Rabu, 16 Ramadhan 1447 / 04 Maret 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Penulis: Deddy Purwanto

PM Turki: Kami Tunggu Israel Lakukan Kesalahan Ini

24 Jul 2017 06:30:17
PM Turki: Kami Tunggu Israel Lakukan Kesalahan Ini

ANKARA (Jurnalislam.com) – Perdana Menteri Turki pada hari Ahad (23/7/2017) mengecam kembali pembatasan polisi zionis yahudi terhadap akses Muslim ke Masjid Al Aqsha di Yerusalem.

Menurut sebuah posting di akun Twitter resmi Binali Yildirim, “pembatasan akses bagi Muslim ke Masjid Al-Aqsha karena alasan apapun tidak dapat diterima,” lansir Anadolu Agency.

Dalam serangkaian posting, dia berkata, “Kami sedang menunggu Israel melakukan kesalahan yang mengabaikan sensitivitas dunia Islam ini. Warga Yahudi yang telah hidup bersama kita [jadi warga Turki] selama berabad-abad adalah salah satu elemen terpenting dari kekayaan sosial kita. Kami adalah warisan peradaban yang mengambil perbedaan sebagai kekayaan tanpa mempedulikan agama, sekte, bahasa, atau ras. Untuk alasan ini, kami tidak menyetujui tindakan serangan balasan ke rumah pemujaan warga Yahudi di lingkungan kami, dan kami mendesak moderasi di antara warga kami.”

“Teror adalah ancaman umum bagi seluruh umat manusia. Teror tidak memiliki agama, bahasa, atau ras. Kami sangat mengutuk agar teror tidak dilakukan lagi di Al Aqsha,” pernyataan tersebut menambahkan.

Kemarahan telah menyebar di Tepi Barat sejak pekan lalu ketika polisi penjajah Israel menutup Masjid Al-Aqsha, yang dihormati oleh umat Islam di seluruh dunia, menyusul baku tembak mematikan. Yahudi mengklaimnya Masjid Al Aqsha sebagai Bukit Bait Suci (the Temple Mount).

Masjid tersebut dibuka kembali setelah ditutup selama dua hari, dengan diletakkan detektor logam dan kamera di gerbang masjid oleh pasukan Israel, yang menurut warga Palestina bertujuan untuk mengubah status quo dan ingin menguasainya.

Israel menolak untuk melepaskan detektor, berdalih bahwa tindakan pengamanan itu serupa dengan prosedur yang dilakukan di tempat-tempat suci lainnya di seluruh dunia.

Tiga warga Palestina terbunuh pada hari Jumat dalam protes keras menentang tindakan penjajah Israel di sekitar tempat suci tersebut. Tiga pemukim Yahudi juga tewas dalam serangan yang diduga dilakukan warga Palestina di sebuah pemukiman di Tepi Barat.

Kota Yerusalem suci bagi semua agama Ibrahim – Islam, Yahudi, dan Kristen – dan Masjid Al-Aqsha milik kaum Muslim adalah situs tersuci ketiga di dunia bagi umat Islam.

Kategori : Internasional

Tags : al aqsha al quds Masjid Al-Aqsha palestina turki

Gelar Aksi Jumat Ghadab, Warga Surabaya Desak Risma Kutuk Blokade Israel

23 Jul 2017 07:54:57
Gelar Aksi Jumat Ghadab, Warga Surabaya Desak Risma Kutuk Blokade Israel

SURABAYA (Jurnalislam.com) – Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Surabaya Raya dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Surabaya serta sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi “Jumat Ghadab Pembebasan Masjid Al-Aqsha”, Jumat (21/7/2017). Dalam aksi itu, massa meminta walikota Surabaya, Risma untuk mengutuk dan mengecam blokade paksa Israel.

“Meminta ibu Risma selaku walikota Surabaya dengan tegas mengutuk dan mengecam perbuatan Israel yang melarang umat Islam Palestina untuk shalat di Masjid dan supaya kejadian tersebut tidak terulang lagi,” tegas ketua FSLDK Surabaya Raya, Ahmad Mubarok dilokasi.

Aksi berupa longmarch dari Masjid Muhajirin hingga Balai Kota Surabaya pada siang hari itu juga mendesak pemerintah, untuk ambil bagian dalam perdamaian dunia. Sebab, hal tersebut telah tercantum dalam UUD 1945.

“Menuntut kepada Pemerintah RI untuk mewujudkan perdamaian dunia (sesuai UUD 1945) khususnya terkait isu konflik Palestina dan Israel,” papar ketua KAMMI Surabaya, Ahmad Mubarok.

Lebih dari itu, massa aksi mengajak Lembaga dan Ormas Islam dunia dalam melindungi kota suci umat Islam Palestina dan Masjid Al-Aqsha, kiblat pertama umat Islam.

Aksi diakhiri dengan shalat Ashar berjamaah dan dilanjutkan dengan pembacaan pernyataan sikap dari masing elemen masyarakat Surabaya.

Kategori : Nasional

Tags : Blokade israel fsldk KAMMI Masjid Al-Aqsha

Amien Rais: “Saya Melihat Kelemahan Pak Jokowi Itu Kurang Simpatik dengan Islam”

22 Jul 2017 16:47:21
Amien Rais: “Saya Melihat Kelemahan Pak Jokowi Itu Kurang Simpatik dengan Islam”

KARANGANYAR (Jurnalislam.com) – Mantan Ketua PP Muhammadiyah Prof. Amien Rais menilai, presiden Joko Widodo kurang simpatik dengan umat Islam. Sebab, dalam separuh kepemimpinannya ia dinilai kurang memperlakukan mayoritas rakyat itu dengan adil dan terhormat.

“Jadi saya ingin mengingatkan, bahwa kekuasaan politik itu adalah amanah dari rakyat yang harus ditunaikan. Saya melihat kelemahan pak Jokowi itu kurang simpatik dengan Islam,” katanya seusai megisi tabligh akbar di RS PKU Muhammadiyah, Karanganyar, Jumat (21/7/2107).

Apalagi, kata dia, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dibubarkan dengan Perppu No 2 Tahun 2017 tentang ormas yang dinilainya masih kontroversial dapat membuat lebar jarak antara umat Islam dan bapak Kaesang ini.

“Umat Islam itu umat yang sangat besar, perlakukanlah dengan adil dan terhormat,” terang Amien.

Selain itu, menurut Mantan ketua MPR periode 1999-2014, Jokowi harus memperbaiki kinerjanya yang tinggal separuh waktu tersebut. Bukan menambah porsi besar kepada pihak asing dan menelantarkan rakyat kecil.

“Ini tinggal separuh waktu tolong diperbaiki kinerjanya, yang jelas kritik saya adalah, ekonomi sudah sangat rapuh. Kedua, kekuasaan Indonesia sudah hampir habis, karena diambil alih oleh asing dan aseng,” paparnya.

Lebih dari itu, Amien Rais meminta pemerintah untuk memberikan kebijakan-kebijakan yang memihak rakyat bukan memihak asing, jika tidak, kekuasaan yang hari ini dititipkan oleh rakyat bisa diambil kembali, sebagaimana di zaman Presiden Soeharto yang digulingkan oleh rakyat.

“Kue ekonomi ini jangan diberikan ke asing terlalu banyak, nanti rakyat sempoyongan, semakin miskin, cari kerja juga semakin sulit, kehidupan kaum kecil semakin merintih, ini bisa jadi bom waktu, sosial bom, kalau ndak hati-hati,” tukas dia.

