Sabtu, 17 Syawal 1447 / 04 April 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Pengadilan Mesir Jatuhi Hukuman Mati pada Dr Yusuf Qaradawi

18 Jan 2018 05:49:40
Pengadilan Mesir Jatuhi Hukuman Mati pada Dr Yusuf Qaradawi

KAIRO (Jurnalislam.com) – Pengadilan militer Mesir pada hari Rabu (17/1/2018) menjatuhkan hukuman mati atas delapan orang, termasuk empat orang in absentia, karena diduga terlibat dalam tindak kekerasan pada tahun 2015, menurut sebuah sumber pengadilan setempat.

17 orang lainnya dijatuhi hukuman mati di balik jeruji besi, termasuk seorang ulama Muslim terkemuka Syeikh Yusuf al-Qaradawi, yang bersama enam orang lainnya, diadili secara in absentia.

Tindakan kekerasan yang dituduhkan itu termasuk pembunuhan seorang petugas polisi di Kairo, sumber pengadilan tersebut mengatakan kepada Anadolu Agency dengan syarat untuk tidak disebutkan namanya karena pembatasan berbicara dengan media.

Ulama-ulama Terkemuka Turki Dukung Yusuf al Qaradawi

Dr Al-Qaradawi, kepala Persatuan Cendikiawan Muslim Internasional yang bermarkas di Doha, didakwa dengan tuduhan “menghasut untuk membunuh”, “menyebarkan berita palsu” dan “merusak properti publik” menurut pengadilan Mesir.

Dua puluh enam terdakwa dalam kasus yang sama dibebaskan, termasuk empat anggota senior kelompok Ikhwanul Muslimin yang dilarang di Mesir.

Terkait Isu Qatar, Mesir Kembali Tangkap Anak dan Menantu Dr Yusuf al Qaradawi

Keputusan hari Rabu tersebut masih dikenai banding. Terdakwa yang diadili secara in absentia akan menerima pengadilan ulang jika mereka ditangkap atau menyerahkan diri ke pihak berwenang.

Mesir telah digoncang oleh konflik sejak pertengahan 2013, ketika Muhammad Mursi – presiden pertama negara yang terpilih secara sah, bebas dan juga pemimpin Ikhwanul Muslimin – digulingkan dan dipenjarakan dalam sebuah kudeta militer berdarah oleh as Sisi yang sekarang menjabat presiden Mesir.

Kategori : Internasional

Tags : mesir Syeikh Yusuf Qaradawi Yusuf Qaradawi

Limbah Bau PT RUM Tak Kunjung Hilang, 2000 Warga Nguter Siap Kepung DPRD Sukoharjo

17 Jan 2018 17:58:57
Limbah Bau PT RUM Tak Kunjung Hilang, 2000 Warga Nguter Siap Kepung DPRD Sukoharjo

SUKOHARJO (Jurnalislam.com)- Warga Nguter, Sukoharjo yang terkena dampak limbah beracun PT Rayon Utama Makmur (RUM) akan kembali menggelar aksi unjuk rasa. Dalam aksi kali ini, sekitar 2000 warga akan berdemo di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sukoharjo pada Jum’at (19/1/2018).

“Minta DPRD dan Bupati untuk menutup RUM kalau tidak bisa menghilangkan bau yang meresahkan warga,” kata Ari Suwarno kordinator Masyarakat Peduli Lingkungan (MPL) Sukoharjo usai penyuluhan disalah satu rumah warga Badran, Kedungwinong, Nguter, Sukoharjo, Selasa malam (16/1/2018).

Lebih lanjut, menurut Ari saat ini, selain enam Desa yang sudah merasakan dampak limbah bau seperti Septic tank selama berbulan-bulan tersebut, yakni Desa Plesan, Celep, Juron, Gupit, Pengkol dan Serut, sudah menyebar ke Karanganyar dan Solo meski berjarak puluhan kilometer dari lokasi PT RUM.

Ari Suwarno

“Warga yang dikeluhkan pusing, mual dan muntah. Orang tua yang sakit ISPA itu semakin parah. Bahkan bau ini sudah nyampe di kecamatan Bendosari, Polokarto, Sukoharjo kota, Bulu, Tawangsari bahkan sampai lintas Kabupaten, Karanganyar, Solo,” paparnya.

Untuk itu, Ari berharap aksi 191 dari warga yang terkena dampak limbah PT RUM nanti, bisa menjadi perhatian Pemerintah Daerah agar segera ikut mencarikan solusi dan berpihak kepada rakyat kecil. Terlebih, katanya, pihaknya juga sudah melakukan upaya hukum ke beberapa instansi terkait.

