Anggota Kongres AS Galang Dukungan untuk Rilis Data Intelijen atas Khashoggi

Anggota Kongres AS Galang Dukungan untuk Rilis Data Intelijen atas Khashoggi

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Dua anggota kongres sedang berusaha untuk menggalang dukungan dari para anggota parlemen pada hari Jumat (12/10/2018) guna menyerukan administrasi Donald Trump untuk melepaskan informasi intelijen yang dapat menunjukkan bahwa mereka sebelumnya telah mengetahui tentang sebuah rencana penculikan atau pembunuhan seorang wartawan sebelum dia hilang, lansir Anadolu Agency.

Perwakilan Ro Khanna dari California dan Mark Pocan dari Wisconsin mengedarkan sebuah surat kepada anggota kongres yang menyerukan kepada Direktur Intelijen Nasional Dan Coats “untuk merilis informasi mengenai pengetahuan awal komunitas intelijen AS tentang rencana Arab Saudi untuk menangkap jurnalis dan warga Amerika Jamal Khashoggi.”

Khashoggi terakhir terlihat memasuki konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober. Dia belum terlihat lagi sejak memasuki gedung diplomatik itu di tengah ketakutan bahwa dia telah dibunuh oleh Riyadh.

Khanna dan Pocan berencana mengirim surat itu ke Coats pekan depan.

The Washington Post, media dimana Khashoggi menulis sebagai kolumnis, awal pekan ini melaporkan bahwa AS menyadap komunikasi para pejabat Saudi yang diduga menunjukkan Putra Mahkota Mohammed Bin Salman memerintahkan operasi untuk menahan Khashoggi.

Baca juga: Intel AS Curigai Pangeran Salman Terlibat atas Terbunuhnya Jamal Khashogi

Surat yang diajukan anggota kongres dari Partai Demokrat untuk meminta persetujuan rekan-rekan mereka tersebut mengutip arahan intelijen yang “bertugas memperingatkan orang-orang AS dan non-AS atas ancaman cedera tubuh yang serius, penculikan, dan pembunuhan yang disengaja.”

“Mengingat kantor Anda mengawasi intelijen AS yang memiliki tugas untuk memberi peringatan, kami menuntut jawaban, apakah Tuan Khashoggi sebenarnya telah dihubungi tentang adanya ancaman yang kredibel atas kehidupan (nyawa) dan kebebasannya dengan adanya rencana Saudi untuk menangkapnya,” anggota kongres berencana menulis surat tersebut kepada Coats.

“Mempertimbangkan konsekuensi besar dari potensi kejahatan ini, prakiraan awal rencana Saudi untuk menahan Khashoggi, dan apakah komunitas intelijen AS melakukan tugasnya untuk memperingatkan, kami bermaksud untuk menggunakan secara penuh kekuatan pengawasan Kongres dan kekuatan investigasi untuk mendapatkan jawaban,” mereka menambahkan.

Departemen Luar Negeri awal pekan ini membantah bahwa AS memiliki “pengetahuan awal” atas sebuah plot untuk menculik Khashoggi, tetapi ketika ditanya apakah mereka memiliki kewajiban untuk memperingatkan Khashoggi jika itu terjadi, juru bicara Robert Palladino menolak menjawab “pertanyaan hipotetis.”

Baca juga: Turki-Saudi Bentuk Tim Gabungan Selidiki Bersama Kasus Jamal Khashoggi

Pada hari yang sama dengan kedatangan Khashoggi di konsulat, 15 warga Saudi, termasuk beberapa pejabat, tiba di Istanbul dengan dua pesawat dan mengunjungi konsulat saat Khashoggi juga berada di dalam gedung, kata sumber-sumber polisi. Semua individu yang diidentifikasi telah meninggalkan Turki.

Otoritas Saudi belum memberikan penjelasan yang jelas tentang nasib Khashoggi, sementara beberapa negara – terutama Turki, AS dan Inggris – telah menyatakan keinginan mereka bahwa masalah ini harus dijelaskan secepat mungkin.

Bagikan

2 thoughts on “Anggota Kongres AS Galang Dukungan untuk Rilis Data Intelijen atas Khashoggi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X