Kategori : Nasional

Tags : amien rais hti dibubarkan jokowi perppu no 2 tahun 2017

PBB Kecam Koalisi Saudi atas Serangan Udara pada Warga Sipil Yaman

22 Jul 2017 11:10:30
PBB Kecam Koalisi Saudi atas Serangan Udara pada Warga Sipil Yaman

YAMAN (Jurnalislam.com) – Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Jumat (21/7/2017) menyalahkan sebuah koalisi pimpinan-Arab Saudi atas serangan udara mematikan terhadap warga sipil di Yaman pekan ini, dengan mengatakan bahwa tidak ada target militer di wilayah tersebut yang terkena tembakan, lansir World Bulletin.

Kantor hak asasi manusia PBB, yang menyebutkan korban tewas tersebut berusia 18, mengatakan bahwa serangan itu menyerang tiga keluarga yang tinggal sementara di sebuah rumah jerami setelah dipindahkan dari rumah mereka tiga bulan yang lalu akibat pertempuran.

Kantor tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan tersebut dilakukan oleh “Pasukan Koalisi Arab”, mengacu pada aliansi pimpinan-Saudi yang memerangi pemberontak Syiah dalam mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.

“Tampaknya tidak ada sasaran militer manapun di sekitar rumah yang hancur itu,” tambahnya.

Koalisi yang dipimpin Saudi menghadapi kritik berulang atas korban sipil di Yaman. Mereka melaporkan pemberontak Syiah Houthi yang didukung Iran menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia.

Koalisi tersebut telah mengaku bertanggung jawab atas beberapa serangan yang menewaskan warga sipil, termasuk sebuah serangan di ibukota Sanaa yang dikuasai pemberontak, pada bulan Oktober 2016 yang menewaskan lebih dari 140 orang dalam sebuah upacara pemakaman.

PBB menyerukan “penyelidikan komprehensif dan tidak memihak” terhadap insiden terakhir.

Konflik di Yaman telah meningkat secara dramatis sejak Maret 2015, ketika pasukan pimpinan Saudi melancarkan operasi militer melawan para pemberontak Syiah Houthi.

Kategori : Internasional

Tags : koalisi arab pbb perang yaman sekutu arab

Milisi Syiah Hizbullah dan Jet Tempur Rezim Assad Serang HTS dan FSA di Perbatasan

22 Jul 2017 10:57:24
Milisi Syiah Hizbullah dan Jet Tempur Rezim Assad Serang HTS dan FSA di Perbatasan

ARSAL (Jurnalislam.com) – Pasukan Syiah Hizbullah dan jet Angkatan Udara rezim Nushairiyah Suriah (SAF) melancarkan serangan terhadap faksi jihad dan oposisi di wilayah perbatasan Lebanon, Jumat (21/7/2017), kata media setempat, Al Arabiya melaporkan.

Saluran TV pro- Syiah Hizbullah Al-Mayadeen melaporkan bahwa operasi di Arsal, yang terletak di perbatasan timur Lebanon dengan Suriah, terutama menargetkan faksi Hayat Tahrir al-Sham yang dipimpin Jabhat Fath al Sham, yang sebelumnya dikenal dengan nama Jabhah Nusrah, selain itu jet teresbut juga menyerang kelompok-kelompok yang terkait dengan Tentara Pembebasan Suriah (the Free Syrian Army-FSA).

Tidak ada pengumuman resmi mengenai korban jiwa namun pemerintah mengatakan militer Lebanon memantau situasi tersebut.

FSA Bantah Berita Al Arabiya Terkait Operasi Militer Bersama Turki Perangi HTS

Kelompok hak asasi manusia mengungkapkan keprihatinannya terhadap 100.000 pengungsi Suriah yang tinggal di wilayah tersebut.

SAF menyerang sasaran di pegunungan di sepanjang perbatasan, menurut Al-Mayadeen.

Distrik Arsal, yang terletak sekitar 125 kilometer timur laut Beirut, telah menjadi lokasi pertempuran antara kelompok oposisi anti-Assad, milisi Syiah Hizbullah dan tentara konvensional Lebanon.

