Rabu, 13 Rabi'ul Awwal 1448 / 26 Agustus 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Berita Terkini

Laskar Almumtaz Tasikmalaya Grebek Restoran, Ada Miras dan Waria

24 Jan 2018 01:18:32
Laskar Almumtaz Tasikmalaya Grebek Restoran, Ada Miras dan Waria

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Puluhan laskar Aliansi Aktivis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya (Almumtaz) bersama aparat kepolisian Resort Tasikmalaya Kota menggerebek sebuah restoran di Jalan Letjen Mashudi, Kota Tasikmalaya, Selasa (23/1/2018) sekira pukul 21.00 WIB. Berdasarkan laporan warga kepada Almumtaz bahwa di restoran tersebut ada acara yang melibatkan komunitas LGBT Tasikmalaya.

“Ya, ada laporan ke kita kalau di restoran ini ada pesta LGBT. Tadi juga kita tanya ke tukang parkir di situ, dia jawab ada acara bencong,” kata salah satu tokoh Almumtaz, Ustadz Ahmad Al Hafidz kepada Jurnalislam.com melalui sambungan telepon, Selasa (23/1/2018).

Ustadz Ahmad mengungkapkan, saat memasuki restoran ia mendapati ada sejumlah waria dan minuman keras. Padahal Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 7 Tahun 2016 tentang Kota Tasikmalaya yang Relijius Islami dengan tegas melarang perzinahan dan LGBT serta peredaran minuman keras.

Laskar sempat terpancing ketika manager restoran mencoba mengelabui laskar bahwa tidak ada miras dalam acara tersebut. Namun ia tak dapat berkilah setelah laskar menemukan barang bukti botol miras di meja pengunjung.

“Kapolsek Cibeureum juga tadi kecewa karena acara gak ada izin, apalagi tadi ada miras,” ujar Ustadz Ahmad.

Acara akhirnya dibubarkan dan manager restoran dibawa ke Polsek setempat untuk dimintai keterangan.

Dengan kejadian tersebut, Ustadz Ahmad berharap pemerintah Kota Tasikmalaya untuk lebih peka terhadap acara-acara berbau kemaksiatan yang merusak predikat Kota Tasikmalaya sebagai kota santri.

“Bahkan tadi kita juga ke DPRD untuk menolak LGBT dan DPRD sudah sepakat untuk mengundang semua pihak termasuk walikota agar LGBT dan kemaksiatan ini bener-bener serius ditangani,” tegasnya.

Kategori : Nasional

Tags : almumtaz tasikmalaya lgbt

Begini Keributan saat Pidato Wapres AS di Parlemen Israel

23 Jan 2018 09:39:34
Begini Keributan saat Pidato Wapres AS di Parlemen Israel

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Anggota parlemen Israel yang juga warga Palestina dikeluarkan secara paksa dari majelis tersebut setelah melakukan demonstrasi pada awal pidato Wakil Presiden AS Mike Pence.

Kunjungan Pence di Israel, yang merupakan kunjungan terakhir dalam tur regionalnya, diboikot oleh para pemimpin Palestina menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump bulan lalu untuk mengumumkan Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Pada hari Senin (22/1/2018), dia menjadi wakil presiden AS pertama yang berbicara di Knesset Israel, namun awal pidatonya diinterupsi oleh sekelompok politisi dari aliansi the Joint Arab List yang menyuarakan kemarahan mereka atas tindakan kontroversial Washington.

Mereka berteriak “Yerusalem adalah ibu kota Palestina” dan mengangkat poster-poster di kompleks Masjid Al-Aqsha sebelum didikeluarkan oleh petugas ruangan.

Bicara Relegius Nyeleneh, Inilah Pidato Wapres AS di Depan Parlemen Israel

“Kami menentang kebijakan Mr Trump, dia bukan hanya musuh warga Palestina, dia adalah musuh perdamaian,” kata Jamal Zahalka, anggota parlemen yang memprotes, kepada Al Jazeera.

“Kami berdiri hari ini untuk memprotes pidato Pence, dia adalah pengunjung yang tidak diinginkan di wilayah tersebut. Kami mengangkat slogan bahwa Yerusalem adalah ibu kota Palestina sebagai tanggapan atas keputusan Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.”