“Warga secara personal sudah mengadukan ke DPRD Sukoharjo. Dan kami tadi berlima mengajukan gugatan ke Polda Jateng. Jadi untuk besuk hari Jumat itu kita bisa diterima,” tandasnya.

Kategori : Nasional

Tags : aksi warga pencemaran lingkungan pt rum Soloraya

Lanjuti Keputusan Trump, AS Potong Dana Bantuan Kemanusian untuk PBB

17 Jan 2018 08:36:17
Lanjuti Keputusan Trump, AS Potong Dana Bantuan Kemanusian untuk PBB

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Pemerintah AS memotong lebih dari setengah dana yang semula direncanakan untuk badan PBB bagi pengungsi Palestina, sebuah langkah yang bisa menjadi bencana bagi jutaan orang yang membutuhkan.

Departemen Luar Negeri mengumumkan pada hari Selasa (16/1/2018) bahwa pihaknya menahan $ 65 juta dari paket bantuan senilai $ 125 juta yang diperuntukkan bagi Badan Bantuan dan Pekerjaan untuk Pengungsi Palestina Perserikatan Bangsa-Bangsa (the United Nations Relief and Works Agency for Palestinian Refugees-UNRWA).

Dalam sebuah surat, departemen tersebut mengatakan bahwa sumbangan tambahan AS akan berdampak pada perubahan besar oleh UNRWA.

Dana tersebut “dibekukan untuk pertimbangan masa depan”, kata Heather Nauert, juru bicara Departemen Luar Negeri, kepada wartawan.

AS Memveto Resolusi DK PBB, Tetap Akui Yerusalem Ibukota Israel

Selama hampir 70 tahun, UNRWA telah menjadi penyelamat bagi lebih dari lima juta pengungsi Palestina yang terdaftar di wilayah-wilayah pendudukan dan di Lebanon, Yordania dan Suriah.

UNRWA menawarkan dukungan dalam penyediaan makanan, akses terhadap pendidikan, perawatan kesehatan, layanan sosial dan pekerjaan.

“Ini akan menjadi pukulan besar,” James Bays dari Al Jazeera, yang melaporkan dari kantor pusat PBB di New York, mengatakan bahwa langkah tersebut dilakukan oleh AS, yang merupakan pendonor terbesar UNRWA yang memasok hampir 30 persen dari anggarannya.

“UNRWA adalah agen yang menangani kebutuhan banyak orang putus asa,” tambahnya.

Pengumuman tersebut muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengancam untuk memotong bantuan kepada orang-orang Palestina pada 3 Januari.

Dalam serangkaian tweet, Trump berkata: “… Kami membayar orang-orang Palestina RATUSAN JUTAAN DOLLAR setahun dan tidak mendapat penghargaan atau penghormatan.

“… Ketika orang-orang Palestina tidak lagi mau berbicara damai, mengapa kita harus melakukan pembayaran masa depan yang besar ini kepada mereka?”

Komentar tersebut dikeluarkan Trump kurang dari sebulan setelah keputusan kontroversialnya untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, sebuah langkah yang memicu kecaman internasional yang meluas dan membuat para pemimpin Palestina mengatakan bahwa mereka tidak akan lagi menerima rencana perdamaian yang diajukan oleh AS.

Setelah ancaman AS tentang pemotongan bantuan, Perdana Menteri zionis Benjamin Netanyahu meminta agar UNRWA dibatalkan dan menuduh badan tersebut membantu “pengungsi fiktif”.

Antonio Guterres, sekretaris jenderal PBB, mengatakan pada hari Selasa bahwa dia belum diberi tahu tentang keputusan Washington.

“Pertama-tama, UNRWA bukanlah institusi Palestina, UNRWA adalah institusi PBB,” kata Guterres, mengungkapkan “keprihatinan” yang mendalam tentang rencana tersebut.

Jika agen tersebut tidak berada dalam posisi untuk memberikan “layanan vital” dan dukungan darurat, pernyataan itu juga akan menciptakan “masalah yang sangat serius,” katanya kepada wartawan.

“Menurut pendapat saya, dan pendapat yang dimiliki oleh sebagian besar pengamat internasional, itu [UNRWA] adalah faktor penting untuk stabilitas.”

