Ahad, 18 Syawal 1447 / 05 April 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Ratusan Warga Irak akan Bergabung dengan Operasi Militer Turki di Suriah

27 Jan 2018 09:19:46
Ratusan Warga Irak akan Bergabung dengan Operasi Militer Turki di Suriah

IRAK (Jurnalislam.com) – Turkmen Irak di kota Kirkuk, Irak utara, telah menyuarakan kesiapan mereka untuk ambil bagian dalam Operasi Olive Branch yang sedang berlangsung, yang berusaha untuk menghilangkan kehadiran teroris di dan sekitar distrik Afrin, Suriah utara.

“Turkmen ingin menunjukkan dukungan mereka dengan memainkan peran aktif dalam operasi sesuai kebutuhan,” Aydin Beyatli, ketua Federasi Turkmeneli yang berbasis di Istanbul, mengatakan kepada Anadolu Agency pada hari Jumat (26/1/2018).

Sabtu lalu, Turki, bekerja sama dengan Free Syria Army (FSA), meluncurkan Operation Olive Branch dengan tujuan untuk menghilangkan keberadaan pasukan PYD/PKK dan IS di distrik Afrin utara Suriah dekat perbatasan Turki.

Menurut Staf Umum Militer Turki, kampanye tersebut terutama bertujuan untuk membersihkan wilayah perbatasan dari elemen-elemen teroris dan melindungi penduduk sipil di distrik tersebut.

Gelar Operasi Militer di Suriah, Sekjen NATO: Turki Memiliki Hak

“Dua ratus pasukan bersenjata Turkmen di Kirkuk siap untuk bergabung dalam operasi tersebut,” kata Beyatli, menambahkan bahwa sejumlah Turkmen yang tinggal di Turki juga telah meminta untuk berpartisipasi dalam kampanye tersebut.

Sebagai seorang dokter, Beyatli mengatakan bahwa banyak dokter Turkmen juga yang siap untuk menawarkan layanan mereka kepada tentara Turki di lapangan.

Menurut Beyatli, Operasi Ranting Zaitun telah “memberikan harapan” tidak hanya kepada wilayah Turkmen, tapi juga komunitas lokal Arab, Kurdi, Muslim dan Syiah, yang semuanya dia katakan telah disalahgunakan oleh milisi PYD.

Pejabat militer Turki mengatakan operasi tersebut dilakukan berdasarkan hukum internasional; resolusi Dewan Keamanan PBB; hak untuk membela diri sebagaimana diabadikan oleh piagam PBB; dan menghormati kesatuan dan integritas teritorial Suriah.

Pejabat militer juga menekankan bahwa mereka sangat menekankan untuk menghindari korban sipil.

PYD / PKK telah menikmati kehadiran yang signifikan di distrik Afrin sejak pertengahan 2012, ketika pasukan rezim Syiah Nushairiyah Suriah memberikan wilayah tersebut ke milisi PYD dengan cuma-cuma.

Kategori : Internasional

Tags : irak Konflik Suriah PYD turki

Anadolu Agency: PYD Gunakan Foto-foto Lama di Internet Untuk Kampanye Hitam

27 Jan 2018 09:06:26
Anadolu Agency: PYD Gunakan Foto-foto Lama di Internet Untuk Kampanye Hitam

ANKARA (Jurnalislam.com) – Kelompok PYD/PKK menggunakan foto-foto lama, termasuk foto pemenang dari Anadolu Agency Istanbul Photo Awards 2016, dalam sebuah kampanye propaganda hitam di media sosial untuk menyalahartikan Operasi Olive Branch di Suriah.

Organisasi teroris dan pendukungnya sangat putus asa dalam usaha mereka menghasilkan propaganda hitam sehingga mereka menggunakan gambar asal-asalan dari internet.

Empat foto yang diduga diambil selama operasi yang sedang berlangsung di wilayah Afrin bagian barat laut Suriah saat ini, ternyata merupakan gambar lama yang diambil dalam berbagai kejadian di masa lalu.

