Berita Terkini

Pandemi Harus Jadi Momentum Pemerintah Sederhanakan Birokrasi

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Pemerintah terus “tancap gas” menjalankan program penyederhanaan birokrasi yang sudah dicanangkan sejak Desember tahun lalu. Pandemi Covid-19 justru membuka wajah dan cara kerja birokrasi yang sesungguhnya dalam menghadapi krisis.

Berdasarkan data Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan PRB) perubahan jabatan struktural ke fungsional dengan memangkas Eselon III-V sudah berjalan 68%. Menpan RB, Tjahjo Kumolo mengatakan seluruh sekjen, sesmen, dan sestama dari kementerian dan lembaga, serta sekda provinsi, kabupaten, dan kota terus melakukan konsolidasi internal dalam upaya menyederhanakan birokrasi.

Dalam Rapat Koordinasi Penyederhanaan Birokrasi,  Waki Presiden Maruf Amin mengeluarkan unek-uneknya mengenai kinerja lambat birokrasi dalam menangani pandemi COVID-19. Ma’ruf Amin mengatakan pandemi COVID-19 memberikan dampak besar pada seluruh sendi kehidupan, terutama kesehatan dan ekonomi.

“Pemerintah telah mengalokasi dana Rp695 triliun untuk memulihkan kedua sektor itu. Salah satu sumbatannya, birokrasi yang lambat merespons keadaan,” keluhnya dalam rapat dengan sejumlah kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) nonaktif itu mengungkapkan beberapa permasalahan birokrasi dalam menangani pandemi, seperti lambatnya proses perencanaan, penganggaran, ketidakakuratan data, serta overlapping antar kementerian dan lembaga.

“Pandemi COVID-19 harus menjadi momentum yang memaksa birokrasi di berbagai negara melakukan akselerasi, mengubah cara kerja. Tingkatkan kualitas SDM dan melakukan kolaborasi, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengawasan, dan pengendalian,” tuturnya.

Sumber: sindonews.com

Menko Pesimis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III RI Masih Minus

JAKARTA(Jurnalislam.com)–Pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan terhadap ekonomi Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengatakan, pertumbuhan ekonomi kuartal III 2020 berada di rentang antara minus 1% hingga 2%.

“Tentu Indonesia yang turun 5,32% diharapkan bisa membaik di kuartal III dengan prediksi minus 2 minus 1, atau bahkan berharap bisa masuk positif,” ujar Airlangga di Jakarta, Selasa (11/8/2020).

Untuk menggenjot perekonomian di sisa kuartal tahun ini, pemerintah melakukan berbagai upaya. Salah satunya, menurut Airlangga, pemerintah terus memberikan dukungan tambahan kepada UMKM melalui kebijakan kredit usaha rakyat (KUR) khusus selama masa pandemi.

“Tambahan subsidi bunga atau margin KUR, penundaan angsuran pokok, dan relaksasi ketentuan restrukturisasi KUR telah diberikan kepada penerima KUR,” katanya.

Dia menambahkan, calon penerima KUR juga telah menerima fasilitas kemudahan berupa relaksasi pemenuhan persyaratan administrasi dalam proses pengajuan KUR dan relaksasi pemenuhan berupa penundaan sementara penyampaian dokumen administrasi.

“Pemerintah pun memberikan beberapa program antara lain Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bantuan Produktif (Modal Kerja) bagi Pelaku Usaha Mikro,” tandasnya.

Sumber: sindonews.com

Warga Duren Sawit Dirikan Tenda Internert Gratis, Bantu Pelajar Kurang Mampu

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Pembelajaran jarak jauh di tengah pandemi covid-19 mengharuskan para siswa didik belajar dari rumah. Namun, syarat mutlak untuk dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di rumah membutuhkan jaringan internent.

Bagi sekelompok warga yang berpenghasilan rendah, hal itu menjadi beban tersendiri. Pasalnya, tak semua orang tua dapat menyediakan internet guna memenuhi keperluan anak untuk belajar.Melihat keterbatasan itu, warga di Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur gotong royong mendirikan tenda internet gratis untuk memenuhi keperluan pelajar yang harus mengikuti KBM dari rumah.

Ketua RT 13 Agus Sugianto menjelaskan, tenda internet gratis itu didirikan guna membantu pelajar mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ).”Ini untuk meningkatkan prestasi anak sekolah maka kami sebagai pengurus RT 13 membuka WiFi gratis untuk meningkatkan prestasi anak-anak sekolah maupun mahasiswa,” kata Agus di Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (11/8/2020).

Lokasi tenda internet gratis itu terletak di Blok K dan sudah didirikan sejak 13 Juli 2020 lalu. Internet gratis itu didirikan dari hasil urunan warga untuk memfasilitasi siswa didik di lingkungan sekitar. “WiFi ini disumbang warga RT 13 dan sekitarnya, cukup untuk sekitar 50 orang bersekolah. Ada empat WiFi yang disediakan, satu lingkungan, tiga dari rumah warga,” ujarnya.

Dengan kecepatan jaringan berkisar 30-75 MPBS, pelajar yang mengikuti PJJ di tenda tersebut merasa terbantu. Terlebih mereka dipandu dengan dua guru yang bertugas memantau mereka.”Kedua guru SD tersebut merupakan warga RT 13, mereka ikut membantu PJJ di tenda dan Alhamdulillah disambut baik warga,” ucapnya.

 

Sumber: sindonews.com

 

Hukum Internasional Tak Akui Kalau Yerusalem Ibu Kota Israel

 ROMA(Jurnalislam.com) – Pengadilan Roma (Tribunale di Roma) memutuskan mendukung dua organisasi pro-Palestina Italia melawan perusahaan penyiaran publik negara itu, RAI dalam sengketa mengenak penyebutan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Dengan putusan itu, pengadilan memerintahkan Flavio Insinna, pembawa acara televisi populer Italia, “L’Eredità”, untuk menyampaikan pernyataan bahwa “Hukum internasional tidak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Negara Israel,” saat dia kembali tampil dalam siaran.

Diwartakan Middle East Monitor, kasus ini bermula pada 21 Mei saat kontestan acara permainan televisi ditanya apa Ibu Kota Israel, jawaban “Tel Aviv” dianggap sebagai jawaban yang salah. Kontestan diberitahu bahwa jawaban yang benar adalah “Yerusalem”.

Insiden tersebut memicu debat publik di Italia. Kebijakan luar negeri Italia tetap konsisten dengan hukum internasional, yang tidak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Pada 5 Juni, pembawa acara, Insinna, mencoba meredam kontroversi tersebut, dengan memberikan pernyataan yang sebagian berbunyi “ada pandangan yang berbeda tentang masalah tersebut”.

Namun, pengacara Italia Fausto Gianelli dan Dario Rossi, masing-masing mewakili “Associazione Palestinesi di Italia” dan “Associazione benefica di solidarietà con il popolo Palestinese”, memutuskan untuk membawa kasus ini ke pengadilan.

Setelah berunding, Hakim Cecilia Pratesi menyampaikan putusan yang sangat dinanti-nantikan: “Negara Italia tidak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.”

“Sudah diketahui umum bahwa pada 21 Desember 2017, Italia mendukung Resolusi Majelis Umum PBB yang menolak keputusan Amerika Serikat (AS) untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel,” kata hakim.

“Juga diketahui bahwa PBB sendiri berulang kali mengeluarkan pendapatnya, mengutuk pendudukan Israel di wilayah Palestina dan Yerusalem Timur, dan menyangkal validitas hukum apa pun atas keputusan Israel untuk mengubah Yerusalem menjadi ibukotanya,” tambahnya.

“Resolusi PBB”, lanjut putusan, “harus dianggap sebagai hukum konvensional, yang langsung berlaku dalam sistem hukum kita.”

Sumber: okezone.com

 

Pandemi Jadi Momentum Anak Bangsa Ciptakan Inovasi

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Wakil Presiden Ma’ruf Amin berharap, anak-anak bangsa terus melahirkan inovasi-inovasi baru. Apalagi, kata dia, adanya pandemi Covid-19, membuat inovasi baru semakin diperlukan.