Kategori : Internasional

Tags : palestina pbb yerusalem

Pemerintah New Delhi Hentikan Subsidi Ibadah Haji di Negaranya, Ini Tanggapan Muslim India

17 Jan 2018 08:05:19
Pemerintah New Delhi Hentikan Subsidi Ibadah Haji di Negaranya, Ini Tanggapan Muslim India

INDIA (Jurnalislam.com) – Pemerintah India mengumumkan akhir dari kebijakan memberikan subsidi kepada ratusan ribu umat Islam yang menuju ke kota suci Mekah untuk melakukan ibadah haji tahunan yang telah berlangsung puluhan tahun.

Mukhtar Abbas Naqvi, menteri urusan minoritas India, mengatakan pada hari Selasa (16/1/2018) bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari “sebuah kebijakan untuk memberdayakan kaum minoritas dengan harga diri dan tanpa mencari dukungan.”

“Dana subsidi haji akan digunakan untuk pemberdayaan pendidikan anak perempuan dan perempuan dari masyarakat minoritas,” katanya kepada wartawan di Delhi.

Kelompok Pembela Muslim India Perjuangkan Masjid Abad 16 yang Dihancurkan Umat Hindu

Keputusan tersebut menyusul keputusan tahun 2012 oleh Mahkamah Agung India, yang telah mengarahkan pemerintah untuk secara bertahap mengurangi subsidi tersebut dan menghapusnya pada tahun 2022.

Namun langkah itu disambut baik oleh banyak kaum Muslim di Tanah Air (India).

“Ini telah menjadi tuntutan lama masyarakat Muslim di India,” Navaid Hamid, presiden All India Muslim Majlis-e-Mushawarat, sebuah organisasi payung dari beberapa kelompok Muslim, mengatakan kepada Al Jazeera.

“Subsidi ini justru digunakan sebagai alat untuk mengecam komunitas Muslim sejak lama, untuk menyebarkan kebohongan bahwa umat Islam disenangkan oleh bank,” tambah Hamid.

Pemimpin Dai Muslim Kashmir Ditahan Pemerintah India untuk Ke-42 Kali

Dimulai pada tahun 1954, pemerintah India telah berpuluh-puluh tahun menawarkan subsidi sebesar miliaran rupee kepada Muslim miskin yang ingin melakukan haji. Pada 2016, jumlahnya sekitar $ 75 juta, turun dari sekitar $ 100 juta pada tahun 2013, menurut data resmi.

Jamaah haji diberi subsidi melalui tarif penerbangan konsesi.

Subsidi haji adalah “sumber nafkah utama untuk maskapai penerbangan nasional, Air India”, kata Faizan Mustafa, seorang cendekiawan Muslim dan wakil rektor Universitas Hukum Nalsar.

“Air India-lah yang mendapatkan subsidi itu,” katanya kepada Al Jazeera.

“Beberapa Muslim miskin tidak akan mampu melakukan perjalanan haji sekarang, tapi mereka yang bertekad untuk pergi masih akan pergi.”

Muslim di seluruh dunia diharapkan untuk pergi haji sedikitnya sekali dalam seumur hidup mereka – jika mereka mampu.

Argumen asli subsidi adalah bahwa subsidi akan membantu sebagian masyarakat yang lebih miskin untuk melakukan ziarah haji, sesuatu yang mungkin tidak mampu mereka laksnakan.

Namun, kebijakan yang diperebutkan tersebut mendapat kecaman dari banyak kalangan, termasuk partai penguasa nasional Hindu India, Partai Bharatiya Janata (BJP), yang telah lama menyebutnya “mengambil hati kaum minoritas.”

Militer India Tangkap Pemimpin Gerakan Perlawanan Muslimah Kashmir

Justru India menghabiskan dana negara yang signifikan untuk ziarah lainnya, termasuk festival keagamaan Hindu Kumbh.

Subsidi haji digunakan sebagai “alat politik” di negara ini selama beberapa dekade, kata Kamal Faruqui, anggota Dewan Hukum Pribadi Muslim All India.

“Kami ingin mengelola urusan haji kami sendiri, pemerintah harus membantu kami. Haji diwajibkan hanya untuk mereka yang mampu secara fisik dan finansial,” katanya kepada Al Jazeera.

Pemerintah mengatakan pada hari Selasa bahwa jumlah rekor terbanyak, yaitu 175.000 Muslim akan melakukan ibadah haji tahun ini.

