Buntut Maraknya Kasus LGBT, Ratusan Massa ‘Geruduk’ DPRD Tasik

Buntut Maraknya Kasus LGBT, Ratusan Massa ‘Geruduk’ DPRD Tasik

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Ratusan massa dari berbagai elemen masyarakat Tasikmalaya melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Tasikmalaya, Singaparna, Senin (15/10/2018).

Aksi ini merupakan tanggapan dari maraknya temuan kasus Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT) yang dirilis KPAID Tasikmalaya. Ditambah viralnya pemberitaan di sosial media tentang Group Facebook ‘gay’ di Tasikmalaya.

Massa aksi diterima oleh ketua Komisi IV DPRD Tasikmalaya di ruang rapat Paripurna, kemudian diadakan audiensi. Perwakilan massa aksi, Riyan mengatakan bahwa fenomena LGBT di kota santri ini sudah memprihatinkan.

Perwakilan massa aksi diterima di ruang rapat Paripurna, DPRD Tasikmalaya. Foto: Aryo Jipang/Jurnis

Ia menyatakan, data terbaru dari KPAID, setidaknya ada 3 orang LGBT di Singaparna telah terjangkit HIV, dari 18 Kasus HIV/AIDS di Tasikmalaya.

“Total keseluruhan ada 314 orang, tersebar di 37 kecamatan, paling banyak di Singaparna 35 orang/kasus, Rajapolah 28 orang/kasus, Manonjaya 15 orang/kasus, seperti dilansir Harian Radar Tasikmalaya,” tegasnya diruang rapat Paripurna.

Oleh sebab itu, Riyan menuntut pemerintah daerah segera menerbitkan perda terkait penyakit masyarakat LGBT ini.

Menanggapi hal itu, ketua komisi IV, Ami Fahmi mengaku komisinya telah melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan instansi dan pihak terkait seperti: Kapolres Tasikmalaya, FKUB, P2TP2A dan KPAID Tasikmalaya.

Dalam pertemuan itu, menghasilkan suatu rekomendasi kepada pemerintah Tasikmalaya tentang LGBT ini. “Kami di Komisi IV sudah melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan berbagai pihak diantaranya, Kapolres, FKUB, P2TP2A dan KPUD untuk membuat rekomendasi kepada pemerintah daerah,” terangnya kepada massa aksi.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X