Harry Fawcett dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Jerusalem Barat, mengatakan bahwa anggota Knesset dari Palestina telah memperingatkan bahwa mereka akan melakukan protes terhadap pidato Pence.

“Mereka ingin melakukan sesuatu yang besar, sesuatu yang bisa ditunjukkan di depan umum,” kata Fawcett, menambahkan bahwa “mereka memberikan sebuah pesan yang sangat jelas untuk menentang dan melawan posisi AS di Yerusalem”.

Namun Zahalka mengatakan dia menganggap tindakan anggota parlemen itu sukses.

“Pasukan Israel tahu bahwa kami akan melakukan demonstrasi, yang menyerang kami dengan cara yang buas tapi ini menguntungkan kami karena meskipun mereka menyerang kami, media internasional memberikan perhatian pada pemandangan ini dan menyadari ada suara di Yerusalem yang mengatakan bahwa Yerusalem adalah ibukota Palestina.”

Kemudian dalam pidatonya, Pence mengatakan kepada anggota parlemen Israel bahwa kedutaan AS di Israel akan dipindahkan dari Tel Aviv ke Yerusalem pada akhir tahun depan

Kategori : Internasional

Tags : al aqsha al quds palestina tepi barat yerusalem

Bicara Relegius Nyeleneh, Inilah Pidato Wapres AS di Depan Parlemen Israel

23 Jan 2018 08:54:21
Bicara Relegius Nyeleneh, Inilah Pidato Wapres AS di Depan Parlemen Israel

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Kedutaan Amerika akan dipindahkan dari Tel Aviv ke Yerusalem pada akhir tahun depan, Wakil Presiden AS Mike Pence mengatakan kepada anggota parlemen Israel dan mendapat tepuk tangan antusias dari parlemen tersebut.

Disambut oleh tepuk tangan yang meriah pada hari Senin (22/1/2018) di dalam Knesset, ketika pidato Pence baru memasuki sebuah pengantar tiba-tiba terjadi perkelahian di dalam ruangan saat politisi Palestina dari aliansi the Joint Arab List mengangkat poster kompleks Masjid Al-Aqsha sebagai bentuk protes sebelum mereka secara paksa dikeluarkan oleh aparat ruangan.

“Amerika berdiri bersama Israel,” kata Pence ketika kericuhan terjadi, tidak terpengaruh oleh gangguan tersebut. “Kami berdiri dengan Israel karena tujuan Anda adalah tujuan kami. Nilai Anda adalah nilai-nilai kami, dan pertarungan Anda adalah perjuangan kami.

“Kami berdiri bersama Israel karena kami percaya akan kebenaran di atas kesalahan, dan kebaikan di atas kejahatan, dan kebebasan di atas tirani,” kata Pence dan mendapat tepuk tangan meriah.

Dalam sebuah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, kedutaan AS mengundang para pemrakarsa gerakan pemukim yahudi illegal di Tepi Barat yang diduduki untuk menghadiri pidato Pence di Knesset – pidato pertama yang pernah dilakukan oleh seorang wakil presiden AS.

Begini Diskusi Raja Yordania dengan Wapres AS saat Bahas Yerusalem

Duta Besar AS untuk Israel David Friedman adalah pendukung setia permukiman ilegal Israel, dan, di masa lalu, dia memimpin sebuah organisasi yang menyumbangkan jutaan dolar bagi sebuah pemukiman ilegal Yahudi di Tepi Barat yang mereka jajah.

Koresponden Al Jazeera Harry Fawcett mengatakan pernyataan Pence ditujukan pada dua kelompok: Israel dan basis konservatif Kristennya di Amerika.

“Itu adalah pidato yang penuh dengan religiusitas, berbicara tentang Alkitab Ibrani dan maknanya di sini di Israel,” kata Fawcett, berbicara dari dalam Knesset di Yerusalem Barat.

Kepala perunding untuk Otoritas Palestina Saeb Erekat mencemooh pidato Pence karena sifat religiusnya yang nyeleneh.

“Wacana mesianis Pence adalah hadiah untuk ekstremis dan telah membuktikan bahwa pemerintah AS adalah bagian dari masalah dan bukan bagian dari solusi,” kata Erekat, menurut sebuah tweet oleh departemen urusan perundingan Liberation Organization.

