaklah mengherankan karena Taliban telah sering mengungkapkan hubungan yang dekat dengan jihad global, seperti ketika menerima janji kesetiaan dari amir Al Qaeda, Syeikh Ayman al Zawahiri di depan publik.

Pada awal video, narator Taliban menyerang AS, negara-negara Barat dan pemerintah Afghanistan yang menghapus nilai-nilai Taliban dengan mempromosikan demokrasi, pemilihan umum, hak perempuan, homoseksualitas dan amoralitas, melalui berbagai cara seperti internet, TV, radio, dan program budaya.

Narator kemudian menyatakan bahwa umat Islam di seluruh dunia telah melihat “konspirasi” ini dan berusaha melakukan jihad. Rekaman dari kamp dirancang untuk “mendorong pemuda Muslim” mengobarkan jihad.

“Banyak pemuda di antara umat Islam komunitas global setelah menyadari konspirasi musuh meninggalkan kehidupan mereka yang nyaman dan berlari menuju kamp-kamp pelatihan mujahidin untuk mendapatkan pelatihan,” kata narator.

“Jadi kami menyajikan kepada pemirsa kami yang terhormat, kegiatan pelatihan beberapa mujahidin dari salah satu kamp pelatihan dengan harapan bahwa ini akan mendorong pemuda Muslim dalam membela agama Islam, negeri-negeri Muslim, dan kami akan melakukan beberapa tugas keagamaan kami,” dia melanjutkan.

Taliban kemudian menunjukkan rekaman puluhan pejuangnya yang berlatih di Abdullah bin Mubarak Jihad Training Camp. Lokasi kamp tidak diungkapkan. Saat rekaman ditampilkan, beberapa tokoh dan pejuang Taliban yang tidak disebutkan namanya memberikan pidato.

Seorang pejuang yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa Taliban melatih rekrutan untuk “membela Islam” dan mereka siap untuk menyerang di luar Afghanistan.

“Kami dilatih hari ini untuk membela Islam,” kata pejuang yang tidak disebutkan namanya itu. “Kami akan mengikuti Anda ke rumah Anda, di ibukota dan di negara-negara Anda. Kami telah menetapkan niat kami dan kami memiliki tujuan jelas bahwa Islam akan mendominasi. Hari ini kami sedang bersiap, berharap bahwa Islam akan mendominasi.”

Taliban telah mempublikasikan beberapa kamp pelatihan di Afghanistan dalam beberapa tahun terakhir. Pada Desember tahun 2014, Taliban memperlihatkan sebuah kamp pelatihan di distrik Jawzjan di Provinsi Faryab. Pada Januari 2015, Taliban menyoroti sebuah kamp pelatihan di Kunar. Juni lalu, kelompok jihad itu memperkenalkan kamp pelatihan “pasukan khusus” di suatu tempat di Afghanistan. Dua bulan kemudian, sebuah kamp pelatihan di distrik Zurmat Provinsi Paktia disebut-sebut secara online. Pada September tahun 2016, Haqqani Network, subkelompok Taliban yang kuat, merilis sebuah video dari kamp Salahadin Ayyubi di Afghanistan timur. Dan pada bulan Juli 2016, Taliban mempromosikan Omar bin Khattab Training Camp, yang diduga terletak di provinsi Kunduz.

Kelompok-kelompok jihad lainnya, termasuk al Qaeda, diketahui mengoperasikan kamp di Afghanistan. Pada 2015, AS menyerang sebuah kamp al Qaeda di distrik Bermal di Paktika, dan dua lainnya di distrik Shorabak di provinsi Kandahar. Komandan pasukan AS di Afghanistan, Jenderal John Campbell, mengatakan bahwa salah satu kamp di Shorabak adalah yang terbesar di Afghanistan sejak AS menginvasi pada tahun 2001. Kamp-kamp Al Qaeda juga telah beroperasi di Kunar dan Nuristan.

Harakat-ul-Mujahideen, kelompok jihad Pakistan yang erat bersekutu dengan al Qaeda, “mengoperasikan kamp pelatihan di Afghanistan timur,” kata pemerintah AS pada 2014. Partai Islam Turkistan, Islamic Jihad Union, dan Jamaat Imam Bukhari, kelompok jihad Uzbek yang beroperasi di Suriah dan Afghanistan, semuanya mengaku mengoperasikan kamp-kamp di Afghanistan.