Kategori : Internasional

Tags : Konflik Suriah

Amir Qatar: Negara Kami Sudah Menjadi Target Plot Arab cs

22 Jul 2017 10:14:04
Amir Qatar: Negara Kami Sudah Menjadi Target Plot Arab cs

DOHA (Jurnalislam.com) – Amir Qatar mengatakan pada hari Jumat (21/7/2017) bahwa negaranya telah menjadi target plot yang “belum pernah terjadi sebelumnya” dan berterima kasih kepada Turki karena telah mendukung negaranya selama krisis yang sedang berlangsung.

“Jelas bahwa operasi melawan kita sudah direncanakan sebelumnya. Kami menghadapi ujian dan lulus,” kata Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani dalam pidato televisinya yang pertama sejak krisis dimulai bulan lalu, lansir Anadolu Agency.

Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab dan Bahrain memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar bulan lalu, dan memberlakukan blokade laut dan darat saat menuduh Doha mendukung terorisme.

Al Thani mengucapkan terima kasih kepada Turki karena “memberlakukan kesepakatan kerja sama yang cepat ditandatangani dan memenuhi kebutuhan dasar kita.”

Dia berkata: “Rakyat seharusnya tidak lagi membayar harga untuk perselisihan politik di antara pemerintah.”

Ucapannya disampaikan menjelang kunjungan dua hari Presiden Recep Tayyip Erdogan yang dimulai pada hari Ahad sebagai bagian dari upayanya untuk menyelesaikan krisis di wilayah tersebut.

Perhentian pertamanya adalah di kota pelabuhan Saudi, Jeddah, di mana dia akan bertemu dengan Raja Saudi Salman bin Abdul Aziz al-Saud dan putranya, Putra Mahkota Mohammed bin Salman al-Saud.

Erdogan kemudian akan berangkat ke Kuwait dan kemudian Qatar, dan akan bertemu dengan Al Thani dan Amir Kuwait Sheikh Sabah al-Ahmad al-Sabah.

Hubungan antara negara-negara Teluk akan menjadi fokus, dan para pemimpin diharapkan untuk bertukar pandangan mengenai isu-isu regional dan internasional, dan mempresentasikan solusi untuk mengakhiri ketegangan regional, kata kantor kepresidenan.

Doha membantah tudingan terorisme dan menentang bahwa blokade tersebut merupakan pelanggaran hukum internasional.

Kategori : Internasional

Tags : Isu Qatar Qatar

3 Warga Palestina Terbunuh dan 140 Terluka Ditembaki Pasukan Zionis di Al Aqsha

22 Jul 2017 05:51:23
3 Warga Palestina Terbunuh dan 140 Terluka Ditembaki Pasukan Zionis di Al Aqsha

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Sedikitnya tiga warga Palestina telah terbunuh, menurut media setempat, dan ratusan lainnya terluka di tengah protes massa atas tindakan otoriter zionis yang baru di kompleks Masjid Al-Aqsha, lansir Aljazeera, Jumat (21/7/2017).

Dalam insiden pertama, seorang pemukim zionis Yahudi membunuh seorang pria Palestina berusia 18 tahun di lingkungan Ras al-Amud di Yerusalem Timur yang dijajah, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Kematian Muhamd Mahmoud Sahraf dikonfirmasi oleh militer Israel dan Bulan Sabit Merah.

Seorang warga Palestina lain juga dipastikan terbunuh oleh tembakan langsung saat protes yang dilanjutkan setelah sholat Jumat, kata pejabat di sebuah rumah sakit di Yerusalem kepada kantor berita AP.

Otoritas Palestina juga melaporkan bahwa orang ketiga tewas dalam bentrokan dengan pasukan Israel di Tepi Barat.

Dua korban tewas lainnya diidentifikasi sebagai Muhamad Mahmoud Khalaf dan Muhamad Hasan Abu Ghanam.

Pasukan penjajah Israel juga menembakkan amunisi, gas air mata dan peluru karet yang dilapisi karet ke arah warga Palestina yang memprotes tindakan baru Israel, termasuk pembatasan pria Muslim di bawah usia 50 tahun dari tempat suci dan pemasangan detektor logam.

Dalam satu kejadian, seorang tentara zionis, yang membawa senjata api, menendangi seorang warga Palestina saat dia sedang sholat.

Protes terjadi sepekan setelah tembakan mematikan di kompleks Yerusalem Timur yang diduduki, yang memicu ketegangan.

Aksi unjuk rasa dimulai setelah sholat Jum’at, yang berlangsung sekitar tengah hari waktu setempat.

Sedikitnya 140 warga Palestina telah terluka di Yerusalem Timur yang diduduki dan Tepi Barat, menurut Bulan Sabit Merah Palestina.

Sebelumnya pada hari itu, polisi mengerumuni lingkungan Arab Yerusalem, terutama di dan sekitar Kota Tua yang berdinding di mana tempat suci tersebut berada.

Sedikitnya 3.000 unit polisi Israel dan polisi perbatasan telah dikirim ke daerah tersebut, menurut juru bicara zionis.

Kabinet keamanan zionis mengatakan bahwa polisi Israel akan memutuskan kapan harus mencabut detektor logam dan pintu putar yang dipasang di kompleks tersebut pekan lalu – sebuah pernyataan yang mengecewakan bagi warga Palestina yang melihat tindakan tersebut sebagai hukuman kolektif dan pelanggaran terhadap status quo. Status quo memberi umat Islam batasan atas bangunan Masjid dan memberi Yahudi hak penuh untuk berkunjung.

Ketegangan Masjid Al Aqsha Masih Berlangsung, Ini Kata Erdogan

Israel memperketat cengkeramannya di kompleks tersebut setelah dua aparat mereka tewas dalam serangan yang diduga dilakukan oleh tiga orang Palestina, yang dibunuh oleh pasukan Israel setelah terjadi kekerasan.

Pada hari Kamis, Perdana Menteri zionis Benjamin Netanyahu menerima rekomendasi dari berbagai sektor layanan keamanan Israel mengenai detektor logam.

Layanan polisi internal Israel, Shin Bet, mengatakan bahwa penghalang harus dilepaskan, sementara polisi Israel di Yerusalem bersikeras agar tetap tinggal.

Anggota Palestina Knesset Mohammad Barakeh mengatakan pada sebuah pertemuan dengan para pemimpin Palestina di Yerusalem pada hari Jumat pagi bahwa keputusan kabinet keamanan tersebut adalah sebuah “permainan politik”.

“Keputusan Israel untuk merujuk masalah ini ke polisi adalah permainan politik untuk membebaskan Netanyahu dari tanggung jawab apapun dengan menyiratkan bahwa ini bukan sebuah isu politik, melainkan masalah keamanan, namun kenyataannya adalah sebuah keputusan politik untuk menguasai al Aqsha.”

Para pemimpin Palestina menolak langkah-langkah Israel dan berjanji untuk terus melakukan sholat di luar kompleks sampai penghalang dihapus.

Kategori : Internasional

Tags : Al Asha al quds Masjid Al-Aqsha palestina yerusalem

Masjid Al-Aqsha Diblokade Paksa Zionis Israel, Ini Seruan DSKS

21 Jul 2017 21:37:17
Masjid Al-Aqsha Diblokade Paksa Zionis Israel, Ini Seruan DSKS

SOLO (Jurnalislam.com) – Pemerintah Zionis Israel kembali menutup gerbang Masjid Al-Aqsha di Yerusalem, Jumat, (14/7/2017). Polisi di negara Yahudi itu melarang umat Islam di Palestina untuk shalat Jumat di Kiblat pertama umat Islam.

Menyikapi hal tersebut, ketua Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS), ustaz Muin Muinidillah menyeru umat Islam di Indonesia untuk memberikan dukungan terhadap umat Islam di Palestina yang sedang mempertahankan dan memperjuangkan Masjid Al-Aqsha yang sedang diblokade.

“Menyerukan seluruh elemen umat Islam Indonesia baik individu maupun lembaga untuk melakukan aksi nyata mendukung perjuangan umat Islam Palestina yang sedang berjuang di garda terdepan mempertahankan Masjid Al-Aqsha, Masjid suci dan kiblat pertama umat Islam,” katanya dalam pesan siar yang diterima jurniscom, Jumat (21/7/2017).

Ia mengatakan, banyak cara yang bisa dilakukan sebagai bentuk aksi dan dukungan untuk mendukung perjuangan umat Islam di Palestina. Tema khutbah shalat Jumat, Qunut Nazilah serta aksi turun kejalan dinilainya penting dan efektif dilakukan.

“Kepada segenap asatidz dan para duat untuk mengangkat tema pentingnya Masjid Al-Aqsha bagi umat Islam dan kondisinya saat ini pada khutbah Jumat maupun pengajian dan ceramah-ceramah lainnya. Kepada segenap taakmir masjid untuk melaksanakan Qunut Nazilah pada sholat-solat rowatib dan melakukan Penggalangan dana,” seru Muin.

“Serta berbagai kegiatan maupun acara lainnya yang bertujuan menyadarkan masyarakat akan kondisi memprihatinkan yang menimpa Masjid Al-Aqsha dan kota Al-Quds,” pungkasnya.

Kategori : Nasional

Tags : dsks Masjid Al-Aqsha zionis israel

Ditengah Riuhnya Hujan, Aliansi Mahasiswa Solo Gelar Aksi Peduli Masjid Al-Aqsha

21 Jul 2017 19:40:35
Ditengah Riuhnya Hujan, Aliansi Mahasiswa Solo Gelar Aksi Peduli Masjid Al-Aqsha

SOLO (Jurnalislam.com) – Ratusan umat Islam dan Mahasiswa Soloraya yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Palestina, menggelar aksi Solidaritas untuk Masjid Al-Aqsha, Palestina di Bundaran Gladak, Jalan Slamet Riyadi, Surakarta, Jumat (21/7/2107). Aksi ini dilakukan menyusul sikap Zionis Israel untuk menutup dan melarang umat Islam di Palestina beribadah di tempat suci itu.

“Kita turun kejalan sebagai bentuk pembelaan terhadap Masjid Al-Aqsha dan sebagai bentuk solidaritas terhadap umat Islam di Palestina, kata koordinator aksi, Ridwan sesaat memberikan orasi.

Ia menegaskan, sebagai bagian dari bangsa Indonesia, bangsa yang dahulu mendapat dukungan penuh oleh Palestina dalam pengakuan kemerdekaan, sudah sepatutnya masyarakat peduli terhadap Palestina yang sedang tertindas.

Orator lainnya, Faid Silmi menyeru umat Islam untuk ikut berjuang dalam membebaskan Kiblat pertama umat Islam tersebut.

“Dulu ketika kaum kafir Quraisy dan musrik Mekkah berkuasa Allah kirimkan Rasulullah, dan Allah tidak akan mengirimkan nabi setelah itu. Jadi, yang ada adalah kita, seluruh umat Islam diseluruh dunia, mari kita berjanji untuk menjadi Shalahudin Al-Ayubi berikutnya, untuk menjadi pembebas-pembebas Al Quds,” ujarnya penuh semangat.

Dalam aksi yang diwarnai turunnya hujan tersebut, para peserta aksi juga melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu umat Islam di Palestina.