“Pesannya ke seluruh dunia jelas: Langgar hukum dan resolusi internasional dan AS akan menghargai Anda,” Erekat menambahkan.

Liga Arab Kembali Serukan pada Dunia untuk Bela Yerusalem

Marwan Bishara, analis politik senior Al Jazeera, menyoroti nada “menakutkan” dari alamat Pence, mencatat latar belakang Christian Evangelical wakil presiden Amerika tersebut.

“Dia adalah seorang Katolik yang menjadi Evangelis. Rasanya hampir seperti Wahhabi yang berubah menjadi politisi Ayatollah Syiah yang benar-benar membungkuk pada perang agama di Timur Tengah,” kata Bishara.

Dia juga mencatat bahwa Pence berbicara untuk membela orang-orang Kristen di Timur Tengah, sementara orang-orang Kristen di wilayah tersebut menolak untuk menemuinya.

“Sangat menyebalkan untuk menganalisis seseorang yang berbicara bahwa ia menginginkan perdamaian sementara pada saat yang sama ia menghancurkan keseluruhan dasar perdamaian,” kata Bishara. “Seluruh pidatonya terus berlanjut tanpa menyebutkan sekali pun bahwa orang-orang Palestina telah dipaksa menjadi pengungsi atau di bawah penindasan pejajahan selama 50 sampai 70 tahun terakhir.”

Sementara itu, Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, bertemu dengan para pemimpin Uni Eropa di Brussels pada hari Senin dan mendesak mereka untuk segera mengakui Palestina secara resmi sebagai bangsa-negara.

“Kami benar-benar menganggap Uni Eropa sebagai mitra sejati dan teman dan oleh karena itu, kami memanggil negara anggotanya untuk segera mengakui keadaan Palestina dan kami memastikan bahwa tidak ada kontradiksi antara pengakuan dan dimulainya kembali perundingan,” Abbas, 82, kepada wartawan

Kategori : Internasional

Tags : al aqsha al quds Gaza palestina tepi barat yerusalem

Tak Kunjung Tuntas, Dahnil Sebut Ada Aktor di Balik Kasus Novel Baswedan

23 Jan 2018 07:48:53
Tak Kunjung Tuntas, Dahnil Sebut Ada Aktor di Balik Kasus Novel Baswedan

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut ada aktor besar di balik kasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Menurut Dahnil yang jelas mereka adalah bandit yang mungkin sakit hati dan bisa mempengaruhi polisi.

“Ya aktor besar itu pasti punya pengaruh besar sehingga punya kendala terhadap penanganan kasus ini,” kata Dahnil usai pemeriksaan sebagai saksi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (22/1/2018).

Kendati tidak memberikan informasi siapa sebenarnya aktor tersebut namun Dahnil beralasan terlalu lamanya penuntasan kasus Novel Baswedan membuatnya berasumsi demikian.

“Sederhana bagi saya kasus ini lama sekali dituntaskannya itu saja dan kalau anda lihat wawancara dengan Novel, dia juga punya sikap yang sama dan saya punya sikap yang sama terkait hal itu,” ujarnya.

Ia mengaku pesimis dengan kinerja kepolisian dalam kasus ini. Untuk itu, ia mendesak kepolisian untuk meminta Presiden membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dalam penyelesaian kasus Novel Baswedan.

“Polisi harus terbuka dengan kritik dan bapak-bapak polisi yang memeriksa pak direktur terbuka dengan kritik yang saya sampaikan dan pihak polisi terbuka ketika saya sampaikan kritik itu dan saya akan terus sampaikan kritik ini kalau kasus ini lambat,” pungkasnya.

Kategori : Nasional

Tags : dahnil dahnil anzar simanjuntak kasus novel baswedan

Pengacara: Pemanggilan Dahnil Lebih Tepat Sebagai Ahli Bukan Saksi

23 Jan 2018 07:01:31
Pengacara: Pemanggilan Dahnil Lebih Tepat Sebagai Ahli Bukan Saksi

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak memenuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus penyerangan Novel Baswedan. Dahnil dipanggil untuk klarifikasi terkait pernyataanya dalam sebuah acara televisi swasta.