Satu foto yang dibagikan di Twitter mengklaim: “Tentara Turki disandera di Afrin”. Namun, ternyata foto tersebut diambil oleh Anadolu Agency pada tanggal 3 Maret 2014, dan menunjukkan 20 tentara yang telah dieksekusi oleh kelompok Islamic State (IS) di Irak.

10 Jawaban Erdogan atas Pertanyaan Operasi Militer di Suriah

Dua foto lainnya dibagikan di Twitter dengan hashtag #TerroristTurkey dan #SaveAfrin yang menunjukkan bahwa anak-anak yang terluka juga milik Anadolu. Gambar-gambar tersebut sebenarnya berasal dari serangan udara Rusia di kota Aleppo di Suriah dan diambil pada 11 Oktober 2016, dan pada 11 Juli 2016.

Akun Pro-PKK membagikan foto lain yang merupakan pemenang AA Istanbul Photo Awards pada tahun 2016 seolah-olah baru saja diambil di Afrin. Foto pemenang penghargaan tersebut menunjukkan seorang anak yang terluka di Aleppo dua tahun lalu. Mereka membagikan foto di media sosial dengan hashtag #Afrinwillwin.

Foto palsu yang beredar online oleh kelompok teror yang diduga menggambarkan operasi Afrin di Turki telah dibongkar oleh Anadolu Agency. “Kebohongan mereka tentang Afrin ” di media sosial kini telah mencapai titik jenuh.

Hindari Pertempuran Turki vs AS, Pasukan Rusia Kabur dari Afrin

Propaganda hitam dan manajemen persepsi terhadap militer Turki dimulai segera setelah Turki meluncurkan operasi tersebut, dimana pendukung organisasi teroris PYD / PKK memposting foto palsu dan terdistorsi di media sosial yang secara salah mengklaim bahwa foto-foto itu berasal dari Afrin.

Kelompok teror PKK telah memberikan instruksi kepada pendukungnya untuk berbagi gambar palsu dan berita online dalam upaya membayangi operasi Afrin yang sedang berlangsung di Turki.

Dalam beberapa hari terakhir, sedikitnya 10 gambar yang dibagikan oleh akun pro-PYD / PKK di media sosial ternyata merupakan foto-foto lama yang diambil saat kejadian yang berbeda di masa lalu.

Foto-foto itu diambil sebelum Operation Olive Branch dimulai. Beberapa akun yang memposting berita dan gambar palsu tersebut ditutup setelah Anadolu Agency menyebarkan sebuah cerita tentang mereka.

Kelompok teror PYD/PKK menempati seperempat Suriah dan 65 persen perbatasan Suriah-Turki.

Menurut Staf Umum Turki, Operation Olive Branch bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan dan kawasan tersebut serta untuk melindungi warga Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.

Erdogan kepada Trump: Tarik Pasukan AS dari Manbij

Operasi tersebut dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak pembelaan diri berdasarkan Piagam PBB dan penghormatan terhadap integritas teritorial Suriah, katanya.

Militer juga mengatakan bahwa hanya target militer yang dihancurkan dan “sangat ditekankan” untuk tidak merugikan warga sipil manapun.

Afrin telah menjadi tempat persembunyian utama bagi PYD/PKK sejak Juli 2012 ketika rezim Syiah Bashar al-Assad menyerahkan kota tersebut ke kelompok teror secara cuma-cuma.

Kategori : Internasional

Tags : Afrin pkk PYD turki

AS Menyendiri dari Kenyataan

27 Jan 2018 08:56:35
AS Menyendiri dari Kenyataan

ANKARA (Jurnalislam.com) – Turki pada hari Jumat (26/1/2018) mengkritik ucapan Presiden AS Donald Trump tentang konflik Israel-Palestina di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, dengan mengatakan bahwa AS “menyendiri” dari kenyataan.

Pada hari Kamis, Trump mengancam pihak berwenang Palestina akan memotong bantuan dalam sebuah pertemuan dengan Perdana Menteri zionis Benjamin Netanyahu di sela Forum Ekonomi Dunia di Davos dan mengatakan Palestina sekarang harus bernegosiasi dengan Israel untuk menerima bantuan AS.