Kategori : Internasional

Tags : haji india Muslim India

Menlu Arab: Iran Sumber Bahaya Terbesar

17 Jan 2018 07:50:09
Menlu Arab: Iran Sumber Bahaya Terbesar

BRUSSEL (Jurnalislam.com) – Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir mengatakan pada hari Selasa (16/1/2018) bahwa Iran adalah sumber bahaya terbesar di kawasan Teluk karena perannya di Lebanon, Yaman dan Suriah.

Jubeir mengeluarkan komentar itu pada hari Selasa di sela-sela kunjungannya ke Brussels di mana dia bertemu dengan mitranya dari Belgia, Didier Reynders, lansir Al Arabiya.

“Iran memasok milisi Houthi dengan rudal dan menargetkan Arab Saudi,” katanya kepada wartawan. “Kesepakatan nuklir dengan Iran perlu perbaikan untuk mencegah Teheran memperkaya uranium,” tambahnya.

Iran: Setelah Aleppo, Kita akan Bantai Bahrain dan Yaman

Reynders mengatakan bahwa perjanjian nuklir dengan Iran “masih optimal dan implementasinya penting dan kita akan membahas isu rudal balistik dan perang di wilayah ini dengan Iran.”

Pada konflik yang sedang berlangsung di Yaman, Jubeir mengatakan bahwa Arab Saudi berusaha mencegah Yaman jatuh ke tangan Iran dan milisi Syiah Hizbullah, seraya menunjukkan bahwa Riyadh telah menerima lebih dari satu juta pengungsi Yaman sejak krisis dimulai.

Kategori : Internasional

Tags : arab saudi iran

PM Turki: Penjaga Perbatasan NATO Tidak Bisa Diserahkan pada Kelompok Teror Bentukan AS

17 Jan 2018 06:22:55
PM Turki: Penjaga Perbatasan NATO Tidak Bisa Diserahkan pada Kelompok Teror Bentukan AS

ANKARA (Jurnalislam.com) – Perdana Menteri Turki mengatakan pada hari Selasa (16/1/2018) bahwa kelompok teror PYD tidak bisa sebagai pasukan penjaga perbatasan NATO, secara implisit menohok keputusan AS baru-baru ini untuk membentuk tentara pengaman perbatasan di Suriah bersama teroris PYD/PKK.

“Apakah tugas melindungi perbatasan NATO diserahkan kepada kelompok teror? Kita dapat melindungi perbatasan kita sendiri,” Binali Yildirim mengatakan pada sebuah upacara penghargaan di ibukota Ankara, yang menjelaskan bahwa perbatasan NATO adalah perbatasan selatan Turki, lansir Anadolu Aagency.

Yildirim mengatakan saat Turki mencoba untuk mengubah arus di Irak dan Suriah, beberapa negara yang dianggap teman berkolaborasi dan membentuk tentara dengan para pelaku terorisme.

Dia mengatakan “pemuja imperialis” sedang menyusun desain baru untuk melemahkan kekuatan Turki di wilayah tersebut.

AS Bentuk 30.000 Pasukan Teror di Suriah, Erdogan: Tenggelamkan!

Yildirim mengatakan Turki mendesak sekutunya untuk menegaskan niat mereka dan mengatakan apakah mereka akan bertindak sesuai dengan tanggung jawab NATO atau terus berkolaborasi dengan “perampok” yang mencoba untuk meneror Turki baik di dalam maupun di luar negeri.

“Memutuskan ini sangat penting bagi kita,” tambahnya.

Yildirim mengatakan Turki tidak akan pernah membuat konsesi mengenai haknya atas kedaulatan.

Turki telah menjadi anggota NATO selama lebih dari 65 tahun.

Pada hari Ahad, juru bicara koalisi pimpinan AS Ryan Dillon mengumumkan rencana untuk membentuk pasukan perbatasan berkekuatan 30.000 pasukan di Suriah bersama SDF – sebuah kelompok pendukung AS yang sebagian besar terdiri dari elemen-elemen teroris PYD/PKK.

PKK / PYD adalah cabang Suriah dari kelompok teroris PKK, yang telah ditunjuk sebagai organisasi teroris oleh Turki, dan internasional.

Sejak pertengahan 1980an, PKK telah melancarkan kampanye teror yang luas melawan negara Turki, di mana diperkirakan 40.000 orang terbunuh.

Kategori : Internasional

Tags : AS pkk PYD turki

Militer Israel Larang Masjid Al Aqsha Diperbaiki

17 Jan 2018 05:51:21
Militer Israel Larang Masjid Al Aqsha Diperbaiki

JERUSALEM (Jurnalislam.com) – Penjajah Israel mengancam pengurus Masjid Al-Aqsha di Yerusalem untuk tidak melakukan pekerjaan perbaikan di dalam kompleks masjid, kata seorang pejabat Palestina pada hari Selasa (16/1/2018).