Menurut Ketua Tim Pengacara, Tris dalam pemeriksaan ini Dahnil kurang tepat dipanggil Polda Metro Jaya dalam kapasitasnya sebagai saksi, melainkan yang tepat adalah sebagai ahli.

“Menurut kitab undang-undang hukum acara pidana, kapasitas bang Dahnil ini tidaklah menjadi saksi. Kemudian dalam pemeriksaan ada 24 pertanyaan dan dari 24 pertanyaan itu lebih tepat Bang Dahnil ini jadi ahli bukan jadi saksi,” kata Tris kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (22/1/2018).

Dahnil diperiksa di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya selama hampir sembilan jam mulai dari pukul 14.00 WIB hingga 22.30 WIB. Dalam pemeriksaan tersebut, Dahnil dicecar pertanyaan dari sembilan penyidik.

Tris mengatakan, 24 pertanyaan yang ditanyakan oleh penyidik telah dijawab oleh Dahnil, ia berharap dari sini bisa menjadi langkap maju dalam penyelesaian kasus penyerangam Novel Baswedan.

“Untuk itu kami berharap pihak kepolisian dalam hal ini penyidik berkonsentrasi penuh terhadap seluruh hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan. Kemudian menemukan pelaku dan otak intelektualnya,” pungkas Tri.

Kategori : Nasional

Tags : dahnil anzar simanjuntak kasus novel baswedan

Inilah Alasan Bangladesh Tunda Pemulangan Ratusan Ribu Pengungsi Muslim Rohingya

23 Jan 2018 06:29:10
Inilah Alasan Bangladesh Tunda Pemulangan Ratusan Ribu Pengungsi Muslim Rohingya

BANGLADESH (Jurnalislam.com) – Pemulangan ratusan ribu Muslim Rohingya yang melarikan diri dari kekerasan di Myanmar tidak bisa dimulai sesuai rencana, kata Bangladesh Senin (22/1/2018), dengan pihak berwenang mengakui bahwa “banyak persiapan” yang masih diperlukan.

Namun Komisioner Pengungsi dan Repatriasi Pengungsi Bangladesh Mohammad Abul Kalam pada hari Senin mengumumkan bahwa masih banyak lagi pekerjaan yang harus dilakukan.

“Kami belum membuat persiapan yang diperlukan untuk mengirim para pengungsi kembali dalam waktu dekat. Masih banyak persiapan yang harus dilakukan,” kata Kalam, lansir World Bulletin.

Kondisi Kamp Pengungsi Muslim Rohingya di Bangladesh Semakin Memburuk

Sejak Agustus tahun lalu sekitar 655.000 Muslim Rohingya telah melarikan diri dari perbatasan ke Bangladesh setelah sebuah operasi militer Myanmar pada Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine yang dikatakan PBB bahwa sebagai “pembersihan etnis abad ini.”

Mereka menempati kamp-kamp yang kurang memadai dan penuh sesak, membawa serta cerita-cerita yang sangat mengerikan tentang pemerkosaan massal, pembunuhan, mutilasi, pembakaran dan penyiksaan brutal di tangan tentara Budha Myanmar dan gerombolan warga Buddha.

Setelah sebuah protes global di dunia, yang mencakup kritik keras terhadap pemimpin sipil Myanmar Aung San Suu Kyi, Yangon dan Dhaka pada awal bulan ini sepakat bahwa pengungsi akan dikembalikan, dalam sebuah proses yang mereka katakan akan memakan waktu sekitar dua tahun.

Kelompok hak asasi manusia dan PBB mengatakan pemulangan apapun harus bersifat sukarela, dengan laporan bahwa banyak pemukiman Rohingya telah dibakar habis.

Pengungsi Rohingya: Kami Tidak Berharap untuk Kembali

Bangladesh telah berusaha meyakinkan masyarakat internasional bahwa hanya mereka yang ingin kembali ke tanah air mereka di negara bagian Rakhine yang akan dikirim ke Myanmar, dan prosesnya akan melibatkan badan pengungsi PBB.

Namun pada hari Senin, kepala pengungsi Kalam mengatakan bahwa pusat transit masih harus dibangun, dan pekerjaan tetap harus dilakukan dengan “proses ketat” untuk menyetujui daftar orang-orang yang berhak – dan bersedia – untuk kembali ke Myanmar.

