Bambang Widjodjanto: Kami Siap Menerima Apapun Keputusan MK

JAKARTA (Jurnalislam.com) — Ketua tim kuasa hukum Prabowo-Sandiaga Uno dalam sengketa hasil pilpres, Bambang Widjodjanto (BW), mengatakan pihaknya siap menerima putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Dia berharap putusan MK sudah merupakan pertimbangan terbaik yang bermanfaat bagi semua pihak.

Emang muka guwe tidak menunjukkan siap menerima keputusan? Siaplah. Masak sih enggak siap,” ujar BW kepada wartawan usai sidang di Gedung MK, Jakarta Pusat, Jumat (21/6) malam.

Dia melanjutkan, saat ini ada tiga hal yang ingin disampaikan pihaknya. Pertama, mengucapkan terimakasih kepada semua masyarakat, terutama yang mendoakan timnya.

Kan mendoakan pasti bukan hanya mendoakan kami, tetapi mendoakan agar seluruh proses ini berjalan baik. Kedua, tugas belum selesai, artinya apapun hasilnya kita terus berupaya agar Indonesia jauh lebih dahsyat, ” lanjutnya.

Ketiga, saat ini masih ada friksi (pertetangan) dan faksi (perpecahan) di masyarakat. Tugas semua pihak saat ini adalah meminimalisasi potensi risiko hal itu.

“Ini harus mulai dilakukan misalnya yang menang jangan sombong, yang kalah jangan ngototan. Mari kita perjuangkan semua untuk bangsa yang lebih baik,” tegasnya.

Proses persidangan sengketa hasil pilpres di MK berakhir pada Jumat malam. Sidang terkahir pada Jumat berlangsung selama 13 jam dengan agenda mendengarkan keterangan dua saksi dan dua ahli dari pihak Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai pihak terkait.

Selanjutnya, majelis hakim MK akan menggelar rapat permusyawaratan hakim (RPH) untuk mengkaji hasil sidang dan alat bukti.

Putusan perkara perselisihan hasil pilpres 2019 paling lambat akan dibacakan pada 28 Juni 2019.

sumber: republika.co.id

Setelah Diperiksa, Ustaz Rahmat Baequni Diizinkan Kembali Beraktivitas

BANDUNG (Jurnalislm.com)–Ustaz Rahmat Baequni tidak ditahan setelah polisi menetapkan status tersangka UU ITE. Ustaz Rahmat sudah meninggalkan Mapolda Jabar.

“Nggak, nggak ditahan. Jadi ini bukan penangguhan. Barusan saya bersurat ke Polda, rujukannya ke Krimsus untuk meminta tidak ditahan. Statusnya kan sudah tersangka, tapi kita minta tidak ditahan,” ucap Hamynudin Fariza, pengacara Rahmat, saat dimintai konfirmasi via telepon, Jumat (21/6/2019) malam.

Dalam surat permohonan itu, ia menjelaskan soal pertimbangan agar kliennya tak ditahan. Menurut Hamynudin, Rahmat merupakan ulama yang ditunggu kedatangannya oleh masyarakat, terutama oleh jemaahnya.

“Pertimbangan saya ya karena beliau ini ustaz, kajiannya selalu ditunggu oleh jemaahnya. Lalu dia tulang punggung keluarga, terus istrinya baru melahirkan, punya baby,” tutur Hamynudin.

Selain itu, pertimbangan lainnya, ia meyakinkan kepada penyidik bahwa ustaz Rahmat  tidak akan melarikan diri hingga kasus yang ditangani Polda Jabar ini selesai.

“Jadi alasan-alasan itu dan ditambah tidak akan melarikan diri, tidak akan menghilangkan barang bukti, dan tidak akan mengulangi tindak pidana lain,” ujar Hamynudin.

sumber: detik.com

Wafatnya Mursi dan Pelajaran Bagi Kaum Muslimin

SOLO (Jurnalislam.com)-Juru Bicara Jamaah Ansharu Syariah ustaz Abdul Rahim Ba’asyir menilai ada sebuah pelajaran besar yang harus diambil oleh umat Islam dari peristiwa meninggalnya presiden Mesir yang terkudeta Muhammad Mursi pada Senin, (17/6/2019).

