Berita Terkini

Ustaz Slamet Ma’arif Tersangka, Massa Alumni 212 Disebut Siap Datangi Solo

SOLO (Jurnalislam.com)- Jutaan anggota Persaudaraan Alumni (212) 212 dari seluruh wilayah di Indonesia disebut siap datang ke kota Solo.

Hal itu ditegaskan pengurus PA 212 Daeng Waqidin menyikapi dugaan kriminalisasi yang menimpa  Ketua PA 212 ustaz Slamet Ma’arif.

“Seluruh alumni PA 212 mulai dari Sumatera, pula Jawa, pulau Kalimantan, pulau Sulawesi, Bali, pulau Nusa tenggara sampai Papua siap ke Solo saudara-saudara,” katanya dari atas mobil komando saat melakukan aksi Solidaritas ustaz Slamet Ma’arif di depan Mapolresta Surakarta, sabtu, (16/2/2019).

“Wilayah solo ini secara dataran masih lebih luas daripada Monas, masih bisa nampung 20 juta orang untuk menampung di solo ini,” imbuhnya.

Jutaan umat Islam tersebut, katanya, akan terus mengawal kasus ustaz Slamet karena meyakini ketua PA 212 tersebut tidak bersalah.

“Kalau 20 juta orang datang maka hiduplah perekonomian di kota Solo ini, semua hotel hotel disini penuh, masjid penuh, kita berjamaah dan bertabligh akbar bersama mudah-mudahan ustadz Slamet Ma’arif dibebaskan secara tuntutan saudara saudara,” ujar ustaz Daeng.

Pria asal Makasar tersebut juga berharap agar Allah memberikan pemimpin yang mencintai rakyat, ulama dan berpihak kepada kepentingan umat Islam.

“Kita doakan mudahan Indonesia diberi pemimpin yang mencintai rakyatnya yang menjadi adil dan makmur saudara saudara,” paparnya.

“Kita doakan mudah-mudahan Indonesia diberi pemimpin yang mencintai ulama ulamanya saudara saudara, yang peduli terhadap nasib umat Islam saudara,” pungkasnya

SD Muhammadiyah 1 Ketelan Sabet Ragam Cabang Kejuaran Piala MUI

SOLO (Jurnalislam.com)- SD Muhammadiyah 1 Ketelan dominasi juara pada lomba gebyar syiar yang diadakan SMP Muhammadiyah 1 Simpon, Sabtu (16/2/2019).

Lomba ini untuk ajang prestasi memperebutkan piala Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan piala PDM Kota Surakarta, di samping hadiah uang pembinaan dan sertifikat bergengsi.

Sekolah yang berjulukan SD Muhammadiyah 1, Yang saat ini menyandang Sekolah Dasar Swasta Rujukan (SDSR), Sekolah Pendidikan Karakter berbasis TIK dan Budaya, berhasil menggondol Juara satu diraih oleh tim paduan suara dan kaligrafi. Untuk cabang lomba Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM), meraih juara 3.

Keberhasilan tersebut tentu diraih dengan strategi dan cara yang tidak mudah. Selama saya mengawal membina lomba paduan suara, ternyata latihan di dalam ruangan dengan ruangan yang terbuka berbeda menghasilkan suara, baik power atau volume yang maksimal. Latihannya sudah ada sebanyak 14 kali.

 

”Proses latihan sengaja dilakukan indoor dan outdoor untuk meningkatkan mental mereka ketika tampil di depan khalayak ramai, al Hamdulillah, merasa sangat senang dan bersyukur sekali anak-anak bisa mendapatkan hal yang terbaik juara 1,” ujar Yuliarto Wiku Prabowo, SE, pelatih paduan suara dan pendamping lomba.

 

Dengan anak-anak mengikuti paduan suara, misalnya bisa mengembangkan bakat dan potensi yang ada. Menyanyikan dengan penuh penghayatan disertai gerakan yang rampak, ekspresi yang lincah. Materi yang dinyanyikan lagu wajib Nasional, Tanah Airku dan lagu pilihannya Lir ilir.

 

Selamat! Berikut adalah daftar nama tim paduan suara, yaitu Sejatining Hayu Rahmadani kelas 5C, Anezka Syahla Salsabila kelas 4C, Marzeline Cyrena Norine kelas 5C, Hemas Anindya Kirana kelas 4B, Carissa Arumi Nareswari kelas 4B, Kiarra Ajirani Puteri kelas 5C, M Rasya Nazriel Irkham kelas 4B, M Raffa Fairuzul kelas 4D, dan Yassin Varrel Putra kelas 5C.

 

Kepala Sekolah Sri Sayekti, S.Pd., M.Pd., berpesan kepada para jawara untuk tidak cepat puas dengan hasil ini. ”Selamat dan sukses, terima kasih bapak ibu yang telah mendampingi anak-anak dengan baik, semoga disusul prestasi-prestasi yang lainnya, terima kasih,” tambahnya.

Pendapat Ulama Dinilai Jadi Pertimbangan Milenial Muslim Pilih Pemimpin

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Politisi milenial muslim, Agastya Harjunadhi menyatakan sikap kritis idealis yang dimiliki kebanyakan kaum milenial membuat pembelahan pilihan dalam Pilpres April 2019.

“Dalam konteks kedua calon presiden/wapres saat ini, tentu akan bermacam-macam. Tergantung basis pengetahuan dan kultural masing-masing individu generasi milenial,” katanya saat dihubungi Jurnalislam.com Sabtu (16/2/2019).

Pemuda yang pernah menjadi Youth Leader of Indonesian Ambassadors for Malaysia, Kemenpora RI tahun 2014 menilai para milenial cenderung mengikuti elit ulama yang menurut mereka bijak, cerdas, amanah dan terbukti loyal terhadap ummat.

“Sikap rasionalitas milenial muslim membuat mereka akan semakin kuat dan rasional dalam memilih pemimpin/wakil rakyat yang integritas moral dan intelektualnya jelas bervisikan keummatan,” ujarnya.

Agas menjelaskan, umumnya segmentasi pemilih di Indonesia terbagi menjadi empat, yakni rasional, konservatif, swing (belum menentukan pilihan), dan apatis. Empat segmentasi ini pun pasti ada di kalangan milenial.

“Bukan anak muda namanya jika cepat puas. Anak muda seharusnya terus mencari informasi lebih akurat agar dirinya tetap memiliki kontribusi positif atas apa yang ia yakini,” pungkasnya.

Pasalnya, orang memilih pemimpin pasti berdasarkan pengetahuan yang dimiliki, karena pengetahuan akan mendasari keyakinan.

“Dalam hal ini, jika kita tidak cukup sabar menggali informasi, sebagai muslim kita perlu bertanya kepada orang yang lebih tahu (ulama) agar terhindar dari kebingungan yang menyebabkan golput sehingga merugikan perjuangan ummat di bidang politik. Karena, satu suara kita sangat penting untuk meloloskan politisi yang amanah dan peduli kepada ummat,” tuturnya.

Aksi Protes Kasus Ketua PA 212 Berlanjut di Mapolda Jateng

SEMARANG (Jurnalislam.com) – Aksi protes terhadap kasus yang menjerat Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma’arif terus berlanjut. Unjuk rasa ini digelar oleh Forum Umat Islam Semarang (FUIS) di depan Mapolda Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (16/2/2019).

Puluhan massa tersebut mendesak pihak kepolisian untuk bertindak adil terhadap salah satu tokoh umat Islam itu.

“Kami berharap kepada aparat kepolisian dan jajarnnya agar jangan tebang pilih dalam menangani kasus,” kata Humas FUIS, Danang kepada Jurniscom di sela-sela aksi.

Sementara itu, perwakilan massa diterima oleh pihak kepolisian, Kompol Herman S Candra. Dalam audiensi itu, ia mengaku kasus Slamet Ma’arif akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, ia juga menanggapi isu yang mengatakan kasus Slamet Ma’arif akan dilimpahkan ke Mapolda Jawa tengah. Menurutnya, jika memang benar, akan diperiksa di ditreskrimsus.

“Jika jadi diperiksa di Polda, maka pemeriksaan akan dilakukan di ditreskrimsus,” jelasnya.

Perwakilan massa melakukan audiensi dengan pihak Mapolda Jateng

Audiensi diakhiri dengan pemberian surat pernyataan sikap dari FUIS. Diantaranya, aparat harus netral, tidak menjadi alat penguasa untuk menjerat oposisi atau lawan politik, dan mendesak aparat penegak hukum profesional dalam menangani kasus ini.

“Dan tidak tebang pilih mengusut perkara serupa,” ungkap salah seorang perwakilan massa.

Slamet Ma’arif dijerat Pasal 492 dan 521 Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang melakukan pelanggaran kampanye diluar jadwal.

Dugaan pelanggaran dilakukan saat menghadiri undangan tablig akbar PA 212 di Solo, pekan lalu. Kini statusnya sudah menjadi tersangka.

Ketua PA 212 Diperiksa, Umat Islam Gelar Aksi Depan Mapolresta Surakarta

SOLO (Jurnalislam.com) – Ratusan umat Islam Soloraya kembali melakukan unjuk rasa di depan Mapolresta Surakarta, Sabtu (16/2/2019). Aksi ini sebagai bentuk dukungan untuk Ketua Presidium Alumni 212, Ustaz Slamet Ma’arif yang akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Polda Jawa Tengah, Semarang.

Slamet Ma’arif ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pelanggaran kampanye dalam acara Tabligh Akbar 212 di Solo pekan lalu.

“Ini adalah bentuk kriminalisasi terhadap ulama, kita tau ustadz slamet ma’arif adalah ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212,” kata ustaz Yusuf Suparno sekjen Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) dari atas Mobil Komando.

“Namun di pihak lain ada juga yang melakukan pelanggaran pemilu sudah dilaporkan tapi tidak ditangani, ini adalah bentuk ketidakadilan,” imbuhnya.

Sementara itu, ketua Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) Ustaz Muinudinillah Basri membantah adanya kegiatan kampanye di aksi Tabligh Akbar PA 212 di Bundaran Gladak, Ahad (13/1/2019) yang lalu.

“Bahwa panitia juga telah menyampaikan kepada masyarakat bahwa Tabligh Akbar PA 212 adalah murni kegiatan keagamaan bukan kegiatan kampanye,” ujarnya.

Ia mengkritisi status tersangka yang diberikan pihak aparat kepada ustaz Slamet Ma’arif yang terkesan dipaksakan.

“Bahwa Proses hukum terhadap KH Slamet Ma’arif berbeda dengan penanganan kampanye tanpa ljin yang melibatkan lbunda Jokowi di Sukoharjo Bulan Januari 2019 yang terdapat unsur kampanye tanpa ijin,” paparnya.

“Namun hanya diberi sanksi administrasi oleh Bawaslu Kabupaten Sukoharjo,” tandasnya.

Politisi Milenial Muslim Ajak Generasi Muda Melek Politik

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Pemilu 2019 tinggal 2 bulan lagi. Pada pemilu tahun ini, kalangan milenial menjadi mayoritas . Sedangkan, diantara konstituen politik di Indonesia yang agak jarang memperoleh ekspose dalam pembicaraan politik adalah kelompok milenial muslim.

Menanggapi hal tersebut, politisi milenial muslim, Agastya Harjunadhi menilai Indonesia sebagai mayoritas berpenduduk muslim memiliki 80% dari 90 juta milenial. Maka dari hasil tersebut populasi milenial muslim mencapai 72 juta jiwa.

“Jumlah ini sangat cukup untuk meloloskan setidaknya 9-10 partai politik dalam batas Parliamentary Threshold 4%, merujuk DPT Pemilu 2019 menurut KPU adalah 185 juta jiwa,” katanya saat dihubungi Jurniscom, Sabtu (16/2/2019).

Pria yang juga menjabat sebagai Co-founder Islamic Leadership Academy menjelaskan, karakter fitrah anak muda umumnya adalah kritis, dinamis, proaktif/antusias, dan idealis. Karakter itulah yang menggiring jiwa mereka untuk tak pernah puas dalam melakukan yang terbaik.

Sedangkan dalam hal politik, lanjutnya, umumnya gerakan anak muda ini memberikan edukasi pentingnya milenial untuk aktif dan partisipatif dalam pemilu.

“Karena pemilu adalah proses politik dalam memilih pemimpin. Agama mengajarkan bahwa penting memilih pemimpin yang kuat, cerdas, dan amanah. Karena pemimpin akan memegang kendali, kuasa dan kebijakan hajat hidup orang banyak. Jika tidak amanah, tak mungkin tercipta kehidupan yang baik bukan,” ujarnya.

Pasalnya, sikap amanah dalam memimpin, serta mengerjakan tugas, inilah yang secara kokoh diajarkan dan dibina dalam agama yang diikuti oleh banyak milenial muslim.

“Sehingga agama pasti menjadi panduan atas preferensi politik mereka demi terwujud wakil rakyat/pemimpin yang membawa banyak kemaslahatan bagi ummat,” pungkasnya.

Dua Jurnalis Foto Palestina Raih Penghargaan Bergengsi di Amerika

RAMALAH (Jurnalislam.com) – Dua jurnalis foto asal Palestina yang bermarkas di Jalur Gaza memenangkan penghargaan Picture of the Year International (POYI) ke 76 Missouri School of Journalism di Columbia, Amerika Serikat. Mereka adalah Mohammad Salem Jadallah dan Mohammad Asad. 

Missouri School of Journalism adalah salah satu sekolah jurnalis paling bergengsi di dunia.

Mohammad Salem Jadallah, yang bekerja untuk kantor berita Reuters, mengatakan bahwa karya fotonya tentang empat remaja Palestina yang sedang menangis melihat saudaranya meninggal di Rumah Sakit karena ditembak tentara Israel di perbatasan pada 18 Juni 2018 lalu. Foto tersebut berhasil memenangkan kategory Award of Excellence for The Picture Story.

Sementara itu, Mohammad Asad, seorang jurnalis foto lepas, juga memenangkan Award of Excellence untuk fotonya Faris Sirsawi (12). Dalam foto tersebut Faris berpegangan pada tandu sementara paramedis berusaha mengevakuasinya setelah ia ditembak di dada dari daerah perbatasan. Sirsawi meninggal tak lama setelah itu.

POYI adalah program dan kompetisi foto jurnalistik tertua dan paling bergengsi di dunia. Foto-foto yang menang biasanya diposting di pameran di New York City.

Pekan Depan, Irlandia Adakan Pertemuan Internasional Bahas Palestina

DUBLIN (Jurnalislam.com) – Kementerian Luar Negeri Irlandia akan menjadi tuan rumah pertemuan internasional membahas tentang perjuangan Palestina. Pertemuan akan digelar di ibukota Irlandia Dublin pekan depan.

Dilansir dari Al-Wattan Voice, Kamis (14/2/2019), pertemuan tersebut akan dihadiri oleh beberapa perwakilan negara dari Perancis, Swedia, Bulgaria, Yordania dan Mesir.

“Persiapan untuk pertemuan telah berlangsung selama lima bulan,” kata Duta Besar Palestina untuk Dublin, Ahmad Andel-Razeq kepada Palestine Voice.

Dia mengatakan bahwa pertemuan itu “akan membahas upaya untuk menghadapi kesepakatan abad ini, serta masalah penyelesaian dan rekonsiliasi,” mencatat bahwa hambatan yang digunakan Israel untuk mencoba menghentikan pertemuan telah dihapus.

Sementara itu, dia mengatakan, “Draf resolusi Irlandia, yang menghukum siapa pun yang berurusan dengan pemukiman atau mengeksploitasi sumber daya alam di tanah yang diduduki, akan diusulkan untuk persetujuan kedua di parlemen Irlandia.”

“Jika disetujui, itu akan menjadi hukum pertama di Eropa yang menghukum siapa pun yang berurusan dengan pemukiman di pengadilan Irlandia,” tambahnya.

Sumber: Middle East Monitor

Kemenag akan Terbitkan Buku Panduan Moderasi Beragama

JAKARTA (Jurnalislam.com)–Ditjen Pendidikan Islam Kemenag akan menerbitkan buku induk moderasi beragama.

“Buku ini untuk menjawab hal-hal yang fundamental terkait dengan moderasi beragama. Misalnya, apa yang dimaksud dengan moderasi beragama, apa saja pokok-pokok agama, termasuk apa batasan tentang penodaan agama,” tutur Dirjen Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin di Jakarta, Rabu (13/02).

Kamaruddin menambahkan, penyusunan buku harus melibatkan orang dan kelompok yang otoritatif dan ahli dalam bidang keagamaan.

“Pelibatan ahli dalam penyusunan buku untuk mendapatkan perspektif yang luas,” ujarnya.

Tahun 2018, Ditjen Pendidikan Islam sudah membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Moderasi Beragama.

Pokja ini yang nantinya akan bertanggung jawab dalam proses penyusunan buku moderasi beragama.

Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini meminta Pokja Moderasi Beragama dapat membangun fondasi yang kuat tentang moderasi beragama, baik secara paradigma maupun epistemologinya.

Ketua Pokja Moderasi Beragama Aceng Abdul Aziz, menyampaikan bahwa timnya terus bersinergi dengan masing-masing direktorat dalam implementasi program moderasi beragama.

“Secara khusus Tim Pokja memang tidak memiliki program, akan tetapi kami sudah membuat road map pengarusutamaan moderasi beragama, dan sudah dikoordinasikan pelaksaanya me masing-masing direktorat,” ujar Aceng.

Sumber : kemenag.go.id

Bukalapak akan Luncurkan Fitur Investasi Syariah

JAKARTA (Jurnalislam.com)–Perusahaan marketplace Bukalapak tahun ini akan meluncurkan fitur baru pada aplikasinya yang akan memudahkan penggunanya untuk melakukan investasi sesuai syariat Islam (syariah), dan juga mencari pendanaan dengan skema syariah melalui fitur tersebut.

Co-Founder dan Presiden Bukalapak, M. Fajrin Rasyid mengatakan, produk investasi dan pendanaan syariah tersebut, tidak akan dikerjakan sendiri oleh Bukalapak.

Mereka akan bekerja sama dengan beberapa pihak yang bergerak di bidang tersebut, baik dari perbankan syariah ataupun perusahaan teknologi finansial (tekfin) syariah.

“Kalau dilihat, hampir seluruh inisiatif kita memerlukan partner, kolaborasi. Kami tidak memiliki kapabilitas di bidang investasi dan pendanaan sehingga kolaborasi merupakan solusinya,” kata Fajrin ketika ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (13/2). Dia mengatakan, pihaknya .

Selain itu, jalan kolaborasi dengan pihak lain dilalui karena Bukalapak tidak memiliki izin untuk menyediakan jasa pembiayaan.

Bukalapak hanya menyediakan platform elektronik, tapi sebetulnya yang menjalankan dan memiliki isinya adalah partner mereka.

Fajrin mengatakan, salah satu perusahaan yang sedang dijajaki terkait kerja sama ini adalah PT Dana Syariah Indonesia.

Dengan kerja sama ini, produk-produk Dana Syariah Indonesia, dapat diakses melalui aplikasi Bukalapak.

Sehingga Bukalapak menjadi salah satu pintu bagi penggunanya yang ingin berinvestasi atau mencari pendanaan di Dana Syariah Indonesia.

Dana Syariah Indonesia merupakan perusahaan yang menyediakan layanan investasi dan pembiayaan syariah untuk pemilik usaha atau perorangan. Tujuannya untuk mendapatkan manfaat dan bagi hasil yang halal.

sumber : katadata.co.id