“Ketika mereka tidak menghormati kami sepekan yang lalu dengan tidak membiarkan wakil presiden kami [Mike Pence] melihat mereka, sedangkan kami memberi mereka bantuan ratusan juta dolar… uang tersebut ada di atas meja, dan uang itu tidak akan mereka dapatkan kecuali mereka duduk dan menegosiasikan perdamaian,” kata Trump.

Tolak Tawaran Perdamaian dari Trump, Palestina Tarik Utusannya di AS

Dalam sebuah pernyataan tertulis, Hami Aksoy, juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki , mengungkapkan keprihatinan atas ucapan Trump.

“Pernyataan ini menunjukkan betapa jauhnya pemikiran Presiden AS dan rombongannya dari kenyataan yang terjadi di wilayah dan dinamika konflik,” kata pernyataan tersebut.

Menggambarkan status terakhir Yerusalem sebagai komponen paling mendasar dari proses perdamaian “menuju penyelesaian konflik Israel-Palestina yang komprehensif, adil dan abadi sejak awal,” pernyataan tersebut mengatakan: “Parameter yang mapan dari masyarakat internasional berkaitan dengan proses penyelesaian ini tidak dapat diubah oleh AS dengan apapun.”

“Kami menyerukan kepada Amerika Serikat, sebagai hal yang mendesak, untuk menghormati tekad kuat masyarakat internasional mengenai masalah Yerusalem, terutama resolusi Dewan Keamanan PBB, yang merupakan anggota tetap,” tambahnya.

Belgia Sumbangkan $23 Juta ke Palestina, Setelah AS Potong Bantuan ke UNWRA

Pekan lalu, Departemen Luar Negeri AS mengumumkan bahwa pihaknya menahan $ 65 juta bantuan untuk Palestina “dengan pertimbangan lebih lanjut.”

Pemotongan dana AS terjadi sebulan setelah Trump memicu kecaman dunia dengan secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Kategori : Internasional

Tags : al aqsha AS palestina turki yerusalem

10 Jawaban Erdogan atas Pertanyaan Operasi Militer di Suriah

27 Jan 2018 08:41:04
10 Jawaban Erdogan atas Pertanyaan Operasi Militer di Suriah

ANKARA (Jurnalislam.com) – Pada akun Twitter resminya, presiden Turki menjawab 10 pertanyaan – baik dalam bahasa Turki maupun Inggris – tentang Operation Olive Branch, yang akan memasuki pekan kedua pada hari Sabtu (26/1/2018).

Kepresidenan memberikan penjelasan ringkas tentang berbagai aspek operasi, termasuk tujuan utamanya dan dampak ekonomi serta kemanusiaan yang diantisipasi.

Sabtu lalu, Turki, bekerja sama dengan Tentara Pembebas Suriah (FSA), meluncurkan Operation Olive Branch untuk menghapuskan kehadiran pasukan PYD/PKK dan IS di distrik Afrin utara Suriah.

Pertempuran Turki vs Amerika di Ambang Pintu Kota Manbij, Suriah

PYD/PKK telah menikmati kehadirannya yang kuat di Afrin – terletak di dekat perbatasan Turki – sejak pertengahan 2012, ketika pasukan rezim Syiah Suriah mundur dari daerah tersebut tanpa pertempuran.

Menurut Staf Umum Turki, operasi tersebut terutama ditujukan untuk membersihkan daerah perbatasan dari elemen teroris dan melindungi penduduk sipil setempat.

Operasi dilakukan berdasarkan hukum internasional; resolusi Dewan Keamanan PBB; hak untuk membela diri sebagaimana diabadikan oleh piagam PBB; dan menghormati kesatuan Suriah dan integritas teritorial.

Pejabat militer Turki, sementara itu, sangat menekankan untuk menghindari korban sipil.

Berikut adalah beberapa pertanyaan dan jawaban yang diberikan oleh kepresidenan Turki, yang dirilis oleh Anadolu Agency:

Apakah Operasi Ranting Zaitun (Olive Branch)?

Operation Olive Branch adalah operasi yang diluncurkan Turki pada hari Sabtu untuk melawan teroris PYD/PKK dan IS dan dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan undang-undang internasional, resolusi Dewan Keamanan PBB, dan hak untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Konvensi PBB serta penghormatan untuk Integritas teritorial Suriah.