Karena itu, dalam peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-25, Senin (10/8), bisa mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya teknologi dan inovasi dalam kehidupan sehari-hari.

“Peran teknologi dan inovasi tentu menjadi semakin diperlukan dalam situasi saat ini. Saat ini diperlukan inovasi-inovasi baru dalam bidang kesehatan, ekonomi dan pendidikan,” ungkap Ma’ruf saat membuka peringatan Hakteknas ke-25 secara virtual, Senin (10/8).

Saat ini, Ma’ruf menyebut, telah dibentuk Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 pada 20 Mei lalu. Konsorsium ini bagian upaya mencegah, mendeteksi dan merespon secara cepat wabah Covid-19. Melalui konsorsium ini juga, sudah diluncurkan 57 produk inovasi Covid-19 hasil karya anak bangsa.

Ma’ruf pun berharap, inovasi tersebut tidak berhenti dan terus mendorong anak bangsa lainnya juga melakukan inovasi serupa. “Semoga semakin banyak inovasi-inovasi baru, produk-produk baru hasil karya anak bangsa yang dihasilkan, terutama dalam pencegahan dan pengobatan wabah Covid-19,” ungkapnya.

Sebab, saat ini, peringkat inovasi di Indonesia masih di bawah negara-negara di dunia dan juga ASEAN. Berdasarkan data Global Innovation Index (GII) 2019, peringkat Indonesia berada di posisi 85 dari 129 negara di dunia. Sedangkan posisi Indonesia di ASEAN, peringkat inovasinya ada di posisi kedua terendah di atas Kamboja.

“Bandingkan dengan Singapura peringkat ke-8 dan Malaysia peringkat ke-35 yang ekonominya berbanding lurus dengan budaya inovasinya,” ujar Ma’ruf.

Padahal, kata Ma’ruf, Indonesia mempunyai alokasi anggaran lebih besar dibanding Vietnam, yakni 2,130 juta USD tetapi jumlah sumber daya peneliti Indonesia hanya 89 orang/1 juta penduduk, sedangkan Vietnam jumlah peneliti 673/1 juta penduduk.

Di samping itu, alokasi anggaran R&D Indonesia terbesar dari pemerintah 40 persen, sedangkan alokasi anggaran R&D Vietnam terbesar dari sektor industri 52 persen.

Wapres mengatakan, meski telah banyak inovasi yang dihasilkan, namun hanya sedikit yang dapat dikomersialkan atau dipasarkan. Sebab, banyak tahapan yang harus dilewati sebelum inovasi tersebut dapat dikomersialkan atau dipasarkan.

Dalam konteks inovasi di bidang medis misalnya,  tahapan yang harus diikuti antara lain seperti proses sertifikasi, uji klinis, izin produksi dan izin edarnya. “Saya berharap para peneliti atau inovator dapat melalui tahapan ini sesuai dengan prosedur yang ada, seperti proses sertifikasi yang benar atau uji klinis jika berkaitan dengan obat-obatan,” ungkapnya

Sumber: republika.co.id

Anggota DPR Desak Polisi Tangkap Denny Siregar

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Anggota Komisi III DPR Habiburokhman menilai, Denny Siregar seharusnya tak bisa berkelit terkait pernyataan yang menuding santri sebagai calon teroris. Karena itu, ia meminta proses hukum terhadap Denny terus berjalan dengan tegas.

Khususnya, setelah kasus tersebut dilimpahkan ke Polda Jawa Barat dengan alasan untuk memudahkan pemeriksaan.

“Siapa pun yang melanggar hukum memang harus ditangkap. Jangan yang berseberangan dengan penguasa cepat ditangkap, yang sebaliknya lamban diusut,” ujar legislator dari Fraksi Partai Gerindra tersebut, Ahad (9/8).

Ia juga menuntut Denny meminta maaf kepada santri dan orang tuanya perihal pernyataannya tersebut. “Saran konkret saya, Denny harus meminta maaf kepada santri cilik yang ada di foto tersebut,” ujar Habiburokhman.