“Polisi Israel memaksa masuk ke kantor komite rekonstruksi Al-Aqsa dan mengancam para insinyur untuk tidak melakukan pekerjaan mosaik atau mengembalikan langit-langit kayu Dome of the Rock,” kata Firas al-Dib, seorang juru bicara untuk Otoritas Wakaf Keagamaan (Awqaf) yang dikelola Yordania. kepada Anadolu Agency.

5 Hal Penting Tentang Masjid Al Aqsha yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

“Polisi juga melarang pekerjaan rekonstitusi di masjid Al-Qibli dan Marwani [keduanya terletak di kompleks Al-Aqsa],” katanya.

“Mereka bahkan mengancam akan menangkap direktur rekonstruksi jika melakukan pekerjaan tambahan,” al-Dib menambahkan.

Bagi umat Islam, kompleks Masjid Al-Aqsha dianggap sebagai situs tersuci ketiga di dunia, setalah Mekah dan Madinah.

Kota Yerusalem, di mana Al-Aqsha berada, tetap menjadi jantung konflik Timur Tengah, dengan orang-orang Palestina berharap bahwa Yerusalem Timur – yang saat ini dijajah oleh Israel – suatu hari nanti dapat bertindak sebagai ibukota negara Palestina.

Kategori : Internasional

Tags : al aqsha al quds palestina yerusalem

Pakar : Pelecehan Muslimah Bercadar Lamban Diusut, Masyarakat Bisa Main Hakim Sendiri

16 Jan 2018 16:40:00
Pakar : Pelecehan Muslimah Bercadar Lamban Diusut, Masyarakat Bisa Main Hakim Sendiri

SOLO (Jurnalislam.com)- Pakar hukum cum Ketua DPC Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Muhammad Taufiq mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku pelecehan terhadap muslimah bercadar di Solo Menurutnya, kalau aparat bertindak lamban menangani kasus tersebut, maka akan menyebabkan masyarakat melakukan main hakim sendiri.

“Sifat deliknya pidana biasa, tanpa ada laporan masyarakat yang menyatakan keberatan peristiwa itu, polisi bisa bertindak menangkap pelaku itu,” katanya kepada Jurnalislam.com kamis, (11/1/2018) di Laweyan, Surakarta.

“Karena dalam jangka panjangnya bisa menimbulkan instabilitas, keresahan dan main hakim sendiri, kan kalau nggak ditangkap, contoh kalau korban anak saya atau istri saya, pasti pelaku saya pukulin kan,” sambungnya.

Lebih lanjut, Taufik menjelaskan, bahwa tindakan pelecehan yang sudah sangat meresahkan masyarakat Solo tersebut, melanggar UUD pasal 156 A dan pasal 289-296 KUHP.

“Jadi menurut saya yang dilanggar, satu pasal agamanya pasal 156 a tentang pelecehan pemeluk beragama, yang kedua pasal pelecehan seks, diaturnya di KUHP pasal 289 -296, kerena pengertiannya bahwa itu masuk perbuatan cabul,” ujar Pakar Hukum Universitas Djuanda Bogor tersebut.

Untuk itu, ia berharap aparat kepolisian segera turun tangan dan bergerak cepat menangani kasus ini, namun, kata Taufik, kita juga tidak bisa menyalahkan masyarakat kalau sampai terjadi main hakim sendiri akibat lambannya sikap aparat kepolisian.

“Jangan sampai masyarakat main hakim sendiri, saya juga tidak setuju, tapi kalau orang menganggap proses hukum itu lama, berbelit-belit dan tidak memberikan kepastian ya masyarakat tidak bisa disalahkan,” tandasnya.

Kategori : Nasional

Tags : cadar pakar hukum pelecehan pelecehan muslimah

MIUMI Soloraya Desak Elemen Umat Islam Tangani Kasus Pelecehan Muslimah Bercadar

16 Jan 2018 16:16:54
MIUMI Soloraya Desak Elemen Umat Islam Tangani Kasus Pelecehan Muslimah Bercadar

SUKOHARJO (Jurnalislam.com)- Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Soloraya, Ustadz Mas’ud Izzul Mujahid meminta elemen umat Islam Soloraya untuk segera mengambil tindakan terkait pelecehan muslimah bercadar yang terjadi pada Sabtu, (6/1/2108) lalu di Solo.

“Kita perlu klarifikasi, kalau ini benar kejadian seperti itu, pelaku segera ditangkap. Ikhwan harus bergerak,” katanya usai memberikan kajian di Cemani, Grogol, Sukoharjo, Kamis (11/1/2018).

Ustaz Mas’ud juga mengatakan, seorang muslimah harus mendapat perlindungan dari kaum muslimin. Menurutnya, jika kasus ini tidak segera ditangani, akan menimbulkan dampak keresahan pada muslimah lainnya dan berpotensi terjadi pelecehan di tempat lainnya.

“Tentunya ini menjadi pelajaran. Kita dari MIUMI, DSKS, MUI, NU, Muhammadiyah dan lembaga lainnya harus memberikan perlindungan kepada muslimah. Jangan sampai hal ini membuat khawatir muslimah lainnya,” papar Ustaz Mas’ud.

Sebagaimana diketahui, telah terjadi dugaan tindak pidana pelecehan terhadap muslimah bercadar di wilayah Semanggi, Pasar Kliwon, Solo pada Sabtu (6/1/2018) pukul 06:06 WIB, tepatnya di selatan Apotik Klinik MTA.

UJ (28) korban pelecehan tersebut mengaku dipepet seorang yang tak dikenal usai mengantar air galon ke kios suaminya yang berjarak sekitar 1 km dari lokasi kejadian, meski sempat teriak ‘orang kurang ajar’. Dan berusaha mengejar, namun pelaku berhasil melarikan diri ditengah padatnya lalu lintas waktu itu.

Kategori : Nasional

Tags : MIUMI pelecehan pelecehan seksual

Lagi, Warga Palestina Dibunuh oleh Penjajah Israel di Timur Qalqilyah

16 Jan 2018 09:12:07
Lagi, Warga Palestina Dibunuh oleh Penjajah Israel di Timur Qalqilyah

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Seorang pria Palestina meninggal karena luka-lukanya setelah ditembak oleh pasukan Israel selama konfrontasi di Tepi Barat yang diduduki, menurut pejabat.

Ahmad Salim, 24, diberondong tembakan Israel pada hari Senin (15/1/2018) setelah bentrokan meletus di kota Jayous, sebelah timur Qalqilyah, kantor berita Palestina, Wafa, melaporkan.

Dia dipindahkan ke rumah sakit Darwish Nazzal Qalqilyah dengan luka di kepala dan dinyatakan meninggal tak lama kemudian, tambah Wafa, mengutip kementerian kesehatan Palestina, lansir Aljazeera.

Tidak ada informasi lain yang segera tersedia.

Salim adalah warga Palestina keempat yang terbunuh oleh pasukan Israel pada tahun 2018.

Tiga lainnya adalah Musab Firas al-Tamimi berusia 17 tahun, dari desa Deir Nitham, serta dua remaja lain, satu dibunuh di sebelah timur kamp pengungsi Bureij Jalur Gaza dan satu lagi di desa Iraq Burin di Tepi Barat.

Ribuan Pasukan Zionis Serbu Desa Palestina setelah Seorang Warga Yahudi Tewas Ditembak

Ketegangan di wilayah tersebut meningkat dalam beberapa pekan terakhir setelah keputusan kontroversial Presiden AS Donald Trump yang menyatakan Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Pernyataan Trump pada 6 Desember tersebut mendorong demonstrasi mematikan di wilayah Palestina yang diduduki dan aksi solidaritas Palestina di seluruh negara Muslim.

Pernyataan itu juga disambut dengan kecaman internasional yang meluas, termasuk oleh banyak sekutu AS.

Kategori : Internasional

Tags : al aqsha al quds Gaza palestina tepi barat yerusalem

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru
Dukung Kami

Opini

Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

18 Mar 2026 21:49:48
Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

17 Mar 2026 05:02:12
Ketika Regulasi Media Sosial Berpotensi Menghentikan Anak Berkarya: Lindungi tapi Jangan Mematikan!

Ketika Regulasi Media Sosial Berpotensi Menghentikan Anak Berkarya: Lindungi tapi Jangan Mematikan!

17 Mar 2026 05:01:06
Pembatasan Akun Medsos Pada Anak, Langkah Efektif Menjaga Generasi?

Pembatasan Akun Medsos Pada Anak, Langkah Efektif Menjaga Generasi?

13 Mar 2026 04:53:36

Internasional

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07
Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

5 Feb 2026 12:35:37
Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

5 Feb 2026 12:33:24

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED