Berita Terkini

Saudi Akan Denda dan Hukum Pelanggar Aturan Haji

MAKKAH (Jurnalislam.com) – Otoritas Arab Saudi dilaporkan akan mengambil tindakan tegas bagi siapa saja yang memaksa masuk ke komplek Masjidil Haram di Makkah. Saudi menerapkan protokol ketat, terutama menjelang penyelenggaraan haji di sekitaran komplek Masjidil Haram.

Keamanan Publik Saudi mengatakan bahwa pihaknya telah menangkap beberapa orang yang melanggar larangan masuk ke komplek Masjidil Haram. Mereka yang ditangkap akan dikenai denda sekitar USD 2.600 atau sekitar Rp. 35 juta.

“16 orang telah ditangkap dan didenda USD 2.666 masing-masing dalam seminggu terakhir karena melanggar larangan masuk ke situs suci,” ucapnya, seperti dilansir Arab News pada Senin (27/7/2020).

Terkait dengan haji, sebelumnya rombongan pertama haji tahun ini dilaporkan telah tiba di Makkah. Karena pandemi Covid-19, haji tahun ini terbatas pada sekitar 1.000 jamaah, semuanya dari dalam Arab Saudi, sekitar 700 di antaranya adalah ekspatriat.

Abdullah Al-Kathiri, seorang warga Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan dia harusnya berhaji tahun lalu, tapi ditunda karena bertepatan dengan rencana pernikahannya. Pria yang berhasil pulih dari Covid-19 itu, mengaku tidak menyangka mendapat kesempatan untuk berhaji tahun ini.

Sumber: sindonews.com

Palestina Puji Keputusan Turki Kembalikan Masjid Hagia Sophia

PALESTINA(Jurnalislam.com) – Presiden Turki dan Palestina membahas hubungan bilateral dan isu regional pada Ahad. Menurut Direktorat Komunikasi Turki, ketika berdiskusi lewat telepon dengan Recep Tayyip Erdogan, Mahmoud Abbas juga memuji keputusan Turki untuk mengubah Hagia Sophia menjadi masjid.

Hagia Sophia adalah salah satu tujuan wisata utama di Turki baik untuk wisatawan domestik maupun mancanegara. Pada 1985, ketika masih berfungsi sebagai museum, Hagia Sophia masuk dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO.

Bangunan ini berfungsi sebagai gereja selama 916 tahun sampai penaklukan Istanbul, dan berubah menjadi masjid dari tahun 1453 hingga 1934 – hampir setengah abad. Pada 10 Juli, pengadilan Turki membatalkan dekrit Kabinet 1934 yang mengubah Hagia Sophia menjadi museum, membuka jalan untuk digunakan kembali sebagai masjid setelah jeda 86 tahun.

Kemudian, pada 16 Juli, Direktorat Urusan Agama Turki menandatangani protokol kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata untuk mengelola Hagia Sophia setelah dikonversi menjadi masjid. Di bawah protokol itu, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata akan mengawasi proyek restorasi dan konservasi, sementara Direktorat Urusan Agama akan mengawasi kegiatan keagamaan di masjid tersebut.

Bangunan megah warisan berbagai peradaban itu juga akan dibuka untuk wisatawan domestik dan mancanegara secara gratis.

Sumber: anadolu agency

Jamaah Haji Berdatangan, Saudi Tingkatkan Desinfeksi

MAKKAH(Jurnalislam.com)—Bagian Umum Kepresidenan untuk Urusan Masjid al-Haram dan Masjid Nabawi telah meningkatkan desinfeksi dan sterilisasi di Masjid al-Haram dan halaman-halamannya.

Untuk musim haji tahun ini, Kepresidenan merekrut 3.500 pekerja untuk mendisinfeksi, mensterilkan, dan mengharumkan Masjidil Haram dalam persiapan menerima peziarah.

Kepresidenan juga telah mengintensifkan upayanya dan meningkatkan operasi desinfeksi dan sterilisasi sepanjang waktu untuk mencegah penyebaran virus corona baru, ketika Masjid Agung dan halaman serta fasilitasnya dicuci 10 kali sehari.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Arab Saudi sekaligus Komite Tertinggi Haji, Pangeran Abdul Aziz bin Saud bin Naif, menggelar pertemuan virtual bersama para kepala lembaga keamanan dan pejabat yang bertanggung jawab atas musim haji tahun ini.