“Tanpa menyelesaikan ini, kita tidak bisa mengirim orang-orang ini kembali tiba-tiba. Pekerjaan ini sedang berlangsung,” katanya.

Inilah Hasil Penyidikan Kekerasan Seksual atas Muslimah Rohingya oleh Pasukan Myanmar

Dia tidak memberikan tanggal yang telah direvisi untuk memulai operasi tersebut, namun mengatakan bahwa dua lokasi di dekat perbatasan telah diidentifikasi untuk lokasi transit yang mungkin terjadi.

Kesepakatan repatriasi mencakup sekitar 750.000 pengungsi yang telah melarikan diri sejak Oktober 2016, namun tidak termasuk 200.000 orang Rohingya yang tinggal di Bangladesh sebelumnya, didorong oleh putaran kekerasan komunal dan operasi militer Myanmar sebelumnya.

Kategori : Internasional

Tags : Bangladesh Muslim myanmar muslim rohingya myanmar

Turki Perluas Operasi Militernya di Suriah

23 Jan 2018 06:07:40
Turki Perluas Operasi Militernya di Suriah

ANKARA (Jurnalislam.com) – Pasukan Bersenjata Turki, bersama-sama dengan Tentara Pembebasan Suriah (the Free Syrian Army-FSA), memperluas Operation Olive Branch (Operasi Ranting Zaitun) yang baru diluncurkan pada hari Senin (22/1/2018) ke distrik Azaz, sebelah timur Afrin di Suriah.

Pada hari Sabtu lalu, Turki meluncurkan operasi untuk menghapus teroris PYD / PKK dan Daesh dari Afrin.

Menurut koresponden Anadolu Agency, Angkatan Bersenjata Turki memperluas operasi ke distrik Azaz dengan mengerahkan pasukan daratnya.

Sejumlah anggota FSA dilaporkan berpartisipasi dalam operasi tersebut.

Jet Tempur Turki Hancurkan 45 Target PYD Dukungan AS

Secara terpisah, jet-jet Turki menyerang sasaran-sasaran teroris di Gunung Bursaya di Afrin, yang memiliki kepentingan strategis dan memberikan perlindungan fisik bagi para teroris.

Kelompok bersenjata dukungan AS (PYD/PKK) menggunakan Gunung Bursaya untuk menargetkan warga sipil di pusat provinsi Kilis di Turki dan distrik Azaz di Suriah melalui peluru mortir, artileri dan rudal.

Penghapusan teroris dukungan AS dari Gunung Bursaya, akan membantu Turki mengurangi ancaman teror di perbatasannya dan melindungi warga sipil di Suriah.

Pasukan Turki di perbatasan menargetkan kamp PYD/PKK di desa Jalama, Himdia, Hajlar, Fraria dan Tal Sallur.

Dibantu FSA, Angkatan Darat Turki Ambil Alih 11 Posisi PYD di Suriah

FSA dan pasukan Turki telah menguasai 11 posisi di Afrin dari kelompok teror PYD.

Menurut Staf Umum Turki, operasi tersebut bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah Timur Tengah serta untuk melindungi warga Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.

Operasi tersebut dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak pembelaan diri berdasarkan piagam PBB dan menghormati integritas teritorial Suriah, katanya.

Militer juga mengatakan “sangat menekankan” untuk tidak membahayakan warga sipil manapun dalam operasi militer.

Afrin telah menjadi tempat persembunyian utama bagi PYD/PKK sejak Juli 2012 ketika rezim Syiah Assad di Suriah menyerahkan kota ke kelompok teror tanpa melakukan perlawanan.

Kategori : Internasional

Tags : AS Konflik Suriah pkk PYD turki

Ibukota Rezim Assad Digempur Serangan Artileri

23 Jan 2018 05:58:10
Ibukota Rezim Assad Digempur Serangan Artileri

DAMASKUS (Jurnalislam.com) – Lima orang tewas dalam tembakan artileri di ibukota Suriah, Damaskus, menurut sebuah kelompok pemantau perang yang berbasis di Inggris.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (the Syrian Observatory for Human Rights-SOHR), yang mengumpulkan rincian korban dari jaringan sumber di dalam negeri, mengatakan pada hari Senin (22/1/2018) bahwa 11 lainnya luka-luka dalam serangan di lingkungan Bab Touma, lansir Aljazeera.