Apakah keamanan nasional Turki beresiko?

Turki adalah target langsung dari organisasi teroris PYD/PKK dan IS, yang keduanya meningkatkan serangan mereka ke Turki setelah perang Suriah dimulai pada 2011. Lebih dari 700 serangan terhadap Turki telah dilakukan dari wilayah Suriah dalam setahun terakhir saja.

Apa tujuan operasi itu?

Operasi Olive Branch bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang wilayah perbatasan Turki-Suriah dan untuk melindungi warga sipil Suriah dari serangan-serangan kelompok teroris. Operasi ini juga bertujuan untuk memastikan kembalinya pengungsi Suriah yang selamat ke rumah mereka.

Siapa target utama operasi?

Operasi tersebut secara khusus menargetkan kelompok teroris PYD/PKK dan IS. Operasi ini tidak menargetkan kelompok agama atau etnis tertentu.

Kapan operasi akan berakhir?

Operasi akan berlanjut sampai ancaman keamanan terkait terorisme di wilayah tersebut dieliminasi dan teroris terakhir dinetralisir.

Akankah operasi ini merugikan warga sipil?

Perhatian sepenuhnya diberikan untuk menghindari bahaya bagi penduduk sipil di wilayah ini.

IS merupakan salah satu target utama operasi. Berlawanan dengan kepercayaan populer, kelompok PYD/PKK dan IS sesungguhnya bekerja sama untuk mencapai tujuan mereka.

Apa arti operasi bagi keamanan Eropa?

Operasi tersebut akan berfungsi untuk mengamankan perbatasan selatan NATO. Terlebih lagi, operasi akan menghambat arus elemen teroris dan migran tak berdokumen ke Eropa.

Bagaimana operasi ini akan mengurangi arus keluar pengungsi dari Suriah?

Operasi tersebut bertujuan untuk menstabilkan kawasan ini, sehingga mencegah arus keluar pengungsi baru dan memungkinkan pengungsi Suriah kembali ke rumah mereka. Setelah Operasi Euphrates Shield yang sukses di Turki, lebih dari 100.000 pengungsi telah kembali ke Jarablus. Kesimpulan keberhasilan Operation Olive Branch akan memungkinkan 500.000 pengungsi kembali ke Afrin.

Akankah operasi tersebut mempengaruhi ekonomi Turki?

Meskipun ekonomi kawasan ini berkembang negatif baru-baru ini, ekonomi Turki adalah salah satu ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di dunia tahun lalu, yaitu tumbuh lebih dari 11 persen pada kuartal terakhir. Perekonomian Turki tidak terpengaruh oleh usaha kudeta 2016 yang gagal atau Operation Euphrates Shield. Dampak ekonomi dari Operation Olive Branch kemungkinan akan diabaikan.

Kategori : Internasional

Tags : Afrin turki

Giliran Qatar Beli Sistem Rudal S-400 pada Rusia

26 Jan 2018 09:05:46
Giliran Qatar Beli Sistem Rudal S-400 pada Rusia

QATAR (Jurnalislam.com) – Qatar sedang menyelesaikan kesepakatan untuk membeli sistem pertahanan udara S-400 Rusia, kata duta besar Qatar untuk Moskow, Kamis (25/1/2018).

“Negosiasi ini berada dalam stadium lanjut,” kata Fahad bin Mohammed Al-Attiyah kepada kantor berita negara Rusia TASS, World Bulletin melaporkan.

Pembicaraan juga terus berlanjut untuk pembelian “teknologi ground force,” tambahnya.

Turki Lanjutkan Beli Rudal S-400 Rusia, NATO Ketar-ketir

Dipimpin oleh Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan dengan Qatar Juni lalu dengan tuduhan Doha memiliki hubungan dengan ekstremis Islam dan Syiah Iran .

Qatar membantah tuduhan tersebut. Negara Teluk yang terisolasi tersebut telah meningkatkan upaya diplomatik dan perdagangan di tempat lain untuk melawan isolasi regionalnya.