Syeikh Yusuf al Qaradhawi Serukan Umat Islam untuk Dukung Muslim Aleppo

TURKI (Jurnalislam.com) – Muslim di seluruh dunia harus memberikan bantuan bagi saudara-saudara mereka di kota Aleppo Suriah yang terkepung, Syeikh Yusuf al Qaradhawi, Ketua Persatuan Ulama Muslim Internasional (the International Union of Muslim Scholars) yang berbasis di Qatar mengatakan kepada Anadolu Agency dalam sebuah wawancara eksklusif, Anadolu Agency Sabtu (08/10/2016).

Al Qaradawi berbicara kepada Anadolu Agency selama kunjungannya ke kota Istanbul Turki, di mana ia berpartisipasi dalam sesi ke-26 Dewan Eropa untuk Fatwa dan Penelitian (the European Council for Fatwa and Research).

Sejak mengumumkan akhir dari gencatan senjata selama seminggu pada 19 September, rezim Nushairiyah Assad – dengan dukungan udara Rusia – membombardir wilayah Aleppo yang dikuasai oposisi, menyebabkan kematian dan cedera ratusan warga sipil.

Al-Qaradawi menyerukan umat Islam di seluruh dunia untuk “merapatkan barisan untuk membela Aleppo” dari “keganasan” rezim Syiah Suriah dan sekutunya.

“Umat [masyarakat Muslim di seluruh dunia] tidak dapat dipecah,” katanya. “Sebagai Muslim, kita semua berbagi nasib yang sama.”

“Aleppo, yang menderita dan akan terus menderita, adalah perkara paling penting di zaman kita,” tambah al-Qaradawi. “Aleppo menjadi target dari semua sisi oleh musuh-musuh Islam.”

Ulama itu melanjutkan untuk menegaskan, “Muslim tidak suka kekerasan dan pertumpahan darah, dan menahan diri menunjukkan permusuhan kecuali bagi mereka yang menyerang.”

Pasukan rezim Assad dan milisi sekutu Syiah mereka dengan didukung oleh kekuatan udara Rusia membombardir secara brutal hingga menyebabkan kematian penduduk dalam jumlah besar, kekurangan makanan dan peralatan medis yang parah, mengancam kehidupan penduduk sipil Aleppo.

Jawaban Putin untuk Obama: Rudal Berhulu Ledak Nuklir di Depan Pintu NATO

MOSKOW (Junalislam.com) – Rusia lagi-lagi mengerahkan rudal Iskander berhulu ledak nuklir ke pos Kaliningrad miliknya yang membatasi dua negara anggota NATO, Lithuania dan Rusia. Lithuania mengatakan hal itu pada hari Sabtu (08/10/2016), memperingatkan langkah Rusia tersebut bertujuan untuk menekan Barat dalam membuat konsesi atas Suriah dan Ukraina.

“Rusia mengadakan latihan militer di Kaliningrad, sekaligus penyebaran sistem rudal Iskander dan kemungkinan penggunaan rudal tersebut. Kami menyadari hal itu,” kata Menteri Luar Negeri Lithuania Linas Linkevicius kepada AFP.

Dia mengatakan rudal Iskander yang telah dimodifikasi memiliki jangkauan hingga 700 kilometer (440 mil) yang berarti mereka bisa mencapai ibukota Jerman, Berlin dari eksklave Rusia, yang terjepit di antara Polandia dan Lithuania.

Moskow juga mengirim Iskanders ke Kaliningrad pada tahun 2015 sebagai bagian dari serangkaian latihan militer raksasa di tengah ketegangan yang meningkat dengan Barat atas Ukraina.

Linkevicius mengatakan bahwa menurutnya kali ini Moskow menggunakan langkah tersebut untuk “mencari konsesi dari Barat.”

Kementerian pertahanan Rusia menepis kekhawatiran Barat atas perangkat keras mereka itu, mengatakan bahwa “rudal tersebut telah dipindahkan berkali-kali dan akan terus dipindahkan ke wilayah Kaliningrad sebagai bagian dari rencana pelatihan angkatan bersenjata Rusia.”

Kaliningrad “tidak terkecuali” juga menyelenggarakan latihan yang dilakukan di seluruh negeri, juru bicara Igor Konashenkov mengatakan dalam sebuah pernyataan email.

Menteri Pertahanan Polandia Antoni Macierewicz pada hari Sabtu di Warsawa menyebutnya sebagai “kegiatan Rusia yang sangat mengkhawatirkan,” tapi menolak mengatakan apakah dia mengetahui tentang pengerahan rudal Iskanders ke Kaliningrad.