Kantor berita resmi rezim, SANA, mengkonfirmasi laporan tersebut, mengatakan bahwa mereka yang tewas dalam serangan tersebut adalah warga sipil.

Seorang sumber di Damaskus melaporkan kepada SANA bahwa “kelompok bersenjata yang dikerahkan di beberapa daerah di Ghouta Timur menargetkan lingkungan Bab Touma dengan serangan artileri, yang satu di antaranya menimpa halte bus di bundaran sekitar …”

Markas Komando Polisi Rezim Assad di Damaskus Dihantam 3 Serangan Bom

SANA mengutip sumber tersebut yang mengatakan bahwa beberapa orang terluka parah, yang berarti korban tewas kemungkinan akan naik.

Masih belum jelas siapa yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab.

Menurut SOHR, sedikitnya tujuh lainnya terluka dalam baku tembak di daerah lain di Damaskus.

Ghouta Timur adalah daerah yang dikuasai oposisi yang berdekatan dengan Damaskus, tempat pemerintahan rezim Bashar al-Assad berada.

Kedekatan Ghouta Timur ke Damaskus menjadikannya sasaran utama.

20 Pasukan Syiah Assad Tewas dalam Pertempuran di Timur Damaskus

Sejak 2013, rezim Nushairiyah Assad mengepung wilayah tersebut dengan ketat untuk melemahkan kelompok oposisi, dan terus mempertahankan pengepungan walaupun sebuah perjanjian de-eskalasi telah disepakati yang dimaksudkan untuk mengurangi kekerasan di sana.

Wilayah tersebut berada di bawah kendali kelompok-kelompok yang setia kepada Tentara Pembebasan Suriah (the Free Syrian Army-FSA), sebuah konglomerasi yang longgar dari brigade bersenjata yang beranggotakan para pembelot tentara Suriah dan warga sipil biasa, yang mendapat dukungan finansial dan logistik dari Turki, dan beberapa negara Teluk Arab.

Pengepungan rezim Assad selama empat tahun telah menyebabkan krisis kemanusiaan besar, dengan kekurangan makanan dan obat-obatan yang parah.

Kategori : Internasional

Tags : damaskus Konflik Suriah

ICMI: Kalau LGBT Itu HAM, Kenapa Semua Agama Melarangnya?

22 Jan 2018 09:42:45
ICMI: Kalau LGBT Itu HAM, Kenapa Semua Agama Melarangnya?

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Dewan Pakar Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Pusat, Anton Tabah Digdoyo, mengapresiasi aksi penolakan LGBT yang dinilai sebagai pelanggaran HAM oleh sejumlah anggota dan fraksi di DPR RI. Ia juga setuju pelakunya dipidana karena LGBT penyakit yang sangat menular, bahkan termasuk kriminal dasar atas kemanusiaan.

Namun Anton merasa heran, kenapa mereka juga bilang kalau LGBT itu HAM, dan pelakunya tak boleh dipidana. “Atas dasar apa ia bilang begitu?, kalau LGBT itu HAM tidak mungkin semua agama melarangnya. Dan tidak mungkin semua kitab suci mengutuknya,” ujar Anton, Senin (22/1).

Apalagi, kata Anton, bangsa Indonesia layak merujuk kepada agama. Sebab dasar NKRI adalah Ketuhanan Yang Maha Esa yang mewajibkan setiap WNI tanpa kecuali harus mentaati agamanya, dengan berdasarkan kitab sucinya. Hal itu sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28E, 28F dan 29 ayat 1.

“Setiap wakil rakyat wajib memahami Pancasila dan UUD 1945. Jangan kalah dengan Presiden Rusia Putin. Negara dengan background ideologi komunis saja bisa tegas melarang LGBT. Kenapa NKRI tdak?” tegas Anton.

Kemudian Anton juga mengaku malu apabila ada penyelenggara negara di NKRI dengan warga muslim terbesar di dunia, malah berupaya menyetujui LGBT sebagai HAM, dengan berbagai dalih dan substansi tidak berdaya terhadap tekanan berbagai kepentingan global. Jika itu terjadi, kata dia, betapa lemahnya kedaulatan RI saat ini di mata asing.

Selain itu, Anton menyatakan setuju statemen artis dunia Alexander David Brodie yang terkenal dengan nama Samanta, laki-laki darah Indonesia Skotlandia yang pernah merubah dirinya menjadi wanita dan kini sadar kembali menjadi laki-laki. Bahkan kini menjadi mualaf dan jadi Muslim yang taat.

“Dalam buku berjudul Samanta & Me, ia dengan tegas menyatakan LGBT adalah penyakit sangat menular, bahkan menjadi kriminal dasar kemanusiaan yang harus distop, dan jika tidak mau maka negara harus menghukum atas kejahatannya itu,” tutup Anton.

Kategori : Nasional

Tags : icmi lgbt

Politik Ekonomi Islam Dalam Hegemoni Kapitalisme dan Sosialisme (4)

22 Jan 2018 09:18:26
Politik Ekonomi Islam Dalam Hegemoni Kapitalisme dan Sosialisme (4)

 

Oleh: Dr. H. Mohammad Ghozali, MA

 

 

Realitas propaganda yang mengajak menjadikan pertumbuhan pendapatan nasional (National Income) sebagai asas system ekonomi. Dan realitas ini juga selanjutnya mempropagandakan untuk membuat perencanaan ekonomi dan pengembangannya. Sebenarnya ini merupakan propaganda agar system ekonomi kapitalisme dijadikan asas bagi system ekonomi umat Islam. Mereka berupaya menjadikan kehidupan ekonomi sebagai asas kehidupan dan sebagai asas interaksi diantara manusia. Realita pula menyatakan keberhasilan mereka mengubah mindset umat Islam dalam peradaban sekarang ini.

Padahal buah propaganda ini adalah kedzaliman terhadap mayoritas secara merata yang dirasakan oleh manusia manusia yang lemah dan menciptakan kemiskinan dalam masyarakat, serta menghilangkan nilai-nilai akhlaq yang luhur.

Kerusakan Sistem Sosialisme

Adapun sosialisme yang dipropagandakan oleh sebagian penguasa negeri-negeri arab sebagai sosialisme Arab, sebenarnya merupakan salah satu wjud sosialisme yang dinamakan sosialisme negara. Eropa sendiri sebagai produsen ide ini telah berpaling daripadanya, bahkan menyebutnya namanya saja tidak suka, yaitu setelah tampak keburukan dan kekejiaannya.
Tetapi sebuah hal yang berlawanan dari produsen ide ini Mesir yang berusaha menerapkannya, mereka terkenal dengan strateginya menempuh langkah yang kedua sebelum langkah yang pertama. Mereka ingin menerapkan sosialisme, padahal orang sosialis belum ada di sana.

Munculnya sosialisme ini akibat dari kedzaliman yang diderita oleh masyarakat yang ada di negeri-negeri kapitalis yaitu Eropa dan Rusia akibat diterapkannya system kapitalis. Mereka banyak melihat kedzaliman dengan tidak meratanya kepemilikan individu diantara manusia. Olehkarena itu, sosialis memulai berfikir tentang kepemilikan. Sekelompok dari orang sosialis berpendapat perlunya persamaan secara riil dalam kepemilikan, mereka terbagi dalam tiga kelompok ;

Berpendapat perlunya persamaan jumlah, maksudnya perlu persamaan dalam tiap-tiap yang mereka manfaatkan, dimana masing-masing individu mendapatkan seperti yang diberikan kepada yang lain.

Berpendapat persamaan komunisme, maksudnya perlu memelihara pendistribusian pekerjaan menurut kemampuan masing-masing, dan memelihara pendistribusian hasil (pendapatan) sesuai kebutuhan masing-masing individu.

Persamaan alat produksi, sebab barang-barang yang ada tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan tiap-tiap individu. Artinya persamaan model ketiga ini dapat direalisasikan jika bagi masing-masing individu disediakan alat-alat produksi seperti yang dimiliki orang lain.

