DSKS Sampaikan Penolakan Konser Andrea Bocelli di Borobudur ke Polda Jateng

SEMARANG (jurnalislam.com)— Pengurus Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) mendatangi Polda Jawa Tengah untuk menyampaikan aspirasi penolakan terhadap rencana konser Andrea Bocelli di kawasan Candi Borobudur, Magelang, yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober 2026.

Pertemuan berlangsung pada Senin (19/10/2026). Rombongan DSKS menemui Kompol Supriyanto, Kasubdit IV Intelkam Polda Jawa Tengah, untuk menyerahkan surat aspirasi penolakan terhadap penyelenggaraan konser tersebut.

Dalam keterangan tersebut, Rois Tanfidzi DSKS Ustadz Abdul Rachim Ba’asyir menyampaikan sejumlah alasan penolakan. Di antaranya, dugaan keterkaitan Andrea Bocelli dengan penggalangan dana untuk tentara Israel, sikap Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap rencana konser, serta sikap politik Indonesia yang menentang penjajahan, termasuk terhadap rakyat Palestina.

Selain itu, Ustadz Abdul Rachim menyebut pencabutan rekomendasi kegiatan oleh Polres Magelang sebagai salah satu dasar keberatan mereka terhadap penyelenggaraan konser tersebut.

Atas dasar sejumlah pertimbangan itu, DSKS meminta Polda Jawa Tengah dan Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Mabes Polri tidak memberikan izin bagi penyelenggaraan konser.

Ustadz Abdul Rachim berharap aparat mempertimbangkan aspirasi tersebut dengan memperhatikan sikap politik pemerintah Indonesia terhadap persoalan Palestina serta sikap MUI Pusat yang disebut menjadi salah satu rujukan penolakan mereka.

Tidak hanya meminta aparat kepolisian mengambil sikap, DSKS juga meminta perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) yang menjadi sponsor untuk mencabut dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Dalam pertemuan itu, perwakilan DSKS yang hadir berasal dari Tim Advokasi, yakni Ahmad Sigid, Moch Aminudin, dan Agus Junaidi, serta tim humas yang terdiri atas Endro Sudarsono, Dimas, dan Taufik.

Penyampaian surat aspirasi tersebut menjadi langkah DSKS untuk mendorong pihak kepolisian dan pemangku kepentingan terkait mempertimbangkan keberatan mereka sebelum konser yang direncanakan berlangsung di kawasan Candi Borobudur itu digelar.