Tag: mui
-
Nasional
Din Syamsuddin : Diblokir Dua Puluh Dua, 220 Ribu Akan Tumbuh
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin menyesalkan sikap refresif Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) atas pemblokiran sejumlah situs media Islam. "Pemerintah harus menyadari fungsi dan tugasnya. Dalam rangka menanggulangi terorisme BNPT tidak bisa bersikap seperti itu terus," kata Din Syamsudin dalam jumpa pers, Selasa (7/4/2015) di Kantor Pusat MUI, Jakarta. Din berpendapat, […]
Selengkapnya: Din Syamsuddin : Diblokir Dua Puluh Dua, 220 Ribu Akan Tumbuh -
Nasional
Dinilai Membawa Stigma Negatif Bagi Dakwah Islamiyah, MUI Sesalkan Pemblokiran Situs Media Islam
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyesalkan pemblokiran situs-situs media Islam yang dilakukan Kemkominfo atas usulan BNPT. Disampaikan Ketua MUI Din Syamsudin, pemblokiran itu dinilai akan membawa stigma negatif terhadap dakwah Islamiyah. "Kami menyesalkan kebijakan yang tidak bijak itu, apalagi dikaitkan dengan label Islam yang tentu akan membawa stigma negatif terhadap dakwah Islamiyah," kata Ketua MUI Din Syamsudin […]
Selengkapnya: Dinilai Membawa Stigma Negatif Bagi Dakwah Islamiyah, MUI Sesalkan Pemblokiran Situs Media Islam -
Nasional
Soal Konflik di Yaman, MUI Bersikap Netral
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) siang tadi (07/04/2015) menggelar Jumpa Pers terkait konflik yang sedang terjadi di Yaman. Jumpa Pers yang dilaksanakan setelah pertemuan Forum Ukhuwah Islamiyah antara MUI dengan pimpinan ormas Islam ini digelar di Kantor Pusat Majelis Ulama Indonesia di Jalan Proklamasi No. 51, Menteng, Jakarta Pusat. Melalui Ketua Bidang Hubungan dan Kerjasama Luar Negeri […]
Selengkapnya: Soal Konflik di Yaman, MUI Bersikap Netral -
Nasional
MUI : Pemblokiran Situs Jangan Berdasarkan Asumsi, Tapi Bukti
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Ketua Komisi Kerukunan Umat Beragama Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Slamet Effendy Yusuf mengatakan pemblokiran situs Islam oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) atas perintah Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) jangan hanya berdasarkan asumsi, tapi harus melalui bukti. "Bukan masalah tepat atau tidak, kami menganjurkan (kepada Kemkominfo dan BNPT-red) agar cermat, termasuk melibatkan Muhammadiyah, melibatkan NU, melibatkan […]
Selengkapnya: MUI : Pemblokiran Situs Jangan Berdasarkan Asumsi, Tapi Bukti -
Nasional
Banyak Pihak Keberatan, Syiah Tak Diundang ke KUII
TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Anggota Dewan Pakar Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Rizal Fadhilah, SH mengungkapkan alasan tidak diundangnya Syiah pada Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke VI di Yogyakarta. Rizal mengatakan banyaknya pihak yang keberatan jika MUI mengundang Syiah pada Kongres yang digelar di Hotel Inna Garuda Yogyakarta itu. "Awalnya ABI (Ahlul Bait Indonesia) diundang, namun […]
Selengkapnya: Banyak Pihak Keberatan, Syiah Tak Diundang ke KUII -
Nasional
MUI: Jangan Biarkan Syiah Tumbuh dan Besar di Indonesia