 

Sebelumnya Mursi pingsan sesaat setelah berpidato di pengadilan dan kemudian dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal di rumah sakit pada pukul 4:50 malam. (1450 GMT).

 

Pertama, kata ustaz iim, hendaknya umat Islam mengambil pelajaran bahwa perjuangan menegakkan syariat Islam itu memang perjuangan yang tidak mudah sehingga banyak tantangan dan juga ujiannya.

 

“Walaupun jalan yang ditempuh adalah jalan yang sudah damai, jalan yang betul betul konstitusi, dan diakui oleh negara. tapi ternyata pengkhianatan masih saja terjadi di mana-mana sehingga umat Islam harus waspada dalam berjuang menegakkan upaya menegakkan syariat Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” katanya kepada Jurniscom kamis, (20/6/2019).

Ia meminta umat Islam waspada terhadap gerakan makar khususnya apa yang dilakukan peradaban lain terhadap Islam.

“Di mana demokrasi, di mana-mana di negara umat Islam ini dipaksakan oleh barat untuk taat pada demokrasi. Tapi saat umat Islam menang melalui jalur demokrasi biasanya barat akan menghianati kemenangan tersebut,” imbuhnya.

Tak Hanya Beretorika

Pelajaran kedua yang adalah bahwasanya umat Islam harusnya tidak menyerah dalam memperjuangkan dienul Islam, dan memperjuangkan tegaknya syariat Allah Subhanahu Wata’ala Islam tidak akan tegak hanya dengan beretrorika, berdebat dan berdalil.

 

“Tapi dia membutuhkan tenaga keringat bahkan darah harta semuanya, begitu langsung akan bergerak, begitulah sudah sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang diajarkan sebagaimana kita baca di dalam sejarah sejarah atau sirah yang kita baca dalam perjuangan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam,” ungkapnya.

 

Artinya, kata ustaz iim, umat ini harus siap, kalau umat ini tidak mau lagi berjuang dan meninggalkan semangat perjuangannya maka yang terjadi orang-orang kafir akan semakin kuat untuk menginjak-injak harga diri umat Islam sampai mereka memaksa umat Islam keluar daripada Islam.

 

“Sebagaimana yang Allah Subhanahu ta’ala sudah sampaikan pada kita bahwa orang-orang kafir itu tidak akan ridho dengan dengan kaum muslimin dan dan Islamnya, Wa lan tardla ‘anka al-yahudu wa la al-nashara hatta tattabi’a millatahum,” ujarnya.

Terus Berjuang

Pelajaran yang ketiga, menurut putra bungsu ulama kharismatik ustaz Abu Bakar Ba’asyir ini,  Izzahnya kaum muslimin itu ada pada Jihad, yakni pada semangat perjuangan mereka untuk berkorban harta dan nyawa.

 

“Ketika kaum muslimin sudah disibukkan oleh urusan dunia dan meninggalkan jihad, maka apa yang dikatakan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam

 

سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ ذُلًّا لَا يَنْزِعُهُ حَتَّى تَرْجِعُوا إِلَى دِينِكُمْ

 

Maka Allah itu akan menguasakan kepada kalian itu orang-orang kehinaan dan keterpurukan sampai kalian kembali kepada Dien kalian begitu kata Rasulullah,” paparnya.

 

“Dan ulama menerangkan makna dari pada kembali kepada dien kalian artinya kembali kepada jihad, artinya kalau kamu nggak mau jihad, kaum muslimin akan terus diinjak-injak dan kaum muslimin akan terus dihinakan dan dikhianati oleh orang-orang kafir,” imbuhnya.

 

Sebagaimana, lanjutnya, yang Rasulullah sampaikan tentang bahaya penyakit wahn, yaitu saat umat Islam tidak lagi memiliki keberanian untuk berkorban membela Dienul Islam dengan harta dan nyawa mereka.