Dalam pertemuan tersebut, menteri dan pejabat keamanan membahas masalah organisasi terkait dengan haji, termasuk langkah-langkah pencegahan untuk memerangi penyakit coronavirus, penyusunan prosedur bagi jamaah haji, dan mekanisme untuk memfasilitasi proses ritual haji.

Pangeran Abdul Aziz menegaskan akan mematuhi seluruh arahan yang telah ditetapkan Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman dalam menetapkan langkah-langkah pencegahan ini. Dia juga memastikan bahwa prosedur terbaru ini akan sejalan dengan standar kesehatan pencegahan Covid-19 yang ditetapkan Kerajaan Saudi.

Sebelumnya, Arab Saudi telah memutuskan untuk menggelar ritual haji terbatas. Jamaah yang diizinkan untuk berhaji hanyalah warga pribumi dan warga asing yang sudah menetap di Arab Saudi. Jamaah yang diizinkan juga hanya mereka yang berkisar usia antara 20 hingga 50 tahun saja, dan tidak sedang sakit atau memiliki riwayat penyakit kronis.

Sumber: ihram.co.id

 

Kasus Corona Indonesia Tembus 100 Ribu

JAKARTA(Jurnalislam.com)—Kasus virus Corona di Indonesia per Senin (27/7/2020) tembus 100 ribu kasus. Ada sebanyak 1.525 kasus baru sehingga akumulatifnya mencapai 100.303.

Sementara penambahan kasus sembuh corona sebanyak 1.518 kasus sehingga total sembuh secara akumulatif sebanyak 58.173 orang. Hingga saat ini total kematian menjadi 4.838 pasien.

Penambahan kasus terbanyak dalam sehari sebelumnya dilaporkan pada 23 Juli lalu. Saat itu ada sebanyak 1.906 kasus baru Corona.

Update data virus Corona COVID-19 kali ini tidak lagi disiarkan seperti sebelumnya. Namun perkembangannya tetap bisa dipantau di situs covid19.go.id.

Detail perkembangan kasus Corona di Indonesia pada Senin (27/7/2020) adalah sebagai berikut.

  1. Jumlah kasus positif bertambah 1.525 menjadi 100.303 kasus.
    Jumlah pasien sembuh bertambah 1.518 menjadi 58.173 kasus.
    3. Jumlah pasien meninggal bertambah 57 menjadi 4.838 kasus.

Sumber: detik.com

 

Angka Kematian Akibat Covid di Negara Arab Meningkat

TIMUR TENGAH(Jurnalislam.com) – Negara-negara Arab terus mencatat kasus dan kematian baru akibat Covid-19, pada Ahad kemarin.

Aljazair

Kementerian Kesehatan Aljazair melaporkan 10 kematian dan 605 infeksi baru pada hari ini. Jumlah itu menambah total angka kematian hingga 1.146 dan akumulasi kasus mencapai 26.764, dengan 18.076 kepulihan.

Yaman

Komite Nasional untuk Memerangi Covid-19 Yaman melaporkan lima kematian baru dalam 24 jam terakhir. Dengan ini, total korban tewas mencapai 474, dan jumlah kasus hingga 1.674. Sementara total kepulihan adalah 780.

Maroko

Maroko melaporkan enam kematian dan 811 kasus baru, kementerian kesehatan. Dengan penambahan itu, artinya kini akumulasi kematian terkait Covid-19 mencapai 305, dengan 19.645 jumlah kasus dan 16.282 kepulihan.

Palestina

Lima kematian dan 382 kasus tambahan tercatat di Palestina, ujar pejabat kesehatan. Dengan begitu, korban tewas kini mencapai 78 kasus di seluruh tanah Palestina, termasuk Yerusalem Timur yang diduduki Israel. Sedang jumlah kasus mencapai 12.795 dengan 4.256 kepulihan.

Lebanon

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan satu kematian dan 175 kasus baru Covid-19. Dengan penambahan itu, artinya total kematian mencapai 47, dengan 3.579 kasus dan 1.671 orang pulih.

