Turki Perbaiki 108 Masjid yang Hancur di Suriah Utara

ANKARA (Jurnalislam.com) – Otoritas keagamaan utama Turki telah menghabiskan lebih dari 10 juta Lira Turki (US$ 1,6 juta) untuk memperbaiki masjid dan lembaga keagamaan lain yang dihancurkan oleh kelompok-kelompok teror di wilayah Suriah utara.

Dalam laporan baru berjudul “Syria Euphrates Shield and Olive Branch Activity Report “, Direktorat Urusan Agama (Diyanet) memberikan rincian tentang kegiatannya di bidang bantuan kemanusiaan, agama dan pendidikan di Suriah utara, Anadolu Agency melaporkan, Kamis (13/9/2018).

Lembaga itu memperbaiki 108 masjid yang dihancurkan oleh kelompok teror di Jarablus, Azaz, Al-Bab, Rai, Mare, Turkman Bareh, Ihtimlat, dan Ahterin, menurut laporan.

Mereka menghabiskan lebih dari 10 juta Turki Liras ($ 1,6 juta) untuk pekerjaan restorasi dan renovasi.

Baca juga: 

Diyanet merilis 30 video dalam bahasa Arab melalui media sosial untuk mencegah dampak negatif dari kelompok teror YPG/PKK pada warga, kata laporan itu.

Yayasan itu juga memberikan selebaran kepada penduduk setempat dalam perang melawan eksploitasi agama dan kekerasan. Untuk mengisi kekurangan akibat konflik, Al-Quran dalam bahasa Kurdi juga disalurkan, tambahnya.

Operasi Euphrates Shield, yang dimulai pada 24 Agustus 2016, dan berakhir pada Maret 2017, menghilangkan ancaman teroris di sepanjang perbatasan di wilayah Suriah utara Jarabulus, Al-Rai, Al-Bab, dan Azaz mengerahkan the Free Syrian Army, didukung oleh artileri Turki dan dukungan serangan udara.

Baca juga: 

Pada 20 Januari, Turki meluncurkan Operasi Olive Branch untuk menghapus teroris YPG/PKK dan IS dari Afrin. Pada 18 Maret, pasukan Turki dan the Free Syrian Army membebaskan pusat distrik Afrin.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.