Puluhan Truk Bantuan Kemanusiaan Mulai Masuk ke Gaza

PALESTINA (jurnalislam.com)- Konvoi 20 truk membawa pasokan medis, makanan, dan air melewati Penyeberangan Rafah menuju Gaza pada hari Sabtu (21/0/2023), dan bertambah 14 truk lagi menyusul masuk pada hari Ahad (22/10/2023).

Menurut David Satterfield, Utusan Khusus untuk Masalah Kemanusiaan Timur Tengah, bantuan tersebut akan terus mengalir setiap hari.

Tujuannya adalah agar “aliran bantuan terus mengalir” ke Gaza, kata Satterfield di acara “Inside with Jen Psaki” di MSNBC.

“Potensi invasi darat Israel ke Gaza dikhawatirkan juga dapat mempersulit pengiriman bantuan,” sambungnya.

Ada juga kekhawatiran mengenai akses warga Palestina terhadap air bersih, dan Satterfield mengatakan salah satu dari dua jalur pipa utama telah dipulihkan dan mereka sedang mengerjakan jalur lainnya.

Selain pengiriman bantuan, Satterfield juga berupaya mencari cara agar warga Amerika dan warga asing di Gaza dapat keluar meninggalkan Gaza.

Sumber: CNBC

Reporter: Bahri

Kecam Penjajahan Israel, Ribuan Warga Malang Gelar Aksi Damai Dukung Palestina

MALANG (jurnalislam.com)- Masyarakat Muslim Malang Raya Cinta Indonesia (M3RCI) menggelar aksi damai di depan kantor DPRD kota Malang, jl. Tugu, kec. Klojen, pada Jum’at siang (20/10/2023), guna mengekspresikan dukungan penuh terhadap perjuangan rakyat Palestina dalam merebut kembali tanah mereka dari pendudukan Israel.

Peserta memulai aksinya dengan longmarch dari titik awal di masjid Jendral Ahmad Yani kota Malang menuju bundaran Alun-alun Tugu Malang.

Tampak juga dalam aksinya peserta mengibarkan bendera Indonesia dan bendera Palestina, serta membentangkan spanduk dengan berbagai tulisan seperti ‘Israel The Real Terrorist’, ‘We Stand with Palestine’.

Dalam sebuah pernyataan sikap yang dibacakan orator aksi, M3RCI mengutuk segala bentuk kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh Israel terhadap rakyat Palestina.

“Mengecam dengan tegas serangan terhadap rumah sakit Indonesia Merc dan penggunaan senjata kimia oleh Israel, yang merupakan pelanggaran hukum internasional dan hak asasi manusia yang serius,” ungkapnya.

Lebih lanjut dalam pernyataan mereka, M3RCI mendesak agar tindakan tegas diambil dan sanksi diberlakukan terhadap Israel sebagai tanggapan terhadap tindakan mereka yang melanggar hukum internasional.

“Berharap agar komunitas umat Islam secara bersatu menyuarakan pendapatnya dan mengajak pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah-langkah yang tegas, terlebih dalam memastikan akses bantuan kemanusiaan dengan lancar ke Jalur Gaza,” pungkasnya.

Aksi ini berjalan dengan tertib dan dihadiri ribuan umat islam dari berbagai elemen seperti Muhammadiyah, Jamaah Ansharu Syariah, Hijrah United, Pondok Pesantren Ar Rohmah Hidayatullah Malang dan komunitas lainnya.

Reporter: Bahri

Cina Mengutuk Serangan Israel Terhadap Rumah Sakit Gaza

BEIJING (jurnalislam) – Cina pada hari Rabu (18/10/2023) mengeluarkan pernyataan mengutuk keras serangan Israel terhadap Rumah Sakit Baptis Al-Ahli di Gaza tengah, dan mengatakan bahwa mereka terkejut dengan insiden tersebut.

“Kami berduka atas para korban dan menyampaikan simpati kepada mereka yang terluka,” kata Kementerian Luar Negeri setelah serangan Selasa malam yang menewaskan ratusan orang.