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Aliansi Nasional Anti Syiah menyampaikan aspirasinya tentang bahaya Syiah kepada Komisi VIII DPR RI, Rabu (03/02). Para ulama yang tergabung di dalamnya mengingatkan jika Syiah tidak ditindak tegas, maka akan timbul konflik seperti yang terjadi di Sampang. Pada kesempatan itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Cholil Ridwan mengatakan bahwa lahirnya […]
Selengkapnya: MUI: Jangan Biarkan Syiah Tumbuh dan Besar di Indonesia -
Nasional
MUI: Imigran Kotori Bogor, UNHCR Harus Bertanggungjawab
BOGOR (Jurnalislam.com) – Banyaknya imigran gelap di wilayah Bogor, Jawa Barat menimbulkan dampak serius bagi masyarakat. Salah satunya mengotori Bogor dengan bisnis pelacuran dan minuman keras. Terkait hal ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor meminta badan PBB bidang pengungsi, yakni United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) untuk bertanggung jawab mengatasi ulah para imigran. “Biaya […]
Selengkapnya: MUI: Imigran Kotori Bogor, UNHCR Harus Bertanggungjawab -
Nasional
MUI Kab. Bogor: Imigran Syiah di Puncak Suburkan Praktek Pelacuran
BOGOR (Jurnalislam.com) – Resah dengan maraknya pelacuran di kawasan Puncak, seorang aktivis Islam mengambil inisiatif untuk mendatangi lokasi. Tujuannya mencari tahu, sekaligus mengingatkan bahwa “bisnis” ini dapat merusak moral masyarakat. Namun, alih-alih imbauannya didengarkan, pemuda ini justru memicu kemarahan para warga. Mereka -yang diantaranya para mucikari- lalu mengambil botol dan menghampirinya. Berkali-kali ayunan botol itu […]
Selengkapnya: MUI Kab. Bogor: Imigran Syiah di Puncak Suburkan Praktek Pelacuran -
Nasional
Didatangi Imigran Syiah, MUI hingga DPRD Balikpapan Adakan Pertemuan Khusus
BALIKPAPAN (Jurnalislam.com) – Sekretaris MUI Kota Balikpapan, Drs. HM. Jaelani mengungkapkan, belakangan ini situasi kondusif kota Balikpapan jadi terusik dengan adanya desas-desus imigran syiah Ia meminta semua elemen termasuk Pemerintah Kota Balikpapan agar harus merepon hal ini. "Saat ini pemerintah Balikpapan telah ikut terlibat membicarakan masalah ini, begitu juga anggota DPR dan tokoh-tokoh Islam. Apalagi, sekarang […]
Selengkapnya: Didatangi Imigran Syiah, MUI hingga DPRD Balikpapan Adakan Pertemuan Khusus -
Nasional
MUI Balikpapan : "Ngeri juga ini, Balikpapan didatangi pengungsi Syiah"
BALIKPAPAN (Jurnalislam.com) – Sekretaris MUI Kota Balikpapan, Drs. HM. Jaelani mengungkapkan, belakangan ini situasi kondusif kota Balikpapan jadi terusik dengan adanya desas-desus imigran syiah. Ia meminta semua elemen termasuk Pemerintah Kota Balikpapan agar harus merepon hal ini. “Saat ini pemerintah Balikpapan telah ikut terlibat membicarakan masalah ini, begitu juga anggota DPR dan tokoh-tokoh Islam. Apalagi, sekarang […]
Selengkapnya: MUI Balikpapan : "Ngeri juga ini, Balikpapan didatangi pengungsi Syiah" -
Nasional
MUI Kota Sukabumi Minta Emon dihukum Rajam
SUKABUMI (jurnalislam.com) – Majelis Ulama Indonesia Kota Sukabumi meminta pihak berwajib agar memberikan hukuman berat terhadap tersangka pelaku kejahatan seksual kepada anak yakni Emon dan bila perlu hukumannya adalah rajam. “Sesuai dengan Syariat Islam, hukuman yang paling layak diterima oleh Emon adalah hukum rajam karena apa yang telah dilakukan tersangka sudah keluar dari kaidah ajaran […]
Selengkapnya: MUI Kota Sukabumi Minta Emon dihukum Rajam