Inggris: Amnesti Internasional Dirikan Rambu Jalan Khashoggi di Luar Kedutaan Saudi

Inggris: Amnesti Internasional Dirikan Rambu Jalan Khashoggi di Luar Kedutaan Saudi

LONDON (Jurnalislam.com) – Amnesty International pada hari Jumat (2/11/2018) menempatkan rambu bertuliskan “Khashoggi Street” di luar Kedutaan Saudi di London dalam upaya menarik perhatian atas pembunuhan brutal wartawan tersebut.

Jamal Khashoggi, kolumnis untuk Washington Post, hilang pada 2 Oktober setelah ia memasuki Konsulat Saudi di Istanbul. Setelah menyangkal mengetahui keberadaannya selama beberapa pekan, pemerintah Saudi akhirnya mengakui bahwa wartawan tersebut tewas di dalam konsulat dalam “rencana jahat”. Hingga kini mereka belum mengeluarkan jenazahnya.

Dalam sebuah pernyataan, pengawas hak asasi manusia yang berpusat di London mengatakan: “Sebuah rambu ‘Khashoggi Street’ tiruan didirikan di dekat gerbang kedutaan Saudi, tepat satu bulan setelah kamera CCTV terakhir merekam jurnalis itu memasuki gedung konsulat di Istanbul.”

Amnesty juga mendesak agar PBB melakukan penyelidikan atas pembunuhan itu.

“Seluruh dunia terkejut dengan pembunuhan yang mengerikan ini, dan kita semestinya tidak membiarkan kemarahan memudar tanpa keadilan ditegakkan,” kata Kate Allen, direktur Amnesty International.

“Kita perlu melihat pembunuh Jamal Khashoggi dibawa ke pengadilan – bukan hanya mereka yang benar-benar melakukan pembunuhan, tetapi mereka yang memerintahkannya dan mengetahui bahwa itu akan terjadi.

Baca juga:

“Bertolak belakang dengan klaim yang dibuat oleh Pangeran Mahkota Saudi dan pihak lainnya, Arab Saudi belum ‘melakukan reformasi’, mereka memperlakukan para kritikus dan aktivis dalam penindasan hak asasi manusia yang brutal.

“Satu hal yang sangat perlu dilakukan Inggris adalah menghentikan semua penjualan senjata lebih lanjut ke Arab Saudi dan anggota lain dari koalisi militer di Yaman,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Mengomentari perang yang dipimpin Saudi di Yaman, Amnesty mengatakan dalam tiga setengah tahun terakhir “sejumlah bom koalisi dan rudal telah menyerang rumah sakit Yaman, depot makanan, pasar, bus sipil, pabrik dan ruang pemakaman.”

“PBB menilai bahwa ‘mayoritas’ dari ribuan kematian warga sipil Yaman adalah akibat langsung dari serangan udara ini, sementara ribuan lainnya juga telah terluka.

“Sementara itu, pemberontak Houthi bersenjata juga menembaki daerah pemukiman dan kota-kota secara sembarangan,” katanya.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X