Media Estonia melaporkan pada hari Jumat bahwa Rusia mengirim Iskanders pada sebuah kapal sipil di laut Baltik.

Linkevicius menolak untuk mengomentari rincian tersebut.

Ketegangan antara Rusia dan Barat telah meningkat ke level terburuk sejak Perang Dingin dalam beberapa tahun terakhir setelah Rusia mencaplok Krimea dari Ukraina dan meluncurkan kampanye militer di Suriah.

Sejak awal krisis Ukraina pada tahun 2014, Rusia telah meregangkan otot-otot mereka dengan serangkaian latihan perang yang melibatkan puluhan ribu pasukan di daerah perbatasan negara NATO Baltik.

NATO membalas dengan menyetujui untuk menyebarkan empat batalion di Polandia, Lithuania, Latvia dan Estonia tahun depan untuk meningkatkan sisi timurnya.

Amerika Serikat pada hari Jumat menyerukan agar Rusia dan Suriah diselidiki atas kejahatan perang karena melakukan pemboman rumah sakit di Aleppo, dan menuduh Moskow mencoba “mengganggu” pemilihan presiden Amerika dengan hacker.

500 Ulama Muslim Dunia Peringatkan Masjid Al Aqsha dalam Bahaya

ISTANBUL (Jurnalislam.com) – Lebih dari 500 pemimpin dan ulama dari 30 negeri-negeri Muslim bertemu di Istanbul pada hari Jumat memperingatkan bahwa Masjid Al-Aqsha, tempat suci ketiga umat Islam yang terletak di Yerusalem, berada dalam bahaya, Anadolu Agency melaporkan Sabtu (08/10/2016).

Para pemimpin agama dan politik, yang mewakili sedikitnya 50 organisasi masyarakat sipil dan partai politik di negara mereka berkumpul di Forum Opini Pemimpin Negara-Negara Islam ke-8 (the 8th Islamic Countries’ Opinion Leaders Forum), yang berjudul “Al-Aqsa dalam Bahaya” (Al-Aqsa is in Danger) di Istanbul, yang diselenggarakan oleh Pusat Hubungan Arab-Turki.

Yasin Aktay, wakil ketua Partai Partai Keadilan dan Pembangunan (AK), yang mewakili Turki saat berbicara pada pembukaan forum tersebut, mengatakan: “Jika [Masjid] Al-Aqsha dalam bahaya berarti manusia berada dalam bahaya, karena Al-Quds [Yerusalem] memberi kami sebuah contoh bagaimana orang [dari berbagai kaum] hidup berdampingan secara damai dengan cara yang ideal.”

Abderrazak Makri, ketua Gerakan Masyarakat untuk Perdamaian di Aljazair (the Movement of Society for Peace in Algeria), menegaskan: “Tidak akan ada keberhasilan di negeri Islam tanpa berjuang untuk Palestina” dan menyalahkan kekuatan asing bahwa “tidak menginginkan kita bersatu, berkembang. Itulah sebabnya kita harus bersatu berjuang untuk Masjid Al-Aqsha.”

Selama hari raya Rosh Hashanah tahun lalu, yang menandai tahun baru Yahudi, pembatasan bagi pria di bawah usia 50 tahun untuk memasuki Masjid menjadi sebab bentrokan di Jerusalem dan Tepi Barat yang diduduki.

Serangkaian hari raya sekte yahudi selama sebulan yang dimulai dengan Rosh Hashanah di masa lalu juga menyebabkan ketegangan karena banyak warga Palestina keberatan dengan meningkatnya jumlah pengunjung Yahudi yang masuk ke kompleks masjid Al-Aqsha, yang dihormati oleh Muslim,Yahudi, yang mengklaim sebagai Temple Mount.

Palestina di masa lalu melaporkan penjajah Israel mengubah status quo, berupa keseimbangan hak untuk melaksanakan sholat dan berkunjung yang menjamin hak umat Islam untuk beribadah di lokasi, melalui kebijakan bagi Al-Aqsha dan daerah sekitarnya.

Ketegangan yang disebabkan oleh pembatasan masuk ke Al-Aqsha tahun lalu diikuti oleh aksi perlawanan yang berakibat sedikitnya 235 warga Palestina gugur oleh kebrutalan pasukan zionis, sebagian besar gugur dalam bentrokan atau tuduhan melakukan serangan.

