Ratusan Masjid di Qatar Dibuka Kembali dengan Protokol Ketat

Ratusan Masjid di Qatar Dibuka Kembali dengan Protokol Ketat

DOHA(Jurnalislam.com) — Sebagai bagian dari penghapusan pembatasan Covid-19, masjid-masjid secara bertahap telah dibuka kembali di Qatar. Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Qatar mengumumkan, sebanyak 300 masjid di berbagai wilayah di negara itu akan dibuka kembali pada fase ketiga.

Masjid-masjid akan dibuka kembali untuk sholat, dimulai dari pelaksanaan sholat subuh, pada Selasa (28/7). Pemerintah Qatar telah menerbitkan daftar masjid yang akan dibuka tersebut.

Selain itu, pemerintah juga mengimbau umat Islam mengikuti arahan yang diberikan oleh pihak berwenang dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19. Sementara orang lanjut usia dan yang memiliki riwayat penyakit diminta melaksanakan sholat di rumah.

Masjid-masjid akan dibuka kembali di berbagai daerah termasuk Ezgava, Umm Seneem, Al Salata Al Jadeeda, Umm Salal Ali, Umm Salal Mohamed, Umm Ghuwailina, Umm Qarn, Umm Lekhba, Bin Omran, Bin Mahmoud, Bu Sidra, Al Thumama, Al Jumailiya , Al Khor, Al Duhail, Al Rayyan Al Jadeed, Al Rayyan Al Qadeem, Al Sadd, Simaisma, Al Sailiya, Al Sheehaniya, Al Shamal, Al Azeeziya, Ain Kahled, Al Ghanem Al Jadeed, Al Gharrafa, Fereej bin Omar, Al Luqta, Madinat Al Shamal, Madina Khalifa Selatan, Madina Khalifa North, Al Matar Qadeem, Bandara Internasional Hamad, Al Mamoura, Muaither South, Muaither South, Al Najma, Al Wakra dan Al Wukair.

Sebelumnya, melalui pengumuman di Twitter pemerintah Qatar telah meminta semua pihak mematuhi aturan pembatasan. “Tindakan pencegahan adalah wajib dan komitmen untuk tindakan pencegahan membantu kita untuk memenangkan perang melawan epidemi ini. Jangan berjabat tangan bahkan jika Anda mengenakan sarung tangan,” demikian unggahan Kementerian Wakaf dan Urusan Islam melalui Twitter sebelumnya, dilansir di Gulf Times, Senin (27/7).

Dalam surat edarannya, jamaah diminta menutupi mulut dan hidung saat bersin, mengenakan masker wajah selama berada di masjid, dan melakukan wudhu di rumah sebab kamar mandi dan tempat wudhu masjid akan ditutup. Kementerian telah meminta orang-orang tidak pergi ke masjid lebih awal.

Masjid akan dibuka hanya ketika adzan dikumandangkan. Jamaah juga harus menjaga jarak dua meter dan tidak boleh berkumpul di dalam masjid.

Sumber: republika.co.id

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X