Bulan lalu, Rusia mengumumkan telah menyelesaikan negosiasi dengan Turki untuk penjualan sistem rudal pertahanan S-400, mengejutkan mitra mereka di NATO.

Kategori : Internasional

Tags : Qatar Rudal s 400 Rusia

FUI – PSHT Surakarta Berdamai, Polisi Minta Masyarakat Jangan Terprovokasi

26 Jan 2018 08:53:59
FUI – PSHT Surakarta Berdamai, Polisi Minta Masyarakat Jangan Terprovokasi

SOLO (Jurnalislam.com) – Kepala Polresta Solo, Kombes Pol AKBP Ribut Hari Wibowo mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kondusifitas kota Surakarta, hal ini ia sampaikan paska terjadinya gesekan yang melibatkan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan simpatisan Forum Umat Islam (FUI) Surakarta pada Minggu, (21/1/2018).

“Ini yang punya permasalahan saja sudah berdamai, yang lain lain ngapain, mari kita bersama sama menjaga kota Surakarta sesuai aman nyaman dan kondusif,” katanya kepada Jurnalislam.com usai lakukan mediasi di Polresta Surakarta, Kamis, (25/1/2018) malam.

Lebih lanjut, ia meminta agar para simpatisan kedua belak pihak tersebut menjaga surat kesepakatan perdamaian yang telah disepakati, untuk itu, ia meminta agar simpatisan mereka tidak terpancing dan terprovokasi oleh ulah oknum yang tidak bertanggung-jawab.

“Yang lain jangan ikut-ikutan, ini sudah di damaikan,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, telah terjadi kasus perkelahian yang melibatkan Budi Raharjo (33) dan Sigit Nobiyanto (34) di halaman Masjid Istiqomah, Purwosari, Surakarta pada minggu, (21/1/201), belakangan diketahui, bahwa Budi adalah salah satu simpatisan FUI Surakarta dan Sigit adalah anggota PSHT Sukoharjo.

Kategori : Nasional

Tags : fui fui surakarta pencaksilat penyerangan psht

FUI Surakarta dan Perguruan Pencak Silat PSHT Sepakat Berdamai

26 Jan 2018 08:48:09
FUI Surakarta dan Perguruan Pencak Silat PSHT Sepakat Berdamai

SOLO (Jurnalislam.com) – Setelah melakukan mediasi selama lebih dari 2 jam di Polresta Surakarta, akhirnya Forum umat Islam (FUI) Surakarta dan organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) melakukan perjanjian kesepakatan damai pada Kamis,(25/1/2018) malam.

Hal ini terkait, permasalahan yang melibatkan antara Budi Raharjo (33) warga Purwosari, Surakarta, yang juga takmir Masjid Istiqomah, Purwosari dan Sigit Nobiyanto (34) warga Waru, Baki, Sukoharjo anggota PSHT, yang sebelumnya sempat terlibat perkelahian di halaman Masjid Istiqomah Purwosari, Laweyan, Surakarta, pada Minggu, (21/1/2018) lalu.

Dalam kesepakatan yang ditandatangani kedua belak pihak tersebut, mereka berkomitmen untuk saling menjaga kondusifitas kota Solo yang sempat memanas paska munculnya kasus yang melibatkan kedua ormas yang mempunyai massa dengan jumlah besar tersebut.

“Kedua belak pihak sanggup dan bersedia untuk menjaga kondusifitas kota Solo dan tidak mengulangi lagi perbuatannya,” kata Kepala Polresta Solo, Kombes Pol AKBP Ribut Hari Wibowo saat membacakan surat perjanjian perdamaian di hadapan kedua belak pihak.

“Apabila kemudian hari timbul suatu permasalahan dan tindak pidana yang melibatkan simpatisan dari kedua belak pihak, akan diproses sesuai perundang-undangan yang berlaku tanpa ada intervensi dari kedua belak pihak,” tandasnya.

Kasus ini sendiri terjadi pada Ahad (21/1/2018) sekitar pukul 03.30 Wib, diduga bermula ketika Sigit terlibat cekcok mulut dengan penumpang wanita dari taksi daring yang dikendarai oleh Diki, melihat cekcok tersebut, Diki berusaha melerai dan memisahkan dan meminta Sigit untuk meninggalkan lokasi.