Inilah doktrin yang telah diterapkan di Rusia menurut konsep Karl Mark yang diperjelas oleh Nikolai Lenin dan Josep Stalin lalu Nikita Khrushchev dalam rangka mencapai komunisme.
Sosialisme negara hakekatnya adalah sosialisme formalitas atau semu (pseudo socialism), artinya socialism semu ini mengamati setiap keadaan untuk dijadikan kepentingan umum, yaitu mengubah kepemilikan individu (private property) menjadi kepemilikan umum ( collective property).. Dan itulah yang dinamakan dengan nasionalisasi. Yakni usaha untuk mengubah kepemilikan individu menjadi kepemilikan umum. Memberlakukan limitasi terhadap kepemilikan individu, membuat peraturannya yang menetapkan batas maksimal atas bunga dan sewa.
Metode penerapan sosialisme iani adalah Negara menetapkan dan menerapkan undang-undang. Mereka berpendapat dengan ditetapkanya undang-undang akan terjamin pemelihaan terhadap kepentingan umum dan perbaiki taraf hidup pekerja, seperti mengistruksikan pajak pendapatan, modal, harta warisan dan apa saja yang menyebabkan kurangnya kesenjangan kekayaan.

Oleh karena itu Eropa ketika memulai usaha menerapkan sosialisme ini, Eropa menempuh dengan membentuk opini umum tentang sosialisme berdasarkan pemahamannya, setelah itu mulailah usaha dengan menerapkannya.

Adapun teori materialisme yang yang di cetuskan oleh Karl Marx merupakan asas berfikirnya kaum sosialisme dimana kehidupan, manusia dan alam merupakan materi yang berevolusi sendiri secara alami sesuai hukum alam, sehingga tidak ada sebutan al Kholiq (yang menciptakan) dan tidak ada pula makhluk (yang diciptakan). Sebab yang ada hanyalah evolusi materi.

Mari kita uji sebagaimana yang mereka katakan mengenai kejadian Uni Soviet ketika beralih pada sosialisme, tidak terjadi akibat evolusi materi, dan juga bukan akibat dari perjuangan kelas yang membawa pada perubahan pada perubahan system ke system. Namun perubahan itu terjadi setelah sebuah kelompok berhasil meraih kekuasaan melalui revolusi berdarah. Baru setelah itu mereka mulai menerapkan pemikiran-pemikiran atas rakyat. Ini berarti tidak diragukan lagi bahwa doktrin tersebut membuktikan kelirunya doktrin tersebut.

Selain itu pemikiran yang lahir dari sosialisme ini, yaitu materialism historis dan evolusi materi adalah pemikiran yang keliru sebab bertentangan dengan fithrah manusia. Materi tidak berevolusi dengan sendirinya. Namun melalui pengaruh hukum. Dan hukum inilah yang membuat cara tertentu hingga terjadi perpindahan dari satu keadaan kepada keadaan yang lain. Konversi ini tidak terjadi dari materi.

Oleh karena itu konversi itu terjadi melalui sesuatu yang lain di luar materi. Yaitu selain materi ada sesuatu yang lain yang memaksanya hingga terjadi terjadi perubahan (konversi) dari keadaan yang satu kepada keadaan yang lain. Kekuatan yang memaksakan (factor ekstern) itulah yang menyebabkan materi berubah bentuk . Dengan demikian tidak ada evolusi yang terjadi sendiri . Ini menunjukkan kerusakan filsafat materialism serta kerusakan system yang lahir darinya. Berdasarkan aspek ini, maka system sosialisme marxisme adalah system yang rusak.

Kategori : Ekonomi

Tags : ekonomi syariah kapitalisme politik ekonomi islam sosialisme

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru
Dukung Kami

Opini

81 Tahun Merdeka: Sudahkah Rakyat Benar-Benar Merasakan Kemerdekaan?

81 Tahun Merdeka: Sudahkah Rakyat Benar-Benar Merasakan Kemerdekaan?

18 Agu 2026 16:31:58
Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

16 Agu 2026 23:26:08
Mega Korupsi, Krisis Kepercayaan, dan Gagalnya Amanah Kekuasaan

Mega Korupsi, Krisis Kepercayaan, dan Gagalnya Amanah Kekuasaan

11 Agu 2026 15:17:18
Dari Barat ke Nusantara: Haruskah Kita Mengadopsi Produk Peradaban Cacat Moral

Dari Barat ke Nusantara: Haruskah Kita Mengadopsi Produk Peradaban Cacat Moral

24 Jul 2026 17:13:53

Internasional

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07
Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

5 Feb 2026 12:35:37
Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

5 Feb 2026 12:33:24

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED