Warga Tolak Pembangunan PPA GKI Joyontakan Surakarta 

Warga Tolak Pembangunan PPA GKI Joyontakan Surakarta 

SOLO (Jurnalislam.com) – Rencana pembangunan Pusat Pengembangan Anak (PPA) Daniel IO Gereja Kristen Indonesia (GKI) Coyudan di RT 06 RW 06 Joyontakan, Surakarta mendapatkan penolakan dari warga setempat.

Warga beralasan, di wilayah Joyontakan sudah ada 3 Gereja yang masih aktif. Selain itu, warga tidak dilibatkan oleh pihak panitia pembangunan terkait masalah pengurusan perijinan.

“Aset Gereja lebih dari tiga, pihak PPA telah melakukan kordinasi yang dianggap tebang pilih kepada warga yang bersangkutan dan ingkar dalam kesepakatan yang diputuskan dalam rapat sebelumnya,” kata Utopo perwakilan warga dalam pesan tertulis kepada Jurniscom, Jum’at (22/2/2019).

“Warga juga mayoritas muslim,” imbuhnya.

Dalam penolakan tersebut, warga dari RW O5 dan RW O6 Joyontakan juga membubuhkan tanda tangan, mereka pun meminta pendampingan kepada umat Islam Soloraya dalam melakukan audensi dengan lurah setempat.

“Kita berharap pemerintah kota mengakomodasi kepentingan warga mengingat, apa yang diinginkan warga, karena apa yang diinginkan GKI Coyudan sudah terakomodasi karena sudah ada PPA, cuma ini mau dibesarkan, alasan subyektif disana yaitu mayoritas masyarakatnya muslim,” kata Humas LUIS Endro Sudarsono kepada jurniscom usai audensi.

Lebih lanjut, menurut Endro pihak pemerintahan desa setempat berjanji akan menyerapkan ansiprasi warga.

“Dari kelurahan akan menyampaikan kepada yayasan, Pemkot, karena hubungannya dengan IMB, dan kita sampaikan pertimbangan di Karanganyar itu walaupun ada IMB, ijin tanpa HO, tapi pemkab Karanganyar menyerap ansipari bahkan hotel yang diperpanjang pun tidak diperpanjang karena alasan menyerap anspirasi warg,” tandasnya.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X