Namun sigit tidak mau meninggalkan lokasi, dan sempat adu mulut dengan Diki, disaat bersamaan, Budi yang saat itu berada di dalam Masjid Istiqomah dan mau melakukan shalat malam, ikut keluar dan meminta Sigit untuk meninggalkan lokasi tersebut.

Budi mengaku mencium aroma alkohol dari mulut Sigit yang kala itu tetap tak menggubris permintaan tersebut, dan bahkan melakukan pemukulan terhadap Diki. Melihat hal tersebut, Budi mengaku dengan spontan menghentikan sikap Budi dengan melakukan pembelaan dengan batu bata yang berada di sekitar lokasi.

Kategori : Nasional

Tags : bentrok fui surakarta pembelaan pemukulan psht silat solo

Gelar Operasi Militer di Suriah, Sekjen NATO: Turki Memiliki Hak

26 Jan 2018 07:50:40
Gelar Operasi Militer di Suriah, Sekjen NATO: Turki Memiliki Hak

MADRID (Jurnalislam.com) – Turki memiliki hak untuk membela diri seperti semua negara lain, sekretaris jenderal NATO, Jens Stoltenberg, mengatakan saat Turki terus menargetkan posisi militer PYD/YPG di Suriah utara.

Berbicara pada sebuah konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy di Madrid pada hari Kamis (25/1/2018), Stoltenberg mengatakan: “Turki paling menderita akibat serangan teroris selama bertahun-tahun di negaranya,” lansir Anadolu Agency.

“Dan Turki, seperti semua negara lainnya, memiliki hak untuk membela diri,” katanya.

Stoltenberg menyoroti bahwa ini perlu dilakukan “secara proporsional dan terukur.”

“Itulah pesan yang saya sampaikan setiap kali saya membahas masalah ini dengan para pemimpin NATO termasuk kepemimpinan politik di Turki.”

Saat Pertempuran Berlangsung di Suriah, Erdogan Kunjungi Pusat Komando Militer

Turki pada hari Sabtu meluncurkan Operation Olive Branch untuk menyingkirkan teroris PYD/PKK dan IS dari kota Afrin.

Menurut Staf Umum Turki, operasi tersebut bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan dan wilayah Turki serta untuk melindungi warga Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.

Operasi tersebut dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak pembelaan diri berdasarkan piagam PBB dan penghormatan terhadap integritas teritorial Suriah, katanya.

Moskow: Pentagon Persenjatai Milisi PYD dengan Senjata Canggih

Militer juga mengatakan bahwa hanya target militer yang dihancurkan dan “sangat ditekankan” untuk tidak membahayakan warga sipil manapun.

Afrin telah menjadi tempat persembunyian utama bagi PYD/PKK sejak Juli 2012 ketika rezim Syiah Assad di Suriah menyerahkan kota tersebut ke kelompok teror dengan cuma-cuma.

Stoltenberg mengingat percakapan teleponnya dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pekan lalu dan mendesak “kontak langsung” antara Turki dan Amerika Serikat untuk menemukan cara terbaik demi mengatasi polemik di Suriah utara.

AS Bentuk 30.000 Pasukan Teror di Suriah, Erdogan: Tenggelamkan!

AS mendukung PYD/PKK, yang dianggap oleh Ankara sebagai cabang Suriah dari organisasi teror PKK yang telah berperang lebih dari 30 tahun melawan negara Turki. Serangan teror telah mengakibatkan puluhan ribu kematian, termasuk perempuan dan anak-anak.

Dukungan Amerika untuk kelompok teror tersebut telah lama menjengkelkan Ankara saat Washington melihat kelompok payung PYD/PKK, SDF, sebagai “mitra terpercaya” dalam menyediakan senjata dan peralatan tempur walaupun Turki keberatan.

Kategori : Internasional

Tags : AS Konflik Suriah pkk PYD turki

Saat Pertempuran Berlangsung di Suriah, Erdogan Kunjungi Pusat Komando Militer

26 Jan 2018 07:34:56
Saat Pertempuran Berlangsung di Suriah, Erdogan Kunjungi Pusat Komando Militer

ANKARA (Jurnalislam.com) – Presiden Recep Tayyip Erdogan mengunjungi sebuah pusat komando militer di provinsi selatan Hatay pada hari Kamis (25/1/2018) saat operasi yang sedang berlangsung di Suriah utara memasuki hari keenam, menurut sumber presiden.

Erdogan didampingi oleh Menteri Pertahanan Nasional Nurettin Canikli, Kepala Staf Umum Jenderal Hulusi Akar, Komandan Komando Angkatan Darat Kedua Letnan Jenderal Ismail Metin Temel, Wakil Perdana Menteri Bekir Bozdag dan Gubernur Hatay Erdal Ata, kata sumber yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena pembatasan berbicara dengan media, lansir Anadolu Agency.

Pusat komando ditugaskan menjalankan Operation Olive Branch.

Erdogan memperoleh perkembangan terbaru mengenai kemajuan operasi oleh komandan militer melalui konferensi video dengan pusat operasi lainnya dari lapangan, sumber tersebut menambahkan.

Erdogan kepada Trump: Tarik Pasukan AS dari Manbij

Dalam sambutannya kepada tentara di markas, Erdogan mengulangi bahwa operasi akan berlanjut sampai mereka mendapatkan hasilnya.

Dia juga mengulangi bahwa Turki tidak mengincar tanah negara lain, dan Afrin akan diserahkan ke pemilik aslinya segera setelah dibebaskan dari serangan teroris, kata sumber tersebut.

Turki pada hari Sabtu mulai meluncurkan Operation Olive Branch untuk menghapus teroris PYD/PKK dan IS dari Afrin.

Menurut Staf Umum Turki, operasi tersebut bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan dan wilayah Turki serta untuk melindungi warga Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.

Ini Alasan Erdogan Gelar Operasi Militer di Suriah

Operasi tersebut dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak pembelaan diri berdasarkan piagam PBB dan penghormatan terhadap integritas teritorial Suriah, katanya.

Militer juga mengatakan bahwa hanya target militer yang dihancurkan dan “sangat ditekankan” untuk tidak membahayakan warga sipil manapun.

Afrin telah menjadi tempat persembunyian utama bagi PYD/PKK sejak Juli 2012 ketika rezim Assad di Suriah menyerahkan kota tersebut ke kelompok teror dengan cuma-cuma.

Kategori : Internasional

Tags : AS Konflik Suriah pkk PYD turki

Serangan Udara Koalisi Arab Hantam Markas Syiah Houthi di Taiz

26 Jan 2018 07:26:36
Serangan Udara Koalisi Arab Hantam Markas Syiah Houthi di Taiz

YAMAN (Jurnalislam.com) – Pesawat tempur koalisi Arab meluncurkan beberapa serangan yang menargetkan lokasi milisi Syiah Houthi di sisi utara dan barat kota Taiz, Al Arabiya melaporkan, Kamis (25/1/2018)

Saksi mata mengkonfirmasi bahwa pemboman tersebut menargetkan markas milisi Houthi di pintu masuk barat kota, di jalan antara Taiz, Hodeidah, daerah Madarat dan pabrik sabun dan sebuah kamp pertahanan udara.

Begini Laporan PBB Tentang Pelanggaran HAM Koalisi Arab dan Houthi dalam Perang Yaman

Tentara Yaman mengkonfirmasi pada hari Rabu tentang kematian seorang pemimpin Houthi dan penangkapan seorang pemimpin lainnya di Direktorat Razih, kubu utama Houthi, di provinsi Saada di bagian utara negara tersebut.

Kategori : Internasional

Tags : koalisi arab perang yaman

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru
Dukung Kami

Opini

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

4 Apr 2026 16:38:10
Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

4 Apr 2026 16:36:12
Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

18 Mar 2026 21:49:48
Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

17 Mar 2026 05:02:12

Internasional

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07
Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

5 Feb 2026 12:35:37
Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

5 Feb 2026 12:33:24

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED