Gelar Peringatan Hari Asyuro di Sidolig, IJABI : "Hanya Tempat Ini yang Mengizinkan"

BANDUNG (Jurnalislam.com) – Ketua Umum Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI), Syamsuddin Baharudin mengaku pihaknya kesulitan mendapatkan tempat untuk menggelar acara peringatan hari Asyuro.

"Beberapa tempat agak sulit kita gunakan sekarang," katanya.

Syamsuddin menuding para pemilik tempat kerap membatalkan izinnya karena mendapat tekanan dari pihak-pihak yang tidak setuju dengan acara Syiah.

"Ada beberapa tempat yang akan kita gunakan, tapi tidak bisa kita gunakan karena konon kabarnya ada intimidasi dan tekanan kelompok tertentu yang tidak setuju," ujarnya saat ditemui Jurniscom selepas acara peringatan Asyuro Syiah di Stadion Persib, Jl Ahmad Yani No. Bandung, pada Jumat (23/10/2015).

Penggunaan stadion Persib sendiri, diakui Syamsuddin, karena hanya stadion yang dikenal Sidolig itu yang memberi izin untuk digunakan.

"Akhirnya memang disini (Sidolig-red), karena memang hanya tempat ini yang memberi izin untuk kita gunakan," ungkapnya.

Sementara itu manager Persib, H Umuh Muchtar yang terlihat mengenakan batik keluar dari Stadion bersama sejumlah pemain Persib, mengaku tidak tahu menahu soal acara yang digelar di markas Persib itu. 

"Gak tahu atuh saya mah teu ngarti, nukararieu mah, bisi salah ngomong. Mun masalah persib karek ka saya. Ujug-ujug aya telepon, aya undangan cenah didieu (Tidak tahu, saya tidak mengerti masalah begini, takut salah bicara. Kalau soal persib, baru tanya saya. Tadi tiba-tiba ada telepon memberi tahu ada undangan di stadion)," jawabnya.

Ratusan penganut Syiah IJABI pada Jum'at (23/10/2015) malam mengikuti acara peringatan hari Asyuro di Stadion Persib. Menurut pengakuan Syamsuddin, mereka berasal dari dalam dan luar kota Bandung, seperti Jakarta, Malang, Sulawesi dan Kalimantan.

Ally | Jurniscom

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.