Setelah Dibebaskan, Erdogan Langsung Telepon Ahed Tamimi, Begini Percakapannya

Setelah Dibebaskan, Erdogan Langsung Telepon Ahed Tamimi, Begini Percakapannya

ANKARA (Jurnalislam.com) – Presiden Recep Tayyip Erdogan berbicara melalui telepon dengan ikon perlawanan remaja Palestina Ahed al-Tamimi pada hari Ahad (29/7/2018) dan mengucapkan selamat atas pembebasannya dari penjara penjajah Israel, menurut sumber kepresidenan.

Sebelumnya, al-Tamimi dan ibunya dibebaskan oleh otoritas Israel setelah ditahan selama delapan bulan.

Erdogan memuji keberanian dan tekadnya untuk bertarung, sumber itu, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena pembatasan berbicara kepada media, mengatakan.

Ibu gadis pemberani itu, Nariman al-Tamimi juga bersamanya di telepon ketika presiden berbicara, kata sumber itu menambahkan.

Erdogan meyakinkan keluarga mereka bahwa dukungan Turki bagi perjuangan Palestina akan terus berlanjut.

Ahed Tamimi, Ikon Perlawanan Palestina Dibebaskan dari Penjara Israel

Berbicara kepada Anadolu Agency, al-Tamimi mengatakan dia berterima kasih kepada Presiden Erdogan. “Telepon dari Presiden merupakan dukungan besar bagi kami. Saya berterima kasih kepada Presiden Erdogan dan bangsa Turki, yang selalu berdiri bersama rakyat Palestina.

“Saya berterima kasih kepada semua orang yang mendukung tujuan kami untuk mengalahkan pendudukan.”

Dia juga mengatakan bahwa ada kemungkinan dia ditangkap kembali oleh pasukan Israel.

“Semua orang, yang memilih jalan perlawanan, akan ditangkap. Saya tahu itu,” katanya.

Al-Tamimi menjadi ikon internasional untuk perlawanan Palestina setelah dia terekam menampar seorang tentara Israel saat penggerebekan di rumahnya untuk menangkap saudaranya.

Pasukan zionis Yahudi tersebut menangkap gadis Palestina itu pada Desember 2017 setelah sebuah video viral menunjukkan dia menampar seorang tentara Israel; kemudian pada bulan Maret pengadilan Israel menjatuhkan hukuman sepanjang delapan bulan atas “serangan” nya pada seorang tentara Israel.

Inilah Mussab Tamimi Saudara dari Ahed Tamimi, Remaja Palestina yang Pertama Gugur di 2018

Setelah pembebasannya, al-Tamimi berterima kasih kepada semua pendukungnya yang berdiri di sampingnya dan keluarganya selama penahanannya.

“Para tahanan Palestina sangat bersemangat dan saya membawa pesan dari mereka yang akan saya ungkapkan malam ini,” kata al-Tamimi.

Pada tahun 2012, Kotamadya Basaksehir di Istanbul telah memberikan al-Tamimi Penghargaan Keberanian Hanzala yang prestisius karena menentang tentara penjajah Israel setelah dia difoto menunjukkan kepalan tangannya yang kecil kepada pasukan pendudukan.

Bagikan
Close X