Anggota DPR Desak Polisi Tangkap Denny Siregar

Anggota DPR Desak Polisi Tangkap Denny Siregar

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Anggota Komisi III DPR Habiburokhman menilai, Denny Siregar seharusnya tak bisa berkelit terkait pernyataan yang menuding santri sebagai calon teroris. Karena itu, ia meminta proses hukum terhadap Denny terus berjalan dengan tegas.

Khususnya, setelah kasus tersebut dilimpahkan ke Polda Jawa Barat dengan alasan untuk memudahkan pemeriksaan.

“Siapa pun yang melanggar hukum memang harus ditangkap. Jangan yang berseberangan dengan penguasa cepat ditangkap, yang sebaliknya lamban diusut,” ujar legislator dari Fraksi Partai Gerindra tersebut, Ahad (9/8).

Ia juga menuntut Denny meminta maaf kepada santri dan orang tuanya perihal pernyataannya tersebut. “Saran konkret saya, Denny harus meminta maaf kepada santri cilik yang ada di foto tersebut,” ujar Habiburokhman.

Habiburokhman menjelaskan, proses hukum penting ditegakkan demi mewujudkan kesetaraan di mata hukum. Ia berjanji akan mengawal kasus tersebut, agar santri yang ada dalam unggahan Denny mendapatkan keadilan.

“Sebagai wakil rakyat saya benar-benar kecewa dengan tulisan dan pembuatan foto tersebut. Saya akan kawal laporan masyarakat terhadap Denny Siregar agar persoalan ini cepat diselesaikan secara hukum,” ujar dia.

Pada Jumat (7/8), Kapolresta Tasikmalaya AKBP Anom Karibianto mengatakan, pelimpahan perkara Denny ke Polda Jabar agar memudahkan pemeriksaan saksi lainnya. “Kasus ini ada beberapa tempat kejadian. Untuk mempermudah penanganan dan memeriksa saksi ahli lainnya, kita dilimpahan ke Polda,” kata dia.

Denny Siregar dilaporkan oleh Pesantren Tahfidz Quran Daarul Ilmi atas dugaan SARA dan/atau penghinaan dan/atau pencemaran nama baik ke polisi pada Kamis (2/7). Laporan itu merupakan respons atas pernyataan Denny dalam status¬†Facebook-nya pada 27 Juni 2020. Dalam postingan itu, ia menulis status berjudul “Adek2ku Calon Teroris yg Abang Sayang” dengan mengunggah santri yang memakai atribut tauhid.

Sumber: republika.co.id

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.