Maroko Boikot Perjalanan Umrah bagi Warganya

MAROKO (Jurnalislam.com) – Federasi Nasional Agen Perjalanan Maroko (The National Federation of Travel Agencies of Morocco-FNAVM) kemarin memutuskan untuk memboikot perjalanan Umrah menyusul keputusan Saudi karena menetapkan biaya sebesar 2.000 riyal ($ 533) pada setiap jamaah yang bepergian ke kerajaan untuk melakukan ibadah, lansir World Bulletin, Sabtu (08/10/2016).

Agen perjalanan Maroko juga sepakat untuk memboikot semua parjalanan Haji dan Umrah di Arab dan menghubungi pihak berwenang Saudi agar menghapuskan biaya baru tersebut untuk membantu Muslim melakukan umrah dan tidak menambah rintangan di jalan mereka.

Asosiasi Agen Perjalanan Mesir (The Egyptian Travel Agents Association-ETAA) juga telah memutuskan akan memboikot semua parjalanan Haji dan Umrah dan membentuk komite bekerjasama dengan kementerian luar negeri untuk melakukan perjalanan ke Arab Saudi dan membujuk Kementerian Haji agar membatalkan keputusan tersebut.

Sejumlah pemilik perusahaan pariwisata Mesir menyerukan memboikot Umrah perjalanan, sementara para pejabat EETA mengatakan mereka akan menunggu sampai berhasil menghubungi pemerintah Saudi.

Separatis BLA Ledakan Kereta Penumpang Pakistan di Provinsi Quetta

PAKISTAN (Jurnalislam.com) – Sedikitnya enam orang tewas dan 19 lainnya terluka setelah dua ledakan menargetkan kereta penumpang di provinsi Balochistan di barat daya Pakistan, menurut pejabat, lansir Aljazeera Jumat (0710/2016).

Ledakan Jumat menyerang Jaffar Ekspres jurusan Rawalpindi saat melintas dekat desa Mach, sekitar 65km di tenggara ibukota provinsi Quetta.

“Ledakan merusak dua gerbong penumpang dan menewaskan enam orang serta melukai 19 orang lainnya,” Imtiaz Ahmad, seorang pejabat senior lokal Pakistan Railways, mengatakan kepada kantor berita AFP, memperbarui jumlah korban yang sebelumnya berjumlah tiga tewas.

Serangan itu diklaim oleh separatis Tentara Pembebasan Baloch (Baloch Liberation Army-BLA), kata laporan AFP.

Seorang juru bicara BLA mengatakan pemboman menargetkan “personil militer yang melakukan perjalanan ke Rawalpindi dengan kereta api ini.”

Kashif Akhtar, seorang pejabat kereta api senior, mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa pasukan keamanan menggagalkan serangan serupa pada hari Kamis setelah penyerang meletakkan bahan peledak di jalur kereta api di dekat Quetta.

Khawaja Saad Rafique, menteri kereta api Pakistan, mengecam pemboman tersebut sebagai “aksi terorisme” dan mengatakan pihak berwenang masih mencoba untuk menemukan bagaimana bom itu ditanam di kereta.

Selama lebih dari satu dekade, Balochistan telah menjadi lokasi serangan intensitas rendah oleh kelompok separatis yang menginginkan otonomi atau kemerdekaan langsung.

Badai Matthew Hantam Florida, 570 Lebih Tewas

FLORIDA (Jurnalislam.com) – Pergerakan badai Hurricane Matthew telah membuat lebih dari 1 juta pelanggan di Florida tanpa listrik, pejabat negara mengatakan, saat badai bergerak ke utara di sepanjang pantai timur AS setelah membunuh ratusan orang di Haiti, lansir Aljazeera Jumat (07/10/2016).

Laporan terbaru tentang badai yang sangat kuat tersebut dirilis pada hari Jumat. Badai tersebut sekarang diturunkan menjadi Kategori 2, menuju ke negara bagian Georgia, dan masih membawa hembusan angin hingga 100 km per jam.

Badai Matthew menewaskan sedikitnya 572 orang untuk di Haiti saja.

Seorang wanita di akhir usia 50-an menderita keadaan darurat medis dan meninggal di rumahnya di St Lucie County di Florida tengah, saat angin kencang mencegah petugas penyelamat mencapai tempat tinggalnya, juru bicara pemadam kebakaran Florida mengatakan kepada kantor berita AFP.

Di Cape Canaveral, angin kencang menyerang fasilitas peluncuran roket NASA, memadamkan listrik dan merusak atap, kata badan antariksa AS.