 

“Maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bahwasanya dicabut dari hati orang kafir itu rasa takut dan dilemparkan ke atas hati kalian itu Al wahn, apa itu al wahn Rasulullah adalah hubbud Dunya wa karahiyatul maut fisabilillah,” katanya.

 

Lebih lanjut, ustaz iim meminta umat Islam bermuhasabah atas meninggalnya salah satu tokoh organisasi Ikhwanul Muslimin tersebut

 

“Para ulama mengatakan bahwasanya darah para syuhada itu adalah cahaya dan api, memberikan cahaya

pengalaman bagi kaum muslimin yang masih hidup sehingga kita ambil pengajaran dari perjalanan para syuhada itu perjuangan mereka perjalanan perjuangan mereka kita ambil pelajaran dari mereka lalu kita ambil pengajarannya,” paparnya.

 

“Dan juga Naar, Api maksudnya itu api yang membakar semangat perjuangan kaum muslimin,” pungkasnya.

Dusun Kemplong Cangkol Pelopori Kampung Anti Miras di Kabupaten Sukoharjo

SUKOHARJO (Jurnalislam.com)- Membangun sebuah peradaban dari desa menjadi yang menarik.

Hal ini dikarenakan  desa menjadi harapan kemajuan sebuah bangsa meskipun selama ini desa diindentikkan dengan tempat yang mempunyai masyarakat tertinggal dari  kota besar.

Motor penggerak pembangunan dalam sebuah desa tersebut menjadi tugas pemuda. Pemuda dituntut untuk menjadi penggerak lokomotif peradaban desa dan masyarakatnya.

Namun tak jarang justru pemuda dipandang menjadi perusak tatanan sebuah masyarakat akibat melakukan perilaku-perilaku yang tidak membangun.

Contohnya seperti terkubang dalam perilaku seks bebas, minuman keras (miras) dan narkoba.

Guna mencegah generasi mudanya akan bahaya yang ditimbulakan oleh Miras, masyarakat dusun Kemplong, Rw 6, Cangkol Mojolaban Sukoharjo melakukan deklarasi kampung anti miras pada Ahad, (16/6/2019).

Deklarasi tersebut juga dihadiri kepala desa Cangkol Sriyono, Babinkamtibnas, Babinsa, tokoh masyarakat dan sejumlah anggota karang taruna Dusun Kemplong Rw 6.

“Itu tujuannya agar desa kita aman dari miras, agar warganya tidak terus mengkonsumsi miras dan itu kan jelas larangan agama dan negara, tapi dengan satu pertimbangan bahwa semuanya setuju,” kata tokoh masyarakat setempat Darmadi saat ditemui jurniscom selasa, (20/6/2019).

Deklarasi

Dalam deklarasi tersebut, salah satu poin yang disepakati yaitu warga maupun pengunjung dukuh Kemplong Rw 6 dilarang membawa, mengkonsumsi dan membawa senjata tajam.

Dan apabila ditemukan ada yang melanggar peraturan tersebut maka security berhak mengambil atau memusnahkan miras tersebut dan bahkan akan dilaporkan ke pihak berwajib apabilan melakukan tindakan pidana.

Darmadi yang juga takmir masjid Muttaqin (masjid setempat-red) menyebut pihaknya akan melakukan langkah lanjutan paska deklarasi tersebut yakni akan melakukan penyuluhan dan sosialisasi akan bahaya narkoba terutama kepada generasi muda.

“Tidak hanya tentang miras ke depan kami juga akan menggandeng Badan Narkotika Daerah (BND) untuk melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” ungkapnya.

Pihak pemuda dusun Kamplong Rw 6 ikut menyambut baik deklarasi tersebut, hal itu diungkapkan wakil ketua karang taruna dusun Kemplong Rw 6 Rika Apriyanti

“Saya sangat mendukung kegiatan tersebut, karena kami tidak ingin generasi muda Dusun Kempong terkena dampak dari bahanya miras,” ungkapnya.

Darmadi maupun Rika mengaku tak khawatir terkait akan adanya kemungkinan tekanan maupun intimidasi dari pihak preman maupun para penjual miras sebab sudah bekerjasama dengan semua pihak terutama aparat kepolisian dan TNI.

Darmadi pun berharap dusun Kemplong bisa menjadi pemicu wilayah lainnya untuk melakukan hal yang serupa guna melindungi generasi mudanya akan bahaya miras dan narkoba yang kelak akan menjadi penopang bangsa dan negara Indonesia.

Laznas BMH Berikan Trauma Healing di SMAN 1 Asera Konawe Utara

SULTENG (Jurnalislam.com)–Setelah beberapa pekan berlalu, banjir mulai surut, kini perlahan masyarakat korban banjir besar Konawe Utara mulai kembali beraktifitas, termasuk kegiatan pendidikan di sekolah, tepatnya murid-murid SMAN 1 Asera.

 

Alhamdulillah mulai hari ini Kamis 20 Juni 2019, Laznas BMH bersama SAR Hidayatullah dan Pos Dai masuk ke program truama healing. Untuk awal dilakukan bersama murid-murid SMAN 1 Asera, yang diisi oleh Koordinator Lapangan Relawan Tahap III, Ahmad Bashori,” terang dai tangguh BMH, Ustadz Sulaiman Muadz.

 

Sekolah yang berada di Kelurahan Wanggudu itu akhirnya berubah semarak. Hal ini selain kegiatan berlangsung sehari, murid-murid juga perlahan mulai bisa tersenyum bahkan tertawa.

 

“Say asangat senang dan banyak terhibur mengikuti kegiatan ini serta hikmah materi yang bermnfaat bagi kehidupan saya. Sebagai seorang muslim dan saya yakin teman-teman saya ikut merasakan apa yang saya rasakan berupa kepedihan dan kepiluan.

 

Tetapi hari ini,  terlihat wajah-wajah merka penuh dengan keceriaan saat dan setelah mengikuti kegiatan ini,” ungkap murid Kelas XI IPA 1 SMAN 1 Asera,( Nanda Eka Putri.

 

Sementara itu, murid lainnya, menyampaikan bahwa pasca banjir banyak anak-anak yang kehilangan perlengkapan belajar.

 

“Sangat berharap dukungan semua pihak, dapat membantu kelanjutan sekolah kami. Karena kami saat ini sangat membutuhkan peralatan belajar sseperti, seragam, pakaian, tas, sepatu, dan buku tulis,” sambung Ahmad Rinaldi

 

Kegiatan yang diikuti 200 murid dan berlangsung selama tiga hari (20-22 Juni 2019) itu mendapat apresiasi dari pihak sekolah.

 

“Kepala sekolah dan dewan guru sangat mengapresiasi kegiatan ini. Bahkan mereka berharap ada pembinaan berkelanjutan bagi murid-murid di sekolah ini,” jelas dai tangguh BMH Sulaiman Muadz.

Pemerintah Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Muhammad Mursi

JAKARTA(Jurnalislam.com)- Indonesia menyatakan belasungkawa atas wafatnya mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi yang meninggal pada Senin.

Hal tersebut dinyatakan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir kepada wartawan saat ditanya tentang pernyataan Indonesia mengenai wafatnya mantan Presiden Mesir tersebut.

“Indonesia menyatakan duka cita yang mendalam kepada keluarga dan rakyat Mesir, semoga ia (Mursi) ditempatkan yang terbaik di sisi-Nya,” kata Arrmanatha Nasir saat press briefing di Jakarta, Kamis (20/06/2019).

Sebelumnya, beberapa pemimpin negara sudah menyatakan duka cita atas meninggalnya presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis tersebut, sepeti Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Juru bicara PBB Stephane Dujarric.

Mursi wafat dalam usia 67 tahun setelah pingsan di pengadilan Kairo saat diadili atas tuduhan spionase, menurut pihak berwenang.

Mursi seorang tokoh penting dalam Ikhwanul Muslimin dan presiden pertama yang terpilih secara demokratis dalam sejarah modern Mesir.

Ia telah dipenjara sejak dijatuhkan oleh militer pada tahun 2013 setelah protes massa terhadap pemerintahannya.

Jakarta Jadi Tuan Rumah Program ‘C40 Climate Action Planning’ Asia Tenggara

JAKARTA (Jurnalislam.com)–Jakarta (Indonesia), Hanoi (Vietnam), Ho Chi Minh (Vietnam), Kuala Lumpur (Malaysia) dan Quezon City (Filipina) mengumumkan komitmen bersama untuk memenuhi Perjanjian Paris dalam acara C40 Southeast Asian Regional Academy di Balaikota Jakarta, pada Selasa (18/6).

 

“Kesempatan ini merupakan kebanggaan bagi saya dan DKI Jakarta untuk menjadi tuan rumah dari kegiatan penting ini,” kata Anies dalam sambutannya.

 

Kelima kota tersebut bergabung bersama lebih dari 70 kota lainnya di bawah naungan C40 meluncurkan secara resmi program C40 Climate Action Planning untuk Kawasan Asia Tenggara.

 

Anies juga menjabarkan beberapa tantangan yang dihadapi DKI Jakarta terkait isu lingkungan hidup untuk didiskusikan bersama dan mencari alternatif solusi terbaik dari berbagai belahan dunia.

 

Beberapa isu lingkungan tersebut, antara lain gas emisi rumah kaca, peralihan dari kendaraan pribadi menuju transportasi publik, penurunan permukaan tanah, dan limpahan air yang berasal dari hulu karena DKI Jakarta merupakan muara dari 13 anak sungai menuju Laut Jawa.

 

“Tantangan kita hari ini adalah bagaimana memastikan perkembangan perekonomian di Jakarta juga berbarengan dengan ekologi. Karena di masa lalu, rupanya ekonomi dan ekologi bekerja bersama-sama,” katanya.

 

DKI Jakarta sekarang ini, menurut Anies berkomitmen bahkan bukan hanya berfokus pada ekonomi, tapi juga di ekologi. Oleh karena itu, pertemuan tersebut sangat penting bagi ibu kota untuk bisa saling bertukar ide.

 

Beberapa komitmen tersebut, antara lain target untuk mengoperasikan 100 bus listrik pertama pada paruh kedua tahun 2020 dan 1.600 unit lagi pada tahun 2021, merenovasi 1.000 sekolah dengan penambahan panel surya pada tahun 2022 nanti.

 

Menlu Retno Minta Dukungan Inggris terkait Keanggotaan Dewan HAM PBB

JAKARTA – Menteri Luar Negeri, Retno L.P. Marsudi mengharapkan dukungan Inggris bagi pencalonan Indonesia di Dewan Hak Asasi Manusia PBB periode 2020-2022.

Hal itu disampaikan Retno saat melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Inggris Jeremy Hunt di London.

“Indonesia adalah teman baik Inggris,” kata Menlu Retno dalam keterangan tertulisnya, Rabu (19/6/19).

Dalam pertemuan itu, kedua menteri menyampaikan komitmennya bekerja sama untuk menjadi bagian dari solusi, mendorong penyelesaian sejumlah isu internasional. Khususnya, selama Indonesia duduk sebagai anggota DK PBB.

Retno juga menekankan bahwa peringatan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara, semestinya dijadikan momentum bagi peningkatan kerjasama, terutama di bidang perdagangan dan investasi.

Dalam pertemuan, beberapa kerjasama juga dibahas, termasuk kerjasama di bidang pendidikan.

“Dalam 5 tahun ke depan, pengembangan sumber daya manusia akan menjadi fokus pembangunan Indonesia,” kata Retno.

Indonesia, kata dia, akan terus mengembangkan kerjasama pendidikan dengan Inggris.

Ansharushy Syariah Jateng Turut Apresiasi Upaya Penutupan Warung ‘Sate Gukguk’ di Karanganyar

SOLO (Jurnalislam.com)- Amir Jama’ah  Ansharu syariah Jawa Tengah, ustaz Surawijaya,  mengapresiasi langkah Bupati Kabupaten Karanganyar Juliyatmono yang akan menutup seluruh warung yang menjual kuliner daging anjing atau sate guk-guk di Wilayah Karanganyar.