Habiburokhman menjelaskan, proses hukum penting ditegakkan demi mewujudkan kesetaraan di mata hukum. Ia berjanji akan mengawal kasus tersebut, agar santri yang ada dalam unggahan Denny mendapatkan keadilan.

“Sebagai wakil rakyat saya benar-benar kecewa dengan tulisan dan pembuatan foto tersebut. Saya akan kawal laporan masyarakat terhadap Denny Siregar agar persoalan ini cepat diselesaikan secara hukum,” ujar dia.

Pada Jumat (7/8), Kapolresta Tasikmalaya AKBP Anom Karibianto mengatakan, pelimpahan perkara Denny ke Polda Jabar agar memudahkan pemeriksaan saksi lainnya. “Kasus ini ada beberapa tempat kejadian. Untuk mempermudah penanganan dan memeriksa saksi ahli lainnya, kita dilimpahan ke Polda,” kata dia.

Denny Siregar dilaporkan oleh Pesantren Tahfidz Quran Daarul Ilmi atas dugaan SARA dan/atau penghinaan dan/atau pencemaran nama baik ke polisi pada Kamis (2/7). Laporan itu merupakan respons atas pernyataan Denny dalam status Facebook-nya pada 27 Juni 2020. Dalam postingan itu, ia menulis status berjudul “Adek2ku Calon Teroris yg Abang Sayang” dengan mengunggah santri yang memakai atribut tauhid.

Sumber: republika.co.id

 

Gugus Tugas Akan Tindak Kantor yang Tak Laporkan Covid

DEPOK(Jurnalislam.com)–Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan pihaknya tidak menerima laporan dari management Giant Margo City perihal adanya satu karyawan yang terindikasi positif. Pihaknya justru tahu info tersebut dari pesan yang beredar.

“Kami belum menerima laporan dari pihak mereka (Giant). Tadi baru kita hubungi manajemen Margo City saja. Kami segera investigasi lapangan. Hasil investigasi sebagai bahan kebijakan yang akan diambil terhadap Giant yang di Margo City,” kata Dadang, Senin (10/8/2020).

Pihaknya mengaku tidak tahu alasan managemen tidak melapor pada Gugus Tugas. Yang jelas pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

“Segera setelah hasil investigasi kita ambil langkah. Sementara saat ini dengan protokol ketat dulu. Kami akan lakukan tindakan tegas karena tidak melapor ke Gugus Tugas Depok,” tegasnya.

Sementara itu Marcom Manager Margo City, Reza Ardiananda menuturkan, pihak Giant sudah berkoordinasi dengan pihak Gugus Tugas. Dia membenarkan adanya satu karyawan Giant Margo City yang terindikasi. Namun karyawan tersebut sudah ditangani tim medis.

“Pihak management Giant berkordinasi dengan Satgas Covid19 Kota Depok. Bahwa memang salah satu karyawan di Giant Margocity terindikasi Covid-19, namun sudah ditangani dengan mengikuti protocol kesehatan oleh pihak manajemen Giant,” katanya.

Sumber: sindonews.com

Masyarakat Diminta Tetap Sabar Jalankan Protokol Kesehatan

JAKARTA(Jurnalislam.com)—Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengajak semua komunitas pemukiman bersinergi dengan aparatur negara untuk melaksanakan dan mengawasi kepatuhan warganya dalam menetapkan protokol kesehatan.

Jika setiap komunitas pada tingkat RT/RW peduli dan berpartisipasi menerapkan protokol kesehatan, maka upaya memutus rantai penularan Covid-19 akan berhasil.

“Saya mendorong setiap pemerintah daerah untuk turun ke setia pemukiman dan mengajak warga melaksanakan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan. Karena kesadaran dan peran masyarakat menjadi faktor kunci keberhasilan kita memerangi Covid-19,” ujar Bamsoet, Senin (10/8).