Lebih lanjut ia juga menyerukan “segera gencatan senjata dan penghentian permusuhan,” Beijing menyerukan “setiap upaya yang mungkin dilakukan untuk melindungi warga sipil dan mencegah bencana kemanusiaan yang lebih buruk.”

Dilaporkan lebih dari 500 orang terbunuh dalam serangan udara Israel di Rumah Sakit Baptis Al-Ahli pada Selasa malam, menurut pejabat Palestina di daerah Gaza. Namun Israel masih membantah bertanggung jawab atas serangan udara tersebut.

Rekaman di media sosial menunjukkan mayat-mayat berserakan di halaman rumah sakit.

Menurut seorang reporter Anadolu, ribuan warga Palestina berada di rumah sakit ketika gedung tersebut dibombardir.

Sumber: Anadolu Ajansi

Reporter: Bahri

Rusia Tantang Israel Berikan Bukti Tidak Terlibat Peledakan Rumah Sakit di Gaza

MOSKOW (jurnalislam.com)- Rusia menilai bahwa ledakan di kompleks rumah sakit Gaza yang dilaporkan para pejabat kesehatan setempat telah menewaskan ratusan warga sipil adalah bentuk “kejahatan” dan “tindakan dehumanisasi”.

“Mengenai penilaian kami, kami tentu saja mengklasifikasikan tindakan tersebut sebagai kejahatan, sebagai tindakan dehumanisasi,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova, pada Rabu (18/10/2023).

Dia mengatakan bahwa Rusia selama ini mengikuti pernyataan resmi dari Israel, yang menyangkal keterlibatannya, dan sekarang mereka perlu memberikan bukti.

“Jika ada niat serius untuk membuktikan bahwa mereka tidak terlibat dan tidak bersalah, maka mereka tidak hanya perlu memberikan komentar di media dan jejaring sosial, namun juga memberikan fakta,” katanya.

“Tolong berikan gambar satelit, dan alangkah baiknya jika mitra Amerika memberikannya, yang menunjukkan geografi penerbangan, dengan semua rincian yang tersedia saat itu,” tambahnya.

Sumber: Reuters

Reporter: Bahri

Ansharu Syariah: Pembelaan Terhadap Palestina Sesuai UUD 1945

JAKARTA (jurnalislam.com)- Pembelaan terhadap rakyat Palestina disebut Juru Bicara Jamaah Ansharu Syariah Ustaz Abu Al Iz sudah sesuai dengan pembukaan Undang Undang Dasar (UUD)1945.

Ia pun mendesak Pemerintah untuk bersikap tegas terhadap ‘Israel’ dan memberikan bantuan untuk rakyat Palestina.

“Meminta pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah nyata dan tegas dalam
membantu Bangsa Palestina memperjuangkan haknya untuk menjadi bangsa yang merdeka,” katanya dalam keterangan yang diterima jurnis pada Selasa, (10/10/2023).

“Seperti yang tertulis dalam pembukaan Undang-undang Dasar 1945 “Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan,” imbuhnya.

Menurutnya, penjajahan yang dilakukan oleh ‘Israel’ terhadap bangsa Palestina harus dihentikan, untuk itu ia berharap dunia internasional untuk ikut memperjuangkan kemerdekaan di Palestina.

“Rakyat Palestina berhak mempertahankan negerinya yang terus ditekan dan dijajah
oleh zionis Israel, bahkan umat Islam di dunia berkewajiban menjaga Masjidil Aqsho
dari penguasaan zionis Israel,” paparnya.

“Meminta PBB untuk mendesak Israel agar membuka blokade totalnya terhadap
wilayah Palestina,” tambahnya.

Selain itu, ia menghimbau negara negara Arab untuk memberikan bantuan kemanusiaan untuk korban serangan ‘Israel’ terutama di wilayah Gaza, Palestina.

“Bangsa-bangsa Arab yang berbatasan dengan Palestina untuk lebih tegas dalam membantu Bangsa Palestina, jangan ambigu dengan pernyataan-pernyataannya yang malah terkesan netral,” pungkasnya.