 

Hal itu dilakukan Juliyatmono setelah melakukan audensi dengan komunitas animal frends anggota komunitas dog meat free Indonesia di Ruang Garuda Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Karanganyar, Senin (17/6/2019).

 

“Saya selaku Amir Jama’ah ansharu syariah Jawa tengah memberikan dukungan dan simpati  yang sebesar- besarnya atas keberanian Pemerintah Kabupaten Karanganyar menutup warung jamu atau sate guguk” katanya saat dihubungi jurniscom, Rabu, (19/6/2019).

 

“Menurut Ustadz Surawijaya rencana bupati Karanganyar untuk menutup warung sate jamu dan sate guguk adalah bentuk perlindungann pemrintah dari perkara makanan yang membahayakan rakyatnya,” imbuhnya.

 

Ustadz Surawijaya melanjutkan, secara medis atau secara idiologis mengkonsumsi anjing  memiliki dampak   yang tidak baik.

 

“Bahwa makan daging anjing itu memiliki dampak yang tdk baik,apalagi dalam perkara makanan toyyibah ini adalah makanan haram”ujarnya.

 

Cak Rowi berharap, kebijakan ini bisa di tiru dan di kembangkan oleh daerah- daerah lain dengan menerbitkan peraturan  yang serupa.

 

“Jadi ini perlu ditiru dan di kloning oleh beberpa kabupaten dan kota termasuk Sukoharjo dan Solo”tandasnya.

 

Ridho asfari

Ini Tanggapan Yusril terhadap Keterangan Saksi 02 di MK

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Tim Hukum Jokowi-Maruf, Yusril Ihza Mahendra menyebut saksi pertama dari pemohon yang dihadirkan dalam sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK), tidak bisa membuktikan apapun soal kecurangan pemilu atau gugatan kemenangan pasangan calon 01. Yusril justri menganggap keterangan saksi ‘campur aduk’.

“Saksi tadi sebenarnya tidak menerangkan apa-apa, apalagi keterangannya itu campur aduk antara sebagai saksi dan ahli,” kata Yusril kepada wartawan, Rabu (19/6) siang.

Kemudian lanjut Yusril, apa yang dikatakan ada 17 juta pemilih tidak jelas, ternyata saksi juga tidak tahu detail. Apakah 17 juta pemilih tidak jelas tersebut ikut memilih atau tidak?

Padahal, menurutnya, yang paling penting kalau terjadi kecurangan di pemilu ini harus dilihat korelasinya apakah ada kaitan dengan kemenangan paslon 01 atau kekalahan paslon 02.

“Kalau tidak ada kaitannya dengan itu tidak ada artinya. Kalau 17 juta itu katanya dari Dukcapil, pemilih sebanyak itu, tapi apakah pemilih itu berapa dari 17 juta yang memilih Pak Jokowi berapa, yang memilih Pak Prabowo berapa, dia (saksi) juga tidak tahu. Jadi gak ada gunanya keterangan ini di persidangan,” jelas Yusril.

Kalaupun keterangan itu memberi peluang bagi capres tertentu, Yusril menilai semua bisa menguntungkan kedua paslon.

Karena kedua paslon bisa mendapatkan peluang jika ada 17 juta pemilih tidak jelas yang ikut memilih.

Karena itu bagi Pihak Terkait, dalam hal ini paslon 01, tidak ada yang perlu dibantah dari keterangan tersebut.

“Jadi kaitan kami apabila terjadi kecurangan, menyebabkan pak Jokowi menang atau menyebabkan pak Prabowo kalah. Itu tidak dapat menjelaskan ada keragu-raguan terhadap 17 juta pemilih itu, apa pengaruhnya terhadap kemenangan pak Jokowi atau apa pengaruhnya dengan kekalahan pak Prabowo, tidak jelas diuraikan dalam persidangan tadi,” kata Yusril.

Direncanakan sidang lanjutan PHPU di MK pada Rabu (19/6) akan menghadirkan 14 saksi dan dua orang ahli. Saksi pertama baru selesai dihadirkan pemohon.

sumber: republika.co.id