Mantan Ketua DPR RI menegaskan lonjakan kasus Covid-19 belakangan ini tidak bisa dibiarkan. Berbagai upaya pemerintah untuk meredam dan memutus rantai penularan Covid-19, termasuk pelibatan TNI, perlu didukung penuh. Semisal, pembentukan Komite Kebijakan Pengendalian Covid-19 dan Komite Pemulihan Ekonomi Nasional yang ditindaklanjuti Presiden Joko Widodo dengan menugaskan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Wakil Ketua Pelaksana kedua komite itu.

“Selain itu, sebagai tindak lanjut dari Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto pun telah mengerahkan Babinsa dari tiga matra untuk menegakan penerapan protokol kesehatan,” urai Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menilai kebijakan tersebut menunjukan kesungguhan dan kerja keras pemerintah merespons ketidakpastian akibat pandemi Covid-19. Dengan berbagai cara dan pendekatan, kesehatan masyarakat harus dilindungi dari ancaman Covid-19.

Di saat bersamaan perekonomian masyarakat harus dikelola sedemikian rupa agar tidak terjerumus ke dalam krisis. Dua tujuan strategis ini bisa terwujud jika masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

“Karenanya, kepedulian setiap komunitas pada semua pemukiman sangat penting dan menentukan. Akan sangat ideal jika setiap pemerintah daerah tidak lagi hanya menerbitkan kebijakan atau instruksi, melainkan lebih mengedepankan ajakan bekerjasama dengan setiap pengurus RT/RW dalam penerapan dan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan,” kata Bamsoet.

Sumber: republika.co.id

Gunung Sinabung Meletus, Tinggi Abu 5000 Meter

SUMUT(Jurnalislam.com)—Gunung Sinabung Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) kembali erupsi dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 5.000 meter di atas puncak atau sekitar 7.460 meter di atas permukaan laut pukul 10.16 WIB, Senin (10/8). Kolom abu ini lebih tinggi dari erupsi sebelumnya dua hari yang lalu.

“Benar, Sinabung kembali erupsi, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan tenggara,” kata Kepala Pos Pemantau Gunung Sinabung Armen saat dikonfirmasi.

Armen mengimbau masyarakat dan wisatawan tak melakukan aktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi, lokasi di dalam radius 3 km dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur dan 4 km untuk sektor timur-utara.

“Jika terjadi hujan abu, masyarakat dihimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Armen juga meminta masyarakat mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat. Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.

Gunung Sinabung berstatus level III atau Siaga sejak 20 Mei 2019 dan terakhir kali erupsi pada Juni 2019.

Sumber: cnnindonesia.com

Presiden Lebanon Akan Investigasi Keterlibatan Asing dalam Ledakan

BEIRUT(Jurnalislam.com) – Presiden Lebanon pada Jumat (7/8) mengatakan penyebab ledakan besar di pelabuhan ibu kota Beirut belum diumumkan, tanpa mengesampingkan kemungkinan adanya campur tangan asing.

Presiden Michel Aoun mengatakan dalam konferensi pers di istana presiden bahwa dirinya meminta Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk memberikan gambar ledakan itu melalui satelit. Dia menambahkan bahwa jika gambar seperti itu tak tersedia di Prancis, dia akan meminta dari negara lain, tanpa menyebutkannya.

Aoun mengatakan penyelidikan atas ledakan itu akan melibatkan petugas pelabuhan dan tidak ada perlindungan hukum bagi siapa pun yang terbukti bertanggung jawab. Kebakaran di sebuah gudang pada Selasa di Pelabuhan Beirut menyebabkan ledakan besar yang menewaskan sedikitnya 154 orang tewas dan melukai sekitar 5.000 lainnya serta menyebabkan kerusakan material besar-besaran di beberapa lingkungan ibu kota.

Pemerintah Lebanon mengumumkan pembentukan komite investigasi untuk menyelidiki insiden maut itu dalam kurun waktu lima hari. Ledakan itu mengguncang Lebanon saat negara itu mengalami krisis ekonomi terparah, termasuk penurunan drastis nilai pound Lebanon terhadap dolar AS.

Sumber: anadolu agency