Reporter: Jono Riyanto

Ansharu Syariah Himbau Umat Islam Gelar Qunut Nazilah Doakan Rakyat Palestina

JAKARTA (jurnalislam.com)- Juru Bicara Jamaah Ansharu Syariah Ustaz Abu Al Iz menghimbau umat Islam untuk melakukan qunut nazilah untuk keselamatan rakyat Gaza, Palestina, yang saat ini terus dibombardir oleh tentara ‘Israel’. 

“Mengimbau kepada seluruh umat Islam untuk melaksanakan Qunut Nazilah dan mendoakan saudara kita di Palestina,” katanya dalam keterangan yang diterima jurnalislam.com pada Selasa, (10/10/10).

Dilansir Reuters, Menteri Kesehatan Palestina, Mai al-Kaila, data per Rabu (18/10/2023), ada 3.300 rakyat Palestina terbunuh dan lebih dari 13 ribu orang luka-luka sejak perang pecah pada 7 Oktober lalu.

Ustaz Abu Al Iz juga menegaskan bahwa apa yang dilakukan oleh pejuang Hamas adalah bentuk upaya untuk meraih kemerdekaan Palestina yang selama ini telah ditindas dan dijajah oleh ‘Israel’.

“Serangan Hamas ke Israel adalah bentuk pembelaan diri dan sah secara syar’i
maupun hukum internasional. Terlebih lagi, Operasi Badai Al-Aqsa berjalan sangat
terukur, efektif, dan efisien. Minimnya jumlah korban dari sipil Israel adalah bukti
keberhasilan operasi tersebut,” ungkapnya.

“Bangsa Palestina telah mengalami penderitaan panjang semenjak diduduki oleh
Israel dari tahun 1967. Wilayahnya diblokade, tanah-tanah mereka dirampas, penduduknya ditangkapi, diculik, disiksa, dipenjara tanpa peradilan hingga dibunuh,” imbuhnya.

Ia juga menghimbau umat Islam untuk ikut membantu rakyat Palestina sesuai dengan kemampuan.

“Rakyat Palestina berhak mempertahankan negerinya yang terus ditekan dan dijajah
oleh zionis Israel, bahkan umat Islam di dunia berkewajiban menjaga Masjidil Aqsho
dari penguasaan zionis Israel,” pungkasnya.

Reporter: Iwan Kurniawan

Ansharu Syariah Himbau Negara Negara Arab Bantu Palestina

JAKARTA (jurnalislam.com)- Juru Bicara Jamaah Ansharu Syariah Ustaz Abu Al Iz mendesak negara negara Arab untuk memberikan bantuan untuk korban serangan yang dilakukan oleh tentara Israel yang berada di wilayah Gaza, Palestina.

“Bangsa-bangsa Arab yang berbatasan dengan Palestina untuk lebih tegas dalam membantu Bangsa Palestina, jangan ambigu dengan pernyataan-pernyataannya yang malah terkesan netral,” katanya dalam rilis yang diterima jurnis pada Selasa, (10/10/2023).

Selain itu, dunia internasional sudah seharusnya juga ikut mendesak dewan Keamanan PBB untuk segera bersikap dan mendesak Israel untuk menghentikan serangan terhadap warga sipil di Palestina.

“Meminta PBB untuk mendesak Israel agar membuka blokade totalnya terhadap
wilayah Palestina,” terangnya.

Ia juga menilai serangan Hamas ke Israel adalah bentuk pembelaan diri dan sah secara syar’i maupun hukum internasional. Terlebih lagi, katanya, Operasi Badai Al-Aqsa berjalan sangat terukur, efektif, dan efisien. Minimnya jumlah korban dari sipil Israel adalah bukti
keberhasilan operasi tersebut.

“Bangsa Palestina telah mengalami penderitaan panjang semenjak diduduki oleh
Israel dari tahun 1967. Wilayahnya diblokade, tanah-tanah mereka dirampas, penduduknya ditangkapi, diculik, disiksa, dipenjara tanpa peradilan hingga dibunuh,” tegasnya.

“Rakyat Palestina berhak mempertahankan negerinya yang terus ditekan dan dijajah
oleh zionis Israel, bahkan umat Islam di dunia berkewajiban menjaga Masjidil Aqsho dari penguasaan zionis Israel,” pungkasnya.