Tunisia

Kementerian Kesehatan Tunisia melaporkan 18 infeksi baru dan sembilan pemulihan. Total kasus mencapai 1.443, dengan angka kematian 50 dan pemulihan 1.133.

Yordania

Di Yordania, tercatat total kasus Covid-19 mencapai 1.154, dengan 18 infeksi baru. Sedang kematian mencapai 11 dan 1.052 pasien pulih, kata kementerian kesehatan.

Uni Emirat Arab

Kementerian kesehatan Uni Emirat Arab melaporkan 313 kasus baru Covid-19 dan 393 pemulihan. Korban tewas mencapai 343 dan jumlah kasus adalah 58.562. Sedang jumlah pemulihan adalah 51.628.

Sejak muncul di China pada Desember lalu, Covid-19 telah merenggut sekitar 644.000 jiwa di 188 negara dan wilayah. Tercatat hampir 16 juta kasus infeksi di seluruh dunia, sementara lebih dari 9 juta pasien telah pulih, menurut angka yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University yang berbasis di AS.

Sumber: anadolu agency

 

Terbanyak, Kaum Muda Kanada Sumber Penularan Covid-19

KANADA(Jurnalislam.com)–Mayoritas kasus baru COVID-19 di Kanada berasal dari warga yang berusia di bawah 39 tahun, demikian penjelasan otoritas kesehatan Kanada pada Minggu (26/07). Mereka memperingatkan bahwa kelompok dewasa muda tidak “tahan banting” terhadap penyakit ini.

“Data pengawasan nasional baru-baru ini menunjukkan bahwa orang dewasa muda berusia 20 hingga 39 tahun menjadi sumber kasus baru tertinggi di semua usia di Kanada,” kata kepala petugas kesehatan masyarakat Kanada, Theresa Tam dalam sebuah pernyataan.

Hingga 22 Juli, tercatat tingkat kasus positif COVID-19 tertinggi ada di antara pria dan wanita muda berusia 20 hingga 29 tahun (masing-masing 14,4 dan 13,8 kasus per 100.000 orang), diikuti oleh mereka yang berusia 30 hingga 39 tahun.

Tam memperingatkan bahwa “warga Kanada yang lebih muda tidak tahan banting” terhadap penyakit ini. Ia menegaskan bahwa bukan hanya orang tua yang berisiko mengalami masalah kesehatan serius jika terinfeksi.

Dia menjelaskan, dari kasus COVID-19 yang dilaporkan ke otoritas kesehatan masyarakat pekan lalu, 63 persen melibatkan orang di bawah 39 tahun, di mana sekitar sepertiganya dirawat di rumah sakit.

Tercatat rata-rata 485 kasus baru dilaporkan setiap harinya di seluruh Kanada sepanjang pekan lalu.

Sumber: republika.co.id

Ratusan Masjid di Qatar Dibuka Kembali dengan Protokol Ketat

DOHA(Jurnalislam.com) — Sebagai bagian dari penghapusan pembatasan Covid-19, masjid-masjid secara bertahap telah dibuka kembali di Qatar. Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Qatar mengumumkan, sebanyak 300 masjid di berbagai wilayah di negara itu akan dibuka kembali pada fase ketiga.

Masjid-masjid akan dibuka kembali untuk sholat, dimulai dari pelaksanaan sholat subuh, pada Selasa (28/7). Pemerintah Qatar telah menerbitkan daftar masjid yang akan dibuka tersebut.

Selain itu, pemerintah juga mengimbau umat Islam mengikuti arahan yang diberikan oleh pihak berwenang dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19. Sementara orang lanjut usia dan yang memiliki riwayat penyakit diminta melaksanakan sholat di rumah.