Roket, pesawat ruang angkasa dan peralatan penting untuk program luar angkasa AS dan perusahaan swasta seperti SpaceX semuanya disimpan di sana, yang merupakan rumah bagi Kennedy Space Centre.

Presiden Barack Obama mendesak warga di jalan untuk memperhatikan peringatan petugas darurat, menambahkan bahwa selain “kerusakan yang signifikan,” gelombang badai dan banjir masih menjadi perhatian utama.

“Orang-orang harus mengikuti peringatan pejabat lokal, terutama jika mereka mendesak untuk menjauh dari badai,” kata Obama.

“Kita selalu dapat mengupayakan penggantian properti, tapi kita tidak bisa mengganti nyawa yang hilang,” Obama mengatakan kepada wartawan setelah briefing dengan para pejabat darurat dan keamanan federal tinggi.

Gubernur Florida Rick Scott juga memperingatkan bahwa gelombang badai bisa mencapai setinggi tiga meter dan menyebabkan banjir yang luas, dan mendesak orang-orang yang masih di rumah mereka untuk keluar.

Reporter Al Jazeera Andy Gallacher, melaporkan dari Fort Lauderdale, mengatakan pantai selatan Florida telah terhindar (luput) dari serangan langsung badai Matthew.

“Kerusakan yang terjadi jauh lebih sedikit, dampaknya jauh lebih sedikit dari yang kita perkirakan 12 jam yang lalu,” wartawan kami mengatakan.

Namun, Badai Matthew menyebabkan masalah besar bagi wisatawan, dengan sedikitnya 4.500 penerbangan dibatalkan hingga jauh antara Rabu dan Sabtu, menurut layanan pelacakan FlightAware.

Semua penerbangan menuju dan dari Orlando dibatalkan pada hari Jumat dan setengah dari semua penerbangan dibatalkan hingga Sabtu.

Saat badai bergerak ke utara, pembatalan penerbangan juga terjadi di Atlanta, Savannah, Charleston, dan kota-kota besar lainnya di sepanjang pantai timur.

Namun Bandara di Florida selatan mulai beroperasi kembali Jumat dan penerbangan diharapkan berlanjut tengah hari.

Maskapai memindahkan pesawat dan awak keluar dari jalan badai dan sekarang harus menerbangkan mereka kembali ke wilayah masing-masing.

 

Washington Tuding Rusia Gelar Operasi Hacker Kacaukan Pemilu AS Mendatang

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – AS pada hari Jumat (07/10/2016) secara resmi menyalahkan Rusia karena menjalankan operasi hacking untuk mempengaruhi pemilihan presiden mendatang, menurut Direktur Intelijen Nasional (the Director of National Intelligence-DNI), Anadolu Agency melaporkan.

“Komunitas Intelijen AS (The U.S. Intelligence Community-usik) yakin bahwa pemerintah Rusia membajak e-mail yang berasal dari orang dan institusi Amerika, termasuk dari organisasi politik AS,” pernyataan bersama oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri (the Department of Homeland Security) dan Kantor Direktur Intelijen Nasional Keamanan Pemilu (Office of the Director of National Intelligence on Election Security) mengatakan.

“Pencurian dan pembocoran ini dimaksudkan untuk mengganggu proses pemilu AS.”

Menurut pernyataan itu, kampanye hacking yang dilakukan Rusia termasuk membajak komputer milik Komite Nasional Demokrat (the Democratic National Committee-DNC) dan pejabat politik lainnya.

Hacker juga mengubah jumlah suara sebenarnya atau melakukan serangan dunia maya atau intrusi terhadap hasil pemilu, kata pernyataan itu, dan menekankan bahwa jenis aktivitas seperti ini bukanlah hal baru bagi Moskow.

DNC mengumumkan pada bulan Juni bahwa penyelidikan menemukan pemerintah Rusia bertanggung jawab untuk beberapa tindakan nyata yang bertujuan merusak proses pemilu AS.

Pemerintahan Obama juga menyalahkan Rusia atas hacking yang mereka lakukan terhadap Komite Kampanye Kongres Demokrat (the Democratic Congressional Campaign Committee) dan alamat email serta nomor ponsel anggota parlemen Demokrat.

Kepala Homeland Security Jeh Johnson dan timnya menawarkan bantuan dan menyediakan sumber daya tambahan bagi negara dan pejabat setempat untuk meningkatkan cybersecurity selama proses pemilu, menurut pernyataan itu.