Reporter: Bahri

Warga Israel Tuntut Netanyahu Beserta Koalisinya Dipecat dan Diadili

PALESTINA (jurnalislam.com)- Dinilai sebagai penjahat perang, banyak warga Israel menuntut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar dipecat dan diadili.

Di seluruh spektrum politik, termasuk sayap kanan dan tengah, masyarakat Israel sepakat dalam satu hal: apa yang terjadi adalah akibat dari kegagalan pemerintah Israel. Beberapa bahkan menyerukan agar Netanyahu diadili.

“Jangan menunggu. Adili dia sekarang. Dia penjahat perang”, kata Dan Shilon, seorang jurnalis Israel, menulis di X pada akhir pekan. (15/10/2023)

Mereka yang mendukung pemecatan Netanyahu mengatakan dia tidak hanya bertanggung jawab atas perlawanan Hamas pada 7 Oktober, tapi dia juga tidak bisa dipercaya.

Beberapa warga Israel bahkan berpendapat bahwa Sara Netanyahu, istri dan koalisinya, bekerja hanya demi tujuan kelangsungan politik, “bukan upaya perang”.

“Netanyahu dianggap bertanggung jawab memimpin kebijakan yang gagal terhadap Palestina, dan Jalur Gaza pada khususnya”, kata Yontan Touval, analis kebijakan senior di “Mitvim”, sebuah wadah pemikir kebijakan luar negeri yang berbasis di Tel Aviv, kepada The New Arab.

Sebuah komisi penyelidikan independen kemungkinan akan dibentuk untuk memeriksa peristiwa-peristiwa yang mengarah pada perang tersebut.

“Kesimpulannya diperkirakan akan mematikan secara politik bagi Netanyahu”, kata Touval kepada TNA.

“Pertanyaan besarnya adalah apakah Netanyahu akan mengindahkan seruan ini dan mundur secara sukarela atau dipaksa mundur oleh partainya sendiri, partai Likud, sebelum atau setelah kesimpulan dari komisi penyelidikan tersebut,” tambahnya.

Rula Da’ood, salah satu direktur Standing Together, sebuah LSM gabungan Israel-Palestina yang berdedikasi untuk mempromosikan perdamaian dan kesetaraan antara kedua bangsa, yakin masa depan politik Netanyahu telah ditentukan.

“Menurut pendapat saya, tidak akan ada masa depan politik yang tersisa bagi Netanyahu [setelah perang]”, kata Da’ood kepada TNA, seraya menambahkan, “Masyarakat Israel hidup di bawah ilusi bahwa segala sesuatunya berada di bawah kendali”.

Serangan menakjubkan yang dilakukan oleh Hamas dan pejuang Jihad Islam sangat mengguncang Israel, termasuk para petinggi militer, yang kini terlibat dalam apa yang hanya dapat digambarkan sebagai pemboman “balas dendam” untuk mengembalikan rasa bermartabat.

“Hanya invasi darat dan pendudukan Gaza yang akan menyelamatkan muka mereka dari sudut pandang Israel,” pungkas Rula Da’ood.

Ketidakpuasan terhadap pemerintahan Netanyahu terus meningkat. Apa yang disebut sebagai “reformasi peradilan” dan meningkatnya biaya hidup adalah pendorong utama di balik ketidakpuasan warga Israel sebelum perang. Namun, kegagalan militer Israel dalam mencegah serangan Hamas semakin menambah kritik terhadap pemerintah. Ketidakpuasan ini kini meluas ke seluruh spektrum politik warga Israel.

Sumber: The New Arab

Reporter: Bahri

Soal Palestina, Ustaz Abu Bakar Ba’asyir: Wajib Membelanya Seperti Membela Diri Sendiri

SOLO (jurnalislam.com)- Ustaz Abu Bakar Ba’asyir mendesak pemerintah Indonesia untuk tegas soal penjajahan Israel atas Palestina, hal itu ia katakan saat berorasi di aksi bela Palestina di Bundaran Gladak, Solo, pada Jum’at, (13/10/2023).

