Taliban Pakistan Nyatakan Akhiri Gencatan Senjata

PAKISTAN (jurnalislam.com) – Taliban Pakistan secara resmi mengakhiri gencatan senjata 40 hari, tetapi masih terbuka untuk pembicaraan damai dengan pemerintah, menurut juru bicara Taliban.

Shahidullah Shahid mengatakan pada hari Rabu (16/4/14) bahwa Taliban Pakistan tidak memperpanjang gencatan senjata, yang dimulai pada tanggal 1 Maret, karena pemerintah terus saja menangkapi orang dan menewaskan lebih dari 50 orang yang terkait dengan kelompok.

“Namun, pembicaraan akan berlanjut dengan ketulusan dan keseriusan, dan jika ada kemajuan yang jelas dari pihak pemerintah, [Taliban] tidak akan ragu untuk mengambil langkah serius,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Pengumuman ini datang tiga hari setelah Chaudhry Nisar Ali Khan, menteri dalam negeri Pakistan, mengatakan bahwa proses tersebut akan memasuki sebuah fase “komprehensif” .

Pembicaraan damai antara Taliban dan pemerintah Nawaz Sharif dimulai pada bulan Februari tapi babak pertama berakhir dengan kekerasan.

Pemerintah Pakistan telah membebaskan beberapa tahanan kelas ringan, yaitu sekelompok orang yang tidak ikut berjuang, namun Taliban menghendaki ratusan orang dibebaskan dan penarikan tentara dari daerah-daerah suku yang berbatasan dengan Afghanistan.

Waziristan Selatan merupakan salah satu dari tujuh wilayah semi – otonom di sepanjang perbatasan Afghanistan yang merupakan surga bagi para mujahidin .

Pembicaraan damai adalah janji kampanye utama bagi Sharif sebelum ia terpilih menjadi perdana menteri untuk ketiga kalinya tahun lalu.

Tetapi beberapa analis telah menyuarakan skeptisisme tentang peluang mereka untuk sukses, mengingat tuntutan Taliban Pakistan yaitu penegakan hukum Islam secara nasional dan penarikan pasukan dari zona suku tanpa hukum. (ded412)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.