Tanggapi Suara Warga Menyoal LGBT, Ini 4 Rekomendasi DPRD Tasik kepada Pemerintah

Tanggapi Suara Warga Menyoal LGBT, Ini 4 Rekomendasi DPRD Tasik kepada Pemerintah

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Maraknya kasus Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) membuat Komisi IV DPRD Tasikmalaya angkat bicara. DPRD mengaku telah bersinergi dengan pihak dan instansi terkait dan menghasilkan beberapa rekomendasi yang akan ditawarkan kepada pemerintah.

“Sebenarnya per tanggal 10 Oktober, kami sudah melakukan silaturahmi dengan berbagai pihak diantaranya Kapolres, FKUB, P2TP2A dan KPAID yang menghasilkan suatu rekomondasi,” ungkap ketua komisi IV DPRD Tasik, Ami Fahmi dihadapan para peserta Aksi Tolak LGBT di ruang rapat Paripurna gedung DPRD Tasikmalaya, Senin (15/10/2018).

Berikut ini adalah isi rekomendasi Komisi IV DPRD Tasikmalaya:

Disampaikan dengan hormat, berdasarkan hasil silaturahmi dan koordinasi Komisi IV dengan Kapolres Tasikmalaya, FKUB, P2TP2A dan KPAID Tasikmalaya terkait dengan penomena LGBT yang hari ini berkembang, merekomendasikan kepada pemerintah daerah:

1. Melaksanakan deklarasi bersama, terkait dengan menolak adanya LGBT di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

2. Membuat regulasi penolakan terhadap LGBT.

3. Mensterilkan kompleks pemerintahan/menjaga lingkungan dari aktifitas-aktifitas masyarakat yang negatif.

4. Menjaga identitas kabupaten Tasikmalaya sebagai Kabupaten Seribu Pesantren dan Kota Santri.

Fahmi mengatakan, bahwa selambat-lambatnya tahun 2019 peraturan daerah yang mengatur tentang tata nilai di Kabupaten Tasikmalaya bisa direalisasikan.

“InsyaAllah selambat-lambatnya tahun 2019 kita bisa membuat payung hukum terkait tata nilai kehidupan masyarakat, bukan hanya LGBT,” pungkasnya.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X