Sepakat Jaga Kerukunan, Tokoh Lintas Agama Ikrarkan Persatuan

Sepakat Jaga Kerukunan, Tokoh Lintas Agama Ikrarkan Persatuan

BIMA (Jurnalislam.com) – Sejumlah tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menggelar pertemuan di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bima Jalan Pendidikan, Lewirato, Mpunda, Kota Bima pada Jum’at (2/3/2018).

Pertemuan dilakukan untuk menyatukan persepsi dalam menjaga kedamaian serta kerukunan antar setiap umat beragama khususnya di Kota Bima.

“Kemudian kami juga menolak adanya informasi-informasi palsu dan berita yang tidak benar (hoax) yang akan berpotensi menciderai adanya kerukunan antar umat beragama yang sudah lama terjalin,” kata Ketua (FKUB) Kota Bima H Eka Iskandar Zulkarnain.
Pertemuan tersebut menghasilkan enam poin kesepakatan yang ditandatangani oleh seluruh perwakilan agama di Kota Bima.

Berikut isi kesepakatan tersebut selengkapnya
PERNYATAAN DAMAI TOKOH LINTAS AGAMA :

Bersatu untuk Bima, tanpa memandang Suku, Ras dan Agama.
Bersatu kita jaya, bersama kita ciptakan hidup rukun dan damai.
Pada hari ini, Jumat tanggal Dua Maret T ahun Dua Ribu Delapan Belas, kami yang hadir sepakat dan menanda tangani Pemyataan Damai untuk Kota dan Kabupaten Bima, yang selanjutnya di baca; BIMA, demi terbinanya kerukunanunan hidup umat beragama,menyatakan:

1. Bima adalah daerah yang sangat menjaga dan menjunjung tinggi toleransi.
2. Bersama-sama menjaga dan merawat serta memelihara kerukunan interen dan antar umat beragama yang dilandasi rasa toleransi, saling menghormati dan saling menghargai antar sesama umat beragama.
3. Bersama sama menjaga kesucian rumah ibadah sebagai tempat ibadah dan menolak HOAX yang mengatasnamakan SARA.
4. Bersama-sama ikut berpartisipasi, mengawasi, menolak, dan mengutuk tindakan radikalisme yang kebablasan, intoleran dan terorisme demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945.
5. Kebebasan mengeksperesikan pemahaman keagamaan sangat indah dan nyaman.
6. Setiap masalah yang terjadi dapat diselesaikan secara musyawarah dan mufakat melalui FKUB setempat.

 

Bagikan
Close X