Kategori : Nasional

Tags : Masjid Al-Aqsha palestina zionis israel

Persatuan Ilmuwan Muslim Dunia Serukan Kaum Muslim Bela Al Aqsha Hari Ini

21 Jul 2017 08:57:17
Persatuan Ilmuwan Muslim Dunia Serukan Kaum Muslim Bela Al Aqsha Hari Ini

DOHA (Jurnalislam.com) – Persatuan Ulama Muslim Internasional yang bermarkas di Doha (the International Union of Muslim Scholars-IUMS) pada hari Kamis (20/7/2017) mengumumkan agar seluruh Muslimin menunjukkan solidaritas dengan kaum muslim yang terkena dampak tindakan penjajahan Israel yang membatasi akses umat Islam ke Masjid Al-Aqsha, lansir Anadolu Agency.

Pihak otoriter zionis menutup kompleks Al-Aqsha dan melarang shalat Jumat untuk pertama kalinya dalam hampir lima dasawarsa, menyusul baku tembak pekan lalu yang menyebabkan tiga warga Palestina dan dua polisi Israel tewas di dekat lokasi suci di Yerusalem Timur.

“Kami meminta seluruh umat Islam untuk menjadikan hari Jumat ini (21/7/2017) sebuah hari kemarahan melawan tindakan Zionis di Yerusalem dan orang-orang yang tinggal di sana,” kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh IUMS.

IUMS juga menyerukan diadakannya “unjuk rasa damai” di berbagai lokasi di seluruh dunia untuk menunjukkan “penolakan terhadap prosedur Israel”.

“Kami mengutuk pihak berwenang pendudukan Zionis yang melakukan tindakan kriminal di sana dengan menutup Masjid Al-Aqsha sehingga mencegah umat untuk sholat di dalamnya,” demikian pernyataan IUMS.

Pada hari Rabu, tentara Israel melukai sembilan warga Palestina dan menangkap empat lainnya selama demonstrasi menentang penutupan tersebut.

Protes dimulai pada hari Ahad setelah pimpinan masjid meminta jamaah untuk memboikot detektor logam baru yang terpasang di pintu masuk masjid.

Israel mempertahankan pemasangan detektor logam tersebut dipintu Masjid, dengan dalih bahwa mereka tidak berbeda dengan tindakan pengamanan di tempat-tempat lainnya di seluruh dunia.

Militer zionis yahudi menduduki Yerusalem Timur selama Perang Timur Tengah 1967. Mereka kemudian mencaplok kota tersebut pada tahun 1980, mengklaim seluruh Yerusalem sebagai ibukota “abadi” negara Yahudi – sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh dunia internasional.

Yerusalem adalah rumah bagi Masjid Al-Aqsha, yang bagi umat Islam merupakan tempat tersuci ketiga di dunia.

Kategori : Internasional

Tags : al aqsha al quds Masjid Al-Aqsha palestina yerusalem

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru
Dukung Kami

Opini

Brutalitas Aparat: Bukti Nyata Bobroknya Sistem Perlindungan

Brutalitas Aparat: Bukti Nyata Bobroknya Sistem Perlindungan

2 Mar 2026 18:02:37
Cinta, Emosi, dan Kekerasan di Kampus: Alarm Serius bagi Dunia Pendidikan Islam

Cinta, Emosi, dan Kekerasan di Kampus: Alarm Serius bagi Dunia Pendidikan Islam

2 Mar 2026 18:00:27
Menjaga Kesucian Ayat Al-Quran di Era Digital: Refleksi atas Kasus Viral di Bulukumba

Menjaga Kesucian Ayat Al-Quran di Era Digital: Refleksi atas Kasus Viral di Bulukumba

1 Mar 2026 19:14:31
Penguasa yang Dicintai Rakyatnya

Penguasa yang Dicintai Rakyatnya

1 Mar 2026 19:12:25

Internasional

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07
Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

5 Feb 2026 12:35:37
Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

5 Feb 2026 12:33:24

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED