Ulama Muda Jember Ini Beberkan Kesesatan Syiah

JEMBER (Jurnalislam.com) – Seorang ulama karismatik asal Jember Ustadz Muhammad Ayyub, Lc memaparkan pandangannya tentang aliran sesat Syiah. Pengasuh Pondok Pesantren Putri Al Ikhlas, Dukuhdempok, Wuluhan, Jember itu menjelaskan tiga asalan mendasar yang menjadikan Syiah keluar dari Islam, diantaranya Imamiyah, mengkafirkan para sahabat dan nikah mut'ah. 

"Yang pertama, Syiah itu dalam prinsip keagamaan dari perkara-perkara mendasar itu sudah berbeda dengan ahlu sunnah. Mereka mempunyai rukun iman yang di sebut rukun imamah, dan pengertian imamah itu sendiri adalah kepemimpinan di mana kepemimpinan tersebut dipimpin oleh 12 Imam," jelasnya kepada Jurniscom, Senin (6/4/2015).

Kedua, mereka mengkafirkan sahabat di antaranya Umar,  Abu Bakar,  Ummu Aisyah. "Bahkan Ummu Aisyah tersebut di katakan “pelacur” sementara ahlu sunnah tidak begitu. Ahlusunnah mendo’akan para sahabat, dan Allah ridho dengan mereka," lanjutnya.

"Dan yang ketiga, mereka mengenal nikah sistem Mut’ah atau nikah kontrak. Dan nikah Mut'ah disesatkan dan di haramkan oleh Allah dan Nabi hingga hari kiamat sebagimana disabdakan dalam perang kaibar yang di riwayatkan oleh Umar, dan ini yang di lakukan Syiah untuk menarik orang-orang masuk Syiah," ujarnya.

Beliau berpesan kepada umat Islam untuk memahami kewajiban untuk menuntut ilmu, khususnya ilmu aqidah. "Ilmu yang paling penting untuk di pelajari adalah mempelajari aqidah yang benar. Dengan mengetahui akidah yang benar maka dia akan mengetahui mana yang menyelisihi akidah tersebut," tuturnya.

Sepesat apapun dan semasif apapun dakwah Syiah, lanjutnya, itu juga tidak berpengaruh jika kaum muslimin mempunyai benteng akidah yang kuat.

Selain itu ustadz Ayyub menjelaskan dalam Islam ada yang disebut dengan amar ma’ruf dan nahi munkar. "Siapapun yang melihat kemunkaran di tengah masyarakatnya, atau melihat ada orang yang mendakwahkan Syiah dan sebagainya, kita yang sudah mengerti masalah-masalah akidah yang benar harus mengingkari perbuatan tersebut," paparnya.

Beliau menegaskan bahwa kelompok-kelompok seperti Syiah lah yang sebenarnya bisa membuat kekacauan di tengah masyarakat.

"Sudah terbukti syiah itu bukan hanya pemahaman semata, tetapi mereka juga mempunyai tujuan lebih dari itu mereka hendak menciptakan sebuah komunitas besar, di antaranya adalah Syiah Puger dan Bondowoso. Sesama muslim harus saling mengingatkan akan masalah ini," tutupnya.

Reporter : Findra | Editor : Ally | Jurniscom

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.