Masjid-masjid akan dibuka kembali di berbagai daerah termasuk Ezgava, Umm Seneem, Al Salata Al Jadeeda, Umm Salal Ali, Umm Salal Mohamed, Umm Ghuwailina, Umm Qarn, Umm Lekhba, Bin Omran, Bin Mahmoud, Bu Sidra, Al Thumama, Al Jumailiya , Al Khor, Al Duhail, Al Rayyan Al Jadeed, Al Rayyan Al Qadeem, Al Sadd, Simaisma, Al Sailiya, Al Sheehaniya, Al Shamal, Al Azeeziya, Ain Kahled, Al Ghanem Al Jadeed, Al Gharrafa, Fereej bin Omar, Al Luqta, Madinat Al Shamal, Madina Khalifa Selatan, Madina Khalifa North, Al Matar Qadeem, Bandara Internasional Hamad, Al Mamoura, Muaither South, Muaither South, Al Najma, Al Wakra dan Al Wukair.

Sebelumnya, melalui pengumuman di Twitter pemerintah Qatar telah meminta semua pihak mematuhi aturan pembatasan. “Tindakan pencegahan adalah wajib dan komitmen untuk tindakan pencegahan membantu kita untuk memenangkan perang melawan epidemi ini. Jangan berjabat tangan bahkan jika Anda mengenakan sarung tangan,” demikian unggahan Kementerian Wakaf dan Urusan Islam melalui Twitter sebelumnya, dilansir di Gulf Times, Senin (27/7).

Dalam surat edarannya, jamaah diminta menutupi mulut dan hidung saat bersin, mengenakan masker wajah selama berada di masjid, dan melakukan wudhu di rumah sebab kamar mandi dan tempat wudhu masjid akan ditutup. Kementerian telah meminta orang-orang tidak pergi ke masjid lebih awal.

Masjid akan dibuka hanya ketika adzan dikumandangkan. Jamaah juga harus menjaga jarak dua meter dan tidak boleh berkumpul di dalam masjid.

Sumber: republika.co.id

Jamaah Haji Lakukan Isolasi Mandiri Jelang Tarwiyah

MAKKAH (Jurnalislam.com) – Jamaah haji 2020 yang telah tiba di kota suci Makkah, menghabiskan waktu melakukan isolasi mandiri sebelum Hari Tarwiyah. Hari Tarwiyah merupakan momen jamaah haji dari Makkah bertolak ke Mina.

Jamaah haji dengan jumlah terbatas ini telah tiba di Makkah. Mereka berasal dari beberapa kota seperti Madinah, Riyadh, Abha, Tabuk, dan Jazan.

Pelaksanaan ibadah haji 2020 dilakukan terbatas, hanya sekitar 10 ribu orang. Mereka yang diizinkan adalah Muslim yang tinggal di Arab Saudi, baik warga negara asing maupun warga Saudi. Keputusan pembatasan jamaah dilakukan mengingat pandemi Covid-19 sedang menyebar.

Langkah-langkah dan tindakan pencegahan kesehatan dilakukan di setiap proses haji. Mulai dari sebelum keberangkatan hingga nanti mereka kembali ke rumah masing-masing.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Abdul Fattah Mashat, menekankan koordinasi penuh diperlukan antara Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri. Ia juga berupaya mengimplementasikan protokol kesehatan dan keamanan.

Mashat mengatakan, jamaah dari 160 negara akan melakukan ritual tahun ini. Ia juga menegaskan jamaah dipilih melalui portal elektronik dan menyangkal jika ada beberapa pelamar lebih disukai daripada yang lain.

“Hanya mereka yang memenuhi standar kesehatan yang diperlukan yang dipilih,” kata dia dilansir di Asharq Al-Awsat, Senin (27/7).

Dia juga menggarisbawahi penting bagi jamaah haji untuk selalu mengenakan gelang elektronik khusus. Gelang ini digunakan untuk memastikan penerapan isolasi mandiri. Gelang yang telah dibagikan ini diketahui memiliki akses Sistem Pemosisi Global (GPS)

Deputi Menteri Haji dan Umrah untuk Urusan Haji Hussein bin Nasser Al-Sharif, mengatakan proses penerimaan jamaah haji berlangsung dengan lancar dan efisien. “Koordinasi lengkap dilakukan antara Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Kesehatan dan Media, serta Otoritas Umum Penerbangan Sipil, Direktorat Lalu Lintas (Moroor) dan Saudi Arabian Airlines, dalam menerima peziarah,” kata dia.

Sejumlah jamaah haji lainnya yang dipilih merupakan anggota dari sektor kesehatan dan keamanan yang telah pulih dari corona. Mereka diperkirakan tiba di Makkah Selasa (28/7) esok.

