Begini Kata Ahli Ekonomi Dunia Terkait Dampak Perang Dagang China-AS

Begini Kata Ahli Ekonomi Dunia Terkait Dampak Perang Dagang China-AS

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Perang perdagangan antara China dan AS kemungkinan tidak memiliki dampak yang mengganggu, menurut analisis ekonom internasional.

“Ada kemungkinan kecil bahwa perang perdagangan akan mengganggu,” Mickey Levy, kepala ekonom untuk Amerika dan Asia di Berenberg Capital Markets mengatakan, lansir World Bulletin Rabu (18/4/2018).

Levy menyebut taktik Presiden Donald Trump “tidak menentu” dan “tidak dapat diprediksi”.

Dia mengatakan meningkatnya ketidakpastian dan volatilitas pasar keuangan dapat mengurangi kepercayaan dan membebani kinerja ekonomi.

AS Setujui Penjualan Senjata ke Tiga Negara Eropa

Dia juga mengatakan negosiasi perdagangan Trump dengan Uni Eropa dan Jepang akan menghasilkan hambatan perdagangan yang lebih rendah.

Holger Schmieding, seorang ekonom kepala di Berenberg Bank, mengatakan kerusakan ekonomi akibat perang perdagangan masih jauh lebih kecil daripada risikonya.

“Dampak perang dagang antara China dan AS kemungkinan tidak berbahaya,” kata Schmieding.

Dia menggarisbawahi bahwa Uni Eropa adalah kekuatan perdagangan global teratas yang mampu bertindak.

China Geram AS Gelar Sistem Pertahanan Rudal di Korsel

“Uni Eropa kemungkinan besar akan bertindak kasar sejalan dengan logika ekonomi,” katanya.

Bulan lalu, Trump menandatangani pesanan yang memberlakukan tarif 25 persen dan 10 persen untuk baja dan aluminium. Keputusan tersebut menciptakan persepsi penurunan dalam perdagangan global.

Setelah langkah Trump, China membalas dengan tarif antara 15 persen dan 25 persen pada 128 barang AS, termasuk buah segar dan kering, anggur, serta aluminium.

Bagikan
Close X