RANMUDA XII SMAIT Nur Hidayah, 277 Siswa Kelas XI Terjun Langsung Mengabdi kepada Masyarakat

SUKOHARJO (jurnalislam.com)– Sebanyak 277 siswa kelas XI SMAIT Nur Hidayah Kartasura mengikuti kegiatan Gerakan Nyata Pramuka Nur Hidayah ke-12 (RANMUDA XII) yang digelar pada Kamis hingga Ahad, 29 Oktober–1 November 2026, di Desa Kenep, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo.

Kegiatan pengabdian masyarakat yang berlangsung selama empat hari tiga malam ini menjadi sarana bagi para siswa untuk mengembangkan karakter, meningkatkan kepedulian sosial, serta mengamalkan nilai-nilai kepramukaan melalui interaksi dan pengabdian langsung kepada masyarakat.

RANMUDA XII digawangi oleh Dewan Ambalan SMAIT Nur Hidayah dengan melibatkan seluruh siswa kelas XI. Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang lebih adaptif, tanggap terhadap lingkungan, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Saat apel pelepasan, Mabigus SMAIT Nur Hidayah, Ustadz Afif Hasbi Bustomi, menyampaikan bahwa RANMUDA merupakan kegiatan tahunan yang dirancang khusus bagi siswa kelas XI untuk membentuk karakter dan meningkatkan kepedulian sosial.

Ia berpesan agar para peserta senantiasa menjaga sikap dan memberikan teladan yang baik selama berada di tengah masyarakat.

“Jadilah pribadi yang bertakwa kepada Tuhan. Jangan sampai kehadiran adik-adik di masyarakat justru membuat masyarakat mencontoh hal yang tidak baik. Sebaliknya, kalian akan berperan dalam mengajar TPA dan kegiatan lainnya. Maka, berikanlah contoh yang baik,” pesannya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para peserta bahwa kegiatan pengabdian masyarakat tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program, tetapi juga pada keteladanan dalam bersikap dan berinteraksi dengan warga.

Dukungan terhadap pelaksanaan RANMUDA XII juga disampaikan oleh Wakil Ketua Bidang Binamuda Kwartir Cabang (Kwarcab) Sukoharjo, Kak Maryono. Dalam upacara pembukaan yang berlangsung di Balai Kelurahan Kenep, ia menegaskan pentingnya kepramukaan sebagai sarana pendidikan karakter bagi generasi muda.

“Bukan sekadar kegiatan berkemah, berkumpul, atau mempelajari keterampilan kepramukaan, lebih dari itu, pramuka merupakan wadah pendidikan karakter yang membentuk generasi muda agar memiliki kepribadian yang kuat, mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta peduli terhadap sesama,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia RANMUDA XII, Dzaky Fadhil Nugroho, menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut, mulai dari pembina, perangkat desa, Kwarcab Sukoharjo, hingga orang tua asuh yang menerima para peserta selama kegiatan berlangsung.

“Saya selaku Ketua Proker mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pembina, perangkat desa, Kwarcab, dan khususnya kepada Bapak/Ibu orang tua asuh yang telah menerima kami dengan penuh kehangatan,” ujarnya.

Melalui RANMUDA XII, SMAIT Nur Hidayah berupaya menghadirkan pendidikan karakter yang tidak hanya berlangsung di lingkungan sekolah, tetapi juga melalui pengalaman langsung di tengah masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian sosial, kemandirian, kedisiplinan, dan semangat pengabdian dalam diri para siswa.