Konsul Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Endang Jumali, sebelumnya mengatakan jamaah haji yang terpilih akan dimasukkan ke dalam sebuah grup Whatsapp. Satu grup berisi 15 jamaah dari berbagai negara dan didampingi petugas haji dari Arab Saudi.

“Jenis haji yang diterapkan adalah Haji Ifrad. Jamaah diperkirakan mulai bergerak masuk ke Mekkah pada 4 Dzulhijjah atau 25 Juli 2020,” ujarnya.

Sumber: republika.co.id

 

Brasil Catat 1200 Kematian Akibat Covid-19 dalam Sehari

BRASIL(Jurnalislam.com) – Brasil melaporkan 1.211 kematian baru terkait Covid-19dalam 24 jam terakhir, menurut Kementerian Kesehatan Brasil pada Ahad. Brasil adalah negara paling terpukul di dunia, selain AS, karena Covid-19.

Dengan penambahan kematian itu, artinya korban tewas karena Covid-19 di Brasil menjadi 86.449, menurut kementerian. Sementara jumlah infeksi juga melonjak menjadi lebih dari 2,39 juta, dengan 51.147 kasus baru dalam sehari, tambah dia.

Negara Bagian Sao Paulo, pusat perdagangan Brasil dengan 46 juta penduduk, dianggap sebagai wilayah yang paling terkena dampak dari wabah tersebut. Di wilayah itu saja ada 479.481 kasus dan 21.517 kematian akibat virus.

Negara ini juga mencatat lebih dari 1,61 juta pemulihan. Dengan populasi lebih dari 211 juta penduduk, Brasil disebut sebagai pusat penyebaran Covid-19 di Amerika Latin.

Sejak muncul di China pada Desember lalu, Covid-19 telah menyebar ke setidaknya 188 negara dan wilayah. Selain Brasil dan AS, negara yang paling terpukul lainnya adalah India dan Rusia.

Pandemi ini telah menewaskan lebih dari 644.500 orang di seluruh dunia, dengan lebih dari 16 juta kasus terkonfirmasi, menurut angka yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins AS. Sementara itu lebih dari 9,26 juta orang telah pulih dari penyakit ini.

Sumber: anadolu agency

 

Disdik Lumajang Luncurkan Program “Guru Sambang” Selama Pandemi

LUMAJANG(Jurnalislam.com) – Sejak bergulirnya tahun ajaran baru tanggal 13 Juli dan masih berlangsungnya kegiatan belajar dan mengajar (KBM) secara online selama pandemi Covid 19, berbagai keluhan pun muncul dari siswa dan wali murid.

Mulai siswa sudah jenuh, wali murid tidak punya HP android dan lain sebagainya. Kritikan juga muncul kepada tenaga pendidik yang dianggap tidak ada kegiatannya selama Covid 19.

Menjawab semua keluhan tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang melakukan inovasi dengan program “Guru Sambang”. Program ini bertujuan untuk memastikan pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan kenyamanan layanan pendidikan selama darurat Covid 19.

“Program ini juga ingin menghapus stigma negatif pada profesi guru atas kinerja selama masa pandemi Covid 19,” tutur Drs. Agus Salim M.Pd, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, Minggu (26/07/2020) sebagaimana dikutip dari lumajangsatu.com.

Untuk pedoman kegiatan “Guru Sambang” sudah tertuang dengan jelas di Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang nomor : 420/4574.1/427.41/202. Program “Guru Sambang” juga tetap memperhatikan keselamatan dan kesehatan lahir batin peserta didik, pendidik, kepala satuan pendidikan dan seluruh warga satuan pendidikan.

Tempat Kelompok Belajar (TKB) dipilih terbuka, seperti di balai dusun, balai desa, teras rumah dan tempat terbuka lainnya. Setiap TKB maksimal 5 peserta didik dengan memperhatikan letak geografis, keterbatasan orang tua dan sarana pendukung lainnya.

“”Dalam program “Guru Sambang” keselamatan dan kesehatan semua warga pendidikan menjadi hal yang paling utama,” pungkasnya bijaksana.

Reporter: Budi