“Dan mudah mudahan Pemerintah Indonesia ini mau memahami bahwa yang diserang di Palestina paling banyak penduduknya adalah Islam, oleh karena itu Pemerintah tidak boleh bersikap lemah, Pemerintah harus tegas dalam hal ini, tidak boleh takut,” katanya.

“Tapi kalau pemerintah ini masih takut takut, menghadapi Yahudi lebih baik turun saja, jangan jadi pemerintah, tidak boleh main main dalam persoalan ini,” imbuhnya.

Ustaz Abu juga menegaskan bahwa kaum Yahudi memang sejak dahulu memusuhi umat Islam.

“Perlu diketahui dalam Al Quran, sudah disebut yang maksudnya saja bahwa yang keras melawan Islam itu ada dua, yaitu Yahudi dan kaum musyrikin, jadi memang Yahudi ini sejak dulu selalu berusaha untuk menghancurkan Islam, oleh karena itu kita tidak boleh ada kelemahan dalam menghadapi dia,” paparnya.

Lebih lanjut, Ustaz Abu menegaskan bahwa umat Islam dimanapun berada saling bersaudara, untuk itu, ia menghimbau untuk ikut membantu Palestina sesuai dengan kemampuan masing masing.

“Sesungguhnya orang beriman itu saudara, jadi orang beriman di seluruh dunia ini bersaudara, Palestina itu saudara kita, oleh sebab itu kita wajib membelanya seperti membela diri sendiri,” tegasnya.

“Orang beriman yang di Gaza sampai diperingati oleh orang orang kafir, kita wajib membela menurut kemampuan kita, kalau bisa dengan tangan kita langsung kesana ikut berjihad, kalau tidak bisa dengan lisan seperti sekarang ini yang kita sampaikan, kalau tidak mampu dengan hati dan kita berdoa kepada Allah mudah mudahan saudara kita di Palestina dibantu oleh Allah dan mudah mudahan Allah menghancurkan Yahudi,” pungkas Ustaz Abu.

Reporter: Ridho Asfari

 

BMH Yogyakarta Terus Dukung Pesantren Tahfidz dengan Salurkan Buka Puasa Sunah

YOGYAKARTA (jurnalislam.com)- Lantunan Alquran terdengar saling bersahutan di ruang tengah Pesantren Tahfidz Cahaya Quran(CahyaQu), Pakem, Sleman. Ruangan yang dulunya area parkir kamar kost tersebut kini disulap menjadi area untuk menghafal Alquran bagi para santri binaan BMH.

Mereka memakai baju koko dan jubah yang sebagian besar warna putih, duduk baris berhadapan satu sama lain untuk mengulang hafalan yang sudah mereka hafal.

Aktifitas santri tersebut adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh Laznas Baitul maal Hidayatullah (BMH) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam kegiatan buka puasa sunah, pada Kamis (12/10/2023).

Syai’in Kodir, selaku kepada divisi program BMH DIY mengungkapkan, kegiatan buka puasa bersama para santri dilakukan sebagai wujud dukungan kepada mereka agar tetap semangat dalam belajar dan menghafal Alquran.

“Kami ingin mereka tetap semangat belajar dan semangat dalam menghafal. Karena pesantren menjadi tempat yang paling pas untuk anak seusia mereka. Diluar sana anak-anak seusianya lagi asyik dengan game, gadget, dan main yang kurang bermanfaat,” terangnya.

Sementara itu Ustadz Wildan Hadi Syukton selaku pimpinan Pesantren CahyaQu Pakem mengatakan, dirinya merasa bersyukur dan berterima kasih kepada BMH karena pesantrennya menjadi bagian dari mitra program yang dijalankan oleh BMH.

“Saya merasa senang karena selama ini telah dibantu oleh BMH Yogyakarta, dan anak-anak juga terlihat bahagia karena di hari kamis anak-anak pada puasa sunnah dapat kiriman buka puasa dari BMH, ini menjadi suasana beda bagi anak-anak. Semoga apa yang telah BMH dan para donatur sekalian usahakan ini Allah ganti dengan yang lebih baik nan barokah,